Huruf dan Bacaan
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3465
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الْقُطَعِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدٌ يَعْنِي ابْنَ عَقِيلٍ عَنْ هَارُونَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَابِرٍ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ ضُعْفٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yahya Al Qutha’i} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaid bin ‘Aqil} dari {Harun} dari {Abdullah bin Jabir} dari {‘Athiyyah} dari {Abu Sa’id} dari Nabi saw., beliau membaca: ‘MIN DLU’FIN (dari kelemahan) (Qs. Ar Ruum: 54). -dengan harakat dlammah-.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3466
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَسْلَمَ الْمِنْقَرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى قَالَ قَالَ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ{ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْتَفْرَحُوا }قَالَ أَبُو دَاوُد بِالتَّاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Aslam Al Minqari} dari {Abdullah} dari ayahnya {Abdurrahman bin Abza} ia berkata {Ubay bin Ka’b} membaca: ‘BIFADLLILLAAHI WA BIRAHMATIHI FABIDZAALIKA FALTAFRAHUU (Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan). ‘ (Qs. Yunus: 58). Abu Daud berkata, “Yaitu dengan menggunakan huruf Ta`.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3467
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ الْأَجْلَحِ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُبَيٍّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ{ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْتَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا تَجْمَعُونَ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Al Mughirah bin Salamah} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Al Mubarak} dari {Al Ajlah} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abdurrahman bin Abza} dari {ayahnya} dari {Ubai} bahwa Nabi saw. pernah membaca ayat: BIFADHLILLAAHI WA RAHMATIHI, FABIDZAALIKA FAL TAFRAHUU, HUWA KHAIRUN MIMMAA TAJMA’UUN (Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu kalian bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang kalian kumpulkan.”)
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3468
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَأَنَّهَا سَمِعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ{ إِنَّهُ عَمِلَ غَيْرَ صَالِحٍ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hammad} telah mengabarkan kepada kami {Tsabit} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Asma` binti Yazid}, bahwa ia pernah mendengar Nabi saw. membaca: ‘INNAHUU ‘AMILA GHAIRA SHAALIH (Sesungguhnya ia telah melakukan perbuatan yang tidak baik) ‘. (Qs. Huud: 46).
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3469
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ الْمُخْتَارِ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ قَالَسَأَلْتُ أُمَّ سَلَمَةَ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ هَذِهِ الْآيَةَ{ إِنَّهُ عَمَلٌ غَيْرُ صَالِحٍ }فَقَالَتْ قَرَأَهَا{ إِنَّهُ عَمِلَ غَيْرَ صَالِحٍ }قَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ هَارُونُ النَّحْوِيُّ وَمُوسَى بْنُ خَلَفٍ عَنْ ثَابِتٍ كَمَا قَالَ عَبْدُ الْعَزِيزِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Al Mukhtar} telah menceritakan kepada kami {Tsabit} dari {Syahr bin Hausyab} ia berkata, “Aku bertanya kepada {Ummu Salamah}, “Bagaimana Rasulullah saw. membaca ayat ini: ‘INNAHUU ‘AMALUN GHAIRU SHAALIH’ (sesungguhnya (perbuatan) nya perbuatan yang tidak baik) ‘? (Qs. Huud: 46). Kemudian Ummu Salamah menjawab, “Beliau membacanya: ‘INNAHUU ‘AMILA GHAIRA SHAALIH (sesungguhnya (perbuatan) nya perbuatan yang tidak baik) ‘.” Abu Daud berkata, “Hadits tersebut diriwayatkan oleh {Harun An Nahwi} dan {Musa bin Khalaf} dari {Tsabit} sebagaimana yang dikatakan Abdul Aziz.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3470
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا عِيسَى عَنْ حَمْزَةَ الزَّيَّاتِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَعَا بَدَأَ بِنَفْسِهِ وَقَالَ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْنَا وَعَلَى مُوسَى لَوْ صَبَرَ لَرَأَى مِنْ صَاحِبِهِ الْعَجَبَ وَلَكِنَّهُ قَالَ{ إِنْ سَأَلْتُكَ عَنْ شَيْءٍ بَعْدَهَا فَلَا تُصَاحِبْنِي قَدْ بَلَغْتَ مِنْ لَدُنِّي }طَوَّلَهَا حَمْزَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Musa} telah mengabarkan kepada kami {Isa} dari {Hamzah Az Zayyat} dari {Abu Ishaq} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dari {Ubay bin Ka’b} ia berkata, “Jika Rasulullah saw. berdoa, maka beliau memulai dari dirinya. Beliau lalu bersabda: “Semoga rahmat Allah terlimpahkan kepada kita, dan kepada Musa. Seandainya bersabar niscaya ia melihat dari sahabatnya sesuatu yang mengagumkan, akan tetapi ia mengatakan, ‘(Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah cukup memberikan uzur padaku) ‘ (Qs. Al Kahfi: 76). Hamzah memanjangkan bacaan ‘LADUNNII’.
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3471
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَارِيَةِ الْعَبْدِيُّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ حُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَرَأَهَا{ قَدْ بَلَغْتَ مِنْ لَدُنِّي }وَثَقَّلَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdurrahman Abu Abdullah Al ‘Anbari} telah menceritakan kepada kami {Umayyah bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Abu Al Jariyah Al ‘Abdi} dari {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dari {Ubay bin Ka’b} dari Nabi saw., bahwa beliau membaca: ‘QAD BALAGHTA MIN LADUNNII (surat al Kahfi), yaitu dengan memberatkannya (mentasydidkannya).”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3472
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَسْعُودٍ الْمِصِّيصِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ دِينَارٍ حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ أَوْسٍ عَنْ مِصْدَعٍ أَبِي يَحْيَى قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُأَقْرَأَنِي أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ كَمَا أَقْرَأَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ فِي عَيْنٍ حَمِئَةٍ }مُخَفَّفَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Mas’ud Al Mishshi} telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad bin Abdul Warits} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Dinar} telah menceritakan kepada kami {Sa’d bin Aus} dari {Mishda’ Abu Yahya} ia berkata, “Aku mendengar {Ibnu Abbas} berkata, ” {Ubay bin Ka’b} membacakan kepadaku sebagaimana Rasulullah saw. membacakan kepadanya ayat: FII ‘AININ HAMIATIN (surat al Kahfi), yaitu dengan tidak mentasydidkannya.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3473
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو النَّمَرِيَّ أَخْبَرَنَا هَارُونُ أَخْبَرَنِي أَبَانُ بْنُ تَغْلِبَ عَنْ عَطِّيَةَ الْعَوْفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ مِنْ أَهْلِ عِلِّيِّينَ لَيُشْرِفُ عَلَى أَهْلِ الْجَنَّةِ فَتُضِيءُ الْجَنَّةُ لِوَجْهِهِ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّقَالَ وَهَكَذَا جَاءَ الْحَدِيثُ دُرِّيٌّ مَرْفُوعَةٌ الدَّالُ لَا تُهْمَزُ وَإِنَّ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ لَمِنْهُمْ وَأَنْعَمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Al Fadll} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib bin ‘Amru An Namari} telah mengabarkan kepada kami {Harun} telah mengabarkan kepadaku {Aban bin Taghlib} dari {‘Athiyyah Al ‘Aufi} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Sungguh, seorang laki-laki dari ‘Illiyin menengok kepada penduduk Surga, kemudian Surga tersebut menjadi terang karena wajahnya. Seolah-olah bintang yang bersinar -Abu Sa’id Al Khudri berkata seperti itulah yang disebutkan dalam hadits ‘durriyun’, dengan dlammah pada huruf ‘dal’ dan tidak diakhiri dengan huruf hamzah-. Dan sungguh, Abu Bakar dan Umar termasuk di antara penduduk ‘Illiyin, dan bahkan lebih dari itu.”
Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3474
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَهَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ الْحَكَمِ النَّخَعِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو سَبْرَةَ النَّخَعِيُّ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُسَيْكٍ الْغُطَيْفِيِّ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنَا عَنْ سَبَأٍ مَا هُوَ أَرْضٌ أَمْ امْرَأَةٌ فَقَالَ لَيْسَ بِأَرْضٍ وَلَا امْرَأَةٍ وَلَكِنَّهُ رَجُلٌ وَلَدَ عَشْرَةً مِنْ الْعَرَبِ فَتَيَامَنَ سِتَّةٌ وَتَشَاءَمَ أَرْبَعَةٌقَالَ عُثْمَانُ الْغَطَفَانِيُّ مَكَانَ الْغُطَيْفِيِّ وَقَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الْحَكَمِ النَّخَعِيُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} dan {Harun bin Abdullah} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} telah menceritakan kepadaku {Al Hasan bin Al Hakam An Nakha’i} telah menceritakan kepada kami {Abu Sabrah An Nakha’i} dari {Farwah bin Musaik Al Ghuthaifi} ia berkata, “Aku pernah datang kepada Nabi saw.…kemduian ia menyebutkan hadits tersebut. Seorang laki-laki dari para sahabat lalu berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukan kepada kami mengenai Saba`, apakah Saba` itu, tanah ataukah seorang wanita?” Beliau kemudian bersabda: “Bukan tanah dan bukan seorang wanita, akan tetapi seorang laki-laki yang melahirkan sepuluh orang Arab. Kemudian enam orang menuju ke Yaman dan tinggal di sana, dan empat orang menuju Syam serta tinggal di sana.” Utsman mengatakan, “Al Ghathafani sebagai ganti Al Ghuthaifi.” Ia berkata lagi, “Al Hasan bin Al Hakam An Nakha’I menceritakannya kepada kami.”