Thaharah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1018

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ عَطَاءً عَنْ الْحَائِضِ فَلَمْ يَرَ بِمَا دُونَ الدَّمِ بَأْسًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Mighwal} ia berkata: “Seorang laki-laki bertanya kepada {‘Atha`} tentang wanita yang haid, ia tidak menganggap masalah (mencumbui) di selain tempat keluarnya darah (kemaluan).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1019

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ إِذَا حِضْتُ أَمَرَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَّزِرُ وَكَانَ يُبَاشِرُنِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Al `Aswad} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha ia berkata: “Jika aku mengalami haid, Nabi saw. memerintahkanku untuk memakai sarung, kemudian beliau mencumbuiku”.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1020

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي مَيْمُونُ بْنُ مِهْرَانَ قَالَ سُئِلَتْ عَائِشَةُ مَا يَحِلُّ لِلرَّجُلِ مِنْ امْرَأَتِهِ وَهِيَ حَائِضٌ قَالَتْ مَا فَوْقَ الْإِزَارِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Al ‘Auza’i} telah menceritakan kepadaku {Maimun bin Mihran} ia berkata: {Aisyah} radliallahu ‘anha pernah ditanya: “Apa saja yang dihalalkan bagi seorang laki-laki terhadap isterinya yang sedang haid?”, ia menjawab: “Apa saja yang berada di atas kain sarungnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1021

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا عُيَيْنَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَوْشَنٍ عَنْ مَرْوَانَ الْأَصْفَرِ عَنْ مَسْرُوقٍ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَ مَا يَحِلُّ لِلرَّجُلِ مِنْ امْرَأَتِهِ إِذَا كَانَتْ حَائِضًا قَالَتْ كُلُّ شَيْءٍ غَيْرُ الْجِمَاعِ قَالَ قَلْتُ فَمَا يَحْرُمُ عَلَيْهِ مِنْهَا إِذَا كَانَا مُحْرِمَيْنِ قَالَتْ كُلُّ شَيْءٍ غَيْرُ كَلَامِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {‘Uyainah bin Abdur Rahman bin Jausyan} dari {Marwan Al `Ashfar} dari {Masruq} ia berkata: Aku bertanya kepada {Aisyah} radliallahu ‘anha: “Apa saja yang dihalalkan bagi seorang laki-laki terhadap isterinya yang sedang haid?”, ia menjawab: “Segala sesuatu (boleh dilakukan) kecuali jima’ (bersenggama) “, aku bertanya lagi: ” apa yang diharamkan atasnya dari isterinya tersebut, jika keduanya sedang malaksanakan ihram?”, ia menjawab: “Segala sesuatu kecuali mengajaknya bicara”.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1022

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَلْدِ بْنِ أَيُّوبَ عَنْ رَجُلٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لِإِنْسَانٍ اجْتَنِبْ شِعَارَ الدَّمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al Jald bin Ayyub} dari {seorang laki-laki} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha ia berkata kepada orang-orang: “Hindari pakaian yang menempel dengan darah (haid) “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1023

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِسْمَعِيلَ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ إِذَا كَفَّ الْأَذَى يَعْنِي الدَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Isma’il} dari {As Sya’bi} ia berkata: “(Maksud dari ungkapan): ‘Apabila penyakit itu telah berhenti’, adalah berhentinya darah’ “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1024

أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ لَا بَأْسَ أَنْ تُؤْتَى الْحَائِضُ بَيْنَ فَخِذَيْهَا وَفِي سُرَّتِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Zakaria bin ‘Adi} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Laits} dari {Mujahid} ia berkata: “Tidak mengapa mencumbui wanita yang sedang haid di bagian antara kedua selangkangannya atau di pusarnya (selain senggama) “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1025

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ يُقْبِلُ بِهِ وَيُدْبِرُ إِلَّا الدُّبُرَ وَالْمَحِيضَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Shalih} dari {Laits} dari {Mujahid} ia berkata: “Suami boleh mencumbui isteri (saat haid) dari depan atau belakang kecuali dubur dan tempat keluarnya darah haid (kemaluannya) “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1026

أَخْبَرَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي لِحَافٍ فَوَجَدْتُ مَا تَجِدُ النِّسَاءُ فَقُمْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَكِ أَنَفِسْتِ قُلْتُ وَجَدْتُ مَا تَجِدُ النِّسَاءُ قَالَ ذَاكَ مَا كَتَبَ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ قَالَتْ فَقُمْتُ فَأَصْلَحْتُ مِنْ شَأْنِي ثُمَّ رَجَعْتُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادْخُلِي فِي اللِّحَافِ فَدَخَلْتُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’la bin ‘Ubaid} dan {Yazid bin Harun} dari {Muhammad bin ‘Amr} dari {Abu Salamah} dari {Ummu Salamah} radliallahu ‘anha ia berkata: “Aku pernah bersama Rasulullah saw. dalam satu selimut. Tiba-tiba haidhku datang, kontan aku pergi dan kupakai baju haidku. Beliau bertanya: ‘Ada apa denganmu?, apakah kamu mengalami nifas? ‘, aku menjawab: ‘Aku dapatkan kebiasaan yang dialami oleh para wanita wanita’, beliau berkata: ‘Itulah yang telah Allah subhanallahu wa ta’ala tetapkan untuk puteri-puteri Nabi Adam ‘alaihissalaam. Ia berkata: ‘ aku bangkit dan aku bereskan kondisi tubuhku, lantas kutemui lagi Rasulullah saw., beliau berkata: ‘Masuklah ke dalam selimut’, (Ummu Salamah radliallahu ‘anha berkata): ‘Aku pun masuk’ “.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1027

أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتَوَائِيِّ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ بَيْنَا أَنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُضْطَجِعَةٌ فِي الْخَمِيلَةِ إِذْ حِضْتُ فَانْسَلَلْتُ فَأَخَذْتُ ثِيَابَ حِيضَتِي فَقَالَ أَنَفِسْتِ قُلْتُ نَعَمْ قَالَتْ دَعَانِي فَاضْطَجَعْتُ مَعَهُ فِي الْخَمِيلَةِ قَالَتْ وَكَانَتْ هِيَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلَانِ مِنْ الْإِنَاءِ الْوَاحِدِ مِنْ الْجَنَابَةِ وَكَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Wahab bin Jarir} dari {Hisyam Ad Dastawa`i} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dari {Zainab binti Ummu Salamah} dari {Ummu Salamah} radliallahu ‘anha ia berkata: “Ketika aku berbaring bersama Rasulullah saw. dalam satu selimut tebal, tiba-tiba aku mengalami haid, kontan aku segera keluar perlahan dan aku ambil baju haidku, beliau bertanya: ‘Apakah kamu sedang nifas? ‘, aku menjawab: ‘Ya’, ia berkata: ‘Beliau memanggilku dan aku pun kembali berbaring bersama beliau dalam satu selimut tebal’. Ia (perawi) berkata: ‘kemudian ia bersama Rasulullah saw. mandi junub dalam satu bak mandi, dan beliau juga menciumnya padahal saat itu beliau tengah puasa’ “.