Haid dan Istihadhah

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 389

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِفِي حَدِيثِ أَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ حِينَ نُفِسَتْ بِذِي الْحُلَيْفَةِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِأَبِي بَكْرٍ مُرْهَا أَنْ تَغْتَسِلَ وَتُهِلَّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Qudamah} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Ja’far bin Muhammad} dari {Bapaknya} dari {Jabir bin Abdullah} dalam hadis Asma’ binti Umais ketika dia nifas (haidl) di Dzul Hulaifah, bahwa Rasulullah saw. pernah berkata kepada Abu Bakar, “Suruh dia mandi lalu berihram.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 390

أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ عَنْ حُسَيْنٍ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أُمِّ كَعْبٍ مَاتَتْ فِي نِفَاسِهَا فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ فِي وَسَطِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Humaid bin Mas’adah} dari {Abdul Warits} dari {Husain yaitu Al-Mu’allim} dari {Ibnu Buraidah} dari {Samurah} dia berkata “Aku shalat (jenazah) bersama Rasulullah saw. atas mayit Ummu Ka’ab -yang meninggal dunia dalam keadaan nifas (haidl) – maka Rasulullah saw. berdiri shalat (menghadap) di tengah-tengahnya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 391

أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ وَكَانَتْ تَكُونُ فِي حَجْرِهَاأَنَّ امْرَأَةً اسْتَفْتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضِ يُصِيبُ الثَّوْبَ فَقَالَ حُتِّيهِ وَاقْرُصِيهِ وَانْضَحِيهِ وَصَلِّي فِيهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Habib bin ‘Arabi} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hamad} dari {Hisyam bin Urwah} dari {Fathimah binti Mundzir} dari {Asma’ binti Abu Bakar} -dan dia berada di kamarnya- bahwa ada seorang perempuan meminta fatwa kepada Rasulullah saw. tentang darah haidl yang mengenai pakaian, Beliau bersabda: “Gosoklah dengan ujung jari, kemudian cucilah dengan air. Lalu shalatlah dengan kain tersebut.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 392

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الْمِقْدَامِ ثَابِتٌ الْحَدَّادُ عَنْ عَدِيِّ بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ أُمَّ قَيْسٍ بِنْتَ مِحْصَنٍأَنَّهَا سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضَةِ يُصِيبُ الثَّوْبَ قَالَ حُكِّيهِ بِضِلَعٍ وَاغْسِلِيهِ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah bin Sa’id} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syufyan} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Miqdam Tsabit Al-Haddad} dari {Adi bin Dinar} dia berkata saya mendengar {Ummu Qais bin Mihshan}, bahwa dia pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang darah haidl yang mengenai pakaian, Maka beliau menjawab.”Gosoklah dengan kayu, lalu cuci dengan air dan sidr (daun Bidara).”