Qiyamul Lail dan Shalat Sunnah Siang Hari
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1670
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قَالَ لِي ابْنُ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُوتِرُ عَلَى الْبَعِيرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abu Bakr bin ‘Umar bin ‘Abdurrahman bin ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al Khaththab} dari {Sa’id bin Yasar} dia berkata {Ibnu ‘Umar} berkata kepadaku “Rasulullah saw. pernah melaksanakan witir di atas untanya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1671
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوِتْرُ رَكْعَةٌ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin ‘Abdullah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Jarir} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu At Tayyah} dari {Abu Mijlaz} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa Nabi saw. bersabda: “Witir itu satu raka? t pada akhir malam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1672
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَمُحَمَّدٌ قَالَا حَدَّثَنَا ثُمَّ ذَكَرَ كَلِمَةً مَعْنَاهَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوِتْرُ رَكْعَةٌ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dan {Muhammad}, mereka berkata telah menceritakan kepada kami -kemudian dia menyebutkan kalimat yang maknanya- {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Abu Mijlaz} dari {Ibnu ‘Umar} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Witir itu satu raka? t (yang dilaksanakan) pada akhir malam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1673
أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَفَّانَ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ قَالَ مَثْنَى مَثْنَى وَالْوِتْرُ رَكْعَةٌ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hasan bin Muhammad} dari {‘Affan} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammam} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {‘Abdullah bin Syaqiq} dari {Ibnu ‘Umar} bahwa seorang badui bertanya kepada Rasulullah saw. tentang shalat malam? Lalu beliau bersabda: “Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat, sedangkan shalat witir satu rakaat pada akhir malam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1674
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَنْصَرِفَ فَارْكَعْ بِوَاحِدَةٍ تُوتِرُ لَكَ مَا قَدْ صَلَّيْتَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ar Rabi’ bin Sulaiman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Ibrahim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {‘Amru bin Al Harits} dari {‘Abdurrahman bin Al Qasim}, telah menceritakan kepadanya {bapaknya} dari {‘Abdullah bin ‘Umar} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Shalat malam dua rakaat-dua rakaat. jika kamu hendak menyelesaikan maka shalatlah satu rakaat, sebagai witir bagi shalat yang telah kamu kerjakan.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1675
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى وَالْوِتْرُ رَكْعَةٌ وَاحِدَةٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Ziyad} dari {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} dia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat, dan shalat witir itu satu rakaat’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1676
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيَ أَحَدُكُمْ الصُّبْحَ صَلَّى رَكْعَةً وَاحِدَةً تُوتِرُ لَهُ مَا قَدْ صَلَّى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dan {Al Harits bin Miskin} secara baca dan aku mendengarnya lafazh ini darinya, dari {Ibnul Qasim} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Nafi’} dan {‘Abdullah bin Dinar} dari {‘Abdullah bin ‘Umar} bahwa ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rasulullah saw. tentang shalat malam? Lalu Rasulullah saw. pun bersabda: “Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir datangnya waktu shalat Subuh maka hendaklah ia shalat satu rakaat, sebagai witir untuk shalat yang telah dikerjakan.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1677
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ فَضَالَةَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ وَهُوَ ابْنُ سَلَّامٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَنَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ صَلَاةُ اللَّيْلِ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ فَإِذَا خِفْتُمْ الصُّبْحَ فَأَوْتِرُوا بِوَاحِدَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Fadhalah bin Ibrahim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mubarak} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Sallam} dari {Yahya bin Abu Katsir} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dan {Nafi’} dari {Ibnu ‘Umar} dari Rasulullah saw., bahwa ia (Ibnu Umar) mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Shalat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika kalian khawatir dengan datangnya waktu shalat Subuh, maka shalatlah witir satu rakaat.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1678
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ مِنْهَا بِوَاحِدَةٍ ثُمَّ يَضْطَجِعُ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Manshur} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrahman} dia berkata {Malik} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah} dari {‘Aisyah} Bahwa Nabi saw. shalat malam sebelas rakaat, dengan shalat witir satu rakaat. kemudian berbaring miring ke sebelah kanan.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1679
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُسَأَلَ عَائِشَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ قَالَتْ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنَامُ قَبْلَ أَنْ تُوتِرَ قَالَ يَا عَائِشَةُ إِنَّ عَيْنِي تَنَامُ وَلَا يَنَامُ قَلْبِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dan {Al Harits bin Miskin} secara baca dan aku mendengarnya, lafazh ini darinya dari {Ibnul Qasim} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dia mengabarkan kepadanya bahwa dia pernah bertanya kepada {Aisyah} tentang cara shalat Rasulullah saw. pada bulan Ramadhan? Lalu Aisyah menjawab “Rasulullah saw. tidak pernah shalat lebih dari sebelas rakaat, tidak pada bulan Ramadlan dan juga bulan lainnya. Beliau saw. shalat empat rakaat, kamu jangan bertanya tentang baik dan lamanya. Kemudian shalat empat rakaat lagi, juga kamu jangan bertanya tentang baik dan lamanya, lalu Beliau shalat witir tiga rakaat’.” Aisyah berkata “Wahai Rasulullah saw., apakah engkau tidur sebelum shalat witir?” Beliau bersabda: ‘Wahai Aisyah, mataku tidur namun hatiku tidak tidur.’