Keutamaan Al-Quran
Sunan Darimi | Hadits No. : 3366
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِدْرِيسَ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ قَرَأَ رَجُلٌ عِنْدَ أَنَسٍ بِلَحْنٍ مِنْ هَذِهِ الْأَلْحَانِ فَكَرِهَ ذَلِكَ أَنَسٌ قَالَ أَبُو مُحَمَّد و قَالَ غَيْرُهُ قَرَأَ غُورَكُ بْنُ أَبِي الْخِضْرِمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} dari {Abdullah bin Idris} dari {Al A’masy} ia berkata Suatu ketika ada seseorang membaca Al-Quran di samping {Anas} dengan salah satu dari lahn ini, lalu Anas membenci hal itu. Abu Muhammad dan yang lainnya berkata Yang membaca adalah Ghaurak bin Abu Al Khidlrim.
Sunan Darimi | Hadits No. : 3367
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ سُفْيَانَ عَنْ ابْنِ عُلَيَّةَ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ كَانُوا يَرَوْنَ هَذِهِ الْأَلْحَانَ فِي الْقُرْآنِ مُحْدَثَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Abbas bin Sufyan} dari {Abu ‘Ullayah} dari {Ibnu Aun} dari {Muhammad} berkata mereka berpendapat bahwa lahn yang dilakukan pada alqur’an adalah sesuatu yang baru.