Minuman

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3397

حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ هَانِئٍ عَنْ مَسْرُوقِ بْنِ الْأَجْدَعِ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ نَبِيذِ الْأَوْعِيَةِ أَلَا وَإِنَّ وِعَاءً لَا يُحَرِّمُ شَيْئًا كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Abdul A’la} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Ayyub bin Hani} dari {Masruq bin Ajda’} dari {Ibnu Mas’ud}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, aku telah melarang kalian membuat perasan dalam bejana-bejana. Ketahuilah, bejana tidak bisa membuat sesuatu menjadi haram, dan setiap yang memabukkan adalah haram.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3398

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِيهِ حَدَّثَتْنِي رُمَيْثَةُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْأَتَعْجِزُ إِحْدَاكُنَّ أَنْ تَتَّخِذَ كُلَّ عَامٍ مِنْ جِلْدِ أُضْحِيَّتِهَا سِقَاءً ثُمَّ قَالَتْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُنْبَذَ فِي الْجَرِّ وَفِي كَذَا وَفِي كَذَا إِلَّا الْخَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suwaid bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Al Mu’tamir bin Sulaiman} dari {Ayahnya} telah menceritakan kepadaku {Rumaitsah} dari {Aisyah} bahwa dia berkata, “Tidak mampukah salah seorang dari kalian setiap tahunnya membuat bejana dari kulit binatang kurban?” Kemudian dia berkata lagi, “Rasulullah saw. melarang membuat perasan dalam bejana yang terbuat dari tembikar, dan dalam bejana begini dan bejana begini, kecuali cuka, ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3399

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى الْخَطْمِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُنْبَذَ فِي الْجِرَارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Musa Al Khathmi} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. melarang membuat perasan dalam bejana yang terbuat dari tembikar, ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3400

حَدَّثَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ صَدَقَةَ أَبِي مُعَاوِيَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَاقِدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَأُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَبِيذِ جَرٍّ يَنِشُّ فَقَالَ اضْرِبْ بِهَذَا الْحَائِطَ فَإِنَّ هَذَا شَرَابُ مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mujahid bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Al Walid} dari {Shadaqah Abu Mu’awiyah} dari {Zaid bin Waqid} dari {Khalid bin Abdullah} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. dibawakan perasan dalam sebuah bejana tembikar (guci) yang telah menguap (mengalami fermentasi), maka beliau pun bersabda: “Lemparkan ia ke tembok, sesungguhnya ini adalah minuman orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3401

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ غَطُّوا الْإِنَاءَ وَأَوْكُوا السِّقَاءَ وَأَطْفِئُوا السِّرَاجَ وَأَغْلِقُوا الْبَابَ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَحُلُّ سِقَاءً وَلَا يَفْتَحُ بَابًا وَلَا يَكْشِفُ إِنَاءً فَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ إِلَّا أَنْ يَعْرُضَ عَلَى إِنَائِهِ عُودًا وَيَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ فَلْيَفْعَلْ فَإِنَّ الْفُوَيْسِقَةَ تُضْرِمُ عَلَى أَهْلِ الْبَيْتِ بَيْتَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah} dari Rasulullah saw., bahwa beliau bersabda: “Tutuplah tempat minum kalian, rapatkan bejana, matikan lampu dan tutuplah pintu kalian, sesungguhnya setan tidak akan membuka bejana, membuka pintu dan tidak dapat menyingkap tempat air minum, jika salah seorang dari kalian tidak dapat (melakukannya) kecuali hanya dengan merentangkan sebatang kayu di atas tempat minumnya, maka lakukanlah dengan menyebut nama Allah. Sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3402

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَيَانٍ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَغْطِيَةِ الْإِنَاءِ وَإِيكَاءِ السِّقَاءِ وَإِكْفَاءِ الْإِنَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid bin Bayan Al Wasithi} telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Abdullah} dari {Suhail} dari {Ayahnya} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. memerintahkan kami menutup tempat air, merapatkan tutup bejana dan tempayan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3403

حَدَّثَنَا عِصْمَةُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا حَرَمِيُّ بْنُ عُمَارَةَ بْنِ أَبِي حَفْصَةَ حَدَّثَنَا حَرِيشُ بْنُ خِرِّيتٍ أَنْبَأَنَا ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكُنْتُ أَضَعُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةَ آنِيَةٍ مِنْ اللَّيْلِ مُخَمَّرَةً إِنَاءً لِطَهُورِهِ وَإِنَاءً لِسِوَاكِهِ وَإِنَاءً لِشَرَابِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ishmah bin Al Fadll} telah menceritakan kepada kami {Harami bin ‘Umarah bin Abu Hafshah} telah menceritakan kepada kami {Harisy bin Khirrit} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Abu Mulaikah} dari {Aisyah} dia berkata, “Aku selalu meletakkan tiga bejana untuk Rasulullah saw. di setiap malamnya, satu bejana untuk bersuci, satu bejana untuk siwak dan satu bejana untuk minum.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3404

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الَّذِي يَشْرَبُ فِي إِنَاءِ الْفِضَّةِ إِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah memberitakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d} dari {Nafi’} dari {Zaid bin Abdullah bin Umar} dari {Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Bakr} dari {Ummu Salamah}, bahwa dia mengabarkan kepadanya dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Orang yang minum dari bejana yang terbuat dari perak, sungguh ia telah mendidihkan api neraka di dalam perutnya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3405

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الشُّرْبِ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَقَالَ هِيَ لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَهِيَ لَكُمْ فِي الْآخِرَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdul Malik bin Abu As Syawarib} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} dari {Mujahid} dari {Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Hudzaifah} dia berkata, “Rasulullah saw. melarang minum dari gelas yang terbuat dari emas dan perak, beliau bersabda: “Ia (gelas dari emas dan perak) untuk mereka di dunia dan untuk kalian di akhirat.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3406

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ امْرَأَةِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ عَائِشَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ شَرِبَ فِي إِنَاءِ فِضَّةٍ فَكَأَنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Ghundar} dari {Syu’bah} dari {Sa’d bin Ibrahim} dari {Nafi’} dari {isterinya Ibnu Umar} dari {Aisyah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Barangsiapa minum dari bejana yang terbuat dari perak, ibarat seseorang yang mendidihkan api neraka Jahannam ke dalam perutnya.”