Thaharah dan Sunah-Sunahnya
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 443
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مُحَمَّدٍ الرَّقَاشِيُّ حَدَّثَنَا مَعْمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا تَوَضَّأَ حَرَّكَ خَاتَمَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Muhammad Ar Raqasyi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ma’mar bin Muhammad bin Ubaidullah bin Abu Rafi’} berkata, telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dari {Ubaidullah bin Abu Rafi’} dari {Bapaknya} berkata, “Jika berwudlu Rasulullah saw. selalu menggerak-gerakkan cincinnya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 444
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ أَبِي يَحْيَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْمًا يَتَوَضَّئُونَ وَأَعْقَابُهُمْ تَلُوحُ فَقَالَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَقَالَ الْقَطَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو حَاتِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمُؤْمِنِ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Manshur} dari {Hilal bin Yasaf} dari {Abu Yahya} dari {Abdullah bin ‘Amru} ia berkata “Rasulullah saw. melihat suatu kaum yang sedang berwudlu, namun tumit-tumit mereka masih kering, maka beliau pun bersabda: “Tumit-tumit yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka, sempurnakanlah wudlu kalian.” Al Qaththan berkata telah menceritakan kepada kami Abu Hatim berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Mukmin bin Ali berkata, telah menceritakan kepada kami Abdus Salam bin Harb dari Hisyam bin ‘Urwah dari Bapaknya dari Aisyah ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tumit-tumit yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 445
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ الْمَكِّيُّ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَأَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَرَأَتْ عَائِشَةُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَتْ أَسْبِغْ الْوُضُوءَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَيْلٌ لِلْعَرَاقِيبِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Raja` Al Makki} dari {Ibnu ‘Ajlan}. Dan menurut jalur yang lain Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dan {Abu Khalid bin Ahmar} dari {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {Sa’id bin Abu Sa’id} dari {Abu Salamah} ia berkata {Aisyah} melihat Abdurrahman sedang berwudlu, lalu ia berkata “Sempurnakanlah wudlumu, Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Araqib (urat di atas tumit) yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 446
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz Ibnul Mukhtar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Suhail} dari {Bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tumit-tumit yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 447
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي كَرِبٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَيْلٌ لِلْعَرَاقِيبِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Al Ahwash} dari {Abu Ishaq} dari {Sa’id bin Abu Karib} dari {Jabir bin Abdullah} ia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Araqib (urat di atas tumit) yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 448
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عُثْمَانَ وَعُثْمَانُ بْنُ إِسْمَعِيلَ الدِّمَشْقِيَّانِ قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا شَيْبَةُ بْنُ الْأَحْنَفِ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْأَشْعَرِيِّ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْأَشْعَرِيُّ عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ وَيَزِيدَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ وَشُرَحْبِيلَ ابْنِ حَسَنَةَ وَعَمْرِو بْنِ الْعَاصِ كُلُّ هَؤُلَاءِسَمِعُوا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الْوُضُوءَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al ‘Abbas bin Utsman} dan {Utsman bin Isma’il Ad Dimasyqi} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syaibah bin Al Ahnaf} dari {Abu Sallam Al Aswad} dari {Abu Shalih Al Asy’ari} berkata, telah menceritakan kepadaku {Abu Abdullah Al Asy’ari} dari {Khalid bin Al Walid} dan {Yazid bin Abu Sufyan} dan {Syurahbil bin Hasanah} dan {‘Amru bin Al ‘Ash} semuanya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sempurnakanlah wudlu, tumit-tumit yang tidak terbasuh air wudlu akan masuk neraka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 449
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي حَيَّةَ قَالَرَأَيْتُ عَلِيًّا تَوَضَّأَ فَغَسَلَ قَدَمَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثُمَّ قَالَ أَرَدْتُ أَنْ أُرِيَكُمْ طُهُورَ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Al Ahwash} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Hayyah} ia berkata Aku melihat Ali berwudlu, lalu ia membasuh kedua telapak kakinya hingga mata kaki, kemudian ({Ali}) berkata “Aku ingin memperlihatkan kepada kalian tatacara Nabi kalian saw. dalam bersuci.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 450
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا حَرِيزُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيكَرِبَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَغَسَلَ رِجْلَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hariz bin Utsman} dari {Abdurrahman bin Maisarah} dari {Al Miqdam bin Ma’dikarib} berkata “Rasulullah saw. berwudlu lalu membasuh kedua kakinya tiga kali-tiga kali.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 451
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ رَوْحِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ الرُّبَيِّعِ قَالَتْ أَتَانِي ابْنُ عَبَّاسٍ فَسَأَلَنِي عَنْ هَذَا الْحَدِيثِ تَعْنِي حَدِيثَهَا الَّذِي ذَكَرَتْأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَغَسَلَ رِجْلَيْهِفَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ إِنَّ النَّاسَ أَبَوْا إِلَّا الْغَسْلَ وَلَا أَجِدُ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَّا الْمَسْحَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ulayyah} dari {Rauh Ibnul Qasim} dari {Abdullah bin Muhammad bin Aqil} dari {Ar Rubayyi’} ia berkata “Ibnu ‘Abbas mendatangiku dan bertanya berkenaan dengan hadits ini, yaitu hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. berwudlu dan membasuh kedua kakinya. Ibnu ‘Abbas berkata “Manusia tidak menghendaki kecuali membasuh, sedangkan aku tidak mendapatkan dalam Kitabullah selain mengusap.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 452
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ أَبِي صَخْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ حُمْرَانَ يُحَدِّثُ أَبَا بُرْدَةَ فِي الْمَسْجِدِ أَنَّهُ سَمِعَ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ يُحَدِّثُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَمَّ الْوُضُوءَ كَمَا أَمَرَهُ اللَّهُ فَالصَّلَاةُ الْمَكْتُوبَاتُ كَفَّارَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Jami’ bin Syaddad Abu Shakhrah} berkata Di masjid aku mendengar {Humran} menceritakan kepada Abu Burdah bahwa ia pernah mendengar {Utsman bin ‘Affan} menceritakan dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa menyempurnakan wudlu sebagaimana yang diperintahkan Allah maka shalat-shalat maktubah akan menghapus dosa antara shalat-shalat tersebut.”