Manasik Haji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2762

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ قَالَ حَدَّثَنَا مُفَضَّلُ بْنُ مُهَلْهَلٍ عَنْ بَيَانٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ قَالَكُنْتُ مَعَ إِبْرَاهِيمَ النَّخَعِيِّ وَإِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ فَقُلْتُ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَجْمَعَ الْعَامَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَقَالَ إِبْرَاهِيمُ لَوْ كَانَ أَبُوكَ لَمْ يَهُمَّ بِذَلِكَ قَالَ وَقَالَ إِبْرَاهِيمُ التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَإِنَّمَا كَانَتْ الْمُتْعَةُ لَنَا خَاصَّةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mufadhdhal bin Muhalhal} dari {Bayan} dari {Abdur Rahman bin Abu Asy Sya’tsa`}, ia berkata saya pernah bersama Ibrahim Al Nakha’i serta Ibrahim At Taimi, kemudian saya katakan sungguh saya telah berniat untuk menggabungkan haji dan umrah pada tahun ini. Lalu Ibrahim berkata Jika ayahmu belum berniat untuk melakukan hal tersebut. Abdur Rahman mengatakan {Ibrahim At Taimi} mengatakan dari {ayahnya} dari {Abu Dzar}, ia berkata sesungguhnya mut’ah/haji tamattu’ (berumrah sebelum haji pada bulan-bulan haji kemudian berhaji tanpa harus keluar ke miqat) khusus untuk kami.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2763

أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ وَاصِلِ بْنِ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ وُهَيْبِ بْنِ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانُوا يُرَوْنَ أَنَّ الْعُمْرَةَ فِي أَشْهُرِ الْحَجِّ مِنْ أَفْجَرِ الْفُجُورِ فِي الْأَرْضِ وَيَجْعَلُونَ الْمُحَرَّمَ صَفَرَ وَيَقُولُونَ إِذَا بَرَأَ الدَّبَرْ وَعَفَا الْوَبَرْ وَانْسَلَخَ صَفَرْ أَوْ قَالَ دَخَلَ صَفَرْ فَقَدْ حَلَّتْ الْعُمْرَةُ لِمَنْ اعْتَمَرْ فَقَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ صَبِيحَةَ رَابِعَةٍ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ فَأَمَرَهُمْ أَنْ يَجْعَلُوهَا عُمْرَةً فَتَعَاظَمَ ذَلِكَ عِنْدَهُمْ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْحِلِّ قَالَ الْحِلُّ كُلُّهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdul A’la bin Washil bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Wuhaib bin Khalid}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Thawus} dari {ayahnya} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata “Dahulu mereka berpendapat bahwa umrah pada bulan-bulan haji termasuk perbuatan dosa yang paling besar di muka bumi, dan mereka menjadikan Bulan Muharram sebagai Bulan Shafar, dan mereka mengatakan apabila punggung unta telah sembuh dari pengaruh membawa beban, serta bulunya telah menjadi banyak, dan Bulan Shafar telah berlalu atau Bulan Shafar telah masuk, maka sungguh telah boleh melakukan umrah bagi orang yang melakukan umrah. Lalu Nabi saw. serta para sahabatnya datang pada pagi keempat dalam keadaan mengucapkan doa talbiyah untuk melakukan haji, kemudian beliau memerintahkan mereka agar mengubahnya menjadi umrah, maka terasa berat hal itu bagi mereka. Lalu mereka berkata wahai Rasulullah saw. tahallul apakah? Beliau menjawab: “Tahallul menyeluruh.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2764

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُسْلِمٍ وَهُوَ الْقُرِّيُّ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُأَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعُمْرَةِ وَأَهَلَّ أَصْحَابُهُ بِالْحَجِّ وَأَمَرَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ الْهَدْيُ أَنْ يَحِلَّ وَكَانَ فِيمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ الْهَدْيُ طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ وَرَجُلٌ آخَرُ فَأَحَلَّا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Muslim yaitu Al Qurri}, ia berkata saya pernah mendengar {Ibnu Abbas} berkata Rasulullah saw. mengucapkan do’a talbiyah untuk melakukan umrah dan para sahabatnya mengucapkan doa talbiyah untuk melakukan haji. Beliau memerintahkan orang yang belum membawa hewan kurban agar bertahallul, dan diantara orang yang tidak membawa hewan kurban adalah Thalhah bin ‘Ubaidillah, serta seorang laki-laki yang lain, sehingga mereka bertahallul.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2765

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هَذِهِ عُمْرَةٌ اسْتَمْتَعْنَاهَا فَمَنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ هَدْيٌ فَلْيَحِلَّ الْحِلَّ كُلَّهُ فَقَدْ دَخَلَتْ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Hakam} dari {Mujahid} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Ini adalah umrah yang kita nikmati, barang siapa belum memiliki hewan kurban hendaknya bertahallul menyeluruh, sungguh umrah telah masuk dalam haji.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2766

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ نَافِعٍ مَوْلَى أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّهُكَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِبَعْضِ طَرِيقِ مَكَّةَ تَخَلَّفَ مَعَ أَصْحَابٍ لَهُ مُحْرِمِينَ وَهُوَ غَيْرُ مُحْرِمٍ وَرَأَى حِمَارًا وَحْشِيًّا فَاسْتَوَى عَلَى فَرَسِهِ ثُمَّ سَأَلَ أَصْحَابَهُ أَنْ يُنَاوِلُوهُ سَوْطَهُ فَأَبَوْا فَسَأَلَهُمْ رُمْحَهُ فَأَبَوْا فَأَخَذَهُ ثُمَّ شَدَّ عَلَى الْحِمَارِ فَقَتَلَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَى بَعْضُهُمْ فَأَدْرَكُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلُوهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا هِيَ طُعْمَةٌ أَطْعَمَكُمُوهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Abu An Nadhr} dari {Nafi’ sahaya Abu Qatadah} dari {Abu Qatadah} bahwa ia pernah bersama Rasulullah saw. hingga setelah berada di sebagian jalan di Mekkah, ia berpisah dengan para sahabatnya yang sedang melakukan ihram, sedangkan ia tidak melakukan umrah. Dan ia melihat keledai liar, lalu ia menunggang kudanya kemudian meminta para sahabatnya untuk mengambilkan cemetinya, namun mereka menolak. Lalu ia meminta tombaknya kepada mereka, namun mereka menolak. Maka ia mengambilnya kemudian melemparkannya ke arah keledai tersebut hingga ia membunuhnya dan sebagian sahabat Nabi saw. memakan sebagiannya, dan sebagian yang lain menolak. Lalu mereka berjumpa dengan Rasulullah saw. kemudian bertanya mengenai hal tersebut kepadanya. Lalu beliau bersabda: “Itu adalah makanan yang telah Allah ‘azza wajalla berikan kepada kalian.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2767

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَكُنَّا مَعَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ وَنَحْنُ مُحْرِمُونَ فَأُهْدِيَ لَهُ طَيْرٌ وَهُوَ رَاقِدٌ فَأَكَلَ بَعْضُنَا وَتَوَرَّعَ بَعْضُنَا فَاسْتَيْقَظَ طَلْحَةُ فَوَفَّقَ مَنْ أَكَلَهُ وَقَالَ أَكَلْنَاهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Mu’adz bin Abdur Rahman At Taimi} dari {ayahnya}, ia berkata kami pernah bersama {Thalhah bin ‘Ubaidillah} dan kami sedang berihram, kemudian ia diberi hadiah seekor burung. Lalu sebagian kami memakannya dan sebagian yang lain menahan diri, kemudian Thalhah terbangun dan menyetujui orang yang memakannya, dan berkata kami pernah memakannya bersama Rasulullah saw.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2768

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ سَلَمَةَ الضَّمْرِيِّ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنْ الْبَهْزِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يُرِيدُ مَكَّةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ حَتَّى إِذَا كَانُوا بِالرَّوْحَاءِ إِذَا حِمَارُ وَحْشٍ عَقِيرٌ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ دَعُوهُ فَإِنَّهُ يُوشِكُ أَنْ يَأْتِيَ صَاحِبُهُ فَجَاءَ الْبَهْزِيُّ وَهُوَ صَاحِبُهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْكَ وَسَلَّمَ شَأْنَكُمْ بِهَذَا الْحِمَارِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَا بَكْرٍ فَقَسَّمَهُ بَيْنَ الرِّفَاقِ ثُمَّ مَضَى حَتَّى إِذَا كَانَ بِالْأُثَايَةِ بَيْنَ الرُّوَيْثَةِ وَالْعَرْجِ إِذَا ظَبْيٌ حَاقِفٌ فِي ظِلٍّ وَفِيهِ سَهْمٌ فَزَعَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ رَجُلًا يَقِفُ عِنْدَهُ لَا يُرِيبُهُ أَحَدٌ مِنْ النَّاسِ حَتَّى يُجَاوِزَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} serta {Al Harits bin Miskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, lafazhnya adalah lafazh Al Harits bin Miskin, dari {Ibnu Al Qasim}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Yahya bin Sa’id}, ia berkata telah memberitakan kepadaku {Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits} dari {Isa bin Thalhal} dari {Umair bin Salamah Adh Dhamri} bahwa ia mengabarkan kepadanya dari {Al Bahzi} bahwa Rasulullah saw. berangkat menuju Mekkah dan beliau sedang berihram hingga ketika mereka telah sampai di Ar Rauha`, tiba-tiba muncul keledai liar yang telah disembelih, lalu hal itu diceritakan kepada Rasulullah saw., maka beliau bersabda: ” Biarkan dia, sebentar lagi pemiliknya akan datang.” Lalu datanglah Al Bahzi pemiliki keledai itu kepada Rasulullah saw., lalu ia berkata ya Rasulullah, semoga shalawat serta salam Allah limpahkan kepadamu, lakukanlah apa yang kalian suka pada keledai ini. Maka Rasulullah saw. menyuruh Abu Bakar agar membaginya, iapun membagikannya kepada para sahabat, lalu pergi hingga ketika sampai di Al Utsayah yang berada diantara Ruwaitsah dan Al ‘Araj, ternyata disana ada seekor kijang yang berdiri miring dibawah naungan dengan panah yang menancap padanya, ia menyangka bahwa Rasulullah saw. menyuruh seseorang berdiri di sisinya dan tidak seorangpun yang mengganggunya hingga melewatinya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2769

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الصَّعْبِ بْنِ جَثَّامَةَأَنَّهُ أَهْدَى لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِمَارَ وَحْشٍ وَهُوَ بِالْأَبْوَاءِ أَوْ بِوَدَّانَ فَرَدَّهُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا فِي وَجْهِي قَالَ أَمَا إِنَّهُ لَمْ نَرُدَّهُ عَلَيْكَ إِلَّا أَنَّا حُرُمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Ubaidullah bin Abdillah bin ‘Utbah} dari {Abdullah bin Abbas} dari {Ash Sha’b bin Jutstsamah} bahwa ia telah menghadiahkan keledai liar kepada Rasulullah saw. dan beliau sedang berada di Al Abwa` atau Waddan, kemudian beliau mengembalikannya kepadanya. Kemudian setelah Rasulullah saw. melihat raut mukaku beliau bersabda: “Sesungguhnya kami tidak menolak pemberianmu, hanya saja kami sedang melakukan ihram.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2770

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الصَّعْبِ بْنِ جَثَّامَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِوَدَّانَ رَأَى حِمَارَ وَحْشٍ فَرَدَّهُ عَلَيْهِ وَقَالَ إِنَّا حُرُمٌ لَا نَأْكُلُ الصَّيْدَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Shaleh bin Kaisan} dari {‘Ubaidullah bin Abdullah} dari {Ibnu Abbas} dari {Ash Sha’b bin Jatstsamah} bahwa Nabi saw. datang hingga setelah sampai di Waddan beliau melihat keledai liar, kemudian mengembalikannya kepadanya, dan beliau bersabda: “Kami sedang melakukan ihram, dan tidak makan hewan buruan.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2771

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَنْبَأَنَا قَيْسُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عَطَاءٍأَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ قَالَ لِزَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ مَا عَلِمْتَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُهْدِيَ لَهُ عُضْوُ صَيْدٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَلَمْ يَقْبَلْهُ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Sulaiman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Affan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Qais bin Sa’d} dari {‘Atho`} bahwa {Ibnu Abbas} berkata kepada {Zaid bin Arqam} “Apakah engkau tahu bahwa Nabi saw. pernah diberi hadiah bagian dari hewan buruan sedang beliau dalam keadaan berihram kemudian beliau tidak menerimanya? Ia berkata “Iya.”