Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 391

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو وَأَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ تَرَكْنَا هَذَا الْبَابَ لِلنِّسَاءِقَالَ نَافِعٌ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ ابْنُ عُمَرَ حَتَّى مَاتَ وَقَالَ غَيْرُ عَبْدِ الْوَارِثِ قَالَ عُمَرُ وَهُوَ أَصَحُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ بْنِ أَعْيَنَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ قَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِمَعْنَاهُ وَهُوَ أَصَحُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Amru} dan {Abu Ma’mar} telah menceritakan kepada kami {Abdul Warits} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sekiranya kita menyisakan pintu ini (seraya beliau menunjuk kepada salah satu pintu Masjid) untuk para wanita (adalah lebih baik).” {Nafi’} berkata Maka {Ibnu Umar} tidak pernah masuk dari pintu tersebut hingga dia meninggal. Selain Abdul Warits mengatakan Umar (bukan Ibnu Umar), dan itulah yang lebih shahih. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Qudamah bin A’yan} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dia berkata {Umar bin Al Khattab} radliallahu ‘anhu berkata dengan yang semakna, dan inilah yang lebih shahih.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 392

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بَكْرٌ يَعْنِي ابْنَ مُضَرَ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ بُكَيْرٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِكَانَ يَنْهَى أَنْ يُدْخَلَ مِنْ بَابِ النِّسَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Mudlar} dari {Amru bin Al Harits} dari {Bukair} dari {Nafi’} bahwasanya {Umar bin Al Khattab} melarang laki-laki untuk masuk masjid nabawi melalui pintu masuk wanita.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 393

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ أَوْ أَبَا أُسَيْدٍ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيُسَلِّمْ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لِيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ فَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz Ad Darawardi} dari {Rabi’ah bin Abu Abdirrahman} dari {Abdul Malik bin Sa’id bin Suwaid} dia berkata Saya telah mendengar {Abu Humaid} atau {Abu Usaid Al Anshari} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian masuk Masjid, maka bershalawatlah untuk Nabi saw., kemudian ucapkanlah: ‘Allahummaftahli Abwaba Rahmatika (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) ‘, dan apabila keluar maka ucapkanlah: ‘Alahumma Inni As`aluka min Fadllika (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon karunia kepada-Mu’.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 394

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ قَالَ لَقِيتُ عُقْبَةَ بْنَ مُسْلِمٍ فَقُلْتُ لَهُ بَلَغَنِي أَنَّكَ حَدَّثْتَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ قَالَ أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ قَالَ أَقَطْ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَإِذَا قَالَ ذَلِكَ قَالَ الشَّيْطَانُ حُفِظَ مِنِّي سَائِرَ الْيَوْمِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Bisyr bin Manshur} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Haiwah bin Syuraih} dia berkata Saya pernah bertemu dengan {Uqbah bin Muslim}, lalu saya bertanya kepadanya Telah sampai kepadaku bahwa engkau menceritakan hadits dari {Abdullah bin Amru bin Al-‘Ash} dari Nabi saw., bahwasanya beliau apabila masuk ke masjid mengucapkan: “A’uudzu billahil Azhim wa bi Wajhihil Karim wa Shulthanihil Qadim minasy syaithanirrajim (aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung dan kepada Wajah-Nya yang Maha Mulia dan kepada kekuasaan-Nya yang Qadim, dari gangguan syetan yang terkutuk).” Dia bertanya Apakah itu saja? Aku menjawab: Ya! Dia kemudian meneruskan Barangsiapa membaca itu, maka syetan akan berkata kepadanya Dia terjaga dariku sehari ini penuh.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 395

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ عَنْ أَبِي قَتَادَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيُصَلِّ سَجْدَتَيْنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَجْلِسَحَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عُمَيْسٍ عُتْبَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي زُرَيْقٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَحْوِهِ زَادَ ثُمَّ لِيَقْعُدْ بَعْدُ إِنْ شَاءَ أَوْ لِيَذْهَبْ لِحَاجَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Amir bin Abdullah bin Az Zubair} dari {Amru bin Sulaim Az Zuraqi} dari {Abu Qatadah} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian datang ke Masjid, maka shalatlah dua rakaat sebelum dia duduk.” Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Umais, Utbah bin Abdillah} dari {Amir bin Abdullah bin Az Zubair} dari {seorang lelaki dari Bani Zuraiq} dari {Abu Qatadah} dari Nabi saw. dengan lafazh semisal di atas, (dengan tambahan): “Setelah itu silahkan duduk atau menunaikan kebutuhannya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 396

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ الَّذِي صَلَّى فِيهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ أَوْ يَقُمْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Para malaikat bershalawat (mendoakan ampunan) kepada salah seorang dari kalian selama dia berada di tempat shalat yang dia shalat padanya, selama dia tidak berhadats atau berdiri. Mereka (para malaikat) mengucapkan ‘Ya Allah, ampunilah dia, ya Allah, rahmatilah dia’.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 397

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَتْ الصَّلَاةُ تَحْبِسُهُ لَا يَمْنَعُهُ أَنْ يَنْقَلِبَ إِلَى أَهْلِهِ إِلَّا الصَّلَاةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Salah seorang dari kalian akan senantiasa dihitung dalam keadaan shalat selama shalat menahannya (tetap berada di tempat shalatnya), tidak ada yang menahannya untuk pulang ke keluarganya kecuali shalat.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 398

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزَالُ الْعَبْدُ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَ فِي مُصَلَّاهُ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ تَقُولُ الْمَلَائِكَةُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ حَتَّى يَنْصَرِفَ أَوْ يُحْدِثَ فَقِيلَ مَا يُحْدِثُ قَالَ يَفْسُو أَوْ يَضْرِطُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Tsabit} dari {Abu Rafi’} dari {Abu Hurairah} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Seorang hamba akan senantiasa dihitung dalam keadaan shalat selama dia berada di tempat shalatnya menuggu shalat, malaikat berdoa, ‘Ya Allah, ampunilah dia, ya Allah, rahmatilah dia’, hingga dia pergi atau berhadats.” Ada yang bertanya, Apa yang membuatnya berhadats? Beliau menjawab: “Dia kentut, mengeluarkan bunyi atau pun tidak.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 399

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي الْعَاتِكَةِ الْأَزْدِيُّ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ هَانِئٍ الْعَنْسِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَتَى الْمَسْجِدَ لِشَيْءٍ فَهُوَ حَظُّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Ammar} telah menceritakan kepada kami {Shadaqah bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Al-Atikah Al Azdi} dari {Umair bin Hani` Al Ansi} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi masjid dengan tujuan tertentu, maka dia hanya akan mendapatkan apa yang menjadi tujuannya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 400

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْجُشَمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ يَعْنِي ابْنَ شُرَيْحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْأَسْوَدِ يَعْنِي مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ يَقُولُ أَخْبَرَنِي أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى شَدَّادٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَمِعَ رَجُلًا يَنْشُدُ ضَالَّةً فِي الْمَسْجِدِ فَلْيَقُلْ لَا أَدَّاهَا اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنَّ الْمَسَاجِدَ لَمْ تُبْنَ لِهَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Umar Al Jusyami} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Haiwah bin Syuraih} dia berkata Saya telah mendengar {Abu Al Asawd, yakni Muhammad bin Abdurrahman bin Naufal} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Abdullah, mantan sahaya Syaddad} bahwasanya dia telah mendengar {Abu Hurairah} berkata Saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mendengar ada seseorang yang mengumumkan barang hilang di Masjid, maka katakanlah, ‘Semoga Allah tidak mengembalikan barang itu kepadamu’, karena sesungguhnya Masjid itu tidak dibangun untuk ini.”