Budak

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 2604

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ عِيسَى عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الظَّمَأُ وَكَمْ مِنْ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} dari {Abdurrahman bin Abu Az Zinad} dari {Amr bin Abu Amr} dari {Sa’id bin Al Maqburi} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Berapa banyak orang yang melaksanakan puasa, namun ia tidak mendapatkan apapun dari puasanya kecuali dahaga. Berapa banyak orang yang beribadah di malam hari, namun ia tidak mendapatkan apapun dari ibadanya selain hanya begadang.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2605

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ ابْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ عَنْ عِيسَى بْنِ هِلَالٍ الصَّدَفِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ ذَكَرَ الصَّلَاةَ يَوْمًا فَقَالَ مَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَتْ لَهُ نُورًا وَبُرْهَانًا وَنَجَاةً مِنْ النَّارِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهَا لَمْ تَكُنْ لَهُ نُورًا وَلَا نَجَاةً وَلَا بُرْهَانًا وَكَانَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ قَارُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} ia adalah Ibnu Abu Ayyub, ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Ka’ab bin ‘Alqamah} dari {Isa bin Hilal Ash Shadafi} dari {Abdullah bin Amr} dari Nabi saw. bahwa suatu hari beliau menyebutkan tentang shalat. Beliau bersabda: “Barangsiapa yang menjaganya (shalat) maka ia akan menjadi cahaya, hujjah dan keselamatan baginya dari neraka pada hari kiamat. Barangsiapa yang tidak menjaganya (shalat) maka ia tidak akan menjadi cahaya, tidak pula keselamatan dan hujjah baginya, dan pada hari kiamat, ia akan bersama Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2606

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ عَجْلَانَ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْغَبُ فِي قِيَامِ اللَّيْلِ حَتَّى قَالَ وَلَوْ رَكْعَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Laits} ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Ibnu ‘Ajlan} dari {Husain bin Abdullah bin Ubaidullah bin Abbas} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. sangat menganjurkan shalat malam hingga beliau mengatakan: “Walaupun hanya satu rakaat.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2607

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عَمْرٍو أَبِي الْمُغِيرَةِ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ فِي لِسَانِي ذَرَبٌ عَلَى أَهْلِي وَلَمْ يَكُنْ يَعْدُهُمْ إِلَى غَيْرِهِمْ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيْنَ أَنْتَ عَنْ الِاسْتِغْفَارِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ قَالَ أَبُو إِسْحَقَ فَحَدَّثْتُ أَبَا بُرْدَةَ وَأَبَا بَكْرٍ ابْنَيْ أَبِي مُوسَى قَالَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Ubaid bin Amr Abu Al Mughirah} dari {Hudzaifah} ia berkata Lidahku tajam terhadap keluargaku, namun tidak kepada orang lain. Lalu aku bertanya kepada Nabi saw., beliau pun bertanya: “Mengapa engkau tidak beristighfar (meminta ampunan kepada Allah)? Sesungguhnya aku beristighfar (meminta ampunan kepada Allah) setiap hari seratus kali.” Abu Ishaq berkata Aku pun menceritakan hadits itu kepada {Abu Buradah} dan {Abu Bakr} keduanya adalah anak Abu Musa, mereka berkata Nabi saw. bersabda: “Aku memohon ampunan kepada Allah setiap hari seratus kali, aku selalu memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepadaNya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2608

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سَلْمِ بْنِ قُتَيْبَةَ عَنْ سُهَيْلٍ الْقُطَعِيِّ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَرَأَ { أَهْلُ التَّقْوَى وَأَهْلُ الْمَغْفِرَةِ } قَالَ قَالَ رَبُّكُمْ أَنَا أَهْلٌ أَنْ أُتَّقَى فَمَنْ اتَّقَانِي فَأَنَا أَهْلٌ أَنْ أَغْفِرَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Al Mubarak} dari {Salm bin Qutaibah} dari {Suhail Al Qutha’i} dari {Tsabit} dari {Anas} dari Nabi saw. bahwa beliau membaca: (Adalah Rabb yang patut (kita) bertaqwa kepadaNya dan berhak memberi ampunan). Beliau bersabda: “Rabb kalian berfirman: (Aku adalah Rabb yang berhak untuk ditaqwai. Barangsiapa yang bertaqwa kepadaKu, maka Aku adalah Rabb yang berhak memberi ampunan kepadanya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2609

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ كَهْمَسِ بْنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي السَّلِيلِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْلَمُ آيَةً لَوْ أَخَذَ بِهَا النَّاسُ لَكَفَتْهُمْ { وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} dari {Kahmas bin Al Hasan} dari {Abu As Salil} dari {Abu Dzarr} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah ayat yang seandainya orang-orang mengambilnya niscaya ayat itu akan mencukupi mereka, yaitu (Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2610

أَخْبَرَنَا مَنْصُورُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ ابْنُ مُسْلِمِ بْنِ بَانَكَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَوْفِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَائِشُ إِيَّاكِ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ فَإِنَّ لَهَا مِنْ اللَّهِ طَالِبًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Manshur bin Salamah} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} ia adalah Ibnu Muslim bin Banak, dari {Malik} dari {Amir bin Abdullah bin Az Zubair} dari {‘Auf bin Al Harits} dari {Aisyah} ia berkata Rasulullah saw. mengatakan kepadaku: “Wahai Aisyah, takutlah engkau terhadap dosa-dosa kecil, karena dosa-dosa kecil itu akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2611

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مَسْعَدَةَ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mas’adah Al Bahili} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Anas} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Setiap anak cucu Adam itu melakukan kesalahan dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2612

أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ النُّعْمَانِ هُوَ ابْنُ بَشِيرٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَافَرَ رَجُلٌ فِي أَرْضٍ تَنُوفَةٍ فَقَالَ تَحْتَ شَجَرَةٍ وَمَعَهُ رَاحِلَتُهُ عَلَيْهَا زَادُهُ وَطَعَامُهُ فَاسْتَيْقَظَ وَقَدْ ذَهَبَتْ رَاحِلَتُهُ فَعَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَ شَيْئًا ثُمَّ عَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَ شَيْئًا ثُمَّ عَلَا شَرَفًا فَلَمْ يَرَ شَيْئًا قَالَ فَالْتَفَتَ فَإِذَا هُوَ بِهَا تَجُرُّ خِطَامَهَا فَمَا هُوَ بِأَشَدَّ فَرَحًا بِهَا مِنْ اللَّهِ بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ إِذَا تَابَ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {An Nadlr bin Syumail} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Simak bin Harb} dari {An Nu’man} ia adalah Ibnu Basyir, bahwa ia mendengarnya mengatakan Rasulullah saw. bersabda: “Dulu ada seorang musafir berada di tanah gersang. Lalu Ia tidur di bawah pohon. Ketika itu ia membawa hewan tunggangan yang memuat perbekalan dan makanannya. Ketika bangun, hewan tunggangannya telah pergi. Ia pun naik ke tempat yang tinggi, namun ia tidak melihat apapun. Kemudian ia naik ke tempat lain yang tinggi, ia pun tidak melihat apapun. Kemudian ia kembali naik ke tempat tinggi, ia pun tidak melihat apapun.” Beliau melanjutkan: “Setelah itu ia menoleh ternyata hewan itu ada, dan sedang menarik-narik tali kekangnya. Rasa gembiranya ketika itu tidak melebihi rasa gembiranya Allah karena taubat bambaNya, ketika ia bertaubat kepadanya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2613

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي يَعْلَى عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَطَّ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطًّا مُرَبَّعًا ثُمَّ خَطَّ وَسَطَهُ خَطًّا ثُمَّ خَطَّ حَوْلَهُ خُطُوطًا وَخَطَّ خَطًّا خَارِجًا مِنْ الْخَطِّ فَقَالَ هَذَا الْإِنْسَانُ لِلْخَطِّ الْأَوْسَطِ وَهَذَا الْأَجَلُ مُحِيطٌ بِهِ وَهَذِهِ الْأَعْرَاضُ لِلْخُطُوطِ فَإِذَا أَخْطَأَهُ وَاحِدٌ نَهَشَهُ الْآخَرُ وَهَذَا الْأَمَلُ لِلْخَطِّ الْخَارِجِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} dari {ayahnya} dari {Abu Ya’la} dari {Ar Rabi’ bin Khutsaim} dari {Abdullah} ia berkata Rasulullah saw. pernah membuatkan kami garis berbentuk persegi empat. Kemudian beliau membuat sebuah garis di tengahnya, lalu membuat beberapa garis di sekitarnya dan membuat sebuah garis yang berada di luar garis tengah itu. Beliau pun bersabda: “Ini adalah manusia, yaitu garis tengah, ini adalah ajal yang mengelilingnya. Ini adalah hal-hal yang akan terjadi (pada manusia, berupa bala`, ujian, dan cobaan sewaktu di dunia) pada garis-garis ini. Jika tidak terkena satu garis, maka akan digigit (terkena) garis yang lain (bala’ dan cobaan itu akan selalu datang silih berganti tanpa henti). Dan ini adalah harapan, yaitu garis yang berada di luar.”