Thalaq

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3366

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ بْنِ عَلِيٍّ الْمَوْصِلِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مَخْلَدٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سَالِمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ إِنِّي جَعَلْتُ امْرَأَتِي عَلَيَّ حَرَامًا قَالَ كَذَبْتَ لَيْسَتْ عَلَيْكَ بِحَرَامٍ ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ{ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ }عَلَيْكَ أَغْلَظُ الْكَفَّارَةِ عِتْقُ رَقَبَةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Abdush Shamad bin Ali Al Mushili}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Makhlad} dari {Sufyan} dari {Salim} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata telah datang kepadanya seorang laki-laki dan berkata saya telah menjadikan istriku haram atas diriku. Ia berkata engkau berdusta, ia tidak haram atas dirimu. Kemudian ia membaca ayat ini Hai Nabi kenapa engkau haramkan apa yang Allah halalkan kepadamu. Engkau wajib membayar kafarah yang terberat yaitu memerdekakan budak.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3367

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّهُ سَمِعَ عُبَيْدَ بْنَ عُمَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَمْكُثُ عِنْدَ زَيْنَبَ وَيَشْرَبُ عِنْدَهَا عَسَلًا فَتَوَاصَيْتُ وَحَفْصَةُ أَيَّتُنَا مَا دَخَلَ عَلَيْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلْتَقُلْ إِنِّي أَجِدُ مِنْكَ رِيحَ مَغَافِيرَ فَدَخَلَ عَلَى إِحْدَيْهِمَا فَقَالَتْ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ بَلْ شَرِبْتُ عَسَلًا عِنْدَ زَيْنَبَ وَقَالَ لَنْ أَعُودَ لَهُ فَنَزَلَ{ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ }{ إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ }لِعَائِشَةَ وَحَفْصَةَ{ وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا }لِقَوْلِهِ بَلْ شَرِبْتُ عَسَلًاكُلُّهُ فِي حَدِيثِ عَطَاءٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Hajjaj} dari {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} bahwa ia mendengar {‘Ubaid bin ‘Umair}, ia berkata saya mendengar {Aisyah} isteri Nabi saw. bahwa Nabi saw. pernah tinggal di rumah Zainab, dan minum madu di rumahnya. Kemudian saya dan Hafshah bersepakat apabila Nabi saw. menemui salah seorang dari kami maka hendaknya ia mengatakan sesungguhnya saya mendapatkan bau Maghafir. Lalu beliau menemui salah seorang dari mereka berdua, kemudian ia mengatakan hal tersebut kepadanya. Kemudian beliau bersabda: “Melainkan saya minum madu di rumah Zainab.” Dan beliau bersabda: “Saya tidak akan kembali untuk melakukannya.” Kemudian turunlah ayat: ‘Hai Nabi kenapa engkau haramkan apa yang Allah halalkan kepadamu’. ‘Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah’ untuk Aisyah dan Hafshah. Dan Allah menurunkan ayat ‘Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang isterinya (Hafsah) suatu peristiwa’ atas ucapan beliau: “Melainkan saya minum madu.” Seluruhnya ada dalam hadis ‘Atho`.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3368

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَكِّيِّ بْنِ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ يُحَدِّثُ حَدِيثَهُ حِينَ تَخَلَّفَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَقَالَ فِيهِ إِذَا رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينِي فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍيُحَدِّثُ حَدِيثَهُ حِينَ تَخَلَّفَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَسَاقَ قِصَّتَهُ وَقَالَ إِذَا رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَعْتَزِلَ امْرَأَتَكَ فَقُلْتُ أُطَلِّقُهَا أَمْ مَاذَا قَالَ لَا بَلْ اعْتَزِلْهَا فَلَا تَقْرَبْهَا فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي الْحَقِي بِأَهْلِكِ فَكُونِي عِنْدَهُمْ حَتَّى يَقْضِيَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي هَذَا الْأَمْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Hatim bin Nu’aim}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Makki bin Isa}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} dari {Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka’b bin Malik}, ia berkata saya mendengar {Ka’b bin Malik} menceritakan peristiwanya ketika tertinggal dari Rasulullah saw. dalam perang Tabuk. Ia berkata padanya tiba-tiba utusan Rasulullah saw. datang kepadaku kemudian berkata Rasulullah saw. -dengan jalur periwayatan lain-Dan telah mengabarkan kepadaku {Sulaiman bin Daud}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {Yunus}, {Ibnu Syihab} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka’b bin Malik} bahwa {Abdullah bin Ka’b bin Malik} berkata saya mendengar {Ka’b bin Malik} menceritakan peristiwanya ketika tertinggal dari Rasulullah saw. dalam perang Tabuk, dan ia menceritakan kisahnya. Ia berkata tiba-tiba utusan Rasulullah saw. datang dan berkata “Rasulullah saw. memerintahkanmu untuk menjauhi isterimu. Maka saya katakan apakah saya menceraikannya atau apa? Ia berkata tidak melainkan jauhi dia, dan jangan engkau dekati. Kemudian saya katakan kepada isteriku kembalilah kepada keluargamu dan tinggallah bersama mereka hingga Allah ‘azza wajalla memberikan keputusan mengenai perkara ini!

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3369

أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَبَلَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ إِسْحَقَ بْنِ رَاشِدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ وَهُوَ أَحَدُ الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ تِيبَ عَلَيْهِمْ يُحَدِّثُ قَالَأَرْسَلَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِلَى صَاحِبَيَّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَعْتَزِلُوا نِسَاءَكُمْ فَقُلْتُ لِلرَّسُولِ أُطَلِّقُ امْرَأَتِي أَمْ مَاذَا أَفْعَلُ قَالَ لَا بَلْ تَعْتَزِلُهَا فَلَا تَقْرَبْهَا فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي الْحَقِي بِأَهْلِكِ فَكُونِي فِيهِمْ فَلَحِقَتْ بِهِمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Jabalah} dan {Muhammad bin Yahya bin Muhammad} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Musa bin A’yan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Ishaq bin Rasyid} dari {Az Zuhri} telah mengabarkan kepadaku {Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka’b bin Malik} dari {ayahnya}, ia berkata saya mendengar ayahku yaitu {Ka’b bin Malik} -dan ia adalah salah satu dari tiga orang yang diberi taubat- bercerita, ia berkata Rasulullah saw. mengirim utusan kepadaku dan kedua orang sahabatku mengatakan Rasulullah saw. memerintahkan kalian agar menjauhi isteri-isteri kalian. Kemudian saya katakan kepada utusan tersebut saya cerai isteriku atau apa yang saya lakukan? Ia berkata tidak, melainkan engkau menjauhinya dan jangan mendekatinya. Lalu saya katakan kepada isteriku kembalilah kepada keluargamu, dan tinggallah bersama mereka. Dan iapun kembali kepada mereka.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3370

أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ كَعْبٍ قَالَ سَمِعْتُ كَعْبًايُحَدِّثُ حَدِيثَهُ حِينَ تَخَلَّفَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَقَالَ فِيهِ إِذَا رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينِي وَيَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكَ أَنْ تَعْتَزِلَ امْرَأَتَكَ فَقُلْتُ أُطَلِّقُهَا أَمْ مَاذَا أَفْعَلُ قَالَ بَلْ اعْتَزِلْهَا وَلَا تَقْرَبْهَا وَأَرْسَلَ إِلَى صَاحِبَيَّ بِمِثْلِ ذَلِكَ فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي الْحَقِي بِأَهْلِكِ وَكُونِي عِنْدَهُمْ حَتَّى يَقْضِيَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي هَذَا الْأَمْرِخَالَفَهُمْ مَعْقِلُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yusuf bin Sa’id}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits bin Sa’d}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka’b} bahwa {Abdullah bin Ka’b} berkata saya mendengar {Ka’ab} menceritakan peristiwanya ketika tertinggal dari Rasulullah saw. pada perang Tabuk, dan ia berkata mengenainya tiba-tiba utusan Rasulullah saw. datang kepadaku dan berkata Rasulullah saw. memerintahkanmu agar menjauhi isterimu. Lalu saya katakan saya menceraikannya atau apa yang saya lakukan? Ia berkata melainkan jauhilah ia dan jangan engkau dekati. Dan beliau mengirim kepada kedua sahabatku dengan hal seperti itu. Kemudian saya katakan kepada isteri saya kembalilah kepada keluargamu, dan tinggallah bersama mereka hingga Allah ‘azza wajalla memberikan keputusan mengenai perkara ini. Ma’qil bin ‘Ubaidullah menyelisihi mereka.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3371

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْدَانَ بْنِ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ عَمِّهِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي كَعْبًا يُحَدِّثُ قَالَأَرْسَلَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِلَى صَاحِبَيَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تَعْتَزِلُوا نِسَاءَكُمْ فَقُلْتُ لِلرَّسُولِ أُطَلِّقُ امْرَأَتِي أَمْ مَاذَا أَفْعَلُ قَالَ لَا بَلْ تَعْتَزِلُهَا وَلَا تَقْرَبْهَا فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي الْحَقِي بِأَهْلِكِ فَكُونِي فِيهِمْ حَتَّى يَقْضِيَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَلَحِقَتْ بِهِمْخَالَفَهُ مَعْمَرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ma’dan bin Isa}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin A’yan}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’qil} dari {Az Zuhri}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdur Rahman bin Abdullah bin Ka’b} dari pamannya yaitu {‘Ubaidullah bin Ka’b}, ia berkata saya mendengar ayahku yaitu {Ka’ab} menceritakan, ia berkata Rasulullah mengirimkan utusan kepadaku dan kepada kedua sahabatku, mengatakan Rasulullah saw. memerintahkan kalian agar menjauhi isteri -isteri kalian. Kemudian saya katakan kepada utusan tersebut apakah saya mencerai isteriku atau apa yang saya lakukan? Ia berkata tidak, melainkan engkau jauhi dan jangan engkau mendekatinya. Lalu saya katakan kepada isteriku kembalilah kepada isterimu dan tinggallah bersama mereka hingga Allah ‘azza wajalla memberikan keputusan. Maka iapun kembali kepada mereka. Ma’mar menyelisihi hadis tersebut.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3372

أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَهُوَ ابْنُ ثَوْرٍ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ فِي حَدِيثِهِإِذَا رَسُولٌ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَتَانِي فَقَالَ اعْتَزِلْ امْرَأَتَكَ فَقُلْتُ أُطَلِّقُهَا قَالَ لَا وَلَكِنْ لَا تَقْرَبْهَاوَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ الْحَقِي بِأَهْلِكِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad yaitu Ibnu Tsaur} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abdur Rahman bin Ka’b bin Malik} dari {ayahnya}, ia berkata mengenai peristiwanya tiba-tiba utusan dari Nabi saw. datang kepadaku dan berkata jauhilah isterimu. Kemudian saya katakan apakah saya mencerainya? Ia berkata tidak akan tetapi janganlah engkau mendekatinya. Dan ia tidak menyebutkan kata kembalilah kepada keluargamu.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3373

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُعَتِّبٍ أَنَّ أَبَا حَسَنٍ مَوْلَى بَنِي نَوْفَلٍ أَخْبَرَهُ قَالَكُنْتُ أَنَا وَامْرَأَتِي مَمْلُوكَيْنِ فَطَلَّقْتُهَا تَطْلِيقَتَيْنِ ثُمَّ أُعْتِقْنَا جَمِيعًا فَسَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقَالَ إِنْ رَاجَعْتَهَا كَانَتْ عِنْدَكَ عَلَى وَاحِدَةٍ قَضَى بِذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَخَالَفَهُ مَعْمَرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin Ali}, ia berkata saya mendengar {Yahya} berkata telah menceritakan kepada kami {Ali bin Al Mubarak}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Umar bin Mu’attib} bahwa {Abu Hasan} -mantan budak Bani Naufal- mengabarkan kepadanya, ia berkata saya dan istri saya adalah budak, lalu aku menceraikannya dengan dua kali talak, lalu kami dimerdekakan. Kemudian saya bertanya kepada {Ibnu Abbas}, ia berkata apabila engkau telah ruju’ kepadanya, ia bagimu masih sekali talak lagi, itulah yang diputuskan Rasulullah saw. Ma’mar menyelisihi hadis tersebut.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3374

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُعَتِّبٍ عَنْ الْحَسَنِ مَوْلَى بَنِي نَوْفَلٍ قَالَ سُئِلَ ابْنُ عَبَّاسٍعَنْ عَبْدٍ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ تَطْلِيقَتَيْنِ ثُمَّ عُتِقَا أَيَتَزَوَّجُهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ عَمَّنْ قَالَ أَفْتَى بِذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ لِمَعْمَرٍ الْحَسَنُ هَذَا مَنْ هُوَ لَقَدْ حَمَلَ صَخْرَةً عَظِيمَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdur Razzaq}, ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Umar bin Mu’attib} dari {Al Hasan} -mantan budak Bani Naufal-, ia berkata {Ibnu Abbas} ditanya mengenai seorang sahaya yang menceraikan isterinya dengan dua kali talak. Kemudian mereka berdua dimerdekakan. Apakah ia boleh menikahinya? Ibnu Abbas berkata ya. Ia berkata dari siapa? Ibnu Abbas berkata Rasulullah saw. telah berfatwa dengan hal seperti itu. Abdur Razzaq berkata berkata Ibnu Al Mubarak kepada Ma’mar Al Hasan ini siapa? Sungguh ia telah memikul batu besar.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 3375

أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَسَدُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْخَطْمِيِّ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ السَّائِبِ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنَا قُرَيْظَةَأَنَّهُمْ عُرِضُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ قُرَيْظَةَ فَمَنْ كَانَ مُحْتَلِمًا أَوْ نَبَتَتْ عَانَتُهُ قُتِلَ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مُحْتَلِمًا أَوْ لَمْ تَنْبُتْ عَانَتُهُ تُرِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ar Rabi’ bin Sulaiman}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Asad bin Musa}, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Abu Ja’far Al Khathmi} dari {‘Umarah bin Khuzaimah} dari {Katsir bin As Saib}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {dua anak Quraizhah} bahwa mereka dihadapkan kepada Rasulullah saw. pada saat perang bani Quraizhah. Kemudian orang yang telah bermimpi atau telah tumbuh rambut kemaluannya dibunuh dan orang yang belum bermimpi atau belum tumbuh bulu kemaluannya dibiarkan.