Jual Beli
Sahih Muslim | Hadits No. : 2830
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَيَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالَ يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرُونَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبِيعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُو حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَزَادَ فِي حَدِيثِ شُعْبَةَ فَقِيلَ لِابْنِ عُمَرَ مَا صَلَاحُهُ قَالَ تَذْهَبُ عَاهَتُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya}, {Yahya bin Ayyub}, {Qutaibah} dan {Ibnu Hujr}. {Yahya bin Yahya} mengatakan Telah mengabarkan kepada kami, sedangkan yang lain mengatakan Telah menceritakan kepada kami {Isma’il yaitu Ibnu Ja’far} dari {Abdullah bin Dinar} bahwa dia mendengar {Ibnu Umar} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menjual buah-buahan hingga nampak matangnya.” Dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Sufyan}. Dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} keduanya dari {Abdullah bin Dinar} dengan isnad seperti ini, dengan tambahan dalam hadits Syu’bah, maka dikatakan kepada Ibnu Umar, apa maksud “nampak matangnya.” Dia menjawab, yaitu terbebas dari kerusakan.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2831
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى أَوْنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَطِيبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Abu Khaitsamah} dari {Abu Zubair} dari {Jabir}. Dan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} telah menceritakan kepada kami {Abu Zubair} dari {Jabir} dia berkata Rasulullah saw. telah melarang atau melarang kami, melakukan jual beli buah-buahan hingga terlihat bagusnya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2832
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ النَّوْفَلِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَا حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُانَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Utsman An Naufali} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ashim}. Dan dari jalur lain, telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Hatim} sedangkan lafazhnya dari dia, telah menceritakan kepada kami {Rauh} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Zakariyya` bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Amru bin Dinar} bahwa dia mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata Rasulullah saw. melarang menjual buah-buahan hingga nampak matangnya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2833
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ قَالَسَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ بَيْعِ النَّخْلِ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ النَّخْلِ حَتَّى يَأْكُلَ مِنْهُ أَوْ يُؤْكَلَ وَحَتَّى يُوزَنَ قَالَ فَقُلْتُ مَا يُوزَنُ فَقَالَ رَجُلٌ عِنْدَهُ حَتَّى يُحْزَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Ibnu Basyar} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru bin Murrah} dari {Abu Al Bakhtari} dia berkata Saya bertanya kepada {Ibnu Abbas} mengenai menjual kurma, dia menjawab Rasulullah saw. melarang menjual kurma sampai seseorang layak memakannya atau ia layak dimakan dan ditakar.” Abu Al Bakhtari berkata Saya bertanya Apa maksudnya setelah layak ditakar? Maka seseorang yang bersama Ibnu Abbas menjawab Ditaksir (diperkirakan).
Sahih Muslim | Hadits No. : 2834
حَدَّثَنِي أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ أَبِي نُعْمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبْتَاعُوا الثِّمَارَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu Kuraib Muhammad bin Al ‘Ala`} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudlail} dari {ayahnya} dari {Ibnu Abi Nu’m} dari {Abu Hurairah} dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian membeli buah-buahan hingga nampak matangnya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 2835
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَاللَّفْظُ لَهُمَا قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَعَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ بِالتَّمْرِقَالَ ابْنُ عُمَرَ وَحَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ فِي بَيْعِ الْعَرَايَا زَادَ ابْنُ نُمَيْرٍ فِي رِوَايَتِهِ أَنْ تُبَاعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Az Zuhri}. Dan dari jalur lain telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Zuhair bin Harb} sedangkan lafazh dari keduanya, keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} bahwa Nabi saw. melarang menjual buah-buahan hingga nampak matangnya dan melarang menjual buah-buahan dengan kurma. Ibnu Umar berkata Dan telah menceritakan kepada kami Zaid bin Tsabit bahwasannya Rasulullah saw. memberikan keringanan dalam transaksi ‘Arayah, dalam riwayatnya Ibnu Numair, ia menambahkan Yaitu untuk dijual.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2836
و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ وَاللَّفْظُ لِحَرْمَلَةَ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبْتَاعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَلَا تَبْتَاعُوا الثَّمَرَ بِالتَّمْرِقَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَحَدَّثَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ سَوَاءً
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Abu Ath Thahir} dan {Harmalah} sedangkan lafazhnya dari Harmalah, keduanya berkata Telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} telah mengabarkan kepadaku {Sa’id bin Musayyab} dan {Abu Salamah bin Abdurrahman} bahwa {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian membeli buah-buahan hingga nampak matangnya, dan janganlah kalian membeli buah-buahan dengan kurma.” Ibnu Syihab berkata Dan telah menceritakan kepadaku {Salim bin Abdullah bin Umar} dari {ayahnya} dari Nabi saw. sama seperti hadits di atas.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2837
و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُحَاقَلَةِوَالْمُزَابَنَةُ أَنْ يُبَاعَ ثَمَرُ النَّخْلِ بِالتَّمْرِ وَالْمُحَاقَلَةُ أَنْ يُبَاعَ الزَّرْعُ بِالْقَمْحِ وَاسْتِكْرَاءُ الْأَرْضِ بِالْقَمْحِ قَالَ وَأَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا تَبْتَاعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ وَلَا تَبْتَاعُوا الثَّمَرَ بِالتَّمْرِ و قَالَ سَالِمٌ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ رَخَّصَ بَعْدَ ذَلِكَ فِي بَيْعِ الْعَرِيَّةِ بِالرُّطَبِ أَوْ بِالتَّمْرِ وَلَمْ يُرَخِّصْ فِي غَيْرِ ذَلِكَ
Terjemahan: dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Hujain bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id bin Musayyab} bahwasannya Rasulullah saw. melarang transaksi dengan sistem muzabanah dan muhaqalah. Muzabanah ialah seseorang menjual buah kurma yang masih di pohon dengan kurma kering, sedangkan muhaqalah ialah seseorang menjual biji-bijian dengan gandum serta menyewakan tanah dengan gandum. Dia (Sa’id bin Musayyib) berkata Telah mengabarkan kepadaku {Salim bin Abdullah} dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: “Janganlah kalian membeli buah-buahan sampai nampak matangnya dan janganlah kalian membeli buah-buahan dengan buah kurma.” {Salim} berkata Telah mengabarkan kepadaku {Abdullah} dari {Zaid bin Tsabit} dari Rasulullah saw. bahwa setelah itu beliau memberikan keringanan dalam transaksi ‘Ariyyah dengan ruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering) dan tidak memberi keringanan selain itu.
Sahih Muslim | Hadits No. : 2838
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ لِصَاحِبِ الْعَرِيَّةِ أَنْ يَبِيعَهَا بِخَرْصِهَا مِنْ التَّمْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata Saya membaca di hadapan {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari {Zaid bin Tsabit} bahwasannya Rasulullah saw. memberi keringanan bagi orang yang melakukan transksi ‘Ariyyah untuk menjualnya dengan taksiran kurma (tamr).
Sahih Muslim | Hadits No. : 2839
و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ أَنَّ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ حَدَّثَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ فِي الْعَرِيَّةِ يَأْخُذُهَا أَهْلُ الْبَيْتِ بِخَرْصِهَا تَمْرًا يَأْكُلُونَهَا رُطَبًاو حَدَّثَنَاه مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ سَعِيدٍ يَقُولُ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ وَالْعَرِيَّةُ النَّخْلَةُ تُجْعَلُ لِلْقَوْمِ فَيَبِيعُونَهَا بِخَرْصِهَا تَمْرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman bin Bilal} dari {Yahya bin Sa’id} telah mengabarkan kepadaku {Nafi’} bahwa dia mendengar {Abdullah bin Umar} menceritakan bahwa {Zaid bin Tsabit} telah menceritakan bahwa Rasulullah saw. telah memberi keringanan dalam transaksi ‘Ariyyah.” Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahab} dia berkata Saya mendengar {Ibnu Sa’id} berkata Telah mengabarkan kepadaku Nafi’ dengan isnad seperti ini. Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Husyaim} dari {Yahya bin Sa’id} dengan isnad ini, namun ia mengatakan ‘ariyah adalah menjual kurma kepada suatu kaum dan menaksirnya dengan takaran kurma kering.