Qiyamul Lail dan Shalat Sunnah Siang Hari
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1760
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَأَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ قَالَتْ كَانَ يُصَلِّي ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي ثَمَانَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ يُوتِرُ ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ قَامَ فَرَكَعَ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Abu Salamah} bahwa dia bertanya kepada Aisyah tentang shalat Rasulullah saw. pada malam hari? Lalu {Aisyah} menjawab “Beliau mengerjakan shalat tiga belas rakaat beliau shalat delapan rakaat kemudian witir. Lalu shalat dua rakaat sambil duduk. Jika hendak ruku’ maka beliau berdiri lalu ruku’. Beliau juga shalat dua rakaat diantara adzan dan iqamah shalat Subuh.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1761
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَثَّامُ بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ إِذَا سَمِعَ الْأَذَانَ وَيُخَفِّفُهُمَاقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ هَذَا حَدِيثٌ مُنْكَرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Nashr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Amr bin Muhammad} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Atstsam bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata Nabi saw. shalat dua rakaat fajar jika beliau mendengar adzan dan beliau meringankannya. Abu Abdurrahman berkata ‘Ini adalah hadits mungkar.’
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1762
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَأَنَّ شُرَيْحًا الْحَضْرَمِيَّ ذُكِرَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَتَوَسَّدُ الْقُرْآنَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} dia berkata telah mengabarkan kepadaku {As Saib bin Yazid}, bahwa Rasulullah saw. pernah diceritakan perihal Syuraih Al Hadlrami, lalu beliau saw. bersabda “Dia tidak berbantalkan Al Qur’an.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1763
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ رَجُلٍ عِنْدَهُ رِضًى أَخْبَرَهُ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَخْبَرَتْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ امْرِئٍ تَكُونُ لَهُ صَلَاةٌ بِلَيْلٍ فَغَلَبَهُ عَلَيْهَا نَوْمٌ إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَجْرَ صَلَاتِهِ وَكَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Sa’id bin Jubair} dari {seseorang yang lapang hatinya}, dia mengabarkan kepadanya dari {‘Aisyah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seseorang yang biasa shalat malam lalu ia dikalahkan oleh tidurnya melainkan Allah akan menuliskan pahala shalatnya, dan tidurnya merupakan sedekah baginya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1764
أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَتْ لَهُ صَلَاةٌ صَلَّاهَا مِنْ اللَّيْلِ فَنَامَ عَنْهَا كَانَ ذَلِكَ صَدَقَةً تَصَدَّقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ وَكَتَبَ لَهُ أَجْرَ صَلَاتِهِأَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ أَبُو جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ لَيْسَ بِالْقَوِيِّ فِي الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Dawud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sulaiman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ja’far Ar Razi} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Al Aswad bin Yazid} dari {‘Aisyah} dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa biasa mengerjakan shalat malam, lalu ia tertidur (tidak sempat shalat), maka tidurnya tersebut merupakan sedekah yang Allah Azza wa Jalla sedekahkan kepadanya, dan Allah menuliskan pahala baginya.” Telah mengabarkan {Ahmad bin Nashr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Bukair} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Abu Ja’far Ar Raazi} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Aisyah} bahwa Rasulullah saw. bersabda, -kemudian dia menyebutkan Hadits di atas-. Abu Abdurrahman berkata Abu Ja’far Ar Raazi, orangnya lemah.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1765
أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِيَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَى فِرَاشَهُ وَهُوَ يَنْوِي أَنْ يَقُومَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ حَتَّى أَصْبَحَ كُتِبَ لَهُ مَا نَوَى وَكَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّخَالَفَهُ سُفْيَانُ أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ عَبْدَةَ قَالَ سَمِعْتُ سُوَيْدَ بْنَ غَفَلَةَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَأَبِي الدَّرْدَاءِ مَوْقُوفًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin ‘Abdullah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain bin ‘Ali} dari {Zaidah} dari {Sulaiman} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {‘Abdah bin Abu Lubabah} dari {Suwaid bin Ghafalah} dari {Abu Ad Darda’} yang sampai kepada Nabi saw. beliau bersabda: “Barangsiapa yang hendak tidur dan ia berniat untuk shalat malam, lalu ia tertidur hingga datang waktu subuh maka ia mendapat pahala apa yang ia niatkan, dan tidurnya adalah sedekah baginya dari Allah Azza wa Jalla.” Sufyan menyelisihinya. Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nasr} ia berkata Telah menceritakan kepada kami {Abdullah} ia berkata dari {Sufyan Attsauri} dari {Abdah} ia berkata, Aku mendengar {Suwaid bin Ghaflah} dari {Abu Dzar} dan {Abu Darda’} secara mauquf.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1766
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا لَمْ يُصَلِّ مِنْ اللَّيْلِ مَنَعَهُ مِنْ ذَلِكَ نَوْمٌ أَوْ وَجَعٌ صَلَّى مِنْ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Qatadah} dari {Zurarah} dari {Sa’ad bin Hisyam} dari {‘Aisyah} bahwa apabila Rasulullah saw. tidak mengerjakan shalat malam karena tertidur atau sakit, maka beliau saw. shalat dua belas rakaat pada siang harinya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1767
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو صَفْوَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ وَعُبَيْدَ اللَّهِ أَخْبَرَاهُ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَبْدٍ الْقَارِيَّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ عَنْ حِزْبِهِ أَوْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ فَقَرَأَهُ فِيمَا بَيْنَ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الظُّهْرِ كُتِبَ لَهُ كَأَنَّمَا قَرَأَهُ مِنْ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Shafwan ‘Abdullah bin Sa’id bin ‘Abdul Malik bin Marwan} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} bahwasanya {As Saib bin Yazid} dan {‘Ubaidullah} mengabarkan kepadanya, dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} berkata Aku mendengar {‘Umar bin Al Khaththab} berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadhanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka dituliskan baginya pahala seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1768
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ عَنْ حِزْبِهِ أَوْ قَالَ جُزْئِهِ مِنْ اللَّيْلِ فَقَرَأَهُ فِيمَا بَيْنَ صَلَاةِ الصُّبْحِ إِلَى صَلَاةِ الظُّهْرِ فَكَأَنَّمَا قَرَأَهُ مِنْ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} bahwasanya {‘Umar bin Al Khaththab} berkata “Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadlanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1769
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَمَنْ فَاتَهُ حِزْبُهُ مِنْ اللَّيْلِ فَقَرَأَهُ حِينَ تَزُولُ الشَّمْسُ إِلَى صَلَاةِ الظُّهْرِ فَإِنَّهُ لَمْ يَفُتْهُ أَوْ كَأَنَّهُ أَدْرَكَهُرَوَاهُ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ مَوْقُوفًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik} dari {Dawud bin Al Hushain} dari {Al A’raj} dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} bahwasanya {‘Umar bin Al Khaththab} berkata dia berkata “Barangsiapa kehilangan kesempatan pada malam hari, lalu ia mengqadlanya ketika matahari tergelincir sampai shalat Zhuhur, maka ia tidak kehilangannya atau seolah-olah ia mendapatkannya.” Abdurrahman bin Auf telah meriwayatkannya secara mauquf.