Keutamaan Al-Quran

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 3302

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالٍ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ أَتَاهَا فَقَالَ أَلَا تَرَيْنَ إِلَى مَا جَاءَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ رُبَّ خَيْرٍ قَدْ أَتَانَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا هُوَ قَالَ قَالَ لَنَا أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ قَالَ فَأَشْفَقْنَا أَنْ يُرِيدَنَا عَلَى أَمْرٍ نَعْجِزُ عَنْهُ فَلَمْ نَرْجِعْ إِلَيْهِ شَيْئًا حَتَّى قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ أَمَا يَسْتَطِيعُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} dari {Isra`il} dari {Manshur} dari {Hilal} dari {Ar Rabi’ bin Khutsaim} dari {Amr bin Maimun} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {seorang wanita Anshar} dari {Abu Ayyub}, ia berkata Dengan menemui wanita itu, ia berkata Maukah engkau diperlihatkan kepada sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah saw.? Wanita itu menjawab Berapa banyak kebaikan yang dibawa oleh Rasulullah saw. kepada kami, apakah itu? Ia menjawab Beliau mengatakan kepada kami: “Apakah salah seorang dari kalian tidak sanggup membaca sepertiga Al-Quran pada malam hari?” Ia melanjutkan Maka kami meminta belas kasih jika beliau menginginkan kami melakukan perintah yang kami tidak sanggup melakukannya, namun kami tidak menjawab pertanyaan itu sedikit pun hingga beliau mengatakannya sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda: “Tidak adakah salah seorang dari kalian yang sanggup membaca QUL HUWALLAHU AHAD ALLAAHUSH SHAMMAD (surah Al Ikhlas).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3303

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدٍ الْعَطَّارِ عَنْ أُمِّ كَثِيرٍ الْأَنْصَارِيَّةِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ خَمْسِينَ مَرَّةً غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَ خَمْسِينَ سَنَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Ali} dari {Nuh bin Qais} dari {Muhammad Al ‘Aththar} dari {Ummu Katsir Al Anshariyah} dari {Anas bin Malik} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sebanyak lima puluh kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama lima puluh tahun.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3304

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَابْنُ لَهِيعَةَ قَالَا سَمِعْنَا يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ تَعَلَّقْتُ بِقَدَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقْرِئْنِي سُورَةَ هُودٍ وَسُورَةَ يُوسُفَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عُقْبَةُ إِنَّكَ لَنْ تَقْرَأَ مِنْ الْقُرْآنِ سُورَةً أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ وَلَا أَبْلَغَ عِنْدَهُ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ قَالَ يَزِيدُ فَلَمْ يَكُنْ أَبُو عِمْرَانَ يَدَعُهَا كَانَ لَا يَزَالُ يَقْرَؤُهَا فِي صَلَاةِ الْمَغْرِبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} dan {Ibnu Lahi’ah} keduanya berkata Kami mendengar {Yazid bin Abu Habib} berkata Telah menceritakan kepadaku {Abu Imran} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata Aku pernah memegang kaki Rasulullah saw. lalu aku katakan Wahai Rasulullah, bacakan kepadaku surat Hud dan surat Yusuf. Lalu Rasulullah saw. mengatakan kepadaku “Wahai Uqbah, sesungguhnya engkau tidak akan pernah membaca surat dari Al-Quran yang lebih Allah cintai dan lebih bermanfaat di sisiNya daripada QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Yazid berkata Abu Imran tidak pernah meninggalkannya, ia selalu membacanya pada shalat Maghrib.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3305

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ مَشَيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي قُلْ يَا عُقْبَةُ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ فَسَكَتَ عَنِّي ثُمَّ قَالَ يَا عُقْبَةُ قُلْ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقَرَأْتُهَا حَتَّى جِئْتُ عَلَى آخِرِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ مَا سَأَلَ سَائِلٌ وَلَا اسْتَعَاذَ مُسْتَعِيذٌ بِمِثْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi} bahwa {Uqbah bin Amir} berkata Aku pernah berjalan bersama Nabi saw., lalu beliau mengatakan kepadaku: “Bacalah, wahai Uqbah.” Aku pun bertanya Apa yang harus aku baca? Ia berkata Lalu beliau diam tidak menjawabku. Kemudian beliau bersabda: “Wahai Uqbah, bacalah.” Aku bertanya: Apa yang harus aku baca? Beliau menjawab: “(Bacalah) QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Maka aku pun membacanya hingga akhir surat. Lalu, pada saat itu Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah sama permintaan orang yang meminta dan perlindungan orang yang meminta perlindungan seperti orang yang meminta dan berlindung dengan membacanya (membaca surat Al Falaq).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3306

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أُنْزِلَ عَلَيَّ آيَاتٌ لَمْ أَرَ أَوْ لَمْ يُرَ مِثْلَهُنَّ يَعْنِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} ia adalah Ibnu Abu Khalid, dari {Qais} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata Rasulullah saw. bersabda “Sungguh telah diturunkan kepadaku beberapa ayat yang aku tidak pernah melihat.” Atau: “Tidak pernah diperlihatkan sepertinya, yakni mu’awwidzatain.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3307

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ عَنْ يَحْيَى بْنِ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ ح وَحَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَ عَشْرَ آيَاتٍ فِي لَيْلَةٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Bistham} dari {Yahya bin Hamzah} telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Al Harits} dari {Al Qasim Abu Abdurrahman} dari {Tamim Ad Dari}, diganti dengan jalur riwayat, telah menceritakan kepadaku {Utsman bin Muslim} dari {Al Abbas bin Maimun} dari {Tamim Ad Dari} berkata Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak akan dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3308

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامَ عَنْ يَحْيَى بْنِ حَمْزَةَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ عَنْ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَفَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَا مَنْ قَرَأَ بِعَشْرِ آيَاتٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْمُصَلِّينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Bistham} dari {Yahya bin Hamzah} telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Al Harits} dari {Al Qasim Abu Abdurrahman} dari {Tamim Ad Dari} dan {Fadlalah bin Ubaid} berkata Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia akan dicatat termasuk golongan orang-orang yang melakukan shalat.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3309

حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Aban} telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} dari {Musa bin Uqbah} dari {Muhammad bin Ka’b Al Qurazhi} dari {Ibnu Umar} ia berkata Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3310

حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Malik bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Mughirah bin Abdullah Al Jadali} dari {Ibnu Umar} ia berkata Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3311

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِخَمْسِينَ آيَةً لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Fithr} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Al Ahwash} dari {Abdullah} ia berkata Barangsiapa yang membaca lima puluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai.