Thaharah
Sunan Darimi | Hadits No. : 1125
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنِي ابْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنِي أَبَانُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ طَاوُسٍ وَسَعِيدٍ وَمُجَاهِدٍ وَعَطَاءٍ أَنَّهُمْ كَانُوا يُنْكِرُونَ إِتْيَانَ النِّسَاءِ فِي أَدْبَارِهِنَّ وَيَقُولُونَ هُوَ الْكُفْرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Bukair} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Ibnu Ishaq} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Aban bin Shalih} dari {Thawus} dan {Sa’id} dan {Mujahid} dan {‘Atha}, bahwa mereka sangat mengingkari menggauli para wanita pada dubur-dubur mereka, dan mereka mengatakan, “Itu adalah sebuah kekufuran.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1126
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ عَطَاءٍ وَالزُّهْرِيِّ قَالَا الْغُسْلُ مِنْ الْجَنَابَةِ وَالْحَيْضِ وَاحِدٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Al ‘Auza’i} dari {‘Atha} dan {Az Zuhri} keduanya berkata, “Mandi dari junub dan haid (jika berbarengan) cukup satu kali.”