Manasik
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2943
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ يَقُولُفِيمَ الرَّمَلَانُ الْآنَ وَقَدْ أَطَّأَ اللَّهُ الْإِسْلَامَ وَنَفَى الْكُفْرَ وَأَهْلَهُ وَايْمُ اللَّهِ مَا نَدَعُ شَيْئًا كُنَّا نَفْعَلُهُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin ‘Aun} dari {Hisyam bin Sa’ad} dari {Zaid bin Aslam} dari {Ayahnya} berkata Aku mendengar {Umar} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Untuk apa lari kecil saat itu? Padahal sungguh Allah telah menetapkan Islam dan meniadakan kekafiran dan pemeluknya. Demi Allah! Kami tidak meninggalkan apapun yang dulu kami kerjakan pada masa Rasulullah saw.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2944
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ حِينَ أَرَادُوا دُخُولَ مَكَّةَ فِي عُمْرَتِهِ بَعْدَ الْحُدَيْبِيَةِ إِنَّ قَوْمَكُمْ غَدًا سَيَرَوْنَكُمْ فَلَيَرَوُنَّكُمْ جُلْدًا فَلَمَّا دَخَلُوا الْمَسْجِدَ اسْتَلَمُوا الرُّكْنَ وَرَمَلُوا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهُمْ حَتَّى إِذَا بَلَغُوا الرُّكْنَ الْيَمَانِيَ مَشَوْا إِلَى الرُّكْنِ الْأَسْوَدِ ثُمَّ رَمَلُوا حَتَّى بَلَغُوا الرُّكْنَ الْيَمَانِيَ ثُمَّ مَشَوْا إِلَى الرُّكْنِ الْأَسْوَدِ فَفَعَلَ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَشَى الْأَرْبَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} telah menceritakan kepada kami {Abdurrazak} telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ibnu Khutsaim} dari {Abu Ath Thufail} dari {Ibnu Abbas} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Nabi saw. bersabda kepada para sahabatnya ketika hendak memasuki kota Makkah guna mengerjakan umrah setelah dilakukannya perjanjian Hudaibiyah, ‘Sesungguhnya kaum kalian besok akan melihat kalian. Maka perlihatkanlah kekuatan kalian pada mereka.’ Ketika mereka memasuki Masjidil Haram, mereka lantas mengusap rukun (Hajar Aswad) dan berlari-lari kecil disertai Nabi saw. yang bersama mereka. Dan ketika sampai pada rukun Yamani, mereka berjalan sampai rukun Hajar Aswad, kemudian berlari-lari kecil lagi hingga mencapai rukun Yamani. Kemudian mereka berjalan lagi Hingga Hajar Aswad. Dan itu dilakukan tiga kali. Kemudian mereka berjalan di empat putaran yang tersisa.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2945
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ وَقَبِيصَةُ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ عَنْ ابْنِ يَعْلَى بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ يَعْلَىأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَافَ مُضْطَبِعًا قَالَ قَبِيصَةُ وَعَلَيْهِ بُرْدٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dan {Qabishah}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Juraij} dari {Abdul hamid} dari {Ibnu Ya’la bin Umayyah} dari {Ya’la} radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi saw. melakukan thawaf dengan idlthiba’ (melipat kain dari bawah ketiak sebelah kanan ke pundak sebelah kiri). {Qabishah} berkata dan diatasnya memakai selendang yang bergaris.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2946
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحِجْرِ فَقَالَ هُوَ مِنْ الْبَيْتِ قُلْتُ مَا مَنَعَهُمْ أَنْ يُدْخِلُوهُ فِيهِ فَقَالَ عَجَزَتْ بِهِمْ النَّفَقَةُ قُلْتُ فَمَا شَأْنُ بَابِهِ مُرْتَفِعًا لَا يُصْعَدُ إِلَيْهِ إِلَّا بِسُلَّمٍ قَالَ ذَلِكَ فِعْلُ قَوْمِكِ لِيُدْخِلُوهُ مَنْ شَاءُوا وَيَمْنَعُوهُ مَنْ شَاءُوا وَلَوْلَا أَنَّ قَوْمَكِ حَدِيثُ عَهْدٍ بِكُفْرٍ مَخَافَةَ أَنْ تَنْفِرَ قُلُوبُهُمْ لَنَظَرْتُ هَلْ أُغَيِّرُهُ فَأُدْخِلَ فِيهِ مَا انْتَقَصَ مِنْهُ وَجَعَلْتُ بَابَهُ بِالْأَرْضِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Asy’ats bin Abi Asy Sya’tsa`} dari {Aswad bin Yazid} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha, ia berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang Hijr Isma’il, maka beliau menjawab: “Ia adalah bagian dari Ka’bah”. Aku bertanya lagi ‘Apa yang mencegah (orang-orang dulu) memasukannya ke dalam bagian Ka’bah? ‘ Beliau menjawab: ‘Mereka kekurangan biaya.’ Lalu aku bertanya lagi ‘Kenapa pintunya tinggi, hingga tidak dapat dinaiki kecuali dengan tangga? ‘ Beliau menjawab: ‘Itu adalah perbuatan kaummu, agar dapat (mengatur) masuknya siapa yang dikehendaki dan melarang orang yang dikehendaki ke dalamnya. Seandainya kaummu tidak dekat dari kekufuran dan khawatir hati mereka (keimanan) akan pudar, tentu aku akan pertimbangkan kembali apakah mungkin aku merubahnya dan kumasukan sesuatu yang kurang ke dalamnya, serta kujadikan pintunya dekat dengan tanah (pendek).’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2947
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفُضَيْلِ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ طَافَ بِالْبَيْتِ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَ كَعِتْقِ رَقَبَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudlail} dari {Al ‘Ala bin Al Musayyab} dari {‘Atha`} dari {‘Abdullah bin Umar} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Barangsiapa berthawaf di Baitullah dan mengerjakan shalat dua rakaat, maka pahalanya seperti membebaskan seorang budak.'”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2948
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ أَبِي سَوِيَّةَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ هِشَامٍ يَسْأَلُ عَطَاءَ بْنَ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ الرُّكْنِ الْيَمَانِي وَهُوَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ فَقَالَ عَطَاءٌ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وُكِلَ بِهِ سَبْعُونَ مَلَكًا فَمَنْ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ قَالُوا آمِينَ فَلَمَّا بَلَغَ الرُّكْنِ الْأَسْوَدِ قَالَ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ مَا بَلَغَكَ فِي هَذَا الرُّكْنِ الْأَسْوَدِ فَقَالَ عَطَاءٌ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ فَاوَضَهُ فَإِنَّمَا يُفَاوِضُ يَدَ الرَّحْمَنِ قَالَ لَهُ ابْنُ هِشَامٍ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ فَالطَّوَافُ قَالَ عَطَاءٌ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ طَافَ بِالْبَيْتِ سَبْعًا وَلَا يَتَكَلَّمُ إِلَّا بِسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ مُحِيَتْ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئَاتٍ وَكُتِبَتْ لَهُ عَشْرُ حَسَنَاتٍ وَرُفِعَ لَهُ بِهَا عَشْرَةُ دَرَجَاتٍ وَمَنْ طَافَ فَتَكَلَّمَ وَهُوَ فِي تِلْكَ الْحَالِ خَاضَ فِي الرَّحْمَةِ بِرِجْلَيْهِ كَخَائِضِ الْمَاءِ بِرِجْلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Ammar} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ayyasy} telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Abu Sawiyyah} berkata Aku mendengar Ibnu Hisyam bertanya pada ‘Atha` bin Abu Rabah tentang rukun Yamani sedang ia berthawaf di Ka’bah, {‘Atha`} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Padanya ada tujuh puluh malaikat yang menjaganya, siapa saja yang berdoa ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA AFWA WAL AFIYAH FIDUNYA WAL AKHIRAH RABBANA ATINA FIDUNYA HASANAH WAFIL AKHIRATI HASANAH WAQINA ADZABAN NAAR (Ya Allah aku berharap kemaafan dan kesehatan dari di dunia dan akhirat wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan jauhkan kami dari api neraka).” Niscaya mereka berkata ‘Amien (kabulkanlah!) ‘. Ketika ia sampai dirukun Hajar Aswad, ia berkata ‘Wahai Abu Muhammad, apa yang engkau ketahui jika sampai di sini?.’ Atha` berkata telah menceritakan kepadaku Abu Hurairah bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Siapa yang berusaha sesungguhnya ia berusaha menggapai tangan Ar Rahman.’ Ibnu Hisyam berkata kepadanya ‘Wahai Abu Muhammad, bagaiamana dengan thawaf? ‘ ‘Atha` menjawab telah menceritakan kepadaku {Abu Hurairah} bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Barang siapa yang berthawaf sebanyak tujuh kali dan ia tidak mengucapkan kecuali “Subhanallah” (Maha Suci Allah), “Alhamdulillah” (Segala puji bagi Allah), “Laa ilaaha Illallah (Tiada Tuhan kecuali Allah) dan “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar), ‘Laa haula wa laa quwwata illaa billaah (Tiada daya dan upaya kecuali dari Allah), maka dihapuskan padanya sepuluh kesalahan, dituliskan sepuluh kebaikan dan diangkat derajatnya sepuluh tingkat. Dan siapa yang berthawaf dengan berkata-kata (tidak berdzikir) maka seakan-akan ia berenang pada rahmat Allah dengan kedua kakinya saja (tanpa jasadnya) semisal ia berenang di air dengan kedua kakinya.’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2949
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ كَثِيرِ بْنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ السَّهْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْمُطَّلِبِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ سَبْعِهِ جَاءَ حَتَّى يُحَاذِيَ بِالرُّكْنِ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ فِي حَاشِيَةِ الْمَطَافِ وَلَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الطُّوَّافِ أَحَدٌقَالَ ابْن مَاجَةَ هَذَا بِمَكَّةَ خَاصَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Ibnu Juraij} dari {Katsir bin Katsir bin Muththalib bin Abu Wada’ah As Sahmi} dari {Ayahnya} dari {Al Muththalib} berkata Aku melihat Rasulullah saw. bila selesai melakukan thawaf yang ke tujuh, beliau datang dan shalat di belakang rukun di ujung tempat thawaf dan tidak ada seseorang pun yang menghalanginya diantara beliau dan orang yang sedang thawaf.” Ibnu Majah berkata “Ini khusus di Mekah.”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2950
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَمْرُو بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ ثَابِتٍ الْعَبْدِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ سَبْعًا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَالَ وَكِيعٌ يَعْنِي عِنْدَ الْمَقَامِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الصَّفَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} dan {Amru bin Abdullah}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Muhammad bin Tsabit Al ‘Abdi} dari {Amru bin Dinar} dari {Ibnu Umar} radliallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah saw. datang ke Makkah, lantas mengerjakan Thawaf di Baitullah tujuh putaran, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat. Waki’ berkata “Shalat ini dilakukan di maqam Ibrahim.” Kemudian beliau keluar menuju Shafa (untuk bersa’i).”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2951
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عُثْمَانَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍأَنَّهُ لَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ طَوَافِ الْبَيْتِ أَتَى مَقَامَ إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا مَقَامُ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ الَّذِي قَالَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ{ وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى }قَالَ الْوَلِيدُ فَقُلْتُ لِمَالِكٍ هَكَذَا قَرَأَهَا{ وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى }قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al ‘Abbas bin ‘Utsman Ad Dimasyqi} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} dari {Malik bin Anas} dari {Ja’far bin Muhammad} dari {Ayahnya} dari {Jabir} radliallahu ‘anhu, ia berkata “Ketika Rasulullah saw. selesai melaksanakan Thawaf di Baitullah, maka beliau mendatangi Maqam Ibrahim. Kemudian ‘Umar radliallahu ‘anhu bertanya ‘Wahai Rasulullah, apakah ini maqam bapak kita (Ibrahim ‘Alaihis Salam) yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah sebutkan dalam firman-Nya: ‘Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.’ (Qs. Al Baqarah 2:125)” Al Walid berkata ‘Aku bertanya kepada Malik ‘Beginikah Umar membacanya ‘Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim sebagai tempat Shalat? ‘ Malik menjawab ‘Ya.’
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 2952
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ وَأَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ ابْنُ مَهْدِيٍّ قَالَا حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ زَيْنَبَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّهَا مَرِضَتْ فَأَمَرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَطُوفَ مِنْ وَرَاءِ النَّاسِ وَهِيَ رَاكِبَةٌ قَالَتْ فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَى الْبَيْتِ وَهُوَ يَقْرَأُ وَالطُّورِ وَكِتَابٍ مَسْطُورٍقَالَ ابْن مَاجَةَ هَذَا حَدِيثُ أَبِي بَكْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Mu’alla bin Manshur} Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Manshur} dan {Ahmad bin Sinan}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Muhammad bin Abdurrahman bin Naufal} dari {‘Urwah} dari {Zainab} dari {Ummu Salamah} radliallahu ‘anha, bahwa ia ditimpa sakit, maka Rasulullah saw. memerintahkannya untuk berthawaf di belakang jama’ah sambil berkendara. Ummu Salamah berkata “Aku melihat Rasulullah saw. Shalat menghadap ke Baitullah seraya membaca: WA THUUR WA KITAABI MASTHUUR.’ QS.Ath Tuur 52: 1-2).” Ibnu Majah berkata Ini hadits dari Abu Bakar.”