Penikahan
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3215
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُنْكَحُ الْأَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ وَلَا تُنْكَحُ الْبِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ إِذْنُهَا قَالَ أَنْ تَسْكُتَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid yaitu Ibnu Al Harits}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya bin Abi Katsir}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Salamah bin Abdur Rahman}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Seorang janda tidak dinikahkan hingga dimintai persetujuannya, dan seorang gadis tidak dinikahkan hingga dimintai izin.” Para sahabat berkata wahai Rasulullah, bagaimana izinnya? Beliau bersabda: “Dengan diam.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3216
أَخْبَرَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ وَأَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مَالِكٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَمُجَمِّعِ ابْنَيْ يَزِيدَ ابْنِ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ خَنْسَاءَ بِنْتِ خِذَامٍأَنَّ أَبَاهَا زَوَّجَهَا وَهِيَ ثَيِّبٌ فَكَرِهَتْ ذَلِكَ فَأَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَدَّ نِكَاحَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’n}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abdur Rahman bin Al Qasim}, dan telah memberitakan kepada kami {Muhammad bin Salamah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdur Rahman bin Al Qasim} dari {Malik}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Al Qasim} dari {ayahnya} dari {Abdur Rahman} serta {Mujammi’ bin Yazid} anak wanita sahaya orang Anshar dari {Khansa` binti Khidzam} bahwa ayahnya menikahkannya dan ia adalah janda, kemudian ia tidak menyukainya, lalu melapor kepada Rasulullah saw. Maka beliau menolak pernikahannya.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3217
أَخْبَرَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ غُرَابٍ قَالَ حَدَّثَنَا كَهْمَسُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ فَتَاةً دَخَلَتْ عَلَيْهَا فَقَالَتْ إِنَّ أَبِي زَوَّجَنِي ابْنَ أَخِيهِ لِيَرْفَعَ بِي خَسِيسَتَهُ وَأَنَا كَارِهَةٌ قَالَتْ اجْلِسِي حَتَّى يَأْتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَتْهُ فَأَرْسَلَ إِلَى أَبِيهَا فَدَعَاهُ فَجَعَلَ الْأَمْرَ إِلَيْهَا فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ أَجَزْتُ مَا صَنَعَ أَبِي وَلَكِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَعْلَمَ أَلِلنِّسَاءِ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ziyad bin Ayyub}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ghurab}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Kahmas bin Al Hasan} dari {Abudullah bin Buraidah} dari {Aisyah} bahwa terdapat seorang wanita muda menemuinya, kemudian berkata ayahku menikahkanku dengan anak saudaranya agar dapat mengangkat kedudukannya, padahal saya tidak suka. Aisyah berkata duduklah hingga Nabi saw. datang. Kemudian Rasulullah saw. datang, dan Aisyah mengabarkan kepadanya. Lalu beliau mengirim utusan kepada ayahnya dan memanggilnya lalu menjadikan urusannya kepada wanita tersebut. Kemudian wanita tersebut berkata wahai Rasulullah, saya telah mengizinkan apa yang telah diperbuat ayahku terhadap diriku. Akan tetapi saya hanya ingin mengetahui (mencek), benarkah wanita memiliki hak dalam memilih pasangan?
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3218
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُسْتَأْمَرُ الْيَتِيمَةُ فِي نَفْسِهَا فَإِنْ سَكَتَتْ فَهُوَ إِذْنُهَا وَإِنْ أَبَتْ فَلَا جَوَازَ عَلَيْهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Wanita yatim dimintai persetujuan mengenai dirinya, apabila ia terdiam, itu adalah izinnya dan apabila ia menolak maka tidak boleh memaksanya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3219
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَوَاءٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ وَيَعْلَى بْنُ حَكِيمٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَتَزَوَّجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَيْمُونَةَ بِنْتَ الْحَارِثِ وَهُوَ مُحْرِمٌ وَفِي حَدِيثِ يَعْلَى بِسَرِفَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali} dari {Muhammad bin Sawa`}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} serta {Ya’la bin Hakim} dari {‘Ikrimah} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. menikahi Maimunah binti Al Harits dan beliau sedang berihram, dan dalam hadis Ya’la beliau berada di Sarif.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3220
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزَوَّجَ مَيْمُونَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Manshur}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} dari {Abu Asy Sya’tsa`} bahwa {Ibnu Abbas} telah mengabarkan kepadanya bahwa Nabi saw. menikahi Maimunah dan beliau sedang berihram.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3221
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَجَّاجِ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَكَحَ مَيْمُونَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ جَعَلَتْ أَمْرَهَا إِلَى الْعَبَّاسِ فَأَنْكَحَهَا إِيَّاهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Usman bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Al Hajjaj}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. menikahi Maimunah dan beliau sedang berihram. Maimunah menyerahkan urusannya kepada Ibnu Abbas, kemudian ia menikahkannya dengan beliau.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3222
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ مُوسَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزَوَّجَ مَيْمُونَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Nashr}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah yaitu Ibnu Musa} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. menikahi Maimunah dan beliau sedang berihram.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3223
أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ عَنْ ابْنِ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ أَنَّ أَبَانَ بْنَ عُثْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يُنْكِحُ وَلَا يَخْطُبُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Harun bin Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’n}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Malik} serta {Al Harits bin Miskin} dengan membacakan riwayat dan saya mendengar, dari {Ibnu Al Qasim}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Malik} dari {Nafi’} dari {Nubaih bin Wahb} bahwa {Aban bin Usman} berkata saya mendengar {Usman bin Affan} radliallahu ‘anhu berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang sedang berihram tidak boleh menikah dan menikahkan serta meminang.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3224
حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ مَطَرٍ وَيَعْلَى بْنُ حَكِيمٍ عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَدَّثَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يُنْكِحُ وَلَا يَخْطُبُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abul Asy’ats}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid yaitu Ibnu Zurai’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Mathar} serta {Ya’la bin Hakim} dari {Nubaih bin Wahb} dari {Aban bin Usman} bahwa {Usman bin Affan} radliallahu ‘anhu menceritakan dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Orang yang sedang berihram tidak boleh menikah, dan menikahkan serta meminang.”