Keutamaan Al-Quran

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 3296

أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ عَنْ عُتْبَةَ بْنِ ضَمْرَةَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ كَانَ إِذَا قَرَأَ سُورَةً فَخَتَمَهَا أَتْبَعَهَا بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Mughirah} dari {Utbah bin Dlamrah bin Habib} dari {ayahnya} bahwa jika ia membaca suatu surat dan menyelesaikannya, maka ia selalu mengiringinya dengan membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas).

Sunan Darimi | Hadits No. : 3297

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبَانَ بْنِ يَزِيدَ الْعَطَّارِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ فِي لَيْلَةٍ ثُلُثَ الْقُرْآنِ قَالُوا نَحْنُ أَعْجَزُ وَأَضْعَفُ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ جَزَّأَ الْقُرْآنَ ثَلَاثَةَ أَجْزَاءٍ فَجَعَلَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} dari {Aban bin Yazid Al ‘Aththar} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Salim bin Abu Al Ja’d} dari {Ma’dan bin Abu Thalhah} dari {Abu Ad Darda`} ia berkata Rasulullah saw. bertanya: “Apakah salah seorang dari kalian tidak sanggup untuk membaca sepertiga Al-Quran di malam hari?” Mereka menjawab Kami tidak sanggup dan lebih lemah melakukan hal itu. Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah membagi Al-Quran menjadi tiga bagian, maka Dia menjadikan QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sepertiga Al-Quran.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3298

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُجَمِّعٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ حُمَيْدَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ يَقُولُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} dari {Ibrahim bin Isma’il bin Mujammi’} ia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Syihab} bahwa {Humaid bin Abdurrahman} menceritakan kepadanya bahwa {Abu Hurairah} pernah berkata QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) menyamai sepertiga Al-Quran.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3299

أَخْبَرَنَا الْمُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ عَنْ سَلَّامِ بْنِ أَبِي مُطِيعٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ زِرٍّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Mu’alla bin Asad} dari {Sallam bin Abu Muthi’} dari {‘Ashim} dari {Zirr} dari {Abdullah} ia berkata QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) menyamai sepertiga Al-Quran. Telah menceritakan kepada kami {Amr bin ‘Ashim} dari {Hammad bin Salamah} dari {‘Ashim} dari {Zirr} dari {Abdullah} seperti itu.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3300

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّ هَذِهِ السُّورَةَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Mubarak bin Fadlalah} telah menceritakan kepada kami {Tsabit} dari {Anas} bahwa seseorang berkata Demi Allah, sesungguhnya aku cinta kepada surat ini: QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas). Maka Rasulullah saw. bersabda: “Cintamu kepadanya (surat Al Ikhlas) akan memasukkanmu ke dalam surga.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3301

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ ثُلُثُ الْقُرْآنِ أَوْ تَعْدِلُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Maslamah} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Muslim} dari {Muhammad bin Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {ibunya} bahwa Rasulullah saw. pernah ditanya tentang QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas), beliau menjawab: “(Kedudukannya) sepertiga Al-Quran atau menyamainya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3302

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالٍ عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ أَتَاهَا فَقَالَ أَلَا تَرَيْنَ إِلَى مَا جَاءَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ رُبَّ خَيْرٍ قَدْ أَتَانَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا هُوَ قَالَ قَالَ لَنَا أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ ثُلُثَ الْقُرْآنِ فِي لَيْلَةٍ قَالَ فَأَشْفَقْنَا أَنْ يُرِيدَنَا عَلَى أَمْرٍ نَعْجِزُ عَنْهُ فَلَمْ نَرْجِعْ إِلَيْهِ شَيْئًا حَتَّى قَالَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ أَمَا يَسْتَطِيعُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} dari {Isra`il} dari {Manshur} dari {Hilal} dari {Ar Rabi’ bin Khutsaim} dari {Amr bin Maimun} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {seorang wanita Anshar} dari {Abu Ayyub}, ia berkata Dengan menemui wanita itu, ia berkata Maukah engkau diperlihatkan kepada sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah saw.? Wanita itu menjawab Berapa banyak kebaikan yang dibawa oleh Rasulullah saw. kepada kami, apakah itu? Ia menjawab Beliau mengatakan kepada kami: “Apakah salah seorang dari kalian tidak sanggup membaca sepertiga Al-Quran pada malam hari?” Ia melanjutkan Maka kami meminta belas kasih jika beliau menginginkan kami melakukan perintah yang kami tidak sanggup melakukannya, namun kami tidak menjawab pertanyaan itu sedikit pun hingga beliau mengatakannya sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda: “Tidak adakah salah seorang dari kalian yang sanggup membaca QUL HUWALLAHU AHAD ALLAAHUSH SHAMMAD (surah Al Ikhlas).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3303

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدٍ الْعَطَّارِ عَنْ أُمِّ كَثِيرٍ الْأَنْصَارِيَّةِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ خَمْسِينَ مَرَّةً غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَ خَمْسِينَ سَنَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Ali} dari {Nuh bin Qais} dari {Muhammad Al ‘Aththar} dari {Ummu Katsir Al Anshariyah} dari {Anas bin Malik} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sebanyak lima puluh kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama lima puluh tahun.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 3304

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَابْنُ لَهِيعَةَ قَالَا سَمِعْنَا يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ تَعَلَّقْتُ بِقَدَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقْرِئْنِي سُورَةَ هُودٍ وَسُورَةَ يُوسُفَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عُقْبَةُ إِنَّكَ لَنْ تَقْرَأَ مِنْ الْقُرْآنِ سُورَةً أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ وَلَا أَبْلَغَ عِنْدَهُ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ قَالَ يَزِيدُ فَلَمْ يَكُنْ أَبُو عِمْرَانَ يَدَعُهَا كَانَ لَا يَزَالُ يَقْرَؤُهَا فِي صَلَاةِ الْمَغْرِبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} dan {Ibnu Lahi’ah} keduanya berkata Kami mendengar {Yazid bin Abu Habib} berkata Telah menceritakan kepadaku {Abu Imran} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata Aku pernah memegang kaki Rasulullah saw. lalu aku katakan Wahai Rasulullah, bacakan kepadaku surat Hud dan surat Yusuf. Lalu Rasulullah saw. mengatakan kepadaku “Wahai Uqbah, sesungguhnya engkau tidak akan pernah membaca surat dari Al-Quran yang lebih Allah cintai dan lebih bermanfaat di sisiNya daripada QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Yazid berkata Abu Imran tidak pernah meninggalkannya, ia selalu membacanya pada shalat Maghrib.

Sunan Darimi | Hadits No. : 3305

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ مَشَيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي قُلْ يَا عُقْبَةُ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ فَسَكَتَ عَنِّي ثُمَّ قَالَ يَا عُقْبَةُ قُلْ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقَرَأْتُهَا حَتَّى جِئْتُ عَلَى آخِرِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ مَا سَأَلَ سَائِلٌ وَلَا اسْتَعَاذَ مُسْتَعِيذٌ بِمِثْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi} bahwa {Uqbah bin Amir} berkata Aku pernah berjalan bersama Nabi saw., lalu beliau mengatakan kepadaku: “Bacalah, wahai Uqbah.” Aku pun bertanya Apa yang harus aku baca? Ia berkata Lalu beliau diam tidak menjawabku. Kemudian beliau bersabda: “Wahai Uqbah, bacalah.” Aku bertanya: Apa yang harus aku baca? Beliau menjawab: “(Bacalah) QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Maka aku pun membacanya hingga akhir surat. Lalu, pada saat itu Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah sama permintaan orang yang meminta dan perlindungan orang yang meminta perlindungan seperti orang yang meminta dan berlindung dengan membacanya (membaca surat Al Falaq).”