Manasik Haji

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2869

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنِي السَّائِبُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ كَانَ يَقُودُ ابْنَ عَبَّاسٍ وَيُقِيمُهُ عِنْدَ الشُّقَّةِ الثَّالِثَةِ مِمَّا يَلِي الرُّكْنَ الَّذِي يَلِي الْحَجَرَ مِمَّا يَلِي الْبَابَ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَمَا أُنْبِئْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي هَاهُنَا فَيَقُولُ نَعَمْ فَيَتَقَدَّمُ فَيُصَلِّي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {As Saib bin Umar}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdullah bin As Saib} dari {bapaknya} bahwa ia pernah menuntun Ibnu Abbas dan memberdirikannya di sisi ke tiga setelah rukun yang berada setelah Hijr setelah pintu. Kemudian {Ibnu Abbas} berkata apakah engkau pernah diberitahu bahwa Rasulullah saw. pernah melakukan shalat di sini? Maka ia berkata ya. Lalu ia maju ke depan dan melakukan shalat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2870

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَحْمَدُ بْنُ شُعَيْبٍ مِنْ لَفْظِهِ قَالَ أَنْبَأَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍأَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا أَرَاكَ تَسْتَلِمُ إِلَّا هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مَسْحَهُمَا يَحُطَّانِ الْخَطِيئَةَ وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَنْ طَافَ سَبْعًا فَهُوَ كَعِدْلِ رَقَبَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami Abu Abdur Rahman Ahmad bin Syu’aib dari lafazhnya, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Qutaibah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {‘Atho`} dari {Abdullah bin ‘Ubaid bin ‘Umair} bahwa seorang laki-laki berkata wahai {Abu Abdur Rahman} saya tidak melihatmu mengusap kecuali hanya kepada dua rukun ini, ia menjawab aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Mengusap keduanya menghapuskan kesalahan, ” dan saya mendengarnya bersabda: ” Barangsiapa yang berthawaf tujuh kali maka dia seperti memerdekakan budak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2871

أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ الْأَحْوَلُ أَنَّ طَاوُسًا أَخْبَرَهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ وَهُوَ يَطُوفُ بِالْكَعْبَةِ بِإِنْسَانٍ يَقُودُهُ إِنْسَانٌ بِخِزَامَةٍ فِي أَنْفِهِ فَقَطَعَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ ثُمَّ أَمَرَهُ أَنْ يَقُودَهُ بِيَدِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yusuf bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Sulaiman Al Ahwal} bahwa {Thawus} telah mengabarkan kepadanya dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. melakukan thawaf di Ka’bah dan melewati seseorang yang dituntun orang dengan gelang pada hidungnya, lalu Nabi saw. memotongnya menggunakan tangannya kemudian memerintahkannya untuk menuntun menggunakan tangannya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2872

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ الْأَحْوَلُ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَمَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ يَقُودُهُ رَجُلٌ بِشَيْءٍ ذَكَرَهُ فِي نَذْرٍ فَتَنَاوَلَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَطَعَهُ قَالَ إِنَّهُ نَذْرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid}, ia berkata {Ibnu Juraij}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Sulaiman Al A’raj} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. pernah melewati seorang laki-laki yang dituntun laki-laki yang lain menggunakan sesuatu yang ia sebutkan dalam nadzarnya. Maka Nabi saw. mengambil dan kemudian memotongnya. Orang tersebut mengatakan sesungguhnya itu adalah sebuah nadzar.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2873

أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ ح وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ رَجُلٍ أَدْرَكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ صَلَاةٌ فَأَقِلُّوا مِنْ الْكَلَامِاللَّفْظُ لِيُوسُفَ خَالَفَهُ حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yusuf bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Al Hasan bin Muslim} -Dan dari jalur periwayatan yang lain – {Al Harits bin MIskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari {Ibnu Wahb}, telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Juraij} dari {Al Hasan bin Muslim} dari {Thawus} dari {seorang laki-laki} yang mendapati Nabi saw. bersabda: “Thawaf di Ka’bah adalah shalat, persedikitlah berbicara.” Lafazhnya adalah lafazh Yusuf, ia berbeda dengan Hanzhalah bin Abu Sufyan.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2874

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ أَنْبَأَنَا الشَّيْبَانِيُّ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ طَاوُسٍ قَالَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَقِلُّوا الْكَلَامَ فِي الطَّوَافِ فَإِنَّمَا أَنْتُمْ فِي الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Sulaiman}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Asy Syaibani} dari {Hanzhalah bin Sufyan} dari {Thawus}, ia berkata berkata {Abdullah bin Umar} persedikitlah berbicara disaat melakukan thawaf, karena kalian sedang berada dalam shalat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2875

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُنَّ أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى أَيَّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Abdur Rahman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Az Zubair} dari {Abdullah bin Babah} dari {Jubair bin Muth’im} bahwa Nabi saw. bersabda: “Wahai Bani Abdu Manaf, janganlah engkau larang seseorang melakukan thawaf di Ka’bah ini dan melakukan shalat kapanpun ia mau, malam atau siang.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2876

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْشَكَوْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أَشْتَكِي فَقَالَ طُوفِي مِنْ وَرَاءِ النَّاسِ وَأَنْتِ رَاكِبَةٌ فَطُفْتُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَى جَنْبِ الْبَيْتِ يَقْرَأُ بِالطُّورِ وَكِتَابٍ مَسْطُورٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Salamah} serta {Al Harits bin Miskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari {Ibnul Qasim}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Muhammad bin Abdur Rahman bin Naufal} dari {‘Urwah} dari {Zainab binti Abi Salamah} dari {Ummu Salamah}, ia berkata saya pernah mengadu kepada Rasulullah saw. bahwa saya sedang sakit. Kemudian beliau bersabda: “Berthawaflah di belakang manusia dalam keadaan berkendaraan.” Maka saya melakukan thawaf dan Rasulullah saw. sedang melakukan shalat di samping Ka’bah membaca WATH THUUR WA KITAABIN MASTHUUR.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2877

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ آدَمَ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْيَا رَسُولَ اللَّهِ مَا طُفْتُ طَوَافَ الْخُرُوجِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَطُوفِي عَلَى بَعِيرِكِ مِنْ وَرَاءِ النَّاسِعُرْوَةُ لَمْ يَسْمَعْهُ مِنْ أُمِّ سَلَمَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Adam} dari {‘Abdah} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {ayahnya} dari {Ummu Salamah}, ia berkata wahai Rasulullah, saya tidak bisa melakukan thawaf untuk keluar. Kemudian Nabi saw. bersabda: “Apabila telah didirikan shalat maka berthawaflah di atas untamu di belakang manusia.” ‘Urwah tidak mendengarnya dari Ummu Salamah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 2878

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّهَا قَدِمَتْ مَكَّةَ وَهِيَ مَرِيضَةٌ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ طُوفِي مِنْ وَرَاءِ الْمُصَلِّينَ وَأَنْتِ رَاكِبَةٌ قَالَتْ فَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عِنْدَ الْكَعْبَةِ يَقْرَأُ وَالطُّورِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdur Rahman} dari {Malik} dari {Abu Al Aswad} dari {‘Urwah} dari {Zainab binti Ummu Salamah} dari {Ummu Salamah} bahwa ia datang ke Mekkah dalam keadaan sakit, kemudian ia sebutkan hal tersebut kepada Rasulullah saw., lalu beliau bersabda: “Berthawaflah di belakang orang-orang yang sedang melakukan shalat dengan berkendaraan.” Ia berkata kemudian saya mendengar Rasulullah saw. di Ka’bah membaca WATH THUUR.