Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 711

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا أُبَيٌّ وَبَقِيَّةُ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَأَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَكَانَ يُكَبِّرُ فِي كُلِّ صَلَاةٍ مِنْ الْمَكْتُوبَةِ وَغَيْرِهَا يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْكَعُ ثُمَّ يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ يَقُولُ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ قَبْلَ أَنْ يَسْجُدَ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ حِينَ يَهْوِي سَاجِدًا ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْفَعُ رَأْسَهُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَسْجُدُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَرْفَعُ رَأْسَهُ ثُمَّ يُكَبِّرُ حِينَ يَقُومُ مِنْ الْجُلُوسِ فِي اثْنَتَيْنِ فَيَفْعَلُ ذَلِكَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْ الصَّلَاةِ ثُمَّ يَقُولُ حِينَ يَنْصَرِفُ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَقْرَبُكُمْ شَبَهًا بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَتْ هَذِهِ لَصَلَاتُهُ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَاقَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا الْكَلَامُ الْأَخِيرُ يَجْعَلُهُ مَالِكٌ وَالزُّبَيْدِيُّ وَغَيْرِهِمَا عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ وَوَافَقَ عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ شُعَيْبَ بْنَ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Utsman} telah menceritakan kepada kami {Ubay} dan {Baqiyah} dari {Syu’aib} dari {Az Zuhri} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Bakar bin Abdurrahman} dan {Abu Salamah} bahwa {Abu Hurairah} selalu bertakbir di setiap shalat wajib maupun shalat sunnah, dia bertakbir ketika berdiri, bertakbir ketika ruku’ kemudian mengucapkan “SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH” Lalu mengucapkan “RABBANA WALAKAL HAMDU (wahai Rabb kami, bagi-Mu lah segala pujian) ” yaitu sebelum sujud, setelah itu dia mengucapkan “Allahu akbar” ketika tersungkur sujud, bertakbir ketika bangun dari sujud, bertakbir ketika sujud (kedua), bertakbir ketika bangun dari sujud, bertakbir ketika bangun dari duduknya pada raka’at kedua, yang demikian itu di lakukannya pada setiap raka’at hingga selesai shalat. seusai shalat dia mengucapkan “Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya shalatku lah yang paling menyerupai shalat Rasulullah saw., Sesungguhnya shalat yang seperti ini merupakan shalat Rasulullah saw. sehingga beliau meninggal dunia.” Abu Daud berkata “Ini adalah perkataan terakhir yang di jadikan oleh {Malik} dan {Zubaidi} serta yang lain sebagai (perkataannya) Az Zuhri dari {Ali bin Husain} yang di sepakati oleh {Abdul A’la} dari {Ma’mar Syu’aib bin Abu Hamzah} dari {Az Zuhri}.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 712

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَابْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عِمْرَانَ قَالَ ابْنُ بَشَّارٍ الشَّامِيِّ و قَالَ أَبُو دَاوُدَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْعَسْقَلَانِيُّ عَنْ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ لَا يُتِمُّ التَّكْبِيرَقَالَ أَبُو دَاوُد مَعْنَاهُ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَأَرَادَ أَنْ يَسْجُدَ لَمْ يُكَبِّرْ وَإِذَا قَامَ مِنْ السُّجُودِ لَمْ يُكَبِّرْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basyar} dan {Ibnu Al Mutsanna} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Daud} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Hasan bin ‘Imran} dia berkata Ibnu Basyar As Syami berkata Abu Daud Abu Abdullah Al ‘Asqalani berkata dari {Ibnu Abdurrahman bin Abza} dari {ayahnya} bahwa dia shalat bersama Rasulullah saw., dan beliau tidak menyempurnakan takbir. ‘ Abu Daud mengatakan maknanya ‘Apabila mengangkat kepalanya dari ruku’ (I’tidal) dan hendak sujud, maka beliau tidak bertakbir, begitu juga ketika bangkit dari sujud, beliau tidak bertakbir.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 713

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى قَالَا حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدَ وَضَعَ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ وَإِذَا نَهَضَ رَفَعَ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جُحَادَةَ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ حَدِيثَ الصَّلَاةِ قَالَ فَلَمَّا سَجَدَ وَقَعَتَا رُكْبَتَاهُ إِلَى الْأَرْضِ قَبْلَ أَنْ تَقَعَ كَفَّاهُ قَالَ هَمَّامٌ وَحَدَّثَنِي شَقِيقٌ قَالَ حَدَّثَنِي عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ هَذَا وَفِي حَدِيثِ أَحَدِهِمَا وَأَكْبَرُ عِلْمِي أَنَّهُ فِي حَدِيثِ مُحَمَّدِ بْنِ جُحَادَةَ وَإِذَا نَهَضَ نَهَضَ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَاعْتَمَدَ عَلَى فَخِذِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Ali} dan {Husain bin Isa} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Syarik} dari {‘Ashim bin Kulaib} dari {ayahnya} dari {Wa’il bin Hujr} dia berkata saya melihat apabila Nabi saw. sujud, beliau meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya, dan apabila bangkit, beliau mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ma’mar} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Minhal} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Juhadah} dari {Abdul Jabbar bin Wa`il} dari {ayahnya} bahwa Nabi saw.…” kemudian dia melanjutkan hadits tentang shalat. katanya “Ketika beliau sujud, beliau meletakkan kedua lututnya ke lantai sebelum meletakkan kedua telapak tangannya. ‘ Hammam mengatakan telah menceritakan kepadaku {Syaqiq} dia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Ashim bin Kulaib} dari {ayahnya} dari Nabi saw. seperti hadits ini. sedangkan dalam hadits salah satu dari keduanya (Muhammad bin Juhadah dan Syaqiq) yang lebih tahu daripadaku adalah hadits yang (di riwayatkan) oleh Muhammad bin Juhadah “Apabila beliau bangkit, maka beliau bangkit dengan menumpu kedua lututnya dengan bersandarkan pada kedua pahanya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 714

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَسَنٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَبْرُكْ كَمَا يَبْرُكُ الْبَعِيرُ وَلْيَضَعْ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Manshur} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muhammad} telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdullah bin Hasan} dari {Abu Az Zinnad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian sujud, maka janganlah menderum sebagaimana unta menderum, akan tetapi hendaknya ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 715

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَسَنٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَيَبْرُكُ كَمَا يَبْرُكُ الْجَمَلُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Nafi’} dari {Muhammad bin Abdullah bin Hasan} dari {Abu Az Zinnad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “(Apakah) salah seorang dari kalian sengaja dalam shalatnya menderum sebagaimana unta menderum (ketika hendak sujud -pent)?”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 716

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَجَاءَنَا أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ إِلَى مَسْجِدِنَا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُصَلِّي بِكُمْ وَمَا أُرِيدُ الصَّلَاةَ وَلَكِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ قُلْتُ لِأَبِي قِلَابَةَ كَيْفَ صَلَّى قَالَ مِثْلَ صَلَاةِ شَيْخِنَا هَذَا يَعْنِي عَمْرَو بْنَ سَلَمَةَ إِمَامَهُمْ وَذَكَرَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى قَعَدَ ثُمَّ قَامَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Isma’il yaitu Ibnu Ibrahim} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dia berkata {Abu Sulaiman Malik bin Al Huraits} datang menemui kami di masjid, dia berkata “Demi Allah, sungguh aku akan mengerjakan shalat bersama kalian, sebenarnya aku tidak bermaksud untuk shalat (bersama kalian), namun aku hendak memperlihatkan kepada kalian bagaimana Rasulullah saw. mengerjakan shalat.” Abu Ayyub berkata “Kataku kepada Abu Qilabah ‘Bagaimana dia (Malik) mengerjakan shalat?” jawabnya “Seperti cara shalatnya syaikh kita yaitu ‘Amru bin Salamah, imam mereka. Abu Qilabah menyebutkan apabila Malik bin Huwairits bangkit dari sujud terakhir pada raka’at pertama, dia duduk sesaat kemudian berdiri.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 717

حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَجَاءَنَا أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ إِلَى مَسْجِدِنَا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُصَلِّي وَمَا أُرِيدُ الصَّلَاةَ وَلَكِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ فَقَعَدَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ziyad bin Ayyub} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dia berkata {Abu Sulaiman Malik bin Al Huwairits} datang ke masjid kami seraya berkata “Sesungguhnya aku akan shalat, dan sebenarnya aku tidak bermaksud untuk shalat (bersama kalian), akan tetapi aku hendak memperlihatkan kepada kalian bagaimana Rasulullah saw. shalat.” Abu Qilabah berkata “Maka (Malik) duduk sejenak di raka’at pertama setelah mengangkat kepala dari sujud kedua.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 718

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِأَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ فِي وِتْرٍ مِنْ صَلَاتِهِ لَمْ يَنْهَضْ حَتَّى يَسْتَوِيَ قَاعِدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dari {Khalid} dari {Abu Qilabah} dari {Malik bin Al Huwairits} bahwa dia melihat Nabi saw. ketika mengerjakan shalat witir, beliau tidak bangkit hingga beliau benar-benar dalam keadaan duduk sejenak.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 719

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُقُلْنَا لِابْنِ عَبَّاسٍ فِي الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ فِي السُّجُودِ فَقَالَ هِيَ السُّنَّةُ قَالَ قُلْنَا إِنَّا لَنَرَاهُ جُفَاءً بِالرَّجُلِ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ هِيَ سُنَّةُ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ma’in} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} dari {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} bahwa dia mendengar {Thawus} berkata kami bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai duduk iq`a’ (duduk bersimpuh) di atas kedua tumit di antara sujud.” Ibnu Abbas menjawab “itu termasuk sunnah.” Kata Thawus “kami berkata “Sesungguhnya kami melihatnya kurang sopan.” Ibnu Abbas menjawab “Itu adalah sunnah Nabimu saw.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 720

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ كُلُّهُمْ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ الْحَسَنِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى يَقُولُكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ يَقُولُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُقَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَشُعْبَةُ بْنُ الْحَجَّاجِ عَنْ عُبَيْدٍ أَبِي الْحَسَنِ هَذَا الْحَدِيثُ لَيْسَ فِيهِ بَعْدَ الرُّكُوعِ قَالَ سُفْيَانُ لَقِينَا الشَّيْخَ عُبَيْدًا أَبَا الْحَسَنِ بَعْدُ فَلَمْ يَقُلْ فِيهِ بَعْدَ الرُّكُوعِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عِصْمَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُبَيْدٍ قَالَ بَعْدَ الرُّكُوعِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Isa} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} dan {Abu Mu’awiyah}, {Waki’}, dan {Muhammad bin ‘Ubaid} semuanya dari {Al A’masy} dari {‘Ubaid bin Al Hasan} dia berkata saya mendengar {Abdullah bin Abu Aufa} berkata Apabila Rasulullah saw. mengangkat kepalanya dari ruku’ (i’tidal) beliau mengucapkan: “SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANAA LAKAL HAMDU MIL`US SAMAAWATI WAMIL`UL ARDLI WAMIL`U MAASYI`TA MIN SYAI`IN BA’DU (Maha mendengar Allah kepada siapa saja yang memuji-Nya, Ya Allah Rabb kami, hanya untuk Engkau lah segala pujian sepenuh langit dan bumi dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki).” Abu Daud mengatakan setelah itu {Sufyan Ats Tsauri} dan {Syu’bah bin Al Hajjaj} mengatakan dari {‘Ubaid Abu Al Hasan}, tanpa menyebutkan “Setelah ruku'” Abu Daud mengatakan sedangkan (hadits) yang telah di riwayatkan {Syu’bah} dari {Abu ‘Ishmah} dari {Al A’masy} dari {‘Ubaid} dia berkata “Setelah ruku’.”