Thalaq

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3426

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو حَيْوَةَ حِمْصِيٌّ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَبَيْنَمَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي وُلِدَ لِي غُلَامٌ أَسْوَدُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنَّى كَانَ ذَلِكَ قَالَ مَا أَدْرِي قَالَ فَهَلْ لَكَ مِنْ إِبِلٍ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَمَا أَلْوَانُهَا قَالَ حُمْرٌ قَالَ فَهَلْ فِيهَا جَمَلٌ أَوْرَقُ قَالَ فِيهَا إِبِلٌ وُرْقٌ قَالَ فَأَنَّى كَانَ ذَلِكَ قَالَ مَا أَدْرِي يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ نَزَعَهُ عِرْقٌ قَالَ وَهَذَا لَعَلَّهُ نَزَعَهُ عِرْقٌ فَمِنْ أَجْلِهِ قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا لَا يَجُوزُ لِرَجُلٍ أَنْ يَنْتَفِيَ مِنْ وَلَدٍ وُلِدَ عَلَى فِرَاشِهِ إِلَّا أَنْ يَزْعُمَ أَنَّهُ رَأَى فَاحِشَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Muhammad bin Al Mughirah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Haiwah Himshi} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’aib bin Abi Hamzah} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id bin Al Musayyab} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Pada saat kami bersama Rasulullah saw., seorang laki-laki berdiri dan berkata, ‘wahai Rasulullah, aku mendapatkan kelahiran bayi yang berkulit hitam?” Rasulullah saw. pun bertanya: “Dari manakah hal itu datang?” ia menjawab, “Aku tidak tahu.” Beliau bersabda: “Apakah engkau memiliki unta?” ia menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Apakah warnanya?” Ia menjawab, “Merah.” Beliau lalu bertanya: “Apakah padanya terdapat unta putih kehitaman?” Orang tersebut menjawab, “Ya.” Beliau bertanya lagi: “Dari manakah warna itu?” orang itu menjawab, “Aku tidak tahu wahai Rasulullah, kecuali bahwa ia ditimbulkan oleh keturunan.” Beliau bersabda: “Dan ini kemungkinan ditimbulkan oleh keturunan.” Oleh Karena itu Rasulullah saw. memutuskan hal ini tidak boleh bagi seseorang untuk mengingkari anak yang terlahirkan di atas kasurnya, kecuali ia mengklaim melihat perbuatan keji.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3427

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ قَالَ شُعَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ حِينَ نَزَلَتْ آيَةُ الْمُلَاعَنَةِ أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَدْخَلَتْ عَلَى قَوْمٍ رَجُلًا لَيْسَ مِنْهُمْ فَلَيْسَتْ مِنْ اللَّهِ فِي شَيْءٍ وَلَا يُدْخِلُهَا اللَّهُ جَنَّتَهُ وَأَيُّمَا رَجُلٍ جَحَدَ وَلَدَهُ وَهُوَ يَنْظُرُ إِلَيْهِ احْتَجَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهُ وَفَضَحَهُ عَلَى رُءُوسِ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam} ia berkata {Syu’aib} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Ibnu Al Had} dari {Abdullah bin Yunus} dari {Sa’id bin Abi Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Hurairah}, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda ketika turun ayat mengenai li’an: “Wanita mana saja yang memasukkan seorang laki-laki (asing) yang bukan dari mereka, maka ia bukan bagian dari Allah sedikitpun, dan Allah tidak akan memasukkannya ke dalam Surga-Nya. Dan laki-laki mana saja yang mengingkari anaknya padahal ia melihatnya, maka Allah Azza wa Jalla akan menutup diri darinya, dan Allah akan membuka aibnya di hadapan manusia pertama hingga terakhir pada Hari Kiamat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3428

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id} dan {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Anak itu untuk pemilik ranjang (suami), dan bagi pezina adalah batu (hukuman rajam).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3429

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ وَأَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dari {Abdurrazzaq} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id} dan {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Anak itu milik pemilik ranjang, dan bagi pezina adalah batu (hukuman rajam).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3430

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْاخْتَصَمَ سَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ وَعَبْدُ بْنُ زَمْعَةَ فِي غُلَامٍ فَقَالَ سَعْدٌ هَذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ ابْنُ أَخِي عُتْبَةَ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَهِدَ إِلَيَّ أَنَّهُ ابْنُهُ انْظُرْ إِلَى شَبَهِهِ وَقَالَ عَبْدُ بْنُ زَمْعَةَ أَخِي وُلِدَ عَلَى فِرَاشِ أَبِي مِنْ وَلِيدَتِهِ فَنَظَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى شَبَهِهِ فَرَأَى شَبَهًا بَيِّنًا بِعُتْبَةَ فَقَالَ هُوَ لَكَ يَا عَبْدُ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ وَاحْتَجِبِي مِنْهُ يَا سَوْدَةُ بِنْتُ زَمْعَةَ فَلَمْ يَرَ سَوْدَةَ قَطُّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} ia berkata, “Sa’d bin Abu Waqqash dan Abd bin Zam’ah berselisih mengenai seorang anak. Sa’d berkata, “Wahai Rasulullah, ini adalah anak saudara laki-lakiku, ‘Utbah bin Abu Waqqash, ia bersumpah kepadaku bahwa anak ini adalah anaknya. Lihatlah kepada kemiripannya.” Sedangkan Abd bin Zam’ah berkata, “Ia saudaraku, ia terlahirkan di atas ranjang ayahku dari sahaya wanitanya.” Kemudian Rasulullah saw. melihat kemiripannya. Maka beliau melihat kemiripan jelas dengan ‘Utbah, maka beliau bersabda: “Anak ini untukmu (wahai Sa’d). Wahai ‘Abd, anak itu milik pemilik ranjang dan bagi pezina adalah hukuman rajam, dan berhijablah darinya (anak tersebut) wahai Saudah binti Zam’ah.” Dan beliau tidak menghitung Saudah sebagai mahram sama sekali.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3431

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ الزُّبَيْرِ مَوْلًى لَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَكَانَتْ لِزَمْعَةَ جَارِيَةٌ يَطَؤُهَا هُوَ وَكَانَ يَظُنُّ بِآخَرَ يَقَعُ عَلَيْهَا فَجَاءَتْ بِوَلَدٍ شِبْهِ الَّذِي كَانَ يَظُنُّ بِهِ فَمَاتَ زَمْعَةُ وَهِيَ حُبْلَى فَذَكَرَتْ ذَلِكَ سَوْدَةُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَاحْتَجِبِي مِنْهُ يَا سَوْدَةُ فَلَيْسَ لَكِ بِأَخٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Mujahid} dari {Yusuf bin Az Zubair} mantan budak mereka, dari {Abdullah bin Az Zubair} ia berkata, “Zam’ah memiliki seorang sahaya wanita yang ia gauli, dan ia punya kecurigaan bahwa ada pihak lain yang menggaulinya. Kemudian sahaya tersebut melahirkan anak yang mirip dengan orang orang yang ia yakini tersebut. Kemudian Zam’ah meninggal dan sahaya tersebut dalam keadaan hamil. Kemudian Saudah menyebutkan hal tersebut kepada Rasulullah saw., lalu Rasulullah saw. bersabda: “Anak itu milik pemilik ranjang, dan berhijablah darinya wahai Saudah. Ia bukanlah saudaramu.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3432

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَلَا أَحْسَبُ هَذَا عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Mughirah} dari {Abu Wail} dari {Abdullah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Anak itu milik pemilik ranjang, dan bagi pezina hukumannya adalah batu (hukum rajam).” Abu Abdurrahman berkata, “Aku tidak yakin ini berasal dari Abdullah bin Mas’ud, Allah ta’ala lebih mengetahui.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3433

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْاخْتَصَمَ سَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ وَعَبْدُ بْنُ زَمْعَةَ فِي ابْنِ زَمْعَةَ قَالَ سَعْدٌ أَوْصَانِي أَخِي عُتْبَةُ إِذَا قَدِمْتَ مَكَّةَ فَانْظُرْ ابْنَ وَلِيدَةِ زَمْعَةَ فَهُوَ ابْنِي فَقَالَ عَبْدُ بْنُ زَمْعَةَ هُوَ ابْنُ أَمَةِ أَبِي وُلِدَ عَلَى فِرَاشِ أَبِي فَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَبَهًا بَيِّنًا بِعُتْبَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ وَاحْتَجِبِي مِنْهُ يَا سَوْدَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} ia berkata, “Sa’d bin Abu Waqqash dan Abd bin Zam’ah berselisih mengenai akan Zam’ah. Sa’d berkata, “Saudaraku ‘Utbah telah berwasiat kepadaku ‘Apabila engkau datang ke Makkah maka lihatlah anak laki-laki sahaya Zam’ah, ia adalah anakku’.” Kemudian Abd bin Zam’ah berkata, “Ia adalah anak sahaya ayahku, ia terlahir di atas ranjang ayahku.” Kemudian Rasulullah saw. melihat kemiripan yang jelas dengan ‘Utbah. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Anak itu milik pemilik ranjang, dan berhijablah engkau darinya wahai Saudah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3434

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا الثَّوْرِيُّ عَنْ صَالِحٍ الْهَمْدَانِيِّ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَأُتِيَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِثَلَاثَةٍ وَهُوَ بِالْيَمَنِ وَقَعُوا عَلَى امْرَأَةٍ فِي طُهْرٍ وَاحِدٍ فَسَأَلَ اثْنَيْنِ أَتُقِرَّانِ لِهَذَا بِالْوَلَدِ قَالَا لَا ثُمَّ سَأَلَ اثْنَيْنِ أَتُقِرَّانِ لِهَذَا بِالْوَلَدِ قَالَا لَا فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَلْحَقَ الْوَلَدَ بِالَّذِي صَارَتْ عَلَيْهِ الْقُرْعَةُ وَجَعَلَ عَلَيْهِ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُأَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ الْأَجْلَحِ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي الْخَلِيلِ الْحَضْرَمِيُّ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْيَمَنِ فَجَعَلَ يُخْبِرُهُ وَيُحَدِّثُهُ وَعَلِيٌّ بِهَا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَى عَلِيًّا ثَلَاثَةُ نَفَرٍ يَخْتَصِمُونَ فِي وَلَدٍ وَقَعُوا عَلَى امْرَأَةٍ فِي طُهْرٍ وَسَاقَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim Khusyaisy bin Ashram} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdurrazzaq} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ats Tsauri} dari {Shalih Al Hamdani} dari {Asy Sya’bi} dari {Abd Khair} dari {Zaid bin Arqam} ia berkata, “Dihadapkan tiga orang kepada Ali saat ia berada di Yaman, mereka telah menggauli seorang wanita dalam satu masa suci. Lalu Ali bertanya kepada kedua orang, “Apakah engkau mengakuinya sebagai anak orang ini? Mereka menjawab, “Tidak.” Kemudian bertanya kepada dua orang, “Apakah engkau mengakuinya sebagai anak orang ini? Mereka menjawab, “Tidak.” Maka Ali pun mengundi mereka dan menisbatkan anak kepada orang yang mendapatkan undian dan mengharuskan kepadanya membayar dua pertiga diyat. Lalu hal itu disampaikan kepada Nabi saw. dan beliau tertawa hingga tampak gigi gerahamnya.” {Ali bin Hujr} berkata, “Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} dari {Al ‘Ajlah} dari {Asy Sya’bi} ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Abu Khalil Al Hadrami} dari {Zaid bin Arqam} ia berkata, “Ketika kami bersama Rasulullah saw., tiba-tiba datanglah seorang laki-laki dari Yaman kepada beliau dan mengabarkan dan menceritakan hal tersebut sementara Ali di Yaman, ia berkata, “Wahai Rasulullah, ada tiga orang datang kepada Ali mengadukan mengenai seorang anak, hasil hubungan mereka dari seorang wanita yang mereka gauli saat suci… Zaid bin Arqam lalu menyebutkan hadits itu.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3435

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ الْأَجْلَحِ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَكُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَوْمَئِذٍ بِالْيَمَنِ فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ شَهِدْتُ عَلِيًّا أُتِيَ فِي ثَلَاثَةِ نَفَرٍ ادَّعَوْا وَلَدَ امْرَأَةٍ فَقَالَ عَلِيٌّ لِأَحَدِهِمْ تَدَعُهُ لِهَذَا فَأَبَى وَقَالَ لِهَذَا تَدَعُهُ لِهَذَا فَأَبَى وَقَالَ لِهَذَا تَدَعُهُ لِهَذَا فَأَبَى قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنْتُمْ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَسَأَقْرَعُ بَيْنَكُمْ فَأَيُّكُمْ أَصَابَتْهُ الْقُرْعَةُ فَهُوَ لَهُ وَعَلَيْهِ ثُلُثَا الدِّيَةِ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُأَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ شَاهِينٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ حَضْرَمَوْتَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلِيًّا عَلَى الْيَمَنِ فَأُتِيَ بِغُلَامٍ تَنَازَعَ فِيهِ ثَلَاثَةٌ وَسَاقَ الْحَدِيثَ خَالَفَهُمْ سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ الشَّعْبِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ أَوْ ابْنِ أَبِي الْخَلِيلِ أَنَّ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ اشْتَرَكُوا فِي طُهْرٍ فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ وَلَمْ يَرْفَعْهُ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ هَذَا صَوَابٌ وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَعْلَمُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin Ali} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Al Ajlah} dari {Asy Sya’bi} dari {Abdullah bin Abu Al Khalil} dari {Zaid bin Arqam} ia berkata, “Aku pernah bersama Nabi saw. sedangkan Ali radliallahu ‘anhu pada saat itu berada di Yaman. Kemudian datang kepadanya seorang laki-laki dan berkata, “Aku melihat Ali dihadapkan kepadanya tiga orang yang mengklaim anak seorang wanita. Kemudian Ali berkata kepada salah seorang dari mereka, ‘Apakah engkau membiarkan anak tersebut untuk orang ini? ‘, orang tersebut menolak. Lalu ia berkata kepada yang ini ‘Apakah engkau biarkan anak tersebut untuk anak ini? ‘, ia menolak. Lalu Ali berkata kepada orang yang ini, ‘Apakah engkau membiarkan anak tersebut untuk orang ini? ‘, orang tersebut menolak. Maka Ali radliallahu ‘anhu kemudian berkata, “Kalian adalah orang-orang dalam perseteruan ini. Maka aku akan mengundi di antara kalian, siapa yang mendapatkan undian maka anak tersebut miliknya, dan ia berkewajiban membayar dua pertiga diyah.” Kemudian Rasulullah saw. tertawa hingga nampak gigi gerahamnya.” Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Syahin} berkata telah mengabarkan kepada kami {Khalid} dari {Asy Syaibani} dari {Asy Sya’bi} dari {seorang laki-laki} dari Hadlramaut, dari {Zaid bin Arqam} ia berkata, “Rasulullah saw. mengutus Ali untuk memimpin Yaman, kemudian dihadapkan kepadanya seorang anak yang diperselisihkan oleh tiga orang… lalu ia sebutkan hadits tersebut, namun Salamah bin Kuhail menyelisihinya.” Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Salamah bin Kuhail} ia berkata aku mendengar {Asy Sya’bi} menceritakan dari {Abu Al Khalil} atau Ibnu Abu Al Khalil, bahwa ada tiga orang yang berserikat dalam menggauli (wanita) pada masa suci…lalu ia menyebutkan yang semisal. Namun ia tidak menyebutkan nama Zaid bin Arqam, dan tidak memarfu’kannya. Abu Abdurrahman berkata, “Ini adalah benar. Waallahu A’lam.”