Manasik Haji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3032

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ أَعْيَنَ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الْفَضْلِ بْنِ الْعَبَّاسِأَنَّهُ كَانَ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَزَلْ يُلَبِّي حَتَّى رَمَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim Khusyaisy bin Ashram} dari {Ali bin Ma’bad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Musa bin A’yan} dari {Abdul Karim Al Jaziri} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dari {Al Fadhl bin Al Abbas} bahwa ia pernah membonceng Nabi saw. dan beliau senantiasa mengucapkan talbiyah hingga melempar Jumrah Aqabah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3033

أَخْبَرَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَنْبَأَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَبَلَغَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَمَى الْجَمْرَةَ الَّتِي تَلِي الْمَنْحَرَ مَنْحَرَ مِنًى رَمَاهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبِّرُ كُلَّمَا رَمَى بِحَصَاةٍ ثُمَّ تَقَدَّمَ أَمَامَهَا فَوَقَفَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ يَدْعُو يُطِيلُ الْوُقُوفَ ثُمَّ يَأْتِي الْجَمْرَةَ الثَّانِيَةَ فَيَرْمِيهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبِّرُ كُلَّمَا رَمَى بِحَصَاةٍ ثُمَّ يَنْحَدِرُ ذَاتَ الشِّمَالِ فَيَقِفُ مُسْتَقْبِلَ الْبَيْتِ رَافِعًا يَدَيْهِ يَدْعُو ثُمَّ يَأْتِي الْجَمْرَةَ الَّتِي عِنْدَ الْعَقَبَةِ فَيَرْمِيهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ وَلَا يَقِفُ عِنْدَهَاقَالَ الزُّهْرِيُّ سَمِعْتُ سَالِمًا يُحَدِّثُ بِهَذَا عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَفْعَلُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Abbas bin Abdul ‘Azhim Al ‘Anbari}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri}, ia berkata telah sampai kepada kami berita bahwa Rasulullah saw. apabila melempar jumrah yang terletak setelah tempat menyembelih yaitu tempat menyembelih di Mina, beliau melemparnya dengan tujuh kerikil, beliau bertakbir setiap kali melempar dengan kerikil, kemudian maju ke depan, lalu berdiri menghadap Kiblat dengan mengangkat kedua tangannya, berdoa dan berdiri lama. Kemudian beliau mendatangi Jumrah yang kedua, lalu melemparnya dengan tujuh kerikil, dan bertakbir setiap kali melempar dengan kerikil. Kemudian beliau turun ke sebelah kiri, lalu berdiri menghadap Ka’bah dengan mengangkat kedua tangannya, dan berdoa. Kemudian mendatangi Jumrah yang ada di Aqabah, lalu melemparnya dengan tujuh kerikil. Dan tidak berdiri di sisinya. Az Zuhri berkata saya mendengar {Salim} menceritakan hal ini dari {ayahnya} dari Nabi saw., dan Ibnu Umar melakukannya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3034

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ الْحَسَنِ الْعُرَنِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَإِذَا رَمَى الْجَمْرَةَ فَقَدْ حَلَّ لَهُ كُلُّ شَيْءٍ إِلَّا النِّسَاءَ قِيلَ وَالطِّيبُ قَالَ أَمَّا أَنَا فَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَضَمَّخُ بِالْمِسْكِ أَفَطِيبٌ هُوَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salamah bin Kuhail} dari {Al Hasan Al ‘Uraini} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata apabila telah melempar Jumrah maka halal baginya segala sesuatu kecuali wanita. Kemudian dikatakan kepadanya dan minyak wangi? Maka ia berkata adapun saya, melihat Rasulullah saw. berlumuran Kasturi, apakah itu adalah minyak wangi?

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2572

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ الْمُخَرِّمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ وَاسْمُهُ الْمُغِيرَةُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَخَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ فَرَضَ عَلَيْكُمْ الْحَجَّ فَقَالَ رَجُلٌ فِي كُلِّ عَامٍ فَسَكَتَ عَنْهُ حَتَّى أَعَادَهُ ثَلَاثًا فَقَالَ لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَوْ وَجَبَتْ مَا قُمْتُمْ بِهَا ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِالشَّيْءِ فَخُذُوا بِهِ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَاجْتَنِبُوهُ
Terjemahan: Telah? mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak Al Makhzumi}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Abu Hisyam namanya adalah Al Mughirah bin Salamah}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Ar Rabi’ bin Muslim}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. berkhutbah kepada manusia kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan kepada kalian untuk melakukan haji.” Lalu terdapat seorang laki-laki yang bertanya apakah setiap tahun? Maka beliau terdiam hingga orang tersebut mengulangnya sebanyak tiga kali. Lalu beliau bersabda: “Jika saya katakan “ya”, niscaya akan menjadi wajib, dan jika telah wajib maka kalian tidak mampu melakukannya. Biarkan saya, tidaklah saya meninggalkan kalian, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena banyak bertanya, dan sering menyelisihi para nabi. Maka apabila saya perintahkan sesuatu kepada kalian, lakukanlah sesuai dengan kemampuan kalian, dan jika saya melarang kalian dari sesuatu maka jauhilah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2573

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ النَّيْسَابُورِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُوسَى بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْجَلِيلِ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سِنَانٍ الدُّؤَلِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى كَتَبَ عَلَيْكُمْ الْحَجَّ فَقَالَ الْأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِيُّ كُلُّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ فَقَالَ لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ ثُمَّ إِذًا لَا تَسْمَعُونَ وَلَا تُطِيعُونَ وَلَكِنَّهُ حَجَّةٌ وَاحِدَةٌ
Terjemahan: Telah? mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Abdullah An Naisaburi}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Maryam}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Musa bin Salamah}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Abdul Jalil bin Humaid} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Sinan Ad Duali} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. pernah berdiri seraya bersabda: “Allah ta’ala telah mewajibkan haji kepada kalian.” Lalu Al Aqra’ bin Habis At Taimi berkata “Apakah setiap tahun wahai Rasulullah?” beliau terdiam, lalu bersabda: “Jika saya katakan “ya”, niscaya menjadi wajib, kemudian jika demikian maka kalian tidak akan mendengar dan mentaati, akan tetapi haji hanyalah sekali.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2574

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ سَالِمٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي رَزِينٍ أَنَّهُ قَالَيَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَلَا الْعُمْرَةَ وَلَا الظَّعْنَ قَالَ فَحُجَّ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ
Terjemahan: Telah? mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Khalid}, ia berkata telah? menceritakan kepada kami {Syu’bah}, ia berkata saya pernah mendengar {An Nu’man bin Salim} berkata saya pernah mendengar {‘Amr bin Aus} menceritakan dari {Abu Razin} bahwa ia berkata wahai Rasulullah, ayahku adalah orang yang telah tua, tidak mampu melakukan haji serta umrah, serta bersafar. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Lakukanlah haji untuk ayahmu dan berumrahlah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2575

أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الصَّفَّارِ الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُوَيْدٌ وَهُوَ ابْنُ عَمْرٍو الْكَلْبِيُّ عَنْ زُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَجَّةُ الْمَبْرُورَةُ لَيْسَ لَهَا جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ وَالْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdah bin Abdullah Ash Shaffar Al Bashri}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Suwaid yaitu Ibnu ‘Amr Al Kalbi} dari {Zuhair}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Suhail} dari {Sumay} dari {Abu Shaleh} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. telah bersabda: “Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali Surga, dan umrah satu hingga umrah yang lain merupakan penghapus dosa diantara keduanya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2576

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي سُهَيْلٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَجَّةُ الْمَبْرُورَةُ لَيْسَ لَهَا ثَوَابٌ إِلَّا الْجَنَّةُ مِثْلَهُ سَوَاءً إِلَّا أَنَّهُ قَالَ تُكَفِّرُ مَا بَيْنَهُمَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Manshur}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Suhail} dari {Sumay} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bersabda: “Haji mabrur tidak mendatangkan pahala kecuali Surga.” Persis seperti itu, hanya saja beliau bersabda: “Menghapuskan dosa diantara keduanya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2577

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ الْإِيمَانُ بِاللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ثُمَّ الْحَجُّ الْمَبْرُورُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah}, ia berkata terdapat seorang laki-laki yang bertanya kepada Nabi saw., ia berkata “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling baik? Beliau menjawab: “Beriman kepada Allah.” Orang tersebut berkata kemudian apa? Beliau menjawab: “Berjihad di jalan Allah.” Laki-laki tersebut berkata kemudian apa? beliau menjawab: “Haji mabrur.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2578

أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَثْرُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ مَخْرَمَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ سُهَيْلَ بْنَ أَبِي صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفْدُ اللَّهِ ثَلَاثَةٌ الْغَازِي وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Ibrahim bin Matsrud}, ia berkarta telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Makhramah} dari {Bapaknya}, ia berkata saya mendengar {Suhail bin Abi Shaleh} berkata aku mendengar {ayahku} berkata aku mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Utusan Allah itu ada tiga, yaitu: orang yang berjuang, orang yang melakukan haji dan orang yang melakukan umrah.”