Makanan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3307

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الضَّبُعِ فَقَالَ هُوَ صَيْدٌ وَيُجْعَلُ فِيهِ كَبْشٌ إِذَا صَادَهُ الْمُحْرِمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} dari {Abdullah bin ‘Ubaid} dari {Abdurrahman bin Abu ‘Ammar} dari {Jabir bin Abdullah} ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai biawak, beliau lalu menjawab: “Biawak adalah hewan buruan, dan dijadikan padanya denda satu ekor domba apabila orang yang berihram memburunya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3308

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السَّبُعِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Idris Al Khaulani} dari {Abu Tsa’labah Al Khusyani} bahwa Rasulullah saw. melarang makan semua binatang buas yang bertaring.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3309

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السَّبُعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} dari {Maimun bin Mihran} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Rasulullah saw. telah melarang mengkonsumsi semua binatang buas yang bertaring dan semua burung yang memiliki cakar.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3310

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُصَفَّى الْحِمْصِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ مَرْوَانَ بْنِ رُؤْبَةَ التَّغْلِبِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَوْفٍ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا لَا يَحِلُّ ذُو نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَلَا الْحِمَارُ الْأَهْلِيُّ وَلَا اللُّقَطَةُ مِنْ مَالِ مُعَاهَدٍ إِلَّا أَنْ يَسْتَغْنِيَ عَنْهَا وَأَيُّمَا رَجُلٍ ضَافَ قَوْمًا فَلَمْ يَقْرُوهُ فَإِنَّ لَهُ أَنْ يُعْقِبَهُمْ بِمِثْلِ قِرَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mushaffa Al Himshi} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb} dari {Az Zubaidi} dari {Marwan bin Ru`bah At Taghlibi} dari {Abdurrahman bin Abu ‘Auf} dari {Al Miqdam bin Ma’dikarib} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Ketahuilah, tidak halal hewan buas yang memiliki taring, keledai jinak, barang temuan dari harta orang kafir Mu’ahad (yang menjalin perjanjian dengan negara Islam) kecuali ia tidak membutuhkannya. Dan siapapun laki-laki yang bertamu kepada suatu kaum dan mereka tidak menjamunya, maka baginya untuk menuntut ganti yang seperti jamuan untuknya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3311

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ عَنْ ابْنِ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ ابْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} dari {Ibnu Abu Adi} dari {Ibnu Abu ‘Arubah} dari {Ali bin Al Hakam} dari {Maimun bin Mihran} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Saat perang Khaibar Rasulullah saw. melarang makan daging binatang buas yang memiliki taring dan segala burung yang memiliki cakar.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3312

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ سُلَيْمَانُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ يَحْيَى بْنِ الْمِقْدَامِ عَنْ جَدِّهِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ قَالَغَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ فَأَتَتْ الْيَهُودُ فَشَكَوْا أَنَّ النَّاسَ قَدْ أَسْرَعُوا إِلَى حَظَائِرِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا لَا تَحِلُّ أَمْوَالُ الْمُعَاهَدِينَ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحَرَامٌ عَلَيْكُمْ حُمُرُ الْأَهْلِيَّةِ وَخَيْلُهَا وَبِغَالُهَا وَكُلُّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَكُلُّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Utsman} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb} telah menceritakan kepadaku {Abu Salamah Sulaiman bin Sulaim} dari {Shalih bin Yahya bin Al Miqdam} dari kakeknya {Al Miqdam bin Ma’dikarib} dari {Khalid bin Al Walid} ia berkata, “Aku pernah mengikuti perang Khaibar bersama Rasulullah saw., kemudian orang-orang Yahudi datang dan mengeluhkan bahwa kaum Muslimin cepat-cepat menyerbu kandang mereka. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Ketahuilah, tidak halal harta orang-orang kafir Mu’ahad (yang memiliki perjanjian damai dengan orang-orang muslim) kecuali dengan haknya, dan haram atas kalian keledai jinak, kuda jinak, dan bighal jinak serta segala binatang buas yang memiliki taring dan segala burung yang memiliki cakar.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3313

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ عُمَرَ بْنِ زَيْدٍ الصَّنْعَانِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْهِرِّ قَالَ ابْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ أَكْلِ الْهِرِّ وَأَكْلِ ثَمَنِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hanbal} dan {Muhammad bin Abdul Malik} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dari {Umar bin Zaid Ash Shan’ani} bahwa ia mendengar {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah} bahwa Nabi saw. telah melarang menjual kucing.” Ibnu Abdul Malik menyebutkan, “Memakan daging kucing dan memakan hasil penjualannya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3314

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَسَنٍ الْمِصِّيصِيُّ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَخْبَرَنِي رَجُلٌ عَنْ جَابِرِ بَنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ أَنْ نَأْكُلَ لُحُومَ الْحُمُرِ وَأَمَرَنَا أَنْ نَأْكُلَ لُحُومَ الْخَيْلِقَالَ عَمْرٌو فَأَخْبَرْتُ هَذَا الْخَبَرَ أَبَا الشَّعْثَاءِ فَقَالَ قَدْ كَانَ الْحَكَمُ الْغِفَارِيُّ فِينَا يَقُولُ هَذَا وَأَبَى ذَلِكَ الْبَحْرُ يُرِيدُ ابْنَ عَبَّاسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Hasan Al Mishshi} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {‘Amru bin Dinar} telah mengabarkan kepadaku {seorang laki-laki} dari {Jabir bin Abdullah} ia berkata, “Saat perang Khaibar Rasulullah saw. melarang dari memakan daging keledai, dan memerintahkan kami agar makan daging kuda.” ‘Amru berkata, “Aku lalu memberitahukan hadits ini kepada Abu Asy Sya’tsa`, maka ia pun berkata, “Dahulu Al Hakam Al Ghifari berada di antara kami, ia membolehkannya, namun hal itu ditolak oleh Ibnu Abbas.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3315

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي زِيَادٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ عُبَيْدٍ أَبِي الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ غَالِبِ بْنِ أَبْجَرَ قَالَأَصَابَتْنَا سَنَةٌ فَلَمْ يَكُنْ فِي مَالِي شَيْءٌ أُطْعِمُ أَهْلِي إِلَّا شَيْءٌ مِنْ حُمُرٍ وَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّمَ لُحُومَ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَابَتْنَا السَّنَةُ وَلَمْ يَكُنْ فِي مَالِي مَا أُطْعِمُ أَهْلِي إِلَّا سِمَانُ الْحُمُرِ وَإِنَّكَ حَرَّمْتَ لُحُومَ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ فَقَالَ أَطْعِمْ أَهْلَكَ مِنْ سَمِينِ حُمُرِكَ فَإِنَّمَا حَرَّمْتُهَا مِنْ أَجْلِ جَوَّالِ الْقَرْيَةِ يَعْنِي الْجَلَّالَةَقَالَ أَبُو دَاوُد عَبْدُ الرَّحْمَنِ هَذَا هُوَ ابْنُ مَعْقِلٍ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى شُعْبَةُ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ عُبَيْدٍ أَبِي الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْقِلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ بِشْرٍ عَنْ نَاسٍ مِنْ مُزَيْنَةَ أَنَّ سَيِّدَ مُزَيْنَةَ أَبْجَرَ أَوِ ابْنَ أَبْجَرَ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ عُبَيْدٍ عَنْ ابْنِ مَعْقِلٍ عَنْ رَجُلَيْنِ مِنْ مُزَيْنَةَ أَحَدُهُمَا عَنْ الْآخَرِ أَحَدُهُمَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ عُوَيْمٍ وَالْآخَرُ غَالِبُ بْنُ الْأَبْجَرِ قَالَ مِسْعَرٌ أَرَى غَالِبًا الَّذِي أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Abu Ziyad} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} dari {Israil} dari {Manshur} dari {‘Ubaid Abu Al Hasan} dari {Abdurrahman} dari {Ghalib bin Abhar} ia berkata, “Kami tertimpa kekeringan, dan di antara hartaku tidak ada sesuatu yang dapat aku gunakan untuk memberi makan keluargaku, kecuali lemak keledai. Sementara Rasulullah saw. telah mengharamkan daging keledai jinak. Lalu aku datang kepada Nabi saw. dan aku katakan, “Wahai Rasulullah, kami telah tertimpa musim kering, dan tidak ada di antara hartaku sesuatu yang dapat aku gunakan untuk memberi makan keluargaku kecuali lemak keledai, sementara anda telah mengharamkan daging keledai jinak. Kemudian beliau berkata: “Berilah makan keluargamu dari lemak keledaimu, hanysanya aku haramkan itu karena hewan-hewan yang suka berkeliling kampung (hewan yang suka makan kotoran).” Abu Daud berkata, “Abdurrahman ini adalah Ibnu Ma’qil.” Abu Daud berkata, ” {Syu’bah} meriwayatkan hadits ini dari {‘Ubaid Abu Al Hasan} dari {Abdurrahman bin Ma’qil} dari {Abdurrahman bin Bisyr} dari {beberapa orang} yang berasal dari Muzainah, bahwa pemimpin Muzainah {Abjar atau anak Abjar} telah bertanya kepada Nabi saw.….” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sulaiman} telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} dari {Mis’ar} dari {‘Ubaid} dari {Abu Ma’qil} dari {dua orang laki-laki} yang berasal dari Muzainah, salah seorang dari mereka (meriwayatkan) dari yang lainnya. Salah seorang mereka adalah {Abdullah bin ‘Amru bin ‘Uwaim} sedangkan yang lainnya adalah {Ghalib bin Al Abjar} Mis’ar berkata, “Menurutku Ghalib lah yang datang kepada Nabi saw., dengan hadits seperti ini.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3316

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ بَكَّارٍ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ وَعَنْ الْجَلَّالَةِ عَنْ رُكُوبِهَا وَأَكْلِ لَحْمِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sahl bin Bakkar} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} dari {Ibnu Thawus} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {Ayahnya} dari {Kakeknya} ia berkata, “Saat perang Khaibar Rasulullah saw. melarang makan daging keledai jinak, menaiki hewan jallalah dan meminum susunya.”