Haid dan Istihadhah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 346

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْخَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا كُنَّا بِسَرِفَ حِضْتُ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ مَا لَكِ أَنَفِسْتِ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ فَاقْضِي مَا يَقْضِي الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Abdurrahman bin Al Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar As-Shiddiq Radliyallahu’anhu} dari {Bapaknya} dari {Aisyah} Radliyallahu’anha dia berkata “Kami pergi bersama Rasulullah saw. dan kami tidak menaksir selain untuk haji. Setelah sampai di Sarif, aku haidl. Ketika Rasulullah saw. datang kepadaku, aku sedang menangis. Beliau lalu bersabda, ‘Ada apa denganmu? Apakah kamu sedang haidl? ‘ Aku menjawab Ya. Beliau bersabda: Ini adalah perkara yang telah Allah Azza wa Jalla tetapkan bagi kaum wanita, maka kerjakan apa yang dikerjakan oleh orang yang haji, kecuali thawaf di Ka’bah’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 347

أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ سَمَاعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَأَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ قَيْسٍ مِنْ بَنِي أَسَدِ قُرَيْشٍ أَنَّهَا أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ أَنَّهَا تُسْتَحَاضُ فَزَعَمَتْ أَنَّهُ قَالَ لَهَا إِنَّمَا ذَلِكَ عِرْقٌ فَإِذَا أَقْبَلَتْ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي وَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ ثُمَّ صَلِّي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Imran bin Yazid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Ismail bin Abdullah yaitu Ibnu Sama’ah} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Hisyam bin Urwah} dari {Urwah} bahwa {Fatimah binti Qais} -dari Bani Asad Quraisy- pernah datang kepada Rasulullah saw. untuk menceritakan bahwa dirinya sedang mengalami istihadah. Seingatnya Rasulullah saw. bersabda kepadanya, “Itu darah penyakit. Bila datang haidl maka tinggalkan shalat, dan bila telah selesai mandilah dan cucilah darah yang masih ada kemudian kerjakanlah shalat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 348

أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ هَاشِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَقْبَلَتْ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْتَسِلِي
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hisyam bin ‘Ammar} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Sahal bin Hasyim} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Az-Zuhri} dari {Urwah} dari {Aisyah} Radliyallahu’anha, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Bila datang haidl, tinggalkan shalat, dan bila selesai, mandilah.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 349

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْاسْتَفْتَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ بِنْتُ جَحْشٍ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُسْتَحَاضُ فَقَالَ إِنَّ ذَلِكَ عِرْقٌ فَاغْتَسِلِي ثُمَّ صَلِّي فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Al-Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} Radliyallahu’anha, bahwa Ummu Habibah binti Jahsy meminta fatwa kepada Rasulullah saw., “Wahai Rasulullah saw.! Aku mengalami istihadhah? ‘ Beliau saw. bersabda: “Itu darah penyakit, maka mandilah kemudian kerjakanlah shalat.” Lalu dia pun mandi di setiap akan shalat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 350

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْإِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدَّمِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ رَأَيْتُ مِرْكَنَهَا مَلْآنَ دَمًا فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ ثُمَّ اغْتَسِلِيأَخْبَرَنَا بِهِ قُتَيْبَةُ مَرَّةً أُخْرَى وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ جَعْفَرَ بْنَ رَبِيعَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Al-Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Ja’far bin Rabi’ah} dari {‘Irak bin Malik} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} bahwa Ummu Habibah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah? Aisyah Radliyallahu’anha lalu berkata, “Aku melihat tempatnya mencuci pakaian penuh darah. Lantas Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Tetapkanlah olehmu sesuai ukuran kebiasaan haidlmu, kemudian mandilah.” Juga telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dengan hadits yang serupa, tetapi tidak menyebutkan Ja’far bin Rabi’ah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 351

أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَخْبَرَنِي عَنْ نَافِعٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْسَأَلَتْ امْرَأَةٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ إِنِّي أُسْتَحَاضُ فَلَا أَطْهُرُ أَفَأَدَعُ الصَّلَاةَ قَالَ لَا وَلَكِنْ دَعِي قَدْرَ تِلْكَ الْأَيَّامِ وَاللَّيَالِي الَّتِي كُنْتِ تَحِيضِينَ فِيهَا ثُمَّ اغْتَسِلِي وَاسْتَثْفِرِي وَصَلِّي
Terjemahan: Telah memberitakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Al Mubarak} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} berkata Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Umar} berkata Telah mengabarkan kepadaku dari {Nafi’} dari {Sulaiman bin Yasar} dari {Ummu Salamah} berkata “Ada seorang perempuan yang bertanya kepada Nabi saw., ‘Aku sedang istihadhah, maka aku tidak suci. Apakah aku harus meninggalkan shalat? ‘ beliau saw. bersabda: ‘Tidak, tetapi tinggalkan shalat pada ukuran hari dan malam sesuai jadwal haidlmu, kemudian mandi dan balutlah dengan kain pada tempat keluarnya darah, lalu shalatlah’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 352

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَأَنَّ امْرَأَةً كَانَتْ تُهَرَاقُ الدَّمَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَفْتَتْ لَهَا أُمُّ سَلَمَةَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِتَنْظُرْ عَدَدَ اللَّيَالِي وَالْأَيَّامِ الَّتِي كَانَتْ تَحِيضُ مِنْ الشَّهْرِ قَبْلَ أَنْ يُصِيبَهَا الَّذِي أَصَابَهَا فَلْتَتْرُكْ الصَّلَاةَ قَدْرَ ذَلِكَ مِنْ الشَّهْرِ فَإِذَا خَلَّفَتْ ذَلِكَ فَلْتَغْتَسِلْ ثُمَّ لِتَسْتَثْفِرْ بِالثَّوْبِ ثُمَّ لِتُصَلِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Nafi’} dari {Sulaiman bin Yasar} dari {Ummu Salamah} bahwa ada seorang perempuan yang selalu mengeluarkan darah pada zaman Rasulullah saw., dia meminta fatwa kepada Rasulullah saw.? beliau bersabda, “Hendaklah kamu menghitung malam dan hari sesuai jadwal haidlmu setiap bulan, sebelum mengalami hal (seringnya darah keluar) tersebut dalam setiap bulannya. Bila waktu kebiasaan haidl telah selesai, maka mandi dan letakkan kain pada tempat haidl, lalu shalatlah. ‘

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 353

أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ وَهُوَ ابْنُ بَكْرِ بْنِ مُضَرَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَنْ أَبِي بَكْرٍ وَهُوَ ابْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْإِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ الَّتِي كَانَتْ تَحْتَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ وَأَنَّهَا اسْتُحِيضَتْ لَا تَطْهُرُ فَذُكِرَ شَأْنُهَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ وَلَكِنَّهَا رَكْضَةٌ مِنْ الرَّحِمِ لِتَنْظُرْ قَدْرَ قَرْئِهَا الَّتِي كَانَتْ تَحِيضُ لَهَا فَلْتَتْرُكْ الصَّلَاةَ ثُمَّ تَنْظُرْ مَا بَعْدَ ذَلِكَ فَلْتَغْتَسِلْ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ar-Rabi’ bin Sulaiman bin Daud bin Ibrahim} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Ishaq yaitu Ibnu Bakr bin Mudlar} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dari {Yazid bin Abdullah yaitu Ibnu Usamah bin Al Had} dari {Abu Bakr yaitu Ibnu Muhammad bin ‘Amr bin Hazm} dari {‘Amrah} dari {Aisyah} dia berkata Bahwa Ummu Habibah binti Jahsy -istri Abdurrahman bin Auf- mengalami istihadhah dan tidak suci, sehingga hal itu diadukan kepada Rasulullah saw. Lalu beliau saw. bersabda kepadanya: “Ini bukan haidl, tetapi hentakan rahim. Jadi hendaklah dia mandi dan mengerjakan shalat. Lalu hendaklah dia memperhatikan kebiasaan masa haidlnya, kemudian meninggalkan shalat dan melihat apa yang terjadi setelah itu, lalu hendaknya mandi setiap akan shalat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 354

أَخْبَرَنَا أَبُو مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ ابْنَةَ جَحْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ سَبْعَ سِنِينَ فَسَأَلَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَيْسَتْ بِالْحَيْضَةِ إِنَّمَا هُوَ عِرْقٌ فَأَمَرَهَا أَنْ تَتْرُكَ الصَّلَاةَ قَدْرَ أَقْرَائِهَا وَحَيْضَتِهَا وَتَغْتَسِلَ وَتُصَلِّيَ فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Musa} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az-Zuhri} dari {‘Amrah} dari {Aisyah} bahwa Ummu Habibah binti Jahsy pernah mengalami haidl selama tujuh tahun. Lalu ia bertanya kepada Rasulullah saw. tentang hal tersebut, dan beliau menjawab, “Itu bukan haidl, tetapi darah penyakit. ‘ Kemudian beliau memerintahkannya meninggalkan shalat menurut jadwal haidlnya, lalu mandi serta tetap shalat, dan dia mandi setiap akan shalat.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 355

أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ الْمُنْذِرِ بْنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ عُرْوَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ أَبِي حُبَيْشٍ حَدَّثَتْهُأَنَّهَا أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشَكَتْ إِلَيْهِ الدَّمَ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا ذَلِكَ عِرْقٌ فَانْظُرِي إِذَا أَتَاكِ قَرْؤُكِ فَلَا تُصَلِّي وَإِذَا مَرَّ قَرْؤُكِ فَلْتَطَهَّرِي ثُمَّ صَلِّي مَا بَيْنَ الْقَرْءِ إِلَى الْقَرْءِقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ قَدْ رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ مَا ذَكَرَ الْمُنْذِرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Isa bin Hammad} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Al-Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Bukair bin Abdullah} dari {Al Mundzir bin Al Mughirah} dari {Urwah} bahwa {Fatimah binti Abu Hubaisy} berkata kepadanya, dirinya pernah datang kepada Rasulullah saw. untuk mengadukan darahnya. Rasulullah saw. lalu bersabda kepadanya: “Itu darah penyakit. Perhatikanlah jadwal haidlmu. Jika datang maka jangan shalat dan jika telah berlalu jadwal haidlnya maka bersucilah, kemudian shalatlah antara waktu haidl yang satu ke waktu haidl yang lain.”