Manasik Haji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2972

أَخْبَرَنِي أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ وَجَعَلَ يَقُولُ السَّكِينَةَ عِبَادَ اللَّهِ يَقُولُ بِيَدِهِ هَكَذَا وَأَشَارَ أَيُّوبُ بِبَاطِنِ كَفِّهِ إِلَى السَّمَاءِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Daud}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} bahwa Nabi saw. bertolak dari ‘Arafah dan bersabda: “Tenanglah wahai hamba Allah.” Dan beliau berbicara dengan tangannya demikian, dan Ayyub memberikan isyarat dengan bagian dalam telapak tangannya menuju langit.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2973

أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍأَنَّهُ سُئِلَ عَنْ مَسِيرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ قَالَ كَانَ يَسِيرُ الْعَنَقَ فَإِذَا وَجَدَ فَجْوَةً نَصَّ وَالنَّصُّ فَوْقَ الْعَنَقِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Hisyam} dari {ayahnya} dari {Usamah bin Zaid} bahwa ia ditanya mengenai perjalanan Nabi saw. dalam melakukan haji wada’, ia berkata beliau berjalan sedang, kemudian apabila mendapati kelonggaran maka beliau berjalan lebih cepat dari itu.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2974

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَيْثُ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ مَالَ إِلَى الشِّعْبِ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ أَتُصَلِّي الْمَغْرِبَ قَالَ الْمُصَلَّى أَمَامَكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ibrahim bin ‘Uqbah} dari {Kuraib} dari {Usamah bin Zaid} bahwa Nabi saw. ketika bertolak dari Arafah beliau condong ke jalan bukit. Usamah berkata maka saya katakan kepadanya apakah anda melakukan shalat Maghrib? Beliau menjawab: “Mushalla ada di depanmu.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2975

أَخْبَرَنَا مُحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَزَلَ الشِّعْبَ الَّذِي يَنْزِلُهُ الْأُمَرَاءُ فَبَالَ ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءًا خَفِيفًا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ فَلَمَّا أَتَيْنَا الْمُزْدَلِفَةَ لَمْ يَحُلَّ آخِرُ النَّاسِ حَتَّى صَلَّى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Waki’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibrahim bin ‘Uqbah} dari {Kuraib} dari {Usamah bin Zaid} bahwa Rasulullah saw. pernah singgah di jalan bukit yang menjadi tempat singgah para pemimpin, kemudian beliau kencing, kemudian berwudhu ringan. Lalu saya katakan wahai Rasulullah saw., apakah anda akan melakukan shalat? Beliau menjawab: “Shalat ada di depanmu.” Kemudian tatkala kami sampai di Muzdalifah tidak berhenti orang yang paling terakhir hingga ia melakukan shalat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2976

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي أَيُّوبَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِجَمْعٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabi} dari {Hammad} dari {Yahya} dari {‘Adi bin Tsabit} dari {Abdullah bin Yazid} dari {Abu Ayyub} bahwa Rasulullah saw. menggabung antara Maghrib dan Isya’ dengan shalat jama’.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2977

أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا قَالَ حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ الْمِقْدَامِ عَنْ دَاوُدَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِجَمْعٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Qasim bin Zakariya}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Mush’ab bin Al Miqdam} dari {Daud} dari {Al A’masy} dari {‘Umarah} dari {Abdur Rahman bin Yazid} dari {Ibnu Mas’ud} bahwa Nabi saw. menggabung shalat Maghrib dan Isya’ dengan shalat jama’.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2978

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ لَمْ يُسَبِّحْ بَيْنَهُمَا وَلَا عَلَى إِثْرِ كُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abi Dzi`b}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Az Zuhri} dari {Salim} dari {ayahnya} bahwa Rasulullah saw. menggabungkan antara Maghrib dan Isya` dengan satu iqamah, dan tidak mengucapkan tasbih diantara keduanya juga tidak setelah keduanya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2979

أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ قَالَجَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ لَيْسَ بَيْنَهُمَا سَجْدَةٌ صَلَّى الْمَغْرِبَ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ وَالْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِوَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَجْمَعُ كَذَلِكَ حَتَّى لَحِقَ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Isa bin Ibrahim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} bahwa {‘Ubaidullah bin Abdullah} telah mengabarkan kepadanya bahwa {bapaknya} berkata Rasulullah saw. menggabungkan antara Maghrib dan Isya`, tidak ada diantara keduanya sajdah, beliau melakukan shalat Maghrib tiga rakaat dan Isya` dua rakaat. Dan Abdullah bin Umar menjama’ juga hingga berjumpa dengan Allah ‘azza wajalla.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2980

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ وَاحِدَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Manshur}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salamah} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Umar}, ia berkata Rasulullah saw. menjama’ Maghrib dan Isya` dengan satu iqamah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2981

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ قَالَ أَنْبَأَنَا حِبَّانُ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ أَنَّ كُرَيْبًا قَالَ سَأَلْتُ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ وَكَانَ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ فَقُلْتُكَيْفَ فَعَلْتُمْ قَالَ أَقْبَلْنَا نَسِيرُ حَتَّى بَلَغْنَا الْمُزْدَلِفَةَ فَأَنَاخَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ بَعَثَ إِلَى الْقَوْمِ فَأَنَاخُوا فِي مَنَازِلِهِمْ فَلَمْ يَحُلُّوا حَتَّى صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ ثُمَّ حَلَّ النَّاسُ فَنَزَلُوا فَلَمَّا أَصْبَحْنَا انْطَلَقْتُ عَلَى رِجْلَيَّ فِي سُبَّاقِ قُرَيْشٍ وَرَدِفَهُ الْفَضْلُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Hatim}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Hibban}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Ibrahim bin ‘Uqbah} bahwa {Kuraib} berkata saya pernah bertanya kepada {Usamah bin Zaid}, dan ia adalah orang yang dibonceng Rasulullah saw. pada sore Hari Arafah. Lalu saya katakan bagaimana kalian berbuat? Ia berkata kami datang dengan berjalan hingga sampai Muzdalifah, lalu beliau turun, dan melakukan shalat Maghrib kemudian mengirim utusan kepada manusia agar turun maka mereka turun di tempat-tempat mereka turun, dan tidak benar-benar turun hingga Rasulullah saw. melakukan shalat Isya`akhir, kemudian orang-orang mereka benar-benar turun. Tatkala pagi hari saya pergi berjalan kaki diantara orang-orang Quraisy yang berjalan cepat dan beliau dibonceng Al Fadhl.