Washiat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 3080

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ يُحْدِثُ الرَّجُلُ فِي وَصِيَّتِهِ مَا شَاءَ وَمِلَاكُ الْوَصِيَّةِ آخِرُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Amr bin Syu’aib} dari {Abdullah bin Abu Rabi’ah} bahwa {Umar bin Al Khaththab} berkata Seseorang boleh melakukan apa saja pada wasiatnya. Sandaran wasiat adalah yang diwasiatkan terakhir.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3081

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنِي قَتَادَةُ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَنَّ أَبَاهُ أَعْتَقَ رَقِيقًا لَهُ فِي مَرَضِهِ ثُمَّ بَدَا لَهُ أَنْ يَرُدَّهُمْ وَيُعْتِقَ غَيْرَهُمْ قَالَ فَخَاصَمُونِي إِلَى عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ فَأَجَازَ عِتْقَ الْآخِرِينَ وَأَبْطَلَ عِتْقَ الْأَوَّلِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sahl bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Hammam} ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Qatadah} ia berkata Telah menceritakan kepadaku {Amr bin Dinar} bahwa ayahnya memerdekakan seorang budak miliknya pada waktu ia sakit. Kemudian ia ingin membatalkan pemerdekaannya itu dan memerdekakan budak yang lain. Ia berkata Mereka mengadukanku kepada {Abdul Malik bin Marwan}, maka ia membolehkan kemerdekaan yang terakhir dan membatalkan kemerdekaan yang pertama.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3082

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ عَنْ الشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ قَالَ عُمَرُ يُحْدِثُ الرَّجُلُ فِي وَصِيَّتِهِ مَا شَاءَ وَمِلَاكُ الْوَصِيَّةِ آخِرُهَا قَالَ أَبُو مُحَمَّد هَمَّامٌ لَمْ يَسْمَعْ مِنْ عَمْرٍو وَبَيْنَهُمَا قَتَادَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sahal bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Amr bin Syu’aib} dari {Abdullah bin Abu Rabi’ah} dari {Asy Syarid bin Suwaid} ia berkata {Umar} berkata Seseorang boleh melakukan apa saja pada wasiatnya. Sandaran wasiat adalah yang terakhir. Abu Muhammad berkata Hammam tidak mendengar dari Amr dan Qatadah berada di antara keduanya.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3083

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُغِيرَةِ قَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ فِي الرَّجُلِ يُوصِي بِوَصِيَّةٍ ثُمَّ يُوصِي بِأُخْرَى قَالَ هُمَا جَائِزَتَانِ فِي مَالِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Al Mughirah}, {Ibnu Al Mubarak} berkata Telah menceritakan kepada kami dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} tentang seseorang yang mewasiatkan sebuah wasiat kemudian mewasiatkan wasiat lain, ia berkata Keduanya boleh dilakukan pada hartanya sendiri.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3084

حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ ابْنِ الْمُبَارَكِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ مِلَاكُ الْوَصِيَّةِ آخِرُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Ibnu Al Mubarak} dari {Ma’mar} dari {Qatadah} ia berkata {Umar bin Al Khaththab} berkata Sandaran wasiat adalah yang diwasiatkan terakhir.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3085

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ يَحْيَى قَالَ إِذَا اتَّهَمَ الْقَاضِي الْوَصِيَّ لَمْ يَعْزِلْهُ وَلَكِنْ يُوَكِّلُ مَعَهُ غَيْرَهُ وَهُوَ رَأْيُ الْأَوْزَاعِيِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mubarak} telah menceritakan kepada kami {Al Walid} dari {Al Auza’i} dari {Yahya} ia berkata Jika hakim menuduh orang yang diberi wasiat maka ia tidak dibebaskan dari wasiatnya namun hakim menugaskan orang lain bersamanya dalam mengurusi wasiat. Ini adalah pendapat Al Auza’i.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3086

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ عَامِرٍ قَالَ يَجُوزُ بَيْعُ الْمَرِيضِ وَشِرَاؤُهُ وَنِكَاحُهُ وَلَا يَكُونُ مِنْ الثُّلُثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Asy Syaibani} dari {Amir} ia berkata Orang sakit boleh melakukan transaksi jual beli dan menikah, namun hal itu tidak termasuk dari sepertiga.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3087

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ الْحَارِثِ الْعُكْلِيِّ قَالَ مَا حَابَى بِهِ الْمَرِيضُ فِي مَرَضِهِ مِنْ بَيْعٍ أَوْ شِرَاءٍ فَهُوَ فِي ثُلُثِهِ قِيمَةُ عَدْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Mutharrif} dari {Al Harits Al ‘Ukli} ia berkata Apa yang dibawa oleh orang sakit pada waktu sakitnya dari penjualan atau pembelian maka hak itu termasuk dalam sepertiga berdasarkan hitungan yang adil.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3088

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَعْطَتْ امْرَأَةٌ مِنْ أَهْلِنَا وَهِيَ حَامِلٌ فَسُئِلَ الْقَاسِمُ فَقَالَ هُوَ مِنْ جَمِيعِ الْمَالِ قَالَ يَحْيَى وَنَحْنُ نَقُولُ إِذَا ضَرَبَهَا الْمَخَاضُ فَمَا أَعْطَتْ فَمِنْ الثُّلُثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Yahya} ia adalah Ibnu Sa’id, ia berkata Seorang wanita hamil dalam keluarga kami memberikan hartanya, maka hal itu ditanyakan kepada {Al Qasim} ia pun menjawab Diberikan dari seluruh harta. Yahya berkata Sedangkan pendapat kami adalah jika kehamilannya telah berumur satu kali haid, ia tidak boleh memberikan namun ia memberinya dari sepertiga harta.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3089

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ عَنْ عَمْرٍو عَنْ الْحَسَنِ فِي رَجُلٍ قَالَ لِغُلَامِهِ إِنْ دَخَلْتُ دَارَ فُلَانٍ فَغُلَامِي حُرٌّ ثُمَّ دَخَلَهَا وَهُوَ مَرِيضٌ قَالَ يُعْتَقُ مِنْ الثُّلُثِ وَإِنْ دَخَلَ فِي صِحَّتِهِ عُتِقَ مِنْ جَمِيعِ الْمَالِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Abu Syihab} dari {Amr} dari {Al Hasan} tentang seseorang yang berkata kepada budaknya Jika aku masuk rumah Fulan maka budakku merdeka. Kemudian ia memasukinya ketika sakit, ia berkata Ia dimerdekakan dari sepertiga harta namun jika ia masuk rumah itu ketika sehatnya, ia dimerdekakan dari seluruh harta.