Qiyamul Lail dan Shalat Sunnah Siang Hari
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1765
أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِيَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَى فِرَاشَهُ وَهُوَ يَنْوِي أَنْ يَقُومَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ حَتَّى أَصْبَحَ كُتِبَ لَهُ مَا نَوَى وَكَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّخَالَفَهُ سُفْيَانُ أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ عَنْ عَبْدَةَ قَالَ سَمِعْتُ سُوَيْدَ بْنَ غَفَلَةَ عَنْ أَبِي ذَرٍّ وَأَبِي الدَّرْدَاءِ مَوْقُوفًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin ‘Abdullah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain bin ‘Ali} dari {Zaidah} dari {Sulaiman} dari {Habib bin Abu Tsabit} dari {‘Abdah bin Abu Lubabah} dari {Suwaid bin Ghafalah} dari {Abu Ad Darda’} yang sampai kepada Nabi saw. beliau bersabda: “Barangsiapa yang hendak tidur dan ia berniat untuk shalat malam, lalu ia tertidur hingga datang waktu subuh maka ia mendapat pahala apa yang ia niatkan, dan tidurnya adalah sedekah baginya dari Allah Azza wa Jalla.” Sufyan menyelisihinya. Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nasr} ia berkata Telah menceritakan kepada kami {Abdullah} ia berkata dari {Sufyan Attsauri} dari {Abdah} ia berkata, Aku mendengar {Suwaid bin Ghaflah} dari {Abu Dzar} dan {Abu Darda’} secara mauquf.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1766
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا لَمْ يُصَلِّ مِنْ اللَّيْلِ مَنَعَهُ مِنْ ذَلِكَ نَوْمٌ أَوْ وَجَعٌ صَلَّى مِنْ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Qatadah} dari {Zurarah} dari {Sa’ad bin Hisyam} dari {‘Aisyah} bahwa apabila Rasulullah saw. tidak mengerjakan shalat malam karena tertidur atau sakit, maka beliau saw. shalat dua belas rakaat pada siang harinya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1767
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو صَفْوَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ وَعُبَيْدَ اللَّهِ أَخْبَرَاهُ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَبْدٍ الْقَارِيَّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ عَنْ حِزْبِهِ أَوْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ فَقَرَأَهُ فِيمَا بَيْنَ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الظُّهْرِ كُتِبَ لَهُ كَأَنَّمَا قَرَأَهُ مِنْ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Shafwan ‘Abdullah bin Sa’id bin ‘Abdul Malik bin Marwan} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} bahwasanya {As Saib bin Yazid} dan {‘Ubaidullah} mengabarkan kepadanya, dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} berkata Aku mendengar {‘Umar bin Al Khaththab} berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadhanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka dituliskan baginya pahala seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1768
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَامَ عَنْ حِزْبِهِ أَوْ قَالَ جُزْئِهِ مِنْ اللَّيْلِ فَقَرَأَهُ فِيمَا بَيْنَ صَلَاةِ الصُّبْحِ إِلَى صَلَاةِ الظُّهْرِ فَكَأَنَّمَا قَرَأَهُ مِنْ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} bahwasanya {‘Umar bin Al Khaththab} berkata “Barangsiapa tertidur dari shalat sunnah malam, lalu ia mengqadlanya diantara waktu shalat Fajar dan shalat Zhuhur, maka seolah-olah ia mengerjakannya pada malam hari tersebut’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1769
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيِّ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَمَنْ فَاتَهُ حِزْبُهُ مِنْ اللَّيْلِ فَقَرَأَهُ حِينَ تَزُولُ الشَّمْسُ إِلَى صَلَاةِ الظُّهْرِ فَإِنَّهُ لَمْ يَفُتْهُ أَوْ كَأَنَّهُ أَدْرَكَهُرَوَاهُ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ مَوْقُوفًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik} dari {Dawud bin Al Hushain} dari {Al A’raj} dari {‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari} bahwasanya {‘Umar bin Al Khaththab} berkata dia berkata “Barangsiapa kehilangan kesempatan pada malam hari, lalu ia mengqadlanya ketika matahari tergelincir sampai shalat Zhuhur, maka ia tidak kehilangannya atau seolah-olah ia mendapatkannya.” Abdurrahman bin Auf telah meriwayatkannya secara mauquf.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1770
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَمَنْ فَاتَهُ وِرْدُهُ مِنْ اللَّيْلِ فَلْيَقْرَأْهُ فِي صَلَاةٍ قَبْلَ الظُّهْرِ فَإِنَّهَا تَعْدِلُ صَلَاةَ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah} dari {Syu’bah} dari {Sa’d bin Ibrahim} dari {Humaid bin ‘Abdurrahman} dia berkata “Barangsiapa kehilangan kesempatan shalat pada malam hari maka hendaklah ia mengerjakannya sebelum Zhuhur, itu menyamai shalat malam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1771
أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مَنْصُورِ بْنِ جَعْفَرٍ النَّيْسَابُورِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ثَابَرَ عَلَى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ دَخَلَ الْجَنَّةَ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Husain bin Manshur bin Ja’far An Naisaburi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Sulaiman} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Mughirah bin Ziyad} dari {‘Atha} dari {‘Aisyah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat secara kontinyu pada malam dan siang, maka dia akan masuk surga. Empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib dan dua rakaat setelah Isya, serta dua rakaat sebelum Fajar.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1772
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو يَحْيَى إِسْحَقُ بْنُ سُلَيْمَانَ الرَّازِيُّ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ثَابَرَ عَلَى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Yahya} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Yahya Ishaq bin Sulaiman Ar Razi} dari {Al Mughirah bin Ziyad} dari {‘Atha bin Abu Rabah} dari {‘Aisyah Radliallahu? nha} dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat secara kontinyu, maka Allah Azza wa Jalla akan membangunkan rumah untuknya di dalam surga. Empat rakaat sebelum Zhuhur dan dua rakaat sesudah Zhuhur, dua rakaat setelah Maghrib dan dua rakaat setelah Isya, serta dua rakaat sebelum Fajar.’
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1773
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْدَانَ بْنِ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ أُخْبِرْتُ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ أَبِي سُفْيَانَ قَالَتْسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَكَعَ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمِهِ وَلَيْلَتِهِ سِوَى الْمَكْتُوبَةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بِهَا بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ma’dah bin ‘Isa} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin A’yan} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’qil} dari {‘Atha} dia berkata Aku diberi kabar bahwasanya {Ummu Habibah bintu Abu Sufyan} berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Barangsiapa mengerjakan dua belas rakaat pada siang dan malamnya selain shalat wajib, Allah membangunkan baginya sebuah rumah di surga’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1774
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ قُلْتُ لِعَطَاءٍبَلَغَنِي أَنَّكَ تَرْكَعُ قَبْلَ الْجُمُعَةِ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مَا بَلَغَكَ فِي ذَلِكَ قَالَ أُخْبِرْتُ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ حَدَّثَتْ عَنْبَسَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَكَعَ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ سِوَى الْمَكْتُوبَةِ بَنَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Ibrahim bin Al Hasan} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} dia berkata {Ibnu Juraij} berkata “Aku berkata kepada {Atha’}, ‘Telah sampai kepadaku bahwa engkau shalat dua belas rakaat sebelum shalat Jum’at! Apa yang telah sampai kepadamu? ‘ Ia menjawab `Aku diberitahu bahwa {Ummu Habibah} menceritakan kepada Anbasah bin Abu Sufyan bahwa Nabi saw. pernah bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat pada siang dan malamnya selain shalat wajib, maka Allah Azza wa Jalla akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”