Pengairan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 2946

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ زَرْعٍ أَوْ غَنَمٍ أَوْ صَيْدٍ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Mutsanna} dan {Ibnu Basyar} sedangkan lafadznya dari Ibnu Mutsanna keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Abu Al Hakam} dia berkata saya mendengar {Ibnu Umar} menceritakan dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing, selain anjing untuk menjaga tanaman atau binatang ternak atau untuk berburu, maka pahalanya akan dikurangi satu qirath setiap harinya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2947

و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلَا مَاشِيَةٍ وَلَا أَرْضٍ فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ قِيرَاطَانِ كُلَّ يَوْمٍوَلَيْسَ فِي حَدِيثِ أَبِي الطَّاهِرِ وَلَا أَرْضٍ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Abu At Thahir} dan {Harmalah} keduanya berkata telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id bin Musayyab} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk berburu dan anjing untuk menjaga hewan ternak dan anjing untuk menjaga tanaman, maka pahalanya akan dikurangi dua qirath setiap harinya.” Namun dalam riwayatnya Abu Thahir tidak disebutkan, “Anjing untuk menjaga tanaman.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2948

حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ انْتَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌقَالَ الزُّهْرِيُّ فَذُكِرَ لِابْنِ عُمَرَ قَوْلُ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ صَاحِبَ زَرْعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdu bin Humaid} telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga hewan ternak, atau anjing untuk berburu, atau anjing untuk menjaga tanaman, maka pahalnya akan dikurangi satu qirath setiap harinya.” Az Zuhri berkata, “Ketika (hadits) Abu Hurairah disebutkan kepada Ibnu Umar, maka dia berkata, “Semoga Allah merahmati Abu Hurairah, karena dia adalah pemilik kebun.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2949

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَمْسَكَ كَلْبًا فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ إِلَّا كَلْبَ حَرْثٍ أَوْ مَاشِيَةٍحَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَرْبٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad Dastawa’i} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abi Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara seekor anjing maka amalnya akan berkurang satu qirath setiap harinya, kecuali anjing untuk menjaga hewan ternak.” Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} telah menceritakan kepadaku {Abu Salamah bin Abdurrahman} telah menceritakan kepadaku {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. seperti hadits di atas.” Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Abdus Shamad} telah menceritakan kepada kami {Harb} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dengan sanad-sanad ini, seperti hadits tersebut.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2950

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ سُمَيْعٍ حَدَّثَنَا أَبُو رَزِينٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُاقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اتَّخَذَ كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلَا غَنَمٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid} -yaitu Ibnu Ziyad- dari {Isma’il bin Suma’i} telah menceritakan kepada kami {Abu Razin} dia berkata saya mendengar {Abu Hurairah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk berburu atau anjing penjaga kambing (hewan ternak), maka amalnya akan berkurang satu qirath setiap harinya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2951

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ أَنَّ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ سُفْيَانَ بْنَ أَبِي زُهَيْرٍ وَهُوَ رَجُلٌ مِنْ شَنُوءَةَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَا يُغْنِي عَنْهُ زَرْعًا وَلَا ضَرْعًا نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌقَالَ آنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِي وَرَبِّ هَذَا الْمَسْجِدِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ أَخْبَرَنِي السَّائِبُ بْنُ يَزِيدَ أَنَّهُ وَفَدَ عَلَيْهِمْ سُفْيَانُ بْنُ أَبِي زُهَيْرٍ الشَّنَئِيُّ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata saya bacakan di hadapan {Malik} dari {Yazid bin Khushaifah} bahwa {Sa`ib bin Yazid} telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia pernah mendengar {Sufyan bin Abu Zuhair} -seorang sahabat Nabi saw., dari penduduk Syanu`ah-, dia berkata, “Saya pernah mendengar Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing tidak untuk menjaga tanaman dan tidak pula untuk berburu, maka amalnya akan terkurangi satu qirath setiap harinya.” Sa`ib bertanya, “Apakah kamu mendengar ini dari Rasulullah saw.?” dia menjawab, “Ya, demi Rabb masjid ini (Allah).” Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dan {Qutaibah} serta {Ibnu Hujr} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yazid bin Hushaifah} telah mengabarkan kepadaku {As Sa`ib bin Yazid}, “Bahwa ia mengutus kepada mereka {Sufyan bin Abu Zuhair Asy Syana`i} sebagai delegasi, lalu Ibnu Abu Zuhair berkata, “Rasulullah saw. bersabda seperti hadits di atas.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2952

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَسُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ كَسْبِ الْحَجَّامِ فَقَالَ احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَجَمَهُ أَبُو طَيْبَةَ فَأَمَرَ لَهُ بِصَاعَيْنِ مِنْ طَعَامٍ وَكَلَّمَ أَهْلَهُ فَوَضَعُوا عَنْهُ مِنْ خَرَاجِهِ وَقَالَ إِنَّ أَفْضَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ أَوْ هُوَ مِنْ أَمْثَلِ دَوَائِكُمْحَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ يَعْنِي الْفَزَارِيَّ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سُئِلَ أَنَسٌ عَنْ كَسْبِ الْحَجَّامِ فَذَكَرَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ أَفْضَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْقُسْطُ الْبَحْرِيُّ وَلَا تُعَذِّبُوا صِبْيَانَكُمْ بِالْغَمْزِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dan {Qutaibah bin Sa’id} dan {Ali bin Hujr} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il} yang mereka maksudkan adalah Ibnu Ja’far, dari {Humaid} dia berkata, ” {Anas bin Malik} ditanya mengenai tukang bekam, dia lalu menjawab, “Rasulullah saw. pernah berbekam dan yang membekam beliau adalah Abu Thaibah, lantas beliau memerintahkan (keluarganya) supaya memberikan kepada Abu Thaibah dua gantang makanan, dan beliau menganjurkan kepada tuannya supaya dia (tuannya) meringankan tugas yang dibebankan kepada Abu Thaibah. Beliau bersabda: “Sesungguhnya berbekam adalah pengobatan yang paling utama atau termasuk terapi yang paling baik.” Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Umar} telah menceritakan kepada kami {Marwan} -yaitu Al Fazari- dari {Humaid} dia berkata {Anas} ditanya mengenai tukang bekam, lalu dia menyebutkan hadits seperti di atas. Namun ia menambahkan, “Sesungguhnya bekam dan Qusth Al Bahri (sejenis tumbuhan) adalah pengobatan yang paling utama buat kalian, dan janganlah kalian menyakiti anak-anak kalian dengan ghamz (yaitu memasukkan jari jemari ke kerongkongan seorang anak untuk menghilangkan rasa sakit).”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2953

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ خِرَاشٍ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا يَقُولُادَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غُلَامًا لَنَا حَجَّامًا فَحَجَمَهُ فَأَمَرَ لَهُ بِصَاعٍ أَوْ مُدٍّ أَوْ مُدَّيْنِ وَكَلَّمَ فِيهِ فَخُفِّفَ عَنْ ضَرِيبَتِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Hasan bin Khirasy} telah menceritakan kepada kami {Syababah} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Humaid} dia berkata saya mendengar {Anas} berkata, “Nabi saw. pernah memanggil pelayan kami yang berprofesi sebagai tukang bekam, lantas dia membekam beliau. Setelah itu, beliau memerintahkan supaya memberi satu sha’ atau satu mud atau dua mud (makanan), beliau juga memerintahkan supaya meringankan tugas yang dibebankan kepadanya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2954

و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الْمَخْزُومِيُّ كِلَاهُمَا عَنْ وُهَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَأَعْطَى الْحَجَّامَ أَجْرَهُ وَاسْتَعَطَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Affan bin Muslim}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Al Mahzumi} keduanya dari {Wuhaib} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Thawus} dari {Ayahnya} dari {Ibnu Abbas}, bahwa Rasulullah saw. meminta untuk dibekam, lalu beliau memberi upah kepada tukang bekam.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 2955

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ وَاللَّفْظُ لِعَبْدٍ قَالَا أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَحَجَمَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدٌ لِبَنِي بَيَاضَةَ فَأَعْطَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْرَهُ وَكَلَّمَ سَيِّدَهُ فَخَفَّفَ عَنْهُ مِنْ ضَرِيبَتِهِ وَلَوْ كَانَ سُحْتًا لَمْ يُعْطِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dan {Abdullah bin Humaid} dan ini adalah lafadz Abd, keduanya berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {‘Ashim} dari {Asy Sya’bi} dari {Ibnu Abbas} dia berkata, “Nabi saw. pernah dibekam oleh seorang budak kepunyaan Bani Bayadlah, kemudian Nabi saw. memberikan upah kepadanya dan menganjurkan kepada tuannya supaya meringankan tugas kewajibannya. Andaikata usaha bekam itu haram, tentu Nabi saw. tidak memberikan upah kepadanya.”