Manasik
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2973
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَخَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ فَأَحْرَمْنَا بِالْحَجِّ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ قَالَ اجْعَلُوا حِجَّتَكُمْ عُمْرَةً فَقَالَ النَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ أَحْرَمْنَا بِالْحَجِّ فَكَيْفَ نَجْعَلُهَا عُمْرَةً قَالَ انْظُرُوا مَا آمُرُكُمْ بِهِ فَافْعَلُوا فَرَدُّوا عَلَيْهِ الْقَوْلَ فَغَضِبَ فَانْطَلَقَ ثُمَّ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ غَضْبَانَ فَرَأَتْ الْغَضَبَ فِي وَجْهِهِ فَقَالَتْ مَنْ أَغْضَبَكَ أَغْضَبَهُ اللَّهُ قَالَ وَمَا لِي لَا أَغْضَبُ وَأَنَا آمُرُ أَمْرًا فَلَا أُتْبَعُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah} telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin ‘Ayyasy} dari {Abu Ishaq} dari {Al Bara` bin ‘Azib}, ia berkata Rasulullah bersama dengan para sahabat menemui kami, maka kami melakukan ihram untuk haji. Tatkala kami sampai di Makkah, beliau bersabda: “Ubahlah haji kalian menjadi ‘umrah.” Maka para sahabat bertanya ‘Wahai Rasulullah, kita telah berihram untuk haji, bagaimana kami mengubahnya menjadi ‘umrah? ‘ Beliau bersabda: ‘Perhatikan apa yang aku perintahkan kepada kalian dan kerjakanlah.’ Tetapi mereka menolak sabdanya sehingga Rasulullah saw. marah dan pergi kemudian masuk menemui ‘Aisyah dalam keadaan marah, maka ‘Aisyah melihat kemarahan di wajahnya dan berkata ‘Siapa yang membuat kamu marah maka telah membuat marah Allah.’ Beliau bersabda: ‘Bagaimana aku tidak marah, sedang aku memerintahkan suatu perintah tapi tidak diikuti.’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2974
حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ أَبُو بِشْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي مَنْصُورُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّهِ صَفِيَّةَ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْرِمِينَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيُقِمْ عَلَى إِحْرَامِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحْلِلْ قَالَتْ فَلَمْ يَكُنْ مَعِي هَدْيٌ فَأَحْلَلْتُ وَكَانَ مَعَ الزُّبَيْرِ هَدْيٌ فَلَمْ يَحِلَّ فَلَبِسْتُ ثِيَابِي وَجِئْتُ إِلَى الزُّبَيْرِ فَقَالَ قُومِي عَنِّي فَقُلْتُ أَتَخْشَى أَنْ أَثِبَ عَلَيْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bakar bin Khalaf Abu Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ashim} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Manshur bin Abdurrahman} dari ibunya {Shafiyyah} dari {Asma` binti Abu Bakar} ia berkata “Kami pergi (berangkat haji) bersama Rasulullah saw. dalam keadaan berihram. Maka Nabi saw. bersabda: ‘Barang siapa membawa hewan sesembelihan, maka tetaplah memakai ihram. Dan barang siapa tidak membawa hewan sesembelihan, maka ia hendaknya bertahalul’.” Asma berkata ‘Saat itu aku tidak membawa hewan sembelihan, maka akupun bertahalul. Dan Zubair membawa hewan sembelihan maka ia tidak bertahalul. Lantas kupakai pakaianku dan aku datang menemui Zubair, lalu Zubair berkata ‘Pergilah dariku! ‘ Akupun berkata ‘Apakah kamu takut aku akan menerkammu?.
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2975
حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِيهِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ فَسْخَ الْحَجِّ فِي الْعُمْرَةِ لَنَا خَاصَّةً أَمْ لِلنَّاسِ عَامَّةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ لَنَا خَاصَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mush’ab} telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardi} dari {Rabi’ah bin Abu ‘Abdurrahman} dari {Al Harits bin Bilal bin Al Harits} dari {Ayahnya} berkata Aku bertanya pada Rasulullah saw.: “Apakah mengganti haji dengan umrah itu khusus untuk kami atau untuk manusia secara umum?” Beliau saw. menjawab: ‘Bahkan khusus untuk kami.’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2976
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكَانَتْ الْمُتْعَةُ فِي الْحَجِّ لِأَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاصَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Ayahnya} dari {Abu Dzar} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Haji tamattu hanya untuk para sahabat Muhammad saw.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2977
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ أَخْبَرَنِي أَبِي قَالَقُلْتُ لِعَائِشَةَ مَا أَرَى عَلَيَّ جُنَاحًا أَنْ لَا أَطَّوَّفَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ قَالَتْ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ{ إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوْ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا }وَلَوْ كَانَ كَمَا تَقُولُ لَكَانَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ لَا يَطَّوَّفَ بِهِمَا إِنَّمَا أُنْزِلَ هَذَا فِي نَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ كَانُوا إِذَا أَهَلُّوا أَهَلُّوا لِمَنَاةَ فَلَا يَحِلُّ لَهُمْ أَنْ يَطَّوَّفُوا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَلَمَّا قَدِمُوا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجِّ ذَكَرُوا ذَلِكَ لَهُ فَأَنْزَلَهَا اللَّهُ فَلَعَمْرِي مَا أَتَمَّ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ حَجَّ مَنْ لَمْ يَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Hisyam bin ‘Urwah} telah mengabarkan kepadaku {Ayahku} ia berkata “Aku berkata kepada Aisyah “Kurasa tidak ada dosa bagiku, (jika aku tidak bersa’i antar Shafa dan Marwa”. {Aisyah} menjawab “Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: Sesungguhnya Shafa dan Marwa adalah sebagian dari syiar Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya untuk mengerjakan sa’i antara keduanya.” Seandainya maknanya seperti yang kamu katakan, tentu bunyi firman-Nya (akan menjadi) Maka tidak ada dosa baginya tidak mengerjakan Sa’i di antara keduanya. Ayat ini turun kepada orang-orang Anshar yang biasa mengeraskan suara, mereka melakukannya untuk Manat, maka tidak boleh bagi mereka untuk bersa’i antara Shafa dan Marwa. Dan ketika mereka tiba bersama Nabi saw. pada sebuah musim haji, merekapun menceritakannya kepada beliau, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkan ayat ini. Aku bersumpah Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan menyempurnakan haji orang yang tidak melakukan sa’i antara Shafa dan Marwa.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2978
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أُمِّ وَلَدٍ لِشَيْبَةَ قَالَتْرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَهُوَ يَقُولُ لَا يُقْطَعُ الْأَبْطَحُ إِلَّا شَدًّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad Dastuwa`i} dari {Budail bin Maisarah} dari {Shafiyyah binti Syaibah} dari {Ummu Waladnya Syaibah}, ia berkata “Aku melihat Rasulullah melakukan sa’i antara Shafa dan Marwa, dan beliau bersabda: ‘Jarak (dalam sa’i) tidak terpotong kecuali dengan berlari.’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2979
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَمْرُو بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ كَثِيرِ بْنِ جُمْهَانَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَإِنْ أَسْعَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْعَى وَإِنْ أَمْشِ فَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي وَأَنَا شَيْخٌ كَبِيرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} dan {Amru bin Abdullah}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {‘Atha` bin As Sa`ib} dari {Katsir bin Jumhan} dari {Ibnu Umar} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Jika aku bersa’i antara Shafa dan Marwa, maka terlihat olehku Rasulullah saw. bersa’i dan jika aku berjalan, maka aku telah melihat Rasulullah saw. berjalan, sedangkan aku adalah orang yang sudah tua.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2980
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ يَحْيَى الْخُشَنِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ أَخْبَرَنِي طَلْحَةُ بْنُ يَحْيَى عَنْ عَمِّهِ إِسْحَقَ بْنِ طَلْحَةَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْحَجُّ جِهَادٌ وَالْعُمْرَةُ تَطَوُّعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar} telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Yahya Al Khusyani} telah menceritakan kepada kami {‘Umar bin Qais} telah mengabarkan kepadaku {Thalhah bin Yahya} dari Pamannya {Ishaq bin Thalhah} dari {Thalhah bin ‘Ubaidillah} bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Haji adalah jihad, sedang ‘umrah adalah tathawwu (tidak wajib).”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2981
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى يَقُولُكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ اعْتَمَرَ فَطَافَ وَطُفْنَا مَعَهُ وَصَلَّى وَصَلَّيْنَا مَعَهُ وَكُنَّا نَسْتُرُهُ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ لَا يُصِيبُهُ أَحَدٌ بِشَيْءٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Numair} telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} Aku mendengar dari {Abdullah bin Abu ‘Aufa} berkata “Kami pernah bersama Rasulullah saw. ketika beliau tengah mengerjakan sebuah umrah. Beliau melakukan thawaf, kamipun melakukannya bersama beliau. Beliau mengerjakan shalat, kami pun mengerjakannya bersama beliau. Kami melindungi beliau dari pandangan penduduk kota Makkah, agar tidak ada seorangpun (dari mereka) dapat melukai beliau.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2982
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ بَيَانٍ وَجَابِرٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ وَهْبِ بْنِ خَنْبَشٍ قَالَقَالَ رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Bayan} dan {Jabir} dari {Asy Sya’bi} dari {Wahb bin Khanbasy}, ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Umrah di bulan Ramadhan menyamai (pahala) haji’.”