Janazah
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1945
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى لِلنَّاسِ النَّجَاشِيَّ الْيَوْمَ الَّذِي مَاتَ فِيهِ ثُمَّ خَرَجَ بِهِمْ إِلَى الْمُصَلَّى فَصَفَّ بِهِمْ فَصَلَّى عَلَيْهِ وَكَبَّرَ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Naslr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdullah} dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. memberitahukan kematian An Najazyi kepada orang-orang di hari kematiannya, beliau keluar bersama mereka ke tempat shalat, lalu berbaris, kemudian melaksanakan shalat atasnya dan bertakbir empat kali takbir.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1946
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَنَعَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّجَاشِيَّ لِأَصْحَابِهِ بِالْمَدِينَةِ فَصَفُّوا خَلْفَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ وَكَبَّرَ أَرْبَعًاقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ ابْنُ الْمُسَيَّبِ إِنِّي لَمْ أَفْهَمْهُ كَمَا أَرَدْتَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} dia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dan {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata “Rasulullah saw. memberitahukan kematian An Najasyi kepada para sahabat di Madinah, lalu mereka berbaris di belakang beliau, kemudian menshalatinya dan bertakbir empat kali.” Abu Abdurrahman berkata ‘Aku belum mengerti tentang Ibnu Musayyab sebagaimana yang kamu maksudkan.’
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1947
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَخَاكُمْ قَدْ مَاتَ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَيْهِ فَصَفَفْنَا عَلَيْهِ صَفَّيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Hujr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Isma’il} dari {Ayyub} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Rasulullah saw. bersabda: ” Saudara kalian telah meninggal dunia, berdirilah dan laksanakanlah shalat atasnya.” Lalu mereka berbaris menjadi dua barisan.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1948
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ شُعْبَةَ يَقُولُ السَّاعَةَ يَخْرُجُ السَّاعَةَ يَخْرُجُ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنْتُ فِي الصَّفِّ الثَّانِي يَوْمَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى النَّجَاشِيِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin ‘Ali} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} Aku mendengar {Syu’bah} berkata “Sekarang Abu Jubair akan keluar (dari rumahnya), sekarang Abu Jubair akan keluar (dari rumahnya). Telah menceritakan kepada kami {Abu Az Zubair} dari {Jabir} dia berkata “Aku berada di barisan kedua di hari ketika Rasulullah saw. menshalati An Najasyi.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1949
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَخَاكُمْ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَيْهِ قَالَ فَقُمْنَا فَصَفَفْنَا عَلَيْهِ كَمَا يُصَفُّ عَلَى الْمَيِّتِ وَصَلَّيْنَا عَلَيْهِ كَمَا يُصَلَّى عَلَى الْمَيِّتِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadldlal} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Abul Muhallab} dari {‘Imran bin Hushain} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: ” Saudara kalian meninggal dunia, berdirilah dan laksanakanlah shalat atasnya.” Ia berkata: “Lalu kami berbaris seperti saat berbaris untuk menshalati mayit dan kami menshalatinya seperti menshalati mayit.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1950
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أُمِّ كَعْبٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ فِي وَسَطِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} dari {‘Abdul Warits} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain} dari {Ibnu Buraidah} dari {Samurah} dia berkata “Aku menshalati Ummu Ka’ab bersama Rasulullah saw. disaat darah nifasnya keluar. Lalu Rasulullah saw. berdiri dalam shalat pada posisi tengah jenazah tersebut.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1951
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ عَمَّارٍ قَالَحَضَرَتْ جَنَازَةُ صَبِيٍّ وَامْرَأَةٍ فَقُدِّمَ الصَّبِيُّ مِمَّا يَلِي الْقَوْمَ وَوُضِعَتْ الْمَرْأَةُ وَرَاءَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِمَا وَفِي الْقَوْمِ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ وَابْنُ عَبَّاسٍ وَأَبُو قَتَادَةَ وَأَبُو هُرَيْرَةَ فَسَأَلْتُهُمْ عَنْ ذَلِكَ فَقَالُوا السُّنَّةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Abdullah bin Yazid} dia berkata {bapakku} telah menceritakan kepada kami, dia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {‘Atha bin Abu Rabah} dari {‘Ammar} dia berkata “-Saat- jenazah bayi laki-laki dan seorang wanita datang, jenazah bayi laki-laki dikedepankan di dekat kaum dan wanita tersebut diletakkan di belakangnya, lalu keduanya dishalati dan diantara kaum tersebut ada {Abu Sa’id Al Khudri}, {Ibnu Abbas}, {Abu Qatadah} dan {Abu Hurairah}, lalu aku bertanya tentang hal itu? mereka mengatakan “Itu adalah sunnah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1952
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ نَافِعًا يَزْعُمُأَنَّ ابْنَ عُمَرَ صَلَّى عَلَى تِسْعِ جَنَائِزَ جَمِيعًا فَجَعَلَ الرِّجَالَ يَلُونَ الْإِمَامَ وَالنِّسَاءَ يَلِينَ الْقِبْلَةَ فَصَفَّهُنَّ صَفًّا وَاحِدًا وَوُضِعَتْ جَنَازَةُ أُمِّ كُلْثُومِ بِنْتِ عَلِيٍّ امْرَأَةِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ وَابْنٍ لَهَا يُقَالُ لَهُ زَيْدٌ وُضِعَا جَمِيعًا وَالْإِمَامُ يَوْمَئِذٍ سَعِيدُ بْنُ الْعَاصِ وَفِي النَّاسِ ابْنُ عُمَرَ وَأَبُو هُرَيْرَةَ وَأَبُو سَعِيدٍ وَأَبُو قَتَادَةَ فَوُضِعَ الْغُلَامُ مِمَّا يَلِي الْإِمَامَ فَقَالَ رَجُلٌ فَأَنْكَرْتُ ذَلِكَ فَنَظَرْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ وَأَبِي قَتَادَةَ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالُوا هِيَ السُّنَّةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata Aku mendengar {Nafi’} menganggap bahwa {Ibnu Umar} pernah menshalati Sembilan orang jenazah secara bersama. Mereka meletakkan jenazah laki-laki di dekat Imam dan jenazah wanita di dekat kiblat, lalu mensejajarkan jenazah wanita menjadi satu barisan sambil diletakkan jenazah Ummu Kulstum binti Ali istri Umar bin Al Khattab dan anaknya yang bernama Zaid, keduanya diletakkan secara bersamaan. Dan yang menjadi Imam pada saat itu adalah Sa’id bin Al Ash sedangkan di antara para makmum terdapat Ibnu Umar, Abu Hurairah, Abu Sa’id dan Abu Qatadah. Lalu diletakan anak kecil tersebut di dekat imam. Ada seorang yang mengatakan ” Aku mengingkari hal itu, kamudian aku melihat kearah {Ibnu Abbas}, {Abu Hurairah}, {Abu Sa’id} dan {Abu Qatadah}. Lalu aku berkata.”Apa-apaan ini!” mereka mengatakan “Inilah sunnah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1953
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ وَالْفَضْلُ بْنُ مُوسَى ح و أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُكْتِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى أُمِّ فُلَانٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا فَقَامَ فِي وَسَطِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ali bin Hujr} dia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnul Mubarak} dan {Al Fadhl bin Musa}. Dan diriwayatkan pula dari jalur lain, telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} dia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Abdullah} dari {Husain Al Muktib} dari {‘Abdullah bin Buraidah} dari {Samurah bin Jundub} bahwa Rasulullah saw. menshalati Ummu fulan -yang meninggal dalam keadaan nifas-. lalu Rasulullah saw. berdiri di posisi tengah jenazah tersebut.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 1954
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى لِلنَّاسِ النَّجَاشِيَّ وَخَرَجَ بِهِمْ فَصَفَّ بِهِمْ وَكَبَّرَ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. memberitahukan kematian An Najasyi kepada orang-orang, lalu beliau keluar bersama mereka kemudian berbaris bersama mereka dan bertakbir empat kali takbir.