Sumpah
Sahih Muslim | Hadits No. : 3141
و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَرْحٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ بُكَيْرَ بْنَ الْأَشَجِّ حَدَّثَهُ عَنْ الْعَجْلَانِ مَوْلَى فَاطِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِلْمَمْلُوكِ طَعَامُهُ وَكِسْوَتُهُ وَلَا يُكَلَّفُ مِنْ الْعَمَلِ إِلَّا مَا يُطِيقُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Abu At Thahir Ahmad bin ‘Amru bin Sarh} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin Al Harits} bahwa {Bukair bin Al Asyaj} telah menceritakan kepadanya dari {Al ‘Ajlan} bekas budak Fatimah, dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Seorang budak itu berhak mendapatkan makan dan sandang (dari tuannya) dan janganlah dia dibebani atas suatu pekerjaan melainkan sesuai dengan kemampuannya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3142
و حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ مُوسَى بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَنَعَ لِأَحَدِكُمْ خَادِمُهُ طَعَامَهُ ثُمَّ جَاءَهُ بِهِ وَقَدْ وَلِيَ حَرَّهُ وَدُخَانَهُ فَلْيُقْعِدْهُ مَعَهُ فَلْيَأْكُلْ فَإِنْ كَانَ الطَّعَامُ مَشْفُوهًا قَلِيلًا فَلْيَضَعْ فِي يَدِهِ مِنْهُ أُكْلَةً أَوْ أُكْلَتَيْنِقَالَ دَاوُدُ يَعْنِي لُقْمَةً أَوْ لُقْمَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Qa’nabi} telah menceritakan kepada kami {Daud bin Qais} dari {Musa bin Yasar} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Apabila budakmu membuatkan makanan untukmu, kemudian ia membawakannya ke hadapanmu dalam keadaan matang dan telah mendapatkan lelahnya, maka suruhlah dia duduk dan makan bersama. Jika makanan itu hanya sedikit, maka letakkanlah di tanganya sesuap atau dua suap.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3143
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا نَصَحَ لِسَيِّدِهِ وَأَحْسَنَ عِبَادَةَ اللَّهِ فَلَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِو حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو أُسَامَةَ كُلُّهُمْ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ جَمِيعًا عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ حَدِيثِ مَالِكٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata aku membacakannya di hadapan {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, jika seorang budak baik dalam berbakti kepada tuannya dan baik dalam beribadah kepada Allah, maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat.” Dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} dan {Muhammad bin Al Mutsanna} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} -yaitu Al Qatthan-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Ayahku}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Abu Usamah} semuanya dari {‘Ubaidullah}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Sa’id Al Aili} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah menceritakan kepadaku {Usamah} semuanya dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. seperti haditsnya Malik.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3144
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْعَبْدِ الْمَمْلُوكِ الْمُصْلِحِ أَجْرَانِوَالَّذِي نَفْسُ أَبِي هُرَيْرَةَ بِيَدِهِ لَوْلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَجُّ وَبِرُّ أُمِّي لَأَحْبَبْتُ أَنْ أَمُوتَ وَأَنَا مَمْلُوكٌ قَالَ وَبَلَغَنَا أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ لَمْ يَكُنْ يَحُجُّ حَتَّى مَاتَتْ أُمُّهُ لِصُحْبَتِهَا قَالَ أَبُو الطَّاهِرِ فِي حَدِيثِهِ لِلْعَبْدِ الْمُصْلِحِ وَلَمْ يَذْكُرْ الْمَمْلُوكَ و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو صَفْوَانَ الْأُمَوِيُّ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَلَمْ يَذْكُرْ بَلَغَنَا وَمَا بَعْدَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu At Thahir} dan {Harmalah bin Yahya} keduanya berkata telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dia berkata aku pernah mendengar {Sa’id bin Musayyab} berkata, ” {Abu Hurairah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: ‘Bagi seorang budak yang selalu berusaha berbuat baik, maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat.’ Demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada di tangan-Nya, seandainya tidak ada kewajiban jihad di jalan Allah, haji dan berbakti kepada ibu, tentu aku lebih senang mati dalam keadaan menjadi budak.” Perawi berkata, “Kami mendapat kabar bahwa Abu Hurairah tidak melakukan haji kecuali setelah ibunya meninggal dunia, karena dia harus menemani ibunya.” {Abu At Thahir} menyebutkan dalam haditsnya, “Seorang budak yang selalu berusaha berbuat baik.” Dan tidak mengatakan, ‘Seorang hamba sahaya’.” Dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Abu Shafwan Al Amawi} telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dengan sanad ini, tanpa menyebutkan, ‘Dan telah sampai kepadaku’. Atau, ‘Setelahnya’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3145
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَدَّى الْعَبْدُ حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيهِ كَانَ لَهُ أَجْرَانِقَالَ فَحَدَّثْتُهَا كَعْبًا فَقَالَ كَعْبٌ لَيْسَ عَلَيْهِ حِسَابٌ وَلَا عَلَى مُؤْمِنٍ مُزْهِدٍ و حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Apabila seorang budak melaksanakan hak-hak Allah dan hak-hak walinya (tuannya), maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat.” Perawi berkata, “Ketika hadits tersebut aku ceritakan kepada Ka’ab, maka I apun berkata, “Baginya tidak ada hisap, tidak juga atas seorang mukmin yang zuhud.” Dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Al A’masy} dengan isnad ini.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3146
و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعِمَّا لِلْمَمْلُوكِ أَنْ يُتَوَفَّى يُحْسِنُ عِبَادَةَ اللَّهِ وَصَحَابَةَ سَيِّدِهِ نِعِمَّا لَهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Hammam bin Munabih} dia berkata Ini adalah sesuatu yang pernah diceritakan oleh {Abu Hurairah} kepada kami, dari Rasulullah saw. Kemudian dia menyebutkan beberapa hadits yang di antaranya adalah, (Abu Hurairah) berkata, “Rasulullah saw. bersbda: “Sebaik-baik budak adalah apabila dia wafat setelah membaguskan diri untuk beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada tuannya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3147
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قُلْتُ لِمَالِكٍ حَدَّثَكَ نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ شِرْكًا لَهُ فِي عَبْدٍ فَكَانَ لَهُ مَالٌ يَبْلُغُ ثَمَنَ الْعَبْدِ قُوِّمَ عَلَيْهِ قِيمَةَ الْعَدْلِ فَأَعْطَى شُرَكَاءَهُ حِصَصَهُمْ وَعَتَقَ عَلَيْهِ الْعَبْدُ وَإِلَّا فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata aku bertanya kepada {Malik}, “Apakah {Nafi’} pernah menceritakan kepadamu dari {Ibnu Umar}, dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membebaskan apa yang menjadi bagian miliknya pada diri seorang budak, dan ia masih mempunyai uang yang cukup untuk menebus sisanya, maka hendaklah sisanya tersebut dihargai dan diberikan kepada serikatnya sehingga budak tersebut bebas, jika tidak maka sungguh ia telah membebaskan apa yang menjadi miliknya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3148
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ شِرْكًا لَهُ مِنْ مَمْلُوكٍ فَعَلَيْهِ عِتْقُهُ كُلُّهُ إِنْ كَانَ لَهُ مَالٌ يَبْلُغُ ثَمَنَهُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Bapakku} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memerdekakan hak kepemilikan dari seorang budak, jika dia memiliki cukup harta, hendaknya dia juga membebaskan kepemilikan semuanya, jika tidak memiliki harta yang cukup untuk memerdekakan semuanya, berarti dia telah memerdekakan sebagiannya.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3149
و حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ نَافِعٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ نَصِيبًا لَهُ فِي عَبْدٍ فَكَانَ لَهُ مِنْ الْمَالِ قَدْرُ مَا يَبْلُغُ قِيمَتَهُ قُوِّمَ عَلَيْهِ قِيمَةَ عَدْلٍ وَإِلَّا فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَو حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ عَنْ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ سَعِيدٍ ح و حَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ وَهُوَ ابْنُ زَيْدٍ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ كِلَاهُمَا عَنْ أَيُّوبَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي إِسْمَعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ كُلُّ هَؤُلَاءِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَلَيْسَ فِي حَدِيثِهِمْ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ إِلَّا فِي حَدِيثِ أَيُّوبَ وَيَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ فَإِنَّهُمَا ذَكَرَا هَذَا الْحَرْفَ فِي الْحَدِيثِ وَقَالَا لَا نَدْرِي أَهُوَ شَيْءٌ فِي الْحَدِيثِ أَوْ قَالَهُ نَافِعٌ مِنْ قِبَلِهِ وَلَيْسَ فِي رِوَايَةِ أَحَدٍ مِنْهُمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا فِي حَدِيثِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farruh} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} dari {Nafi’} bekas budak Abdullah bin Umar, dari {Abdullah bin Umar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersbda: “Barangsiapa membebaskan bagian kepemilikan dari seorang budak, dan apabila dia memiliki cukup harta untuk membayar sisanya, maka hendaknya ia membebaskan dengan membayar sisa dari harga budak tersebut, jika tidak maka sungguh ia telah membebaskan apa yang menjadi miliknya.” Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dan {Muhammad bin Rumh} dari {Al Laits bin Sa’d}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahab} aku telah mendengar {Yahya bin Sa’id}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku {Abu Ar Rabi’} dan {Abu Kamil} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} -yaitu Ibnu Zaid-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} -yaitu Ibnu ‘Ulayyah- keduanya dari {Ayyub}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Manshur} telah mengabarkan kepada kami {Abdurrazaq} dari {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadau {Isma’il bin Umayah}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu fudaik} dari {Ibnu Abu Dzi`b}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Sa’id Al Aili} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Usamah} -yaitu Ibnu Zaid- mereka semua dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. dengan hadits ini, namun dalam hadits mereka tidak disebutkan, “Jika dia tidak memiliki harta, maka dia telah membebaskan bagiannya saja.” Kecuali dalam hadits Ayyub dan Yahya bin Sa’id, karena keduanya menyebutkan kalimat tersebut dalam hadits. Keduanya berkata, “Kami tidak tahu, apakah kalimat tersebut termasuk dalam hadits atau hanya sekedar perkataannya Nafi’.” Dan dalam riwayatnya mereka semua juga tidak disebutkan, ‘Aku pernah mendengar Rasulullah saw. …”, kecuali dalam hadits Laits bin Sa’ad.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 3150
و حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ كِلَاهُمَا عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ قَالَ ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ آخَرَ قُوِّمَ عَلَيْهِ فِي مَالِهِ قِيمَةَ عَدْلٍ لَا وَكْسَ وَلَا شَطَطَ ثُمَّ عَتَقَ عَلَيْهِ فِي مَالِهِ إِنْ كَانَ مُوسِرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru An Naqid} dan {Ibnu Abu Umar} keduanya dari {Ibnu ‘Uyainah}, {Ibnu Abu Umar} berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Amru} dari {Salim bin Abdullah} dari {Ayahnya}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memerdekakan seorang budak yang dimilikinya bersama orang lain, hendaknya dia membayar bagiannya kepada partnernya secara adil, tidak boleh curang dan tidak boleh berbuat zhalim, kemudian dia memerdekakan dengan hartanya, jika dia mampu.”