Pakaian

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3530

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ وَمُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ هُبَيْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَالْمِيثَرَةِ الْحَمْرَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hafsh bin Umar} dan {Muslim bin Ibrahim} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ishaq} dari {Hubairah} dari {Ali radliallahu ‘anhu} ia berkata, “Rasulullah saw. melarangku memakai cincin emas, memakai kain yang bersulam sutera dan alas pelana yang berwarna merah.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3531

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي خَمِيصَةٍ لَهَا أَعْلَامٌ فَنَظَرَ إِلَى أَعْلَامِهَا فَلَمَّا سَلَّمَ قَالَ اذْهَبُوا بِخَمِيصَتِي هَذِهِ إِلَى أَبِي جَهْمٍ فَإِنَّهَا أَلْهَتْنِي آنِفًا فِي صَلَاتِي وَأْتُونِي بِأَنْبِجَانِيَّتِهِقَالَ أَبُو دَاوُد أَبُو جَهْمٍ بْنُ حُذَيْفَةَ مِنْ بَنِي عَدِيِّ بْنِ كَعْبِ بْنِ غَانِمٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ فِي آخَرِينَ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ نَحْوَهُ وَالْأَوَّلُ أَشْبَعُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Sa’d} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab Az Zuhri} dari {Urwah bin Az Zubair} dari {‘Aisyah radliallahu ‘anha} bahwa Rasulullah saw. pernah shalat menggunakan kain yang ada gambarnya. Beliau lalu melihat gambar pada kainnya, selesai salam beliau bersabda: “Bawalah kainku ini kepada Abu Jahm, sesungguhnya ia telah mengganggu shalatku, lalu bawalah kepadaku kainnya yang tidak bergambar.” Abu Dawud berkata, “Abu Jahm bin Khudzaifah berasal dari bani Adi bin Ka’b bin Ghanim.” Dan telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} dalam hadis-hadis lain, (mereka katakan), telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Azzuhri} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} dengan redaksi semisal namun hadis pertama lebih komplit.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3532

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَبُو عُمَرَ مَوْلَى أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَرَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ فِي السُّوقِ اشْتَرَى ثَوْبًا شَأْمِيًّا فَرَأَى فِيهِ خَيْطًا أَحْمَرَ فَرَدَّهُ فَأَتَيْتُ أَسْمَاءَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهَا فَقَالَتْ يَا جَارِيَةُ نَاوِلِينِي جُبَّةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْرَجَتْ جُبَّةَ طَيَالِسَةٍ مَكْفُوفَةَ الْجَيْبِ وَالْكُمَّيْنِ وَالْفَرْجَيْنِ بِالدِّيبَاجِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Isa bin Yunus} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Mughirah bin Ziyad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah Abu Umar} mantan budak (yang telah dimerdekakan oleh) {Asma binti Abu Bakr}, ia berkata, “Ibnu Umar membeli kain Syam yang padanya terdapat warna merah, lalu ia mengembalikannya. Maka aku mendatangi Asma dan aku ceritakan hal itu kepadanya. Asma lalu berkata, “Wahai jariah, bawalah kemari jubah (semacam selendang) Rasulullah saw.” Pembantu perempuan itu lalu mengeluarkan jubah tebal yang masing masing dari tepi kantong, dan kedua lengan baju, serta kedua tepi belahan bajunya dari jenis sutera.

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3533

حَدَّثَنَا ابْنُ نُفَيْلٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا خُصَيْفٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَإِنَّمَا نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الثَّوْبِ الْمُصْمَتِ مِنْ الْحَرِيرِ فَأَمَّا الْعَلَمُ مِنْ الْحَرِيرِ وَسَدَى الثَّوْبِ فَلَا بَأْسَ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Nufail} berkata, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} berkata, telah menceritakan kepada kami {Khushaif} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Hanyasanya yang Rasulullah saw. larang adalah kain yang murni dari sutera, adapun jika itu berupa gambar atau benangnya saja, maka tidaklah mengapa.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3534

حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا عِيسَى يَعْنِي ابْنَ يُونُسَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَرَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ وَلِلزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ فِي قُمُصِ الْحَرِيرِ فِي السَّفَرِ مِنْ حِكَّةٍ كَانَتْ بِهِمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {An Nufail} berkata, telah menceritakan kepada kami {Isa} -yaitu Ibnu Yunus- dari {Sa’id bin Abu Arubah} dari {Qatadah} dari {Anas} ia berkata, “Dalam suatu perjalanan Rasulullah saw. memberi keringanan kepada ‘Abdurrahman bin Auf dan Zubair Ibnul Awwam untuk mengenakan baju sutera karena sakit gatal yang mereka derita.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3535

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي أَفْلَحَ الْهَمْدَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زُرَيْرٍ يَعْنِي الْغَافِقِيَّ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ حَرِيرًا فَجَعَلَهُ فِي يَمِينِهِ وَأَخَذَ ذَهَبًا فَجَعَلَهُ فِي شِمَالِهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ هَذَيْنِ حَرَامٌ عَلَى ذُكُورِ أُمَّتِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Abu Aflah Al Hamdani} dari {Abdullah bin Zurair} -yaitu Al Aghafiqi- Bahwasanya ia mendengar {Ali bin Abu Thalib radliallahu ‘anhu} berkata, “Rasulullah saw. pernah mangambil sutera lalu meletakkannya pada sisi kanannya, dan mengambil emas lalu meletakkannya pada sisi kirinya. Kemudian beliau bersabda: “Sesugguhnya dua barang ini haram bagi umatku yang laki-laki.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3536

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ وَكَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ الْحِمْصِيَّانِ قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُأَنَّهُ رَأَى عَلَى أُمِّ كُلْثُومٍ بِنْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُرْدًا سِيَرَاءَ قَالَ وَالسِّيَرَاءُ الْمُضَلَّعُ بِالْقَزِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru bin Utsman} dan {Katsir bin Ubaid} -keduanya dari Himsha, mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} dari {Az Zubaidiy} dari {Az Zuhri} dari {Anas bin Malik} Bahwasanya ia menceritakan kepadanya, bahwa ia pernah melihat Ummu Kultsum binti Rasulullah saw. mengenakan belerudu dari sutera. Anas berkata, “Siyara adalah sulaman sutera yang melintang.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3537

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ يَعْنِي الزُّبَيْرِيَّ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنَّا نَنْزِعُهُ عَنْ الْغِلْمَانِ وَنَتْرُكُهُ عَلَى الْجَوَارِيقَالَ مِسْعَرٌ فَسَأَلْتُ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ عَنْهُ فَلَمْ يَعْرِفْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Ali} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} -yaitu Az Zubairi- berkata, telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Abdul Malik bin Maisarah} dari {Amru bin Dinar} dari {Jabir} ia berkata, “Kami mengambilnya (sutra) dari anak laki-laki, tetapi kami biarkan untuk para gadis.” Mis’ar berkata, “Aku lalu menanyakannya kepada Amru bin Dinar tentang hal itu, namun ia tidak mengetahuinya.”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3538

حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ الْأَزْدِيُّ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ قُلْنَا لِأَنَسٍ يَعْنِي ابْنَ مَالِكٍ أَيُّ اللِّبَاسِ كَانَ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أَعْجَبَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحِبَرَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hudbah bin Khalid Al Azdi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} ia berkata, “Kami berkata kepada {Anas} -maksudnya Anas Ibnu Malik-, “Baju apa yang paling disukai atau dikagumi oleh Rasulullah saw.?” ia menjawab, “Kain hibarah (yaitu kain halus yang berasal dari yaman menurut orang-orang yaman ini adalah kain terbaik).”

Sunan Abu Dawud | Hadits No. : 3539

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ وَإِنَّ خَيْرَ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعْرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus} berkata, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Utsman bin Khustaim} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Pakailah warna putih untuk pakaian kalian, sebab ia sebaik-baik pakaian untuk kalian. Dan kafanilah orang-orang yang meninggal dari kalian dengannya. Dan sebaik-baik celak kalian adalah Al Itsmid, ia dapat mempertajam pandangan dan menumbuhkan rambut.”