Meminta Ijin
Sunan Darimi | Hadits No. : 2535
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ وَوَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ قَالَا حَدَّثَنَا هِشَامٌ هُوَ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ مِنْ النِّسَاءِ وَقَالَ أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ قَالَ فَأَخْرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فُلَانًا وَأَخْرَجَ عُمَرُ فُلَانًا أَوْ فُلَانَةً قَالَ عَبْد اللَّهِ فَأَشُكُّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} dan {Wahb bin Jarir} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Hisyam}, ia adalah Ad Dastawa`i, dari {Yahya} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki. Beliau bersabda: “Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian.” Ia mengatakan Nabi saw. pernah mengusir si Fulan dan Umar pernah mengusir si Fulan atau Fulanah. Abdullah berkata Aku ragu.
Sunan Darimi | Hadits No. : 2536
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ زُرْعَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ الصُّفَّةِ قَالَ جَلَسَ عِنْدَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفَخِذِي مُنْكَشِفَةٌ فَقَالَ خَمِّرْ عَلَيْكَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Al Mubarak} telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Abu An Nadlr} dari {Zur’ah bin Abdurrahman} dari {ayahnya}, ia adalah seorang sahabat ahlu suffah, ia berkata Rasulullah saw. pernah duduk di dekat kami sementara pahaku terbuka, beliau bersabda: “Tutuplah, tidakkah engkau tahu bahwa paha itu aurat?”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2537
أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ نِسْوَةٌ مِنْ أَهْلِ حِمْصَ يَسْتَفْتِينَهَا فَقَالَتْ لَعَلَّكُنَّ مِنْ النِّسْوَةِ اللَّاتِي يَدْخُلْنَ الْحَمَّامَاتِ قُلْنَ نَعَمْ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ امْرَأَةٍ تَضَعُ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا إِلَّا هَتَكَتْ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ عَائِشَةَ هَذَا الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Amr bin Murrah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} ia berkata Beberapa wanita penduduk Himsh masuk ke rumah Aisyah meminta fatwa kepadanya, lalu ia mengatakan Boleh jadi kalian adalah kaum wanita yang sering memasuki tempat pemandian. Mereka menjawab Ya. Ia mengatakan Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang wanita meletakkan bajunya selain di rumah suaminya kecuali ia telah menghancurkan apa yang ada di antara ia dan Allah.” Abu Muhammad berkata Telah mengabarkan hadits ini kepada kami {Ubaidullah} dari {Isra`il} dari {Manshur} dari {Salim} dari {Abu Al Malih} dari {Aisyah}.
Sunan Darimi | Hadits No. : 2538
أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُقِيمُ الرَّجُلُ يَعْنِي أَخَاهُ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ يَقْعُدُ فِيهِ وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا وَتَوَسَّعُوا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadldlal} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah seseorang membangunkan saudaranya dari tempat duduknya, kemudian ia duduk di tempat itu, tetapi lapangkanlah dan luaskanlah (merapatlah) kalian.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2539
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ أَوْ الرَّجُلُ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} telah menceritakan kepada kami {Suhail} dari {ayahnya} dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berdiri dari tempat duduknya kemudian kembali lagi, maka ia yang paling berhak atas tempat duduk itu.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2540
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِنَاسٍ جُلُوسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ إِنْ كُنْتُمْ لَا بُدَّ فَاعِلِينَ فَاهْدُوا السَّبِيلَ وَأَفْشُوا السَّلَامَ وَأَعِينُوا الْمَظْلُومَ قَالَ شُعْبَةُ لَمْ يَسْمَعْ هَذَا الْحَدِيثَ أَبُو إِسْحَقَ مِنْ الْبَرَاءِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Al Bara`} bahwa Rasulullah saw. pernah melewati sekelompok orang-orang Anshar yang sedang duduk-duduk. Lalu beliau mengatakan: “Jika kalian tidak bisa untuk meninggalkan ini (kebiasaan duduk-duduk di pinggir jalan), maka tunjukkanlah jalan (orang yang lewat), tebarkanlah salam, dan tolonglah orang-orang yang teraniaya.” Syu’bah berkata Abu Ishaq tidak mendengar hadits ini dari Al Bara`.
Sunan Darimi | Hadits No. : 2541
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ الزُّهْرِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَلْقِيًا فِي الْمَسْجِدِ وَاضِعًا إِحْدَى رِجْلَيْهِ عَلَى الْأُخْرَى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad bin Abu Khalaf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} ia berkata Aku mendengar {Az Zuhri} menceritakan dari {Abbad bin Tamim} dari {pamannya} ia berkata Aku melihat Rasulullah saw. berbaring di masjid, seraya meletakkan salah satu kakinya di atas kaki yang lain.
Sunan Darimi | Hadits No. : 2542
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كُنْتُمْ ثَلَاثَةً فَلَا يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ صَاحِبِهِمَا فَإِنَّ ذَلِكَ يُحْزِنُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} dari {Al A’masy} dari {Abu Wa`il} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian bertiga maka janganlah dua orang (dari kalian) berbisik-bisik tanpa menyertakan teman yang lain, karena hal itu dapat membuatnya sedih.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2543
حَدَّثَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ أَبِي هَاشِمٍ عَنْ رُفَيْعٍ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ لَمَّا كَانَ بِأَخَرَةٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي الْمَجْلِسِ فَأَرَادَ أَنْ يَقُومَ قَالَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ لَتَقُولُ الْآنَ كَلَامًا مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا خَلَا فَقَالَ هَذَا كَفَّارَةٌ لِمَا يَكُونُ فِي الْمَجَالِسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj}, yakni Ibnu Dinar, dari {Abu Hasyim} dari {Rufai’ Abu Al ‘Aliyah} dari {Abu Barzah Al Aslami} ia berkata Ketika di penghujung majlis, ketika Rasulullah saw. duduk di suatu majlis lalu hendak berdiri, beliau mengucapkan: SUBHANAKA ALLAHUMMA WA BIHAMDIKA ASYHADU ALLA ILAAHA ILLA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUBU ILAIK (Maha Suci Engkau, Ya Allah, dengan memujiMu, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang hak selain Engkau. Aku memohon ampunan kepadaMu dan aku bertaubat kepadaMu).” Mereka bertanya Wahai Rasulullah, engkau mengatakan perkataan yang tidak pernah engkau katakan sebelumnya. Beliau menjawab: “(Doa) ini merupakan kafarat bagi dosa-dosa yang pernah terjadi di majlis-majlis.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 2544
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَخِيهِ عِيسَى عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَاطِسُ يَقُولُ الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَيَقُولُ الَّذِي يُشَمِّتُهُ يَرْحَمُكُمْ اللَّهُ وَيَرُدُّ عَلَيْهِ يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id bin Amir} dari {Syu’bah} dari {Muhammad bin Abdurrahman bin Abu Laila} dari saudaranya, {Isa}, dari ayahnya, {Abdurrahman bin Abu Laila}, dari {Abu Ayyub Al Anshari} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Orang yang bersin hendaklah mengucapkan ALHAMDULILLAH ‘ALA KULLI HAL (segala puji bagi Allah pada setiap keadaan), sementara orang yang mendoakan hendaklah mengucapkan YARHAMUKUMULLAH (semoga Allah merahmatimu), lalu orang yang bersin itu menjawab YAHDIKUMULLAH WA YUSHLIH BALAKUM (semoga Allah menunjukimu dan memperbaiki keadaanmu) ”