Manasik

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2913

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ حَدَّثَهُ عَنْ خَلَّادِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَانِي جِبْرِيلُ فَأَمَرَنِي أَنْ آمُرَ أَصْحَابِي أَنْ يَرْفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ بِالْإِهْلَالِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Abdullah bin Abu Bakar} dari {Abdul Malik bin Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} ia menceritakannya dari {Khallad bin As-Sa’ib} dari {Ayahnya} bahwa Nabi saw. bersabda: “Jibril telah mendatangiku, lalu memerintahkanku untuk menyuruh para sahabatku mengeraskan suara saat bertalbiyah.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2914

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي لَبِيدٍ عَنْ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍ عَنْ خَلَّادِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَنِي جِبْرِيلُ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ مُرْ أَصْحَابَكَ فَلْيَرْفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ بِالتَّلْبِيَةِ فَإِنَّهَا مِنْ شِعَارِ الْحَجِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin Abu Labid} dari {Al Muthallib bin Abdullah bin Hanthab} dari {Khalad bin As Sa’ib} dari {Zaid bin Khalid Al Juhanni} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: ‘Jibril telah mendatangiku, seraya berkata ‘Wahai Muhammad. Perintahkan para sahabatmu untuk mengeraskan suara mereka dengan talbiyah. Karena itu termasuk syi’ar haji’.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2915

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ الْحِزَامِيُّ وَيَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ الضَّحَّاكِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَرْبُوعٍ عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ الْعَجُّ وَالثَّجُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Al Mundzir Al Hizami} dan {Ya’qub bin Humaid bin Kasib}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Fudaik} dari {Adl Dlahhak bin ‘Utsman} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Abdurrahman bin Yarbu’} dari {Abu Bakar Ash Shiddiq} radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah saw. ditanya “Amal perbuatan apakah yang paling utama di musim haji?” Beliau menjawab: ‘Mengeraskan suara dengan talbiyah dan menyembelih hewan kurban.’

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2916

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ قَالُوا حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ عُمَرَ بْنِ حَفْصٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُحْرِمٍ يَضْحَى لِلَّهِ يَوْمَهُ يُلَبِّي حَتَّى تَغِيبَ الشَّمْسُ إِلَّا غَابَتْ بِذُنُوبِهِ فَعَادَ كَمَا وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Al Mundzir Al Hizami} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Nafi’} dan {Abdullah bin Wahab} serta {Muhammad bin Fulaih}, semuanya berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ashim bin ‘Umar bin Hafsh} dari {‘Ashim bin ‘Ubaidillah} dari {Abdullah bin Amir bin Rabi’ah} dari {Jabir bin Abdillah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang yang berihram berkurban untuk Allah, pada harinya ia bertalbiyah sehingga matahari terbenam kecuali hilang dosa-dosanya, dan dia kembali seperti waktu ibunya melahirkannya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2917

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ جَمِيعًا عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْطَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِإِحْرَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يُفِيضَ قَالَ سُفْيَانُ بِيَدَيَّ هَاتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’ad} semuanya dari {‘Abdurrahman bin Al Qasim} dari {Ayahnya} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha bahwa ia berkata Aku telah memakaikan wewangian untuk Rasulullah saw. sebelum beliau berihram dan saat beliau bertahalul sebelum beliau mengerjakan thawaf ifadah. Sufyan berkata Aisyah berkata “Aku melakukannya dengan kedua tanganku ini.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2918

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ الطِّيبِ فِي مَفَارِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُلَبِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abu Adl Dluha} dari {Masruq} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha, ia berkata “Seakan-akan aku melihat kilauan minyak wangi pada belahan rambut Rasulullah saw. ketika beliau sedang bertalbiyah.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2919

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَأَنِّي أَرَى وَبِيصَ الطِّيبِ فِي مَفْرِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ثَلَاثَةٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Syariik} dari {Abu Ishaq} dari {Al Aswad} dari {Aisyah} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Seakan aku dapat memandang kilauan wangi pada belahan rambut Rasulullah saw. setelah tiga hari, sedangkan beliau mengerjakan ihram.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2920

حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنْ الثِّيَابِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَلْبَسُ الْقُمُصَ وَلَا الْعَمَائِمَ وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ وَلَا الْبَرَانِسَ وَلَا الْخِفَافَ إِلَّا أَنْ لَا يَجِدَ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ وَلَا تَلْبَسُوا مِنْ الثِّيَابِ شَيْئًا مَسَّهُ الزَّعْفَرَانُ أَوْ الْوَرْسُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mush’ab} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Nafi’} dari {Abdullah bin ‘Umar} radliallahu ‘anhu bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw. “Pakaian apakah yang boleh dikenakan oleh orang-orang yang berihram?” Rasulullah saw. menjawab: ‘Tidak boleh memakai baju, penutup kepala, celana, mantel yang bertudung kepala dan sepatu tinggi, kecuali jika ia tidak mendapatkan sepasang sandal, maka ia boleh memakai khuf, tetapi hendaknya ia memotong keduanya lebih rendah dari mata kaki dan janganlah melumuri pakaian dengan za’faran atau wars (tumbuhan berwarna kuning dan beraroma wangi).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2921

حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَلْبَسَ الْمُحْرِمُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا بِوَرْسٍ أَوْ زَعْفَرَانٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mush’ab} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Abdullah bin ‘Umar} berkata Rasulullah saw. melarang orang yang ihram memakai baju yang bercelup wars (warna kuning dan wangi) atau za’faran.

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2922

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ قَالَ هِشَامٌ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ مَنْ لَمْ يَجِدْ إِزَارًا فَلْيَلْبَسْ سَرَاوِيلَ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِو قَالَ هِشَامٌ فِي حَدِيثِهِ فَلْيَلْبَسْ سَرَاوِيلَ إِلَّا أَنْ يَفْقِدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar} dan {Muhammad bin Ash Shabbah} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Amru bin Dinar} dari {Jabir bin Zaid Abu Asy Sya’tsa`} dari {Ibnu Abbas} radliallahu ‘anhu, ia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. berkhutbah di atas mimbar seraya bersabda: “Barang siapa yang tidak mendapatkan kain, maka ia dapat memakai celana dan siapa saja yang tidak mendapatkan sepasang sandal, maka ia dapat mengenakan sepatu.” Hisyam berkata di dalam Haditsnya ‘Maka ia dapat memakai celana jika ia tidak mendapatkan kain.’