Thaharah dan Sunah-Sunahnya
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 463
حَدَّثَنَا عَلْقَمَةُ بْنُ عَمْرٍو الدَّارِمِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ الْبَجَلِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَقُولُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Alqamah bin ‘Amru Ad Darimi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin ‘Ayyasy} dari {Abu Ishaq} dari {Abdullah bin ‘Atho` Al Bajali} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} dari {Umar Ibnul Khaththab} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang muslim berwudlu dan membaguskan wudlunya kemudian membaca ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLAALLHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya), kecuali akan dibukakan untuknya delapan pintu surga, ia masuk dari pintu mana saja yang ia suka.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 464
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ الْمَاجِشُونِ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَأَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْرَجْنَا لَهُ مَاءً فِي تَوْرٍ مِنْ صُفْرٍ فَتَوَضَّأَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} dari {Abdul Aziz bin Al Majisyun} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Yahya} dari {Bapaknya} dari {Abdullah bin Zaid} sahabat Nabi saw., ia berkata “Rasulullah saw. mendatangi kami, lalu kami mengeluarkan air dalam bejana kecil dari tembaga hingga beliau berwudlu dengannya.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 465
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَحْشٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍأَنَّهُ كَانَ لَهَا مِخْضَبٌ مِنْ صُفْرٍ قَالَتْ فَكُنْتُ أُرَجِّلُ رَأْسَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Humaid bin Kasib} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muhammad bin Ad Darawardi} dari {Ubaidullah bin Umar} dari {Ibrahim bin Muhammad bin Abdullah bin Jahsy} dari {Bapaknya} dari {Zainab binti Jahsy} bahwasanya ia mempunyai bejana dari tembaga, ia berkata “Aku biasa merapikan rambut Rasulullah saw. dengan bejana tersebut.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 466
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فِي تَوْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Syarik} dari {Ibrahim bin Jarir} dari {Abu Zur’ah bin ‘Amru bin Jarir} dari {Abu Hurairah} berkata “Nabi saw. berwudlu dalam mangkuk kecil dari tembaga.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 467
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنَامُ حَتَّى يَنْفُخَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُقَالَ الطَّنَافِسِيُّ قَالَ وَكِيعٌ تَعْنِي وَهُوَ سَاجِدٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim} dari {Al Aswad} dari {Aisyah} ia berkata “Rasulullah saw. tidur hingga terdengar tarikan nafasnya, kemudian beliau bangun dan shalat tanpa berwudlu terlebih dahulu.” Ath Thanafusi berkata Waki’ berkata “Maksudnya bahwa beliau dalam keadaan sujud.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 468
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ فُضَيْلِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَامَ حَتَّى نَفَخَ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Amir bin Zurarah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah} dari {Al Hajjaj} dari {Fudlail bin ‘Amru} dari {Ibrahim} dari {Alqamah} dari {Abdullah} berkata “Rasulullah saw. tidur hingga terdengar tarikan nafasnya, setelah itu beliau shalat dan tidak berwudlu.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 469
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ حُرَيْثِ بْنِ أَبِي مَطَرٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ أَبِي هُبَيْرَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ نَوْمُهُ ذَلِكَ وَهُوَ جَالِسٌ يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Amir bin Zurarah} dari {Ibnu Abu Za`idah} dari {Huraits bin Abu Mathar} dari {Yahya bin Abbad Abu Hubairah Al Anshari} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas}, ia berkata “Begitulah beliau tidur, yakni dalam keadaan duduk.” Yang dimaksud adalah Nabi saw.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 470
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ الْوَضِينِ بْنِ عَطَاءٍ عَنْ مَحْفُوظِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَائِذٍ الْأَزْدِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ وِكَاءُ السَّهِ فَمَنْ نَامَ فَلْيَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad Ibnul Mushaffa Al Himshi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Al Wadlin bin ‘Atho`} dari {Mahfuzh bin Alqamah} dari {Abdurrahman bin A`idz Al ‘Azdi} dari {Ali bin Abu Thalib} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Mata adalah tali penutup dubur, maka barangsiapa tertidur hendaklah ia wudlu.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 471
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَسَّالٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا أَنْ لَا نَنْزِعَ خِفَافَنَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ إِلَّا مِنْ جَنَابَةٍ لَكِنْ مِنْ غَائِطٍ وَبَوْلٍ وَنَوْمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Ashim} dari {Zirr} dari {Shafwan bin ‘Assal} ia berkata “Rasulullah saw. memerintahkan agar kami tidak melepas khuf kami selama tiga hari kecuali jika junub. dan tetap dibolehkan memakai karena sebab buang air besar, buang air kecil dan tidur.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 472
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Numair} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Bapaknya} dari {Marwan Ibnul Hakam} dari {Busrah binti Shafwan} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian menyentuh kemaluannya hendaklah berwudlu.”