Minuman
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3244
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ وَفُضَيْلُ بْنُ عَبْدُ الْوَهَّابِ السُّكَّرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ كَثِيرِ بْنِ شِنْظِيرٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِرَفَعَهُ قَالَ وَاكْفِتُوا صِبْيَانَكُمْ عِنْدَ الْعِشَاءِ وَقَالَ مُسَدَّدٌ عِنْدَ الْمَسَاءِ فَإِنَّ لِلْجِنِّ انْتِشَارًا وَخَطْفَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} dan {Fudlail bin Abdul Wahhab As Sukkari} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Katsir bin Syinzhir} dari {‘Atha} dari {Jabir bin Abdullah} dan ia memarfu’kan hadits tersebut, ia berkata, “Laranglah anak-anak kalian berkeliaran ketika waktu isya’.” Musaddad menyebutkan, “Ketika sore hari, karena setan berkeliaran dan merampas dengan cepat.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3245
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَسْقَى فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَلَا نَسْقِيكَ نَبِيذًا قَالَ بَلَى قَالَ فَخَرَجَ الرَّجُلُ يَشْتَدُّ فَجَاءَ بِقَدَحٍ فِيهِ نَبِيذٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا خَمَّرْتَهُ وَلَوْ أَنْ تَعْرِضَ عَلَيْهِ عُودًاقَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ الْأَصْمَعِيُّ تَعْرِضُهُ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Jabir} ia berkata, “Saat kami bersama Nabi saw., beliau minta diambilkan air minum. Lalu seorang laki-laki bertanya, “Maukah jika tuan kami beri perasan nabidz (minuman hasil peraman)? Beliau menjawab: “Ya.” Jabir berkata, “Kemudian orang tersebut keluar dengan cepat dan datang kembali membawa bejana berisi minuman hasil peraman. Nabi saw. lalu bertanya: “Tidakkah engkau menutupnya walaupun hanya dengan merintangkan sebatang ranting di atasnya?” Abu Daud berkata, “Al Ashma’i menyebutkan, “Merintangkan di atasnya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3246
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُسْتَعْذَبُ لَهُ الْمَاءُ مِنْ بُيُوتِ السُّقْيَاقَالَ قُتَيْبَةُ هِيَ عَيْنٌ بَيْنَهَا وَبَيْنَ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Manshur} dan {Abdullah bin Muhammad An Nufaili} dan {Qutaibah bin Sa’id} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muhammad} dari {Hisyam} dari {Ayahnya} dari {Aisyah} radliallahu ‘anhuma, bahwa Nabi saw. diberi air tawar dari mata air Suqya.” Qutaibah berkata, “Yaitu mata air yang berjarak dua hari dari Madinah.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3184
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبُو حَيَّانَ حَدَّثَنِي الشَّعْبِيُّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عُمَرَ قَالَنَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ يَوْمَ نَزَلَ وَهِيَ مِنْ خَمْسَةِ أَشْيَاءَ مِنْ الْعِنَبِ وَالتَّمْرِ وَالْعَسَلِ وَالْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالْخَمْرُ مَا خَامَرَ الْعَقْلَ وَثَلَاثٌ وَدِدْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُفَارِقْنَا حَتَّى يَعْهَدَ إِلَيْنَا فِيهِنَّ عَهْدًا نَنْتَهِي إِلَيْهِ الْجَدُّ وَالْكَلَالَةُ وَأَبْوَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الرِّبَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Abu Hayyan} telah menceritakan kepadaku {Asy Sya’bi} dari {Ibnu Umar} dari {Umar} ia berkata, “Ketika pengharaman arak turun di hari pengharamannya, arak saat itu terbuat dari lima hal anggur, kurma, madu, gandum, serta jewawut. Dan arak adalah sesuatu yang menutupi akal, dan ada tiga perkara yang aku inginkan Rasulullah saw. tidak meninggalkan kami hingga menjelaskan kepada kami mengenai ketiga perkara tersebut hingga kami memahaminya (warisan) seorang kakek, orang yang tidak memiliki anak dan orang tua, serta beberapa bab mengenai riba.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3185
حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مُوسَى الْخُتَّلِيُّ أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَلَمَّا نَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ قَالَ عُمَرُ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شِفَاءً فَنَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي الْبَقَرَةِ{ يَسْأَلُونَكَ عَنْ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ }الْآيَةَ قَالَ فَدُعِيَ عُمَرُ فَقُرِئَتْ عَلَيْهِ قَالَ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شِفَاءً فَنَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي النِّسَاءِ{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى }فَكَانَ مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ يُنَادِي أَلَا لَا يَقْرَبَنَّ الصَّلَاةَ سَكْرَانُ فَدُعِيَ عُمَرُ فَقُرِئَتْ عَلَيْهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شِفَاءً فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ{ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ }قَالَ عُمَرُ انْتَهَيْنَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin Musa Al Khuttali} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Ja’far} dari {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {‘Amru} dari {Umar bin Al Khathab} ia berkata, “Tatkala telah turun pengharaman arak Umar berkata, “Ya Allah, jelaskan kepada kami mengenai arak dengan penjelasan yang memuaskan.” Kemudian turunlah ayat yang terdapat dalam Surat Al Baqarah (219): ‘(Mereka bertanya kepadamu tentang khamer dan judi…) ‘. ‘Ammar berkata, “Kemudian Umar dipanggil dan dibacakan kepadanya ayat tersebut, ia berkata lagi, “Ya Allah, jelaskan kepada kami mengenai khamer dengan penjelasan yang memuaskan.” Kemudian turunlah ayat yang terdapat pada Surat An Nisaa` (41): ‘(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk…..) ‘ Penyeru Rasulullah saw. apabila shalat telah ditegakkan maka ia berseru, ‘ketahuilah bahwa tidak boleh orang yang mabuk mendekati shalat! ‘ Kemudian Umar dipanggil dan dibacakanlah ayat tersebut kepadanya, lalu ia berkata, “Ya Allah jelaskanlah kepada kami mengenai khamer dengan penjelasan yang memuaskan!” Maka turunlah ayat ini: ‘(….. apakah kalian akan berhenti?) ‘ (Qs. Al Maa`idah: 91) Umar berkata, “Kami telah berhenti.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3186
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَلَيْهِ السَّلَامأَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ دَعَاهُ وَعَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ فَسَقَاهُمَا قَبْلَ أَنْ تُحَرَّمَ الْخَمْرُ فَأَمَّهُمْ عَلِيٌّ فِي الْمَغْرِبِ فَقَرَأَ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ فَخَلَطَ فِيهَا فَنَزَلَتْ{ لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {‘Atha bin As Saib} dari {Abu Abdurrahman As Sulami} dari {Ali bin Abu Thalib} bahwa seorang laki-laki Anshar memanggil dirinya dan Abdurrahman bin ‘Auf, lalu ia memberi mereka minum khamer sebelum khamer diharamkan. Setelah itu Ali mengimami mereka dalam Shalat Maghrib. Ketika ia membaca Surat Al Ikhlash dan terbolak-balik dalam membacanya, maka turunlah ayat: ‘(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 41).
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3187
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيِّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى }وَ{ يَسْأَلُونَكَ عَنْ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ }نَسَخَتْهُمَا الَّتِي فِي الْمَائِدَةِ{ إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ }الْآيَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Muhammad Al Marwazi} telah menceritakan kepada kami {Ali bin Husain} dari {Ayahnya} dari {Yazid An Nahwi} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} ia membaca: ‘(Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk…) ‘ (Qs. An Nisaa`: 41). Dan ayat: ‘(Mereka bertanya kepadamu tentang khamer dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia…..) ‘ (Qs. Al Baqarah: 219), ia berkata, “Kedua ayat tersebut dihapus dan digantikan oleh ayat yang terdapat dalam Surat Al Maaidah: 91: ‘(Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala…) ‘.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3188
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَكُنْتُ سَاقِيَ الْقَوْمِ حَيْثُ حُرِّمَتْ الْخَمْرُ فِي مَنْزِلِ أَبِي طَلْحَةَ وَمَا شَرَابُنَا يَوْمَئِذٍ إِلَّا الْفَضِيخُ فَدَخَلَ عَلَيْنَا رَجُلٌ فَقَالَ إِنَّ الْخَمْرَ قَدْ حُرِّمَتْ وَنَادَى مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْنَا هَذَا مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Tsabit} dari {Anas} ia berkata, “Aku pernah memberi orang-orang minum khamer di waktu khamer telah diharamkan di rumah Abu Thalhah. Ketika itu minuman kami terbuat uii Fadlikh (khamer dari kurma muda). Kemudian ada seorang laki-laki masuk menemui kami dan berkata, ‘sesungguhnya khamer telah diharamkan, dan penyeru Rasulullah saw. telah mengumumkan’, maka kami pun berkata, “Ini adalah penyeru Rasulullah saw.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3189
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعُ بْنُ الْجَرَّاحِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِي عَلْقَمَةَ مَوْلَاهُمْ وَعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْغَافِقِيِّ أَنَّهُمَا سَمِعَا ابْنَ عُمَرَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ اللَّهُ الْخَمْرَ وَشَارِبَهَا وَسَاقِيَهَا وَبَائِعَهَا وَمُبْتَاعَهَا وَعَاصِرَهَا وَمُعْتَصِرَهَا وَحَامِلَهَا وَالْمَحْمُولَةَ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’ bin Al Jarrah} dari {Abdul Aziz bin Umar} dari {Abu ‘Alqamah} mantan budak mereka, dan {Abdurrahman bin Abdullah Al Ghafiqi} bahwa keduanya telah mendengar {Ibnu Umar} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Semoga Allah melaknat khamer, peminumnya, yang menuangkannya, penjualnya, pembelinya, pemerasnya, orang yang diperaskannya, orang yang membawanya dan orang yang dibawakan kepadanya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3190
حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ أَبِي هُبَيْرَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ أَبَا طَلْحَةَ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَيْتَامٍ وَرِثُوا خَمْرًا قَالَ أَهْرِقْهَا قَالَ أَفَلَا أَجْعَلُهَا خَلًّا قَالَ لَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Hazb} telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {As Saddi} dari {Abu Hubairah} dari {Anas bin Malik} bahwa Abu Thalhah bertanya kepada Nabi saw. mengenai anak-anak yatim yang mewarisi khamer. Beliau bersabda: “Tumpahkanlah khamer tersebut!” Abu Thalhah bertanya, “Bolehkah aku jadikan cuka?” Beliau menjawab: “Tidak.”