Pengobatan
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3357
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ النَّمَرِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ شَرِيكٍ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابَهُ كَأَنَّمَا عَلَى رُءُوسِهِمْ الطَّيْرُ فَسَلَّمْتُ ثُمَّ قَعَدْتُ فَجَاءَ الْأَعْرَابُ مِنْ هَا هُنَا وَهَا هُنَا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَتَدَاوَى فَقَالَ تَدَاوَوْا فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلَّا وَضَعَ لَهُ دَوَاءً غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ الْهَرَمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafsh bin Umar An Namari} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {Usamah bin Syarik} ia berkata, “Aku pernah mendatangi Nabi saw. dan para sahabatnya, dan seolah-olah di atas kepala mereka terdapat burung. Aku kemudian mengucapkan salam dan duduk, lalu ada seorang Arab badui datang dari arah ini dan ini, mereka lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apakah boleh kami berobat?” Beliau menjawab: “Berobatlah, sesungguhnya Allah ‘azza wajalla tidak menciptakan penyakit melainkan menciptakan juga obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu pikun.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3358
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ وَأَبُو عَامِرٍ وَهَذَا لَفْظُ أَبِي عَامِرٍ عَنْ فُلَيْحِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ صَعْصَعَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ أَبِي يَعْقُوبَ عَنْ أُمِّ الْمُنْذِرِ بِنْتِ قَيْسٍ الْأَنْصَارِيَّةِ قَالَتْدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ عَلِيٌّ عَلَيْهِ السَّلَام وَعَلِيٌّ نَاقِهٌ وَلَنَا دَوَالِي مُعَلَّقَةٌ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ مِنْهَا وَقَامَ عَلِيٌّ لِيَأْكُلَ فَطَفِقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِعَلِيٍّ مَهْ إِنَّكَ نَاقِهٌ حَتَّى كَفَّ عَلِيٌّ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَتْ وَصَنَعْتُ شَعِيرًا وَسِلْقًا فَجِئْتُ بِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَلِيُّ أَصِبْ مِنْ هَذَا فَهُوَ أَنْفَعُ لَكَقَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ هَارُونُ الْعَدَوِيَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Abu Daud} dan {Abu ‘Amir} hadits ini adalah lafazh Abu ‘Amir, dari {Fulaih bin Sulaiman} dari {Ayyub bin Abdurrahman bin Sha’sha’ah Al Anshari} dari {Ya’qub bin Abu Ya’qub} dari {Ummu Al Mundzir binti Qais Al Anshariyyah} ia berkata, “Rasulullah saw. menemuiku bersama Ali radliallahu ‘anhu, sementara Ali yang sedang sakit. Saat itu kami memiliki buah kurma yang tergantung, Rasulullah saw. lalu berdiri dan makan sebagian darinya. Ketika Ali berdiri untuk makan, Rasulullah saw. berkata kepada Ali: “Tahanlah, sesungguhnya engkau baru saja sembuh dari sakit!” Hingga Ali menahan diri.” Ummu Al Mundzir berkata, “Aku lalu masak gandum dan rebusan sayur. Setelah itu aku membawanya dan Rasulullah saw. pun berkata: “Wahai Ali, makanlah dari makanan ini, makanan tersebut lebih bermanfaat bagimu.” Abu Daud berkata, “Harun berkata, “Ia adalah Ummu Al Mundzir Al Anshariyyah Al ‘Adawiyyah.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3359
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرِةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنْ كَانَ فِي شَيْءٍ مِمَّا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ خَيْرٌ فَالْحِجَامَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Apabila ada sesuatu yang lebih baik untuk kalian gunakan berobat, maka sesuatu tersebut adalah bekam.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3360
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَزِيرِ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ حَسَّانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الْمَوَالِي حَدَّثَنَا فَائِدٌ مَوْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ مَوْلَاهُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ جَدَّتِهِ سَلْمَى خَادِمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْمَا كَانَ أَحَدٌ يَشْتَكِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَعًا فِي رَأْسِهِ إِلَّا قَالَ احْتَجِمْ وَلَا وَجَعًا فِي رِجْلَيْهِ إِلَّا قَالَ اخْضِبْهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Wazir Ad Dimasyqi} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Abu Al Mawali} telah menceritakan kepada kami {Faid} mantan budak ‘Ubaidullah bin Ali bin Abu Rafi’, dari {Ubaidullah bin Abu Rafi’} dari neneknya {Salma} pelayan Rasulullah saw., Ia berkata, “Tidak ada seorangpun yang mengeluhkan penyakit kepada Rasulullah saw. pada kepalanya melainkan beliau berkata: “Berbekamlah!” Dan tidaklah ia mengeluhkan sakit pada kedua kakinya melainkan beliau berkata: “Warnailah dengan pacar!”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3361
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ وَكَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَا حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ ابْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي كَبْشَةَ الْأَنْمَارِيِّقَالَ كَثِيرٌ إِنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَحْتَجِمُ عَلَى هَامَتِهِ وَبَيْنَ كَتِفَيْهِ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ أَهْرَاقَ مِنْ هَذِهِ الدِّمَاءِ فَلَا يَضُرُّهُ أَنْ لَا يَتَدَاوَى بِشَيْءٍ لِشَيْءٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Ibrahim Ad Dimasyqi} dan {Katsir bin ‘Ubaid} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Al Walid} dari {Ibnu Tsauban} dari {Abu Kabsyah Al Anmari} {Katsir} berkata, “Sesungguhnya ia telah meriwayatkannya bahwa Nabi saw. berbekam pada kepalanya, dan di antara kedua pundanya. Beliau bersabda: “Barangsiapa mengalirkan sebagian dari darah ini, maka ia tidak akan terkena bahaya sekiranya tidak berobat dengan sesuatu, untuk suatu penyakit tertentu.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3362
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ ثَلَاثًا فِي الْأَخْدَعَيْنِ وَالْكَاهِلِقَالَ مُعَمَّرٌ احْتَجَمْتُ فَذَهَبَ عَقْلِي حَتَّى كُنْتُ أُلَقَّنُ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ فِي صَلَاتِي وَكَانَ احْتَجَمَ عَلَى هَامَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Anas} bahwa Nabi saw. pernah berbekam pada tiga tempat pada kedua urat leher dan kahil (bagian punggung antara dua pundak).” Mu’ammar berkata, “Ketika aku berbekam, akalku kemudian hilang hingga aku dibacakan Surat Al Fatihah dalam shalatku.” Mu’ammar berbekam pada kepalanya.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3363
حَدَّثَنَا أَبُو تَوْبَةَ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُمَحِيُّ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ وَتِسْعَ عَشْرَةَ وَإِحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَ شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Taubah Ar Rabi’ bin Nafi’} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdurrahman Al Jumahi} dari {Suhail} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa berbekam pada tanggal tujuh belas, sembilan belas dan dua puluh satu, maka bekam tersebut menjadi obat dari segala penyakit.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3364
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ أَخْبَرَنِي أَبُو بَكْرَةَ بَكَّارُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ أَخْبَرَتْنِي عَمَّتِي كَبْشَةُ بِنْتُ أَبِي بَكْرَةَ وَقَالَ غَيْرُ مُوسَى كَيِّسَةُ بِنْتُ أَبِي بَكْرَةَأَنَّ أَبَاهَا كَانَ يَنْهَى أَهْلَهُ عَنْ الْحِجَامَةِ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ وَيَزْعُمُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ يَوْمُ الدَّمِ وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يَرْقَأُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah mengabarkan kepadaku {Abu Bakrah Bakkar bin Abdul Aziz} telah mengabarkan kepadaku bibiku {Kabsyah binti Abu Bakrah} -dan selain Musa berkata Ia adalah Kayyisah binti Abu Bakrah-, bahwa {Ayahnya} melarang keluarganya untuk melakukan bekam pada hari Selasa, dan ia mengaku berasal dari Rasulullah saw. bahwa hari Selasa adalah hari yang tubuh banyak mengandung darah, dan tidak terputus (aliran darah dalam pembuluh sangat kuat).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3365
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ عَلَى وِرْكِهِ مِنْ وَثْءٍ كَانَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Rasulullah saw. berbekam pada sisi pantatnya karena penyakit cacar yang beliau derita.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3366
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَنْبَارِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أُبَيٍّ طَبِيبًا فَقَطَعَ مِنْهُ عِرْقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sulaiman Al Anbari} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} ia berkata, “Nabi saw. mengutus seorang dokter kepada Ubai, kemudian dokter tersebut memotong uratnya.”