Penikahan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3145

أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ سَيْفٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَحَضَرْنَا مَعَ ابْنِ عَبَّاسٍ جَنَازَةَ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَرِفَ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ هَذِهِ مَيْمُونَةُ إِذَا رَفَعْتُمْ جَنَازَتَهَا فَلَا تُزَعْزِعُوهَا وَلَا تُزَلْزِلُوهَا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ مَعَهُ تِسْعُ نِسْوَةٍ فَكَانَ يَقْسِمُ لِثَمَانٍ وَوَاحِدَةٌ لَمْ يَكُنْ يَقْسِمُ لَهَا
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Abu Daud Sulaiman bin Saif}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin ‘Aun}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {‘Atha`}, ia berkata kami pernah menghadiri jenazah Maimunah isteri Nabi saw. bersama Ibnu Abbas. Kemudian {Ibnu Abbas} berkata ini adalah Maimunah, apabila kalian mengangkatnya maka janganlah kalian menggoyang dan menggoncangnya, karena sesungguhnya bersama Rasulullah saw. sembilan wanita, beliau membagikan bagian kepada delapan orang dan tidak membagi kepada satu diantara mereka.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3146

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَتُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَهُ تِسْعُ نِسْوَةٍ يُصِيبُهُنَّ إِلَّا سَوْدَةَ فَإِنَّهَا وَهَبَتْ يَوْمَهَا وَلَيْلَتَهَا لِعَائِشَةَ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Ibrahim bin Ya’qub}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Maryam}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Amr bin Dinar} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} ia berkata Rasulullah saw. wafat dan beliau memiliki sembilan istri yang semua telah beliau gauli kecuali Saudah karena ia memberikan hari-hari dan malamnya untuk ‘Aisyah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3147

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ عَنْ يَزِيدَ وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّ أَنَسًا حَدَّثَهُمْأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَطُوفُ عَلَى نِسَائِهِ فِي اللَّيْلَةِ الْوَاحِدَةِ وَلَهُ يَوْمَئِذٍ تِسْعُ نِسْوَةٍ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} dari {Yazid yaitu Ibnu Zurai’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} bahwa {Anas} bercerita kepada mereka bahwa Nabi saw. mengelilingi para isterinya dalam satu malam dan pada saat itu beliau memiliki sembilan isteri.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3148

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ الْمُخَرَّمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكُنْتُ أَغَارُ عَلَى اللَّاتِي وَهَبْنَ أَنْفُسَهُنَّ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَقُولُ أَوَتَهَبَ الْحُرَّةُ نَفْسَهَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ تُرْجِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ }قُلْتُ وَاللَّهِ مَا أَرَى رَبَّكَ إِلَّا يُسَارِعُ لَكَ فِي هَوَاكَ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak Al Mukharrimi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {ayahnya} dari {Aisyah}, ia berkata saya cemburu kepada para wanita yang menghibahkan dirinya kepada Nabi saw., maka saya katakan apakah orang yang merdeka menghibahkan dirinya? Kemudian Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat: Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Saya katakan demi Allah, saya tidak melihat Tuhanmu kecuali bersegera memberikan keringanan dan melapangkan bagimu dalam urusanmu.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3149

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَأَنَا فِي الْقَوْمِ إِذْ قَالَتْ امْرَأَةٌ إِنِّي قَدْ وَهَبْتُ نَفْسِي لَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَرَأْ فِيَّ رَأْيَكَ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ زَوِّجْنِيهَا فَقَالَ اذْهَبْ فَاطْلُبْ وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ فَذَهَبَ فَلَمْ يَجِدْ شَيْئًا وَلَا خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ أَمَعَكَ مِنْ سُوَرِ الْقُرْآنِ شَيْءٌ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَزَوَّجَهُ بِمَا مَعَهُ مِنْ سُوَرِ الْقُرْآنِ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Yazid Al Muqri`}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Hazim} dari {Sahl bin Sa’d}, ia berkata saya sedang berada diantara orang-orang disaat seorang wanita berkata saya telah menghibahkan diriku kepadamu wahai Rasulullah, lihatlah bagaimana pendapatmu terhadap diriku. Kemudian seorang laki-laki berdiri seraya berkata nikahkan saya dengannya. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Pergi dan carilah walau cincin dari besi.” Lalu orang tersebut pergi dan tidak mendapatkan sesuatupun tidak pula mendapatkan cincin besi. Kemudia Rasulullah saw. bersabda: “Apakah engkau hafal beberapa surat Al Qur’an?” Maka orang tersebut berkata ya. Sahl bin Sa’d berkata kemudian Rasulullah saw. menikahkannya dengan surat Al Qur’an yang telah ia hafal.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3150

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خَالِدٍ النَّيْسَابُورِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهَا حِينَ أَمَرَهُ اللَّهُ أَنْ يُخَيِّرَ أَزْوَاجَهُ قَالَتْ عَائِشَةُ فَبَدَأَ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي ذَاكِرٌ لَكِ أَمْرًا فَلَا عَلَيْكِ أَنْ لَا تُعَجِّلِي حَتَّى تَسْتَأْمِرِي أَبَوَيْكِ قَالَتْ وَقَدْ عَلِمَ أَنَّ أَبَوَيَّ لَا يَأْمُرَانِي بِفِرَاقِهِ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ{ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ }فَقُلْتُ فِي هَذَا أَسْتَأْمِرُ أَبَوَيَّ فَإِنِّي أُرِيدُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Muhammad bin Yahya bin Abdullah bin Khalid An Naisaburi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Musa bin A’yan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah bin Abdur Rahman} dari {Aisyah} isteri Nabi saw. bahwa ia telah mengkhabarkan bahwa Rasulullah saw. datang kepadanya ketika Allah memerintahkannya untuk memberikan pilihan kepada para isterinya. Aisyah berkata kemudian Rasulullah saw. memulai dariku, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya saya mengingatkanmu kepada suatu perkara dan tidak mengapa engkau menundanya hingga engkau minta pendapat kedua orang tuamu.” Aisyah berkata sungguh beliau telah mengetahui bahwa kedua orang tuaku tidak memerintahkanku untuk berpisah dengannya. Kemudian Rasulullah saw. membacakan ayat: Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah (yaitu: suatu pemberian yang diberikan kepada perempuan yang telah diceraikan menurut kesanggupan suami). Maka saya katakan apakah untuk ini saya meminta pendapat kedua orang tuaku? Sungguh saya menginginkan Allah dan rasulNya serta kampong akherat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3151

أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ الْعَسْكَرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْقَدْ خَيَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِسَاءَهُ أَوْ كَانَ طَلَاقًا
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Bisyr bin Khalid Al ‘Askari}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ghundar}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman}, ia berkata saya pernah mendegar {Abu Adh Dhuha} dari {Masruq} dari {Aisyah} radliallahu ‘anha, ia berkata Rasulullah saw. telah memberikan pilihan kepada para isterinya atau dicerai.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3152

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ إِسْمَعِيلَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْخَيَّرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاخْتَرْنَاهُ فَلَمْ يَكُنْ طَلَاقًا
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdur Rahman} dari {Sufyan} dari {Isma’il} dari {Asy Sya’bi} dari {Masruq} dari {Aisyah}, ia berkata Rasulullah saw. telah memberikan pilihan kepada kami, kemudian kami memilih beliau dan tidak dicerai.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3153

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَفِظْنَاهُ مِنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُمَا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أُحِلَّ لَهُ النِّسَاءُ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Muhammad bin Manshur} dari {Sufyan}, ia berkata saya menghafalnya dari {‘Amr} dari {‘Atho`}, ia berkata {Aisyah} telah berkata Rasulullah saw. tidaklah meninggal hingga dihalalkan baginya para wanita.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3154

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ وَهُوَ الْمُغِيرَةُ بْنُ سَلَمَةَ الْمَخْزُومِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْمَا تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَحَلَّ اللَّهُ لَهُ أَنْ يَتَزَوَّجَ مِنْ النِّسَاءِ مَا شَاءَ
Terjemahan: Telah mengkhabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Hisyam yaitu Al Mughirah bin Salamah Al Makhzumi}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Wuhaib}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} dari {‘Ubaid bin ‘Umair} dari {Aisyah}, ia berkata tidaklah Rasulullah saw. meninggal hingga Allah menghalalakan baginya untuk menikahi wanita yang beliau inginkan.”