Manasik Haji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2792

أَخْبَرَنِي شُعَيْبُ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ إِسْحَقَ وَصَفْوَانُ بْنُ عَمْرٍو الْحِمْصِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزَوَّجَ مَيْمُونَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah memberitakan kepadaku {Syu’aib bin Syu’aib bin Ishaq} serta {Shafwan bin ‘Amr Al Hilshi}, keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {‘Atho` bin Abu Rabbah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. menikahi Maimunah dalam keadaan berihram.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2793

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ أَنَّ أَبَانَ بْنَ عُثْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يَخْطُبُ وَلَا يُنْكِحُ
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Nafi’} dari {Nubaih bin Wahb} bahwa {Aban bin Usman} berkata saya pernah mendengar {Usman bin ‘Affan} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang berihram tidak boleh menikah, melamar dan menikahkan.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2794

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مَالِكٍ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَنْكِحَ الْمُحْرِمُ أَوْ يُنْكِحَ أَوْ يَخْطُبَ
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Malik} telah memberitakan kepadaku {Nafi’} dari {Nubaih bin Wahb} dari {Aban bin Usman} dari {ayahnya} dari Nabi saw. bahwa beliau melarang orang yang berihram untuk menikah, menikahkan atau melamar.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2795

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ قَالَأَرْسَلَ عُمَرُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ إِلَى أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ يَسْأَلُهُ أَيَنْكِحُ الْمُحْرِمُ فَقَالَ أَبَانُ إِنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ حَدَّثَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يَخْطُبُ
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Yazid} dari {Sufyan} dari {Ayyub bin Musa} dari {Nubaih bin Wahb}, ia berkata Umar bin ‘Ubaidullah bin Ma’mar mengirim utusan kepada Aban bin Usman bertanya kepadanya apakah orang yang berihram boleh menikah? Kemudian {Aban} menjawab {Usman bin Affan} telah menceritakan bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak boleh orang yang berihram menikah, dan melamar.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2796

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Abu Az Zubair} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. berbekam dalam keadaan berihram.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2797

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ طَاوُسٍ وَعَطَاءٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} dari {Thawus} serta {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. berbekam dalam keadaan berihram.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2798

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءً قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُاحْتَجَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌثُمَّ قَالَ بَعْدُ أَخْبَرَنِي طَاوُسٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ يَقُولُ احْتَجَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Manshur} dari {Sufyan}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {‘Amr bin Dinar}, ia berkata saya pernah mendengar {‘Atho`} berkata saya pernah mendengar {Ibnu Abbas} berkata Nabi saw. pernah berbekam dalam keadaan berihram. Kemudian ia berkata setelah itu telah mengabarkan kepadaku {Thawus} dari Ibnu Abbas, ia berkata Nabi saw. berbekam dalam keadaan berihram.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2799

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ مِنْ وَثْءٍ كَانَ بِهِ
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Nabi saw. berbekam dalam keadaan berihram Karena memar yang ada padanya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2800

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ عَلَى ظَهْرِ الْقَدَمِ مِنْ وَثْءٍ كَانَ بِهِ
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdur Razzaq}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. berbekam dalam keadaan berihram di atas telapak kakinya karena memar yang ada padanya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2801

أَخْبَرَنِي هِلَالُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ وَهُوَ ابْنُ عَثْمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ قَالَ قَالَ عَلْقَمَةُ بْنُ أَبِي عَلْقَمَةَ أَنَّهُ سَمِعَ الْأَعْرَجَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ ابْنَ بُحَيْنَةَ يُحَدِّثُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَمَ وَسَطَ رَأْسِهِ وَهُوَ مُحْرِمٌ بِلَحْيِ جَمَلٍ مِنْ طَرِيقِ مَكَّةَ
Terjemahan: Telah memberitakan kepadaku {Hilal bin Bisyr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Khalid yaitu Ibnu ‘Atsmah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Bilal}, ia berkata {‘Alqamah bin Abu ‘Alqamah} berkata bahwa ia pernah mendengar {Al A’raj} berkata saya pernah mendengar {Abdullah bin Buhainah} menceritakan bahwa Rasulullah saw. berbekam di tengah kepalanya dalam keadaan berihram di Lahyi Jamal diantara jalan yang ada di Mekkah.