Pengobatan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3487

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَيْكُمْ بِالْإِثْمِدِ عِنْدَ النَّوْمِ فَإِنَّهُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahim bin Sulaiman} dari {Isma’il bin Muslim} dari {Muhammad bin Al Munkadir} dari {Jabir} dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Hendaknya kalian menggunakan itsmid (semacam tumbuhan untuk celak), sesungguhnya ia dapat memperjelas penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3488

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} dari {Sufyan} dari {Ibnu Khutsaim} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik celak kalian adalah itsmid (semacam tumbuhan), sebab ia dapata memperjelas penglihatan dan menumbuhkan bulu mata.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3489

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ الصَّبَّاحِ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ حُصَيْنٍ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي سَعْدِ الْخَيْرِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اكْتَحَلَ فَلْيُوتِرْ مَنْ فَعَلَ فَقَدْ أَحْسَنَ وَمَنْ لَا فَلَا حَرَجَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Ash Shabah} dari {Tsaur bin Yazid} dari {Hushain Al Himyari} dari {Abu Sa’d Al Khair} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa memakai celak, maka hendaknya dengan bilangan yang ganjil, barangsiapa melakukannya maka dia telah berbuat baik dan barangsiapa tidak melakukannya, maka tidak ada dosa baginya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3490

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ عَبَّادِ بْنِ مَنْصُورٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَتْ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُكْحُلَةٌ يَكْتَحِلُ مِنْهَا ثَلَاثًا فِي كُلِّ عَيْنٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {‘Abbad bin Manshur} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} dia berkata, “Nabi saw. memiliki tempat celak, dan beliau bercelak darinya tiga kali di tiap-tiap matanya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3491

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَنْبَأَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ طَارِقِ بْنِ سُوَيْدٍ الْحَضْرَمِيِّ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ بِأَرْضِنَا أَعْنَابًا نَعْتَصِرُهَا فَنَشْرَبُ مِنْهَا قَالَ لَا فَرَاجَعْتُهُ قُلْتُ إِنَّا نَسْتَشْفِي بِهِ لِلْمَرِيضِ قَالَ إِنَّ ذَلِكَ لَيْسَ بِشِفَاءٍ وَلَكِنَّهُ دَاءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah memberitakan kepada kami {Simak bin Harb} dari {‘Alqamah bin Wa`il Al Hadlrami} dari {Thariq bin Suwaid Al Hadlrami} dia berkata saya berkata, “Wahai Rasulullah, di negeri kami banyak perasan anggur, apakah kami boleh meminumnya?” beliau menjawab: “Tidak.” Aku lalu berkata, “Kami memakainya untuk menyembuhkan orang sakit! ” Beliau bersabda: “Sesungguhnya perasan anggur itu bukanlah penyembuh (obat), namun ia adalah penyakit.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3492

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْكِنْدِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ حَدَّثَنَا سَعَّادُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ الدَّوَاءِ الْقُرْآنُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid bin ‘Utbah bin Abdurrahman Al Kindi} telah menceritakan kepada kami {Ali bin Tsabit} telah menceritakan kepada kami {Sa’ad bin Sulaiman} dari {Abu Ishaq} dari {Al Harits} dari {Ali ra.} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik obat adalah Al-Qur’an.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3493

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا فَائِدٌ مَوْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي رَافِعٍ حَدَّثَنِي مَوْلَايَ عُبَيْدُ اللَّهِ حَدَّثَتْنِي جَدَّتِي سَلْمَى أُمُّ رَافِعٍ مَوْلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْكَانَ لَا يُصِيبُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرْحَةٌ وَلَا شَوْكَةٌ إِلَّا وَضَعَ عَلَيْهِ الْحِنَّاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubbab} telah menceritakan kepada kami {Fa`id} bekas budak ‘Ubaidullah bin Ali bin Abu Rafi’, telah menceritakan kepadaku mantan budakku {‘Ubaidullah} telah menceritakan kepadaku nenekku {Salma Ummu Rafi’} mantan budak Rasulullah saw., dia berkata, “Apabila Rasulullah saw. terluka atau terkena koreng, maka beliau memolesinya dengan inai.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3494

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍأَنَّ نَاسًا مِنْ عُرَيْنَةَ قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاجْتَوَوْا الْمَدِينَةَ فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ خَرَجْتُمْ إِلَى ذَوْدٍ لَنَا فَشَرِبْتُمْ مِنْ أَلْبَانِهَا وَأَبْوَالِهَا فَفَعَلُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Nashr bin Ali Al Jahdlami} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Humaid} dari {Anas}, bahwa sekelompok orang dari penduduk ‘Urainah datang menemui Nabi saw. dan singgah di kota Madinah (beberapa saat), maka Rasulullah saw. bersabda: ‘Jika kalian pergi ke tempat unta-unta kami, maka minumlah susu dan air kencingnya.’ Dan mereka pun melakukannya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3495

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ خَالِدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْ الذُّبَابِ سُمٌّ وَفِي الْآخَرِ شِفَاءٌ فَإِذَا وَقَعَ فِي الطَّعَامِ فَامْقُلُوهُ فِيهِ فَإِنَّهُ يُقَدِّمُ السُّمَّ وَيُؤَخِّرُ الشِّفَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Sa’id bin Khalid} dari {Abu Salamah} telah menceritakan kepadaku {Abu Sa’id}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Pada salah satu sayap lalat itu mengandung racun dan yang satunya lagi mengandung obat, oleh karenanya apabila dia jatuh pada makanan maka benamkanlah ia ke dalamnya, sesungguhnya ia mendahulukan racun dan mengakhirkan penawarnya.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 3496

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ عُتْبَةَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي شَرَابِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ فِيهِ ثُمَّ لِيَطْرَحْهُ فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً وَفِي الْآخَرِ شِفَاءً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suwaid bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Khalid} dari {‘Utbah bin Muslim} dari {‘Ubaid bin Hunain} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apabila seekor lalat terjatuh ke dalam minuman kalian, hendaknya ia mencelupkan ke dalam minuman tersebut kemudian membuangnya, sesungguhnya pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya terdapat penawarnya.”