Adzan
Muwattha Malik | Hadits No. : 164
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَقُمْتُ وَرَاءَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ فَكُلُّهُمْ كَانَ لَا يَقْرَأُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Humaid At Thawil} dari {Anas bin Malik} dia berkata “Saya pernah shalat di belakang {Abu Bakar}, {Umar} dan {Utsman}, mereka semua tidak membaca BISMILLAHI AR-RAHMAN AR-RAHIM ketika mengawali shalat.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 165
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ عَمِّهِ أَبِي سُهَيْلِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَكُنَّا نَسْمَعُ قِرَاءَةَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ عِنْدَ دَارِ أَبِي جَهْمٍ بِالْبَلَاطِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari pamannya {Abu Suhail bin Malik} dari {Bapaknya} dia berkata “Saya mendengar bacaan {Umar bin Khatthab} di rumah Abu Jahm ketika di Balath.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 166
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَكَانَ إِذَا فَاتَهُ شَيْءٌ مِنْ الصَّلَاةِ مَعَ الْإِمَامِ فِيمَا جَهَرَ فِيهِ الْإِمَامُ بِالْقِرَاءَةِ أَنَّهُ إِذَا سَلَّمَ الْإِمَامُ قَامَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ فَقَرَأَ لِنَفْسِهِ فِيمَا يَقْضِي وَجَهَرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Nafi’}, bahwa apabila {Abdullah bin Umar} tertinggal dari imam pada beberapa rakaat yang dikeraskan bacaannya, maka ketika imam salam, dia berdiri dan membaca sendiri pada rakaat yang tertinggal dengan membacanya agak keras.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 167
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ أَؤُصَلِّ إِلَى جَانِبِ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍفَيَغْمِزُنِي فَأَفْتَحُ عَلَيْهِ وَنَحْنُ نُصَلِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yazid bin Ruman} berkata “Saya shalat di samping {Nafi’ bin Jubair bin Muth’im} . Dia berisyarat kepadaku (agar aku membetulkan bacaanya) . Akupun membetulkan bacaannya, padahal kami sedang shalat.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 168
حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَصَلَّى الصُّبْحَ فَقَرَأَ فِيهَا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ كِلْتَيْهِمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya}, bahwa {Abu Bakar As Shidiq} shalat subuh. Dia membaca surat Al Baqarah dalam dua rakaat tersebut.
Muwattha Malik | Hadits No. : 169
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ يَقُولُصَلَّيْنَا وَرَاءَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ الصُّبْحَ فَقَرَأَ فِيهَا بِسُورَةِ يُوسُفَ وَسُورَةِ الْحَجِّ قِرَاءَةً بَطِيئَةً فَقُلْتُ وَاللَّهِ إِذًا لَقَدْ كَانَ يَقُومُ حِينَ يَطْلُعُ الْفَجْرُ قَالَ أَجَلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya} Bahwasanya ia mendengar {Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah} berkata “Kami shalat subuh di belakang {Umar bin Khatthab} . Dia membaca Surat Yusuf dan surat Al Haj dengan bacaan yang pelan.” Saya berkata “Demi Allah, kalau begitu dia berdiri shalat sampai munculnya fajar.” Abdullah bin ‘Amir menjawab “Benar.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 170
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ وَرَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ أَنَّ الْفُرَافِصَةَ بْنَ عُمَيْرٍ الْحَنَفِيَّ قَالَمَا أَخَذْتُ سُورَةَ يُوسُفَ إِلَّا مِنْ قِرَاءَةِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ إِيَّاهَا فِي الصُّبْحِ مِنْ كَثْرَةِ مَا كَانَ يُرَدِّدُهَا لَنَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Yahya bin Sa’id} dan {Rabi’ah bin Abu Abdurrahman} dari {Al Qasim bin Muhammad} bahwa {Al Furafishah bin ‘Umair Al Hanafi} berkata “Tidaklah aku hafal Surat Yusuf melainkan dari bacaan {Utsman bin Affan} pada shalat subuh, karena seringnya dia mengulanginya.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 171
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَكَانَ يَقْرَأُ فِي الصُّبْحِ فِي السَّفَرِ بِالْعَشْرِ السُّوَرِ الْأُوَلِ مِنْ الْمُفَصَّلِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ بِأُمِّ الْقُرْآنِ وَسُورَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Nafi’}, bahwa ketika dalam perjalanan pada shalat subuh, {Abdullah bin Umar} membaca sepuluh surat yang pertama dari kelompok surat Al Mufashshal. Dan dalam setiap rakaat ia membaca Al Fatihah dan surat.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 172
حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ مَوْلَى عَامِرِ بْنِ كُرَيْزٍ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَادَى أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ وَهُوَ يُصَلِّي فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ لَحِقَهُ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى يَدِهِ وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يَخْرُجَ مِنْ بَابِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ لَا تَخْرُجَ مِنْ الْمَسْجِدِ حَتَّى تَعْلَمَ سُورَةً مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فِي التَّوْرَاةِ وَلَا فِي الْإِنْجِيلِ وَلَا فِي الْقُرْآنِ مِثْلَهَا قَالَ أُبَيٌّ فَجَعَلْتُ أُبْطِئُ فِي الْمَشْيِ رَجَاءَ ذَلِكَ ثُمَّ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ السُّورَةَ الَّتِي وَعَدْتَنِي قَالَ كَيْفَ تَقْرَأُ إِذَا افْتَتَحْتَ الصَّلَاةَ قَالَ فَقَرَأْتُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَتَّى أَتَيْتُ عَلَى آخِرِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ هَذِهِ السُّورَةُ وَهِيَ السَّبْعُ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُعْطِيتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari {Al ‘Ala` bin Abdurrahman bin Ya’qub} bahwasanya {Abu Sa’id} mantan budak ‘Amir bin Kuraiz, mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. memanggil Ubay bin Ka’ab yang sedang melaksanakan shalat. Tatkala dia telah selesai, dia menyusul beliau. Beliau memegang tangan Ubay bin Ka’ab ketika hendak keluar dari pintu Masjid. Beliau bersabda: “Saya berharap kamu tidak keluar dahulu, hingga kamu mendengar surat yang Allah tidak menurunkan yang semisalnya baik dalam Taurat, Injil maupun Al Quran ” Ubay bin Ka’ab berkata “Saya memperlambat jalanku, mengharap hal itu. Kemudian saya bertanya “Wahai Rasulullah, mana surat yang telah anda janjikan kepadaku?” Beliau bersabda: “Apa yang kamu baca ketika kamu mengawali shalat?” Ubay bin Ka’ab menjawab “Saya membaca ‘ALHAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN’ hingga akhir.” Rasulullah saw. bersabda: “Itulah surat As Sab’u Al Matsani dan Al-Quran Agung yang diberikan kepadaku.”
Muwattha Malik | Hadits No. : 173
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِيَقُولُ مَنْ صَلَّى رَكْعَةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَلَمْ يُصَلِّ إِلَّا وَرَاءَ الْإِمَامِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari {Abu Nu’aim Wahab bin Kaisan} Bahwasanya ia mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata “Barangsiapa shalat satu rakaat dengan tidak membaca Ummul qur’an (Al Fatihah) di dalamnya, maka janganlah dia kerjakan kecuali di belakang imam.”