Manasik Haji
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2752
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ قَالَسَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَسْأَلُ عَنْ رُكُوبِ الْبَدَنَةِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ ارْكَبْهَا بِالْمَعْرُوفِ إِذَا أُلْجِئْتَ إِلَيْهَا حَتَّى تَجِدَ ظَهْرًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair}, ia berkata saya pernah mendengar {Jabir bin Abdullah} ditanya mengenai naik unta, lalu ia menjawab saya pernah mendengar saw. bersabda: “Tunggangilah ia dengan baik jika engkau terpaksa menggunakannya hingga engkau menemukan tunggangan yang cocok.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2753
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ طُفْنَا بِالْبَيْتِ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ أَنْ يَحِلَّ فَحَلَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ سَاقَ الْهَدْيَ وَنِسَاؤُهُ لَمْ يَسُقْنَ فَأَحْلَلْنَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَحِضْتُ فَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْحَصْبَةِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ يَرْجِعُ النَّاسُ بِعُمْرَةٍ وَحَجَّةٍ وَأَرْجِعُ أَنَا بِحَجَّةٍ قَالَ أَوَ مَا كُنْتِ طُفْتِ لَيَالِيَ قَدِمْنَا مَكَّةَ قُلْتُ لَا قَالَ فَاذْهَبِي مَعَ أَخِيكِ إِلَى التَّنْعِيمِ فَأَهِلِّي بِعُمْرَةٍ ثُمَّ مَوْعِدُكِ مَكَانُ كَذَا وَكَذَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Qudamah} dari {Jarir} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Al Aswad} dari {Aisyah}, ia berkata kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. dan tidak terlihat kecuali melakukan haji, kemudian tatkala telah sampai di Mekkah, kami melakukan thawaf di Ka’bah, dan Rasulullah saw. memerintahkan orang yang belium membawa hewan kurban untuk bertahallul, maka bertahallullah orang yang belum membawa hewan kurban, dan para isteri Rasulullah saw. belum membawa hewan kurban sehingga mereka bertahallul. Aisyah berkata lalu saya mengalami haid, sehingga tidak melakukan thawaf di Ka’bah. Kemudian ketika pada malam bermalam di daerah yang berkerikil saya berkata wahai Rasulullah saw. orang-orang pulang dengan membawa umrah dan haji, sedang saya pulang hanya dengan membawa haji. Maka beliau bersabda: “Apakah engkau tidak melakukan thawaf pada malam-malam kita datang di Mekkah?” Saya katakan tidak. Beliau bersabda: “Pergilah bersama saudaramu menuju Tan’im kemudian mengucapkan doa talbiyah lah untuk melakukan umrah, dan tempat yang dijanjikan bagimu adalah ini, dan ini.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2754
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ يَحْيَى عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُرَى إِلَّا أَنَّهُ الْحَجُّ فَلَمَّا دَنَوْنَا مِنْ مَكَّةَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ أَنْ يُقِيمَ عَلَى إِحْرَامِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ أَنْ يَحِلَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Yahya} dari {‘Amrah} dari {Aisyah}, ia berkata kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. dan tidak terlihat kecuali melakuka haji. Maka di saat kami telah mendekati Mekkah, Rasulullah saw. memerintahkan orang yang memiliki hewan kurban agar bermukim tetap dalam ihramnya, sedangkan orang yang tidak membawa hewan kurban agar bertahallul.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2755
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ عَنْ جَابِرٍ قَالَأَهْلَلْنَا أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ خَالِصًا لَيْسَ مَعَهُ غَيْرُهُ خَالِصًا وَحْدَهُ فَقَدِمْنَا مَكَّةَ صَبِيحَةَ رَابِعَةٍ مَضَتْ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَأَمَرَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَحِلُّوا وَاجْعَلُوهَا عُمْرَةً فَبَلَغَهُ عَنَّا أَنَّا نَقُولُ لَمَّا لَمْ يَكُنْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَةَ إِلَّا خَمْسٌ أَمَرَنَا أَنْ نَحِلَّ فَنَرُوحَ إِلَى مِنًى وَمَذَاكِيرُنَا تَقْطُرُ مِنْ الْمَنِيِّ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَطَبَنَا فَقَالَ فَقَدْ بَلَغَنِي الَّذِي قُلْتُمْ وَإِنِّي لَأَبَرُّكُمْ وَأَتْقَاكُمْ وَلَوْلَا الْهَدْيُ لَحَلَلْتُ وَلَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا أَهْدَيْتُ قَالَ وَقَدِمَ عَلِيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ بِمَا أَهْلَلْتَ قَالَ بِمَا أَهَلَّ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَهْدِ وَامْكُثْ حَرَامًا كَمَا أَنْتَ قَالَ وَقَالَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ عُمْرَتَنَا هَذِهِ لِعَامِنَا هَذَا أَوْ لِلْأَبَدِ قَالَ هِيَ لِلْأَبَدِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ulaiyyah} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Atho`} dari {Jabir}, ia berkata kami para sahabat Nabi saw. mengucapkan do’a talbiyah untuk melakukan haji secara murni tidak disertai yang lainnya, murni hanya itu semata. Kemudian kami sampai di Mekkah pada pagi keempat dari Dzul Hijjah. Kemudian Nabi saw. memerintahkan kami, beliau bersabda: “Bertahallullah, dan jadikan haji tersebut sebagai umrah.” Kemudian sampai kepada beliau bahwa kami mengatakan suatu hal. Setelah tidak ada jarak antara kita dengan Arafah kecuali lima, beliau memerintahkan kita untuk bertahallul, sehingga kita kembali ke Mina dan kemaluan-kemaluan kita meneteskan mani. Maka Nabi saw. berdiri kemudian berkhutbah kepada kami, lalu beliau bersabda: “Sungguh telah sampai berita kepadaku apa yang kalian katakan, dan sesungguhnya saya adalah orang yang paling berbakti dan paling bertakwa diantara kalian. Seandainya tidak ada hewan kurban maka niscaya aku akan bertahallul, jika nampak bagiku perkaraku ini sebelumnya maka saya tidak membawa hewan kurban.” Jabir berkata dan kemudian Ali datang dari Yaman, lalu beliau bersabda: “Bagaimana engkau mengucapkan doa talbiyah?” Ia menjawab dengan do’a talbiyah yang dilakukan Nabi saw. Maka beliau bersabda: “Berkurbanlah dan tinggallah dalam keadaan tetap berihram sebagaimana engkau sekarang.” Jabir berkata dan Suraqah bin Malik bin Ju’syam berkata “Wahai Rasulullah saw. bagaimana pendapat anda, apakah umrah kami ini hanya untuk tahun ini saja atau untuk selamanya?” Beliau menjawab: “Untuk selamanya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2756
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ سُرَاقَةَ بْنِ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ أَنَّهُ قَالَيَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ عُمْرَتَنَا هَذِهِ لِعَامِنَا أَمْ لِأَبَدٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ لِأَبَدٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abdul Malik} dari {Thawus} dari {Suraqah bin Malik bin Ju’syum} bahwa ia berkata “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda, apakah umrah kami ini hanya untuk tahun ini atau untuk selamanya?” Rasulullah saw. bersabda: “Untuk selamanya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2757
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ قَالَ سُرَاقَةُتَمَتَّعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَمَتَّعْنَا مَعَهُ فَقُلْنَا أَلَنَا خَاصَّةً أَمْ لِأَبَدٍ قَالَ بَلْ لِأَبَدٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hannad bin As Sari} dari {‘Abdah} dari {Ibnu Abu ‘Arunah} dari {Malik bin Dinar} dari {‘Atho`}, ia berkata {Suraqah} berkata Rasulullah saw. melakukan haji tamattu’ dan kami melakukannya bersamanya, lalu kami katakan “Apakah khusus untuk kami saja atau untuk selamanya?” Beliau menjawab: “Untuk selamanya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2758
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ وَهُوَ الدَّرَاوَرْدِيُّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ بِلَالٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قُلْتُيَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَسْخُ الْحَجِّ لَنَا خَاصَّةً أَمْ لِلنَّاسِ عَامَّةً قَالَ بَلْ لَنَا خَاصَّةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdul Aziz yaitu Ad Darawardi} dari {Rabi’ah bin Abu Abdur Rahman} dari {Al Harits bin Bilal} dari {ayahnya}, ia berkata saya berkata wahai Rasulullah saw. apakah mengganti haji menjadi umrah khusus untuk kami atau untuk manusia secara umum? Beliau menjawab: “Khusus untuk kita.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2759
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ وَعَيَّاشٌ الْعَامِرِيُّ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّفِي مُتْعَةِ الْحَجِّ قَالَ كَانَتْ لَنَا رُخْصَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Yazid} dari {Abdur Rahman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dan {‘Ayyasy Al ‘Amiri} dari {Ibrahim At Taimi} dari {ayahnya} dari {Abu Dzar} mengenai penggantian haji menjadi umrah, ia berkata “Itu adalah keringanan bagi kita.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2760
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الْوَارِثِ بْنَ أَبِي حَنِيفَةَ قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَفِي مُتْعَةِ الْحَجِّ لَيْسَتْ لَكُمْ وَلَسْتُمْ مِنْهَا فِي شَيْءٍ إِنَّمَا كَانَتْ رُخْصَةً لَنَا أَصْحَابَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} serta {Muhammad bin Basysyar} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, ia berkata saya pernah mendengar {Abdul Warits bin Abu Hanifah} berkata saya mendengar {Ibrahim At Taimi} menceritakan dari {ayahnya} dari {Abu Dzar}, ia berkata mengenai haji tamattu’ (berumrah sebelum haji pada bulan-bulan haji kemudian berhaji tanpa harus keluar ke miqat) ia bukan untuk kalian dan kalian bukan bagian darinya sedikitpun. Hal itu adalah keringanan bagi kami, para sahabat Muhammad saw.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2761
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكَانَتْ الْمُتْعَةُ رُخْصَةً لَنَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Khalid}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ghundar} dari {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Ibrahim At Taimi} dari {ayahnya} dari {Abu Dzar}, ia berkata mut’ah/haji tamattu’/tamattu’ (berumrah sebelum haji pada bulan-bulan haji kemudian berhaji tanpa harus keluar ke miqat) adalah keringanan bagi kami.