Keutamaan Al-Quran

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 3226

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ الْجَوْنِيُّ عَنْ جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوبُكُمْ فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ فَقُومُوا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Abu Imran Al Jauni} dari {Jundub bin Abdullah} ia berkata (Nabi saw. bersabda) “Bacalah Al-Quran selama hati kalian bersatu atasnya, namun jika kalian berselisih di dalamnya maka berdirilah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3227

حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو قُدَامَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ الْجَوْنِيُّ عَنْ جُنْدُبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوبُكُمْ فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فِيهِ فَقُومُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ghassan, Malik bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Abu Qudamah} telah menceritakan kepada kami {Abu Imran Al Jauni} dari {Jundub} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Bacalah Al-Quran selama hati kalian bersatu atasnya, namun jika kalian berselisih di dalamnya maka berdirilah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3228

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مِنْ النَّاسِ مَنْ يُؤْتَى الْإِيمَانَ وَلَا يُؤْتَى الْقُرْآنَ وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْتَى الْقُرْآنَ وَلَا يُؤْتَى الْإِيمَانَ وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْتَى الْقُرْآنَ وَالْإِيمَانَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَا يُؤْتَى الْقُرْآنَ وَلَا الْإِيمَانَ ثُمَّ ضَرَبَ لَهُمْ مَثَلًا قَالَ فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ الْإِيمَانَ وَلَمْ يُؤْتَ الْقُرْآنَ فَمَثَلُهُ مَثَلُ التَّمْرَةِ حُلْوَةُ الطَّعْمِ لَا رِيحَ لَهَا وَأَمَّا مَثَلُ الَّذِي أُوتِيَ الْقُرْآنَ وَلَمْ يُؤْتَ الْإِيمَانَ فَمَثَلُ الْآسَةِ طَيِّبَةُ الرِّيحِ مُرَّةُ الطَّعْمِ وَأَمَّا الَّذِي أُوتِيَ الْقُرْآنَ وَالْإِيمَانَ فَمَثَلُ الْأُتْرُجَّةِ طَيِّبَةُ الرِّيحِ حُلْوَةُ الطَّعْمِ وَأَمَّا الَّذِي لَمْ يُؤْتَ الْقُرْآنَ وَلَا الْإِيمَانَ فَمَثَلُهُ مَثَلُ الْحَنْظَلَةِ مُرَّةُ الطَّعْمِ لَا رِيحَ لَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Fithr} dari {Abu Ishaq} dari {Al Harits} dari {Ali} radliallahu ‘anhu, ia berkata Di antara manusia ada yang hanya diberi iman dan tidak diberi Al Qur`an. Di antara mereka ada yang hanya diberi Al-Quran dan tidak diberi iman. Di antara mereka ada yang diberi Al-Quran dan iman. Di antara mereka juga ada yang tidak diberi Al-Quran dan tidak pula iman. Kemudian ia membuat perumpamaan bagi mereka, ia berkata Adapun orang yang hanya diberi iman dan tidak diberi Al-Quran seperti buah kurma yang rasanya manis namun tidak berbau harum, orang yang hanya diberi Al-Quran dan tidak diberi iman seperti tanaman Asah yang harum namun rasanya pahit. Orang yang diberi Al-Quran dan iman seperti buah utrujah yang harum baunya dan rasanya manis. Sedangkan orang yang tidak diberi Al-Quran dan tidak pula iman seperti tanaman hanzhalah yang rasanya pahit lagi tanpa bau harum.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3229

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الْأُتْرُجَّةِ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَرِيحُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ التَّمْرَةِ طَعْمُهَا حُلْوٌ وَلَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ مَثَلُ الْحَنْظَلَةِ لَيْسَ لَهَا رِيحٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nu’man} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} dari {Abu Musa Al Asy’ari} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah utrujah yang harum baunya dan rasanya enak, perumpaman orang mukmin yang tidak membaca Al-Quran seperti buah kurma yang rasanya manis namun tidak berbau harum, perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Quran seperti tanaman Raihanah yang berbau harum namun rasanya pahit, sedangkan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Quran seperti tanaman hanzhalah yang tidak berbau lagi rasanya pahit.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3230

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ مَثَلُ الَّذِي أُوتِيَ الْإِيمَانَ وَلَمْ يُؤْتَ الْقُرْآنَ مَثَلُ التَّمْرَةِ طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَلَا رِيحَ لَهَا وَمَثَلُ الَّذِي أُوتِيَ الْقُرْآنَ وَلَمْ يُؤْتَ الْإِيمَانَ مَثَلُ الرَّيْحَانَةِ الْآسَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ الَّذِي أُوتِيَ الْقُرْآنَ وَالْإِيمَانَ مَثَلُ الْأُتْرُجَّةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الَّذِي لَمْ يُؤْتَ الْإِيمَانَ وَلَا الْقُرْآنَ مَثَلُ الْحَنْظَلَةِ رِيحُهَا خَبِيثٌ وَطَعْمُهَا خَبِيثٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah} dari {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Al Harits} dari {Ali} ia berkata Perumpamaan orang yang hanya diberi iman dan tidak diberi Al-Quran seperti buah kurma yang rasanya manis namun tidak berbau harum, perumpamaan orang yang hanya diberi Al-Quran dan tidak diberi iman seperti tanaman Rahanah Asah yang berbau harum namun rasanya pahit, perumpamaan orang yang diberi Al-Quran dan iman seperti buah Utrujah yang harum baunya lagi rasanya enak, sedangkan perumpamaan orang yang tidak diberi Al-Quran dan tidak pula iman seperti tanaman Hanzhalah yang berbau busuk lagi rasanya tidak enak.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3231

أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ عَنْ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي عَامِرُ بْنُ وَاثِلَةَ أَنَّ نَافِعَ بْنَ عَبْدِ الْحَارِثِ لَقِيَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ بِعُسْفَانَ وَكَانَ عُمَرُ اسْتَعْمَلَهُ عَلَى أَهْلِ مَكَّةَ فَسَلَّمَ عَلَى عُمَرَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ مَنْ اسْتَخْلَفْتَ عَلَى أَهْلِ الْوَادِي فَقَالَ نَافِعٌ اسْتَخْلَفْتُ عَلَيْهِمْ ابْنَ أَبْزَى فَقَالَ عُمَرُ وَمَنْ ابْنُ أَبْزَى فَقَالَ مَوْلًى مِنْ مَوَالِينَا فَقَالَ عُمَرُ فَاسْتَخْلَفْتَ عَلَيْهِمْ مَوْلًى فَقَالَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ إِنَّهُ قَارِئٌ لِكِتَابِ اللَّهِ عَالِمٌ بِالْفَرَائِضِ فَقَالَ عُمَرُ أَمَا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} dari {Syu’aib bin Abu Hamzah} dari {Az Zuhri} telah menceritakan kepadaku {Amir bin Watsilah} bahwa Nafi’ bin Abdul Harits menemui {Umar bin Al Khaththab} di ‘Usfan. Ketika Umar itu telah mengangkatnya sebagai gubernur Makkah. Lalu ia memberi salam kepada Umar, Umar pun berkata kepadanya Siapa yang memimpin penduduk lembah? Nafi’ menjawab Aku mengangkat Ibnu Abza sebagai pimpinan mereka. Umar pun bertanya Siapa Ibnu Abza itu? Ia menjawab Ia adalah salah seorang mantan budak yang telah kami merdekakan. Umar berkata Lalu engkau menjadikan seorang mantan budak untuk memimpin mereka? Ia menjawab Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya ia orang yang selalu membaca Al-Quran lagi menguasai faraidl (hukum waris). Umar berkata Ketahuilah sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberapa kaum dengan kitab ini (Al Qur`an) dan menghinakan beberapa kaum lainnya dengannya pula.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3232

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ إِنَّ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ لَهُ أَجْرٌ وَإِنَّ الَّذِي يَسْتَمِعُ لَهُ أَجْرَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Abdah} dari {Khalid bin Ma’dan} ia berkata Sesungguhnya orang yang membaca Al-Quran mendapatkan satu pahala dan orang yang mendengarkannya mendapatkan dua pahala.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3233

حَدَّثَنَا رَزِينُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُمَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ مَنْ اسْتَمَعَ إِلَى آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ كَانَتْ لَهُ نُورًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Razin bin Abdullah bin Humaid} dari {Abdurrazaq} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atha`} dari {Ibnu Abbas} ia berkata Barangsiapa yang mendengarkan satu ayat dari Kitabullah, maka ayat itu akan menjadi cahaya baginya.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3234

أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ وَهَمَّامٌ قَالَا حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ فَهُوَ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَؤُهُ وَهُوَ يَشْتَدُّ عَلَيْهِ فَلَهُ أَجْرَانِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dan {Hammam} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Zurarah bin Aufa} dari {Sa’d bin Hisyam} dari {A`isyah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Orang yang membaca Al-Quran dan mahir membacanya bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti (taat). Sedangkan orang yang membacanya dengan bersusah payah, maka ia mendapatkan dua pahala.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3235

حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ ابْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ وَهْبٍ الذِّمَارِيِّ قَالَ مَنْ آتَاهُ اللَّهُ الْقُرْآنَ فَقَامَ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ وَمَاتَ عَلَى الطَّاعَةِ بَعَثَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ السَّفَرَةِ وَالْأَحْكَامِ قَالَ سَعِيدٌ السَّفَرَةُ الْمَلَائِكَةُ وَالْأَحْكَامُ الْأَنْبِيَاءُ قَالَ وَمَنْ كَانَ حَرِيصًا وَهُوَ يَتَفَلَّتُ مِنْهُ وَهُوَ لَا يَدَعُهُ أُوتِيَ أَجْرَهُ مَرَّتَيْنِ وَمَنْ كَانَ عَلَيْهِ حَرِيصًا وَهُوَ يَتَفَلَّتُ مِنْهُ وَمَاتَ عَلَى الطَّاعَةِ فَهُوَ مِنْ أَشْرَافِهِمْ وَفُضِّلُوا عَلَى النَّاسِ كَمَا فُضِّلَتْ النُّسُورُ عَلَى سَائِرِ الطَّيْرِ وَكَمَا فُضِّلَتْ مَرْجَةٌ خَضْرَاءُ عَلَى مَا حَوْلَهَا مِنْ الْبِقَاعِ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ قِيلَ أَيْنَ الَّذِينَ كَانُوا يَتْلُونَ كِتَابِي لَمْ يُلْهِهِمْ اتِّبَاعُ الْأَنْعَامِ فَيُعْطَى الْخُلْدَ وَالنَّعِيمَ فَإِنْ كَانَ أَبَوَاهُ مَاتَا عَلَى الطَّاعَةِ جُعِلَ عَلَى رُءُوسِهِمَا تَاجُ الْمُلْكِ فَيَقُولَانِ رَبَّنَا مَا بَلَغَتْ هَذَا أَعْمَالُنَا فَيَقُولُ بَلَى إِنَّ ابْنَكُمَا كَانَ يَتْلُو كِتَابِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Marwan bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} ia adalah Ibnu Abdul Aziz, dari {Isma’il bin Ubaidullah} dari {Wahb Adz Dzimari} ia berkata Barangsiapa yang diberikan Al-Quran oleh Allah, lalu ia membaca Al-Quran itu di ujung malam dan di ujung siang serta mengamalkan isinya dan ia meninggal dalam ketaatan (kepada Allah), niscaya Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat bersama para malaikat yang mulia dan para hakim. Sa’id berkata Safarah adalah para malaikat dan ahkam adalah para nabi. Ia melanjutkan Barangsiapa yang menjaga Al-Quran namun ia tetap lepas dari hafalannya, padahal ia tidak pernah meninggalkannya, maka ia diberi pahala dua kali. Barangsiapa yang menjaga Al-Quran namun ia tetap lepas dari hafalannya, sedangkan ia meninggal dalam ketaatan (kepada Allah), maka ia termasuk manusia yang paling mulia dan diutamakan dari manusia lainnya sebagaimana burung elang yang diutamakan atas seluruh burung, juga tanah hijau yang dipenuhi rerumputan lebih disukai dari tanah-tanah di sekitarnya. Maka jika hari kiamat telah tiba, dikatakan Dimanakah orang-orang yang membaca kitabku? Mereka tidak dilenakan oleh mengejar kenikmatan. Lalu diberikan kepada mereka keabadian dan kenikmatan. Jika kedua orang tuanya meninggal dalam ketaatan (kepada Allah), maka diletakkan di atas kepala orang tuanya itu mahkota kerajaan. Lalu keduanya pun berkata Wahai Rabb kami, amal kami tidak mungkin membawa kami kepada derajat ini. Dia menjawab: Tentu, sesungguhnya anak kalian berdua yang selalu membaca kitabKu.