Makanan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3282

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ ثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ ثَنَا إِبْرَاهِيمُ الْهَجَرِيُّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ خَادِمُ أَحَدِكُمْ بِطَعَامِهِ فَلْيُقْعِدْهُ مَعَهُ أَوْ لِيُنَاوِلْهُ مِنْهُ فَإِنَّهُ هُوَ الَّذِي وَلِيَ حَرَّهُ وَدُخَانَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Al Mundzir} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim Al Hajari} dari {Abu Al Ahwash} dari {Abdullah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Jika pembantu salah seorang dari kalian datang membawa makanan, maka hendaknya ia perintahkan kepada pembantunya untuk duduk (makan bersama), atau memberinya makan dengan makanan tersebut. Sebab dialah yang telah memasak dan mematangkannya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3283

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي الْفُرَاتِ الْإِسْكَافِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَمَا أَكَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خِوَانٍ وَلَا فِي سُكُرُّجَةٍ قَالَ فَعَلَامَ كَانُوا يَأْكُلُونَ قَالَ عَلَى السُّفَرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Hisyam} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} dari {Yunus bin Abu Al furat Al Iskaf} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} dia berkata, “Nabi saw. tidak pernah makan dengan menggunakan Khiwan (tempayan besar) atau dengan sukurrajah (mangkuk kecil).” Dia berkata, “Lantas dengan apa mereka makan?” Anas menjawab, “Dengan menggunakan sufar (piring yang terbuat dari kulit).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3284

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ الْجُبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو بَحْرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ عَلَى خِوَانٍ حَتَّى مَاتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Yusuf Al Jubairi} telah menceritakan kepada kami {Abu Bahr} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Anas bin Malik} dia berkata, “Saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. makan di atas Khiwan (tempayan besar) sampai beliau meninggal dunia.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3285

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ بَشِيرِ بْنِ ذَكْوَانَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ مُنِيرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُقَامَ عَنْ الطَّعَامِ حَتَّى يُرْفَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Ahmad bin Basyir bin Dzakwan Ad Dimasyqi} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} dari {Munir bin Az Zubair} dari {Makhul} dari {Aisyah}, bahwa Rasulullah saw. melarang meninggalkan makanan sehingga (makanan tersebut) diangkat.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3286

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وُضِعَتْ الْمَائِدَةُ فَلَا يَقُومُ رَجُلٌ حَتَّى تُرْفَعَ الْمَائِدَةُ وَلَا يَرْفَعُ يَدَهُ وَإِنْ شَبِعَ حَتَّى يَفْرُغَ الْقَوْمُ وَلْيُعْذِرْ فَإِنَّ الرَّجُلَ يُخْجِلُ جَلِيسَهُ فَيَقْبِضُ يَدَهُ وَعَسَى أَنْ يَكُونَ لَهُ فِي الطَّعَامِ حَاجَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Khalaf Al ‘Asqalani} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} telah memberitakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {‘Urwah bin Az Zubair} dari {Ibnu Umar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Apabila makanan diletakkan maka janganlah seseorang bangkit sehingga makanan itu diangkat, dan janganlah ia mengangkat tangannya meski dia sudah kenyang sehingga orang-orang selesai makan lalu meminta izin. Sebab seseorang merasa malu kepada teman duduknya hingga ia menahan tangannya, bisa jadi dia masih mempunyai hajat terhadap makanan tersebut.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3287

حَدَّثَنَا جُبَارَةُ بْنُ الْمُغَلِّسِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ وَسِيمٍ الْجَمَّالُ حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ أُمِّهِ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْحُسَيْنِ عَنْ الْحُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أُمِّهِ فَاطِمَةَ ابْنَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا لَا يَلُومَنَّ امْرُؤٌ إِلَّا نَفْسَهُ يَبِيتُ وَفِي يَدِهِ رِيحُ غَمَرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jubarah bin Al Mughallas} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaid bin Wasim Al Jammal} telah menceritakan kepadaku {Al Hasan bin Al Hasan} dari ibunya {Fatimah binti Husain} dari {Al Husain bin Ali} dari ibunya {Fatimah} puteri Rasulullah saw., dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Ketahuilah, jangan sekali-kali seseorang menyalahkan kecuali pada dirinya sendiri dia bermalam sementara di tangannya masih ada minyak sisa makanan (yang belum dibersihkan).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3288

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ حَدَّثَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نَامَ أَحَدُكُمْ وَفِي يَدِهِ رِيحُ غَمَرٍ فَلَمْ يَغْسِلْ يَدَهُ فَأَصَابَهُ شَيْءٌ فَلَا يَلُومَنَّ إِلَّا نَفْسَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Al Muhtar} telah menceritakan kepada kami {Suhail bin Abu Shalih} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian tidur sedang di tangannya masih menyisakan aroma masakan dan dia tidak mencuci tangannya kemudian mengenainya, maka jangan sekali-kali ia menyalahkan kecuali pada dirinya sendiri.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3289

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ ابْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ قَالَتْأُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطَعَامٍ فَعَرَضَ عَلَيْنَا فَقُلْنَا لَا نَشْتَهِيهِ فَقَالَ لَا تَجْمَعْنَ جُوعًا وَكَذِبًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Ibnu Abu Husain} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Asma binti Yazid} dia berkata, “Dihidangkan makanan kepada Nabi saw., lalu beliau menawarkannya kepada kami, namun kami mengatakan, “Kami tidak selera.” Maka beliau pun bersabda: “Janganlah kalian mencampur rasa lapar dengan kedustaan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3290

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ أَبِي هِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَوَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَتَغَدَّى فَقَالَ ادْنُ فَكُلْ فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمٌ فَيَا لَهْفَ نَفْسِي هَلَّا كُنْتُ طَعِمْتُ مِنْ طَعَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Abu Hilal} dari {Abdullah bin Sawadah} dari {Anas bin Malik} seorang laki-laki dari Bani Asyhal, dia berkata, “Saya datang menemui Nabi saw. di saat beliau sedang makan, beliau lalu bersabda: ‘Mendekatlah dan makanlah.’ Aku lalu menjawab, ‘Aku sedang berpuasa.’ Duh…betapa menyesalnya aku! Andai saja aku dapat mencicipi makanan Rasulullah saw.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3291

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ زِيَادٍ الْحَضْرَمِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ الْحَارِثِ بْنِ جَزْءٍ الزُّبَيْدِيَّ يَقُولُكُنَّا نَأْكُلُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ الْخُبْزَ وَاللَّحْمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Humaid bin Kasib} dan {Harmalah bin Yahya} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} telah memberitakan kepadaku {‘Amru bin Al Harits} telah menceritakan kepadaku {Sulaiman bin Ziyad Al Hadlrami} bahwa dia mendengar {Abdullah bin Al Harits bin Juz` Az Zubaidi} dia berkata, “Pada masa Rasulullah saw. kami pernah makan roti dan daging di dalam masjid.”