Musnad Ahli Bait
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1665
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي حَكِيمٍ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَنْبَغِي لِنَبِيٍّ أَنْ يَقُولَ إِنِّي خَيْرٌ مِنْ يُونُسَ بْنِ مَتَّىقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ و حَدَّثَنَاه هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Isma’il bin Abu hakim} dari {Al Qasim} dari {Abdullah bin Ja’far} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak pantas bagi seorang Nabi untuk mengatakan ‘Sungguh aku lebih baik dari Yunus bin Matta’.” Abu Abdurrahman berkata dan {Harun bin Ma’ruf} juga menceritakan hadits yang sama kepada kami.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1666
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ فَحَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عُرْوَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أُبَشِّرَ خَدِيجَةَ بِبَيْتٍ مِنْ قَصَبٍ لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} berkata dan telah menceritakan kepadaku {Hisyam bin ‘Urwah bin Zubair} dari {Bapaknya, ‘Urwah} dari {Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Aku diperintahkan untuk memberi kabar gembira kepada Khadijah, bahwa ia berada di sebuah rumah dari mutiara yang cekung, tidak ada suara gaduh di dalamnya dan tidak ada rasa letih.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1667
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي مِسْعَرٌ عَنْ شَيْخٍ مِنْ فَهْمٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جَعْفَرٍ قَالَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَحْمٍ فَجَعَلَ الْقَوْمُ يُلَقُّونَهُ اللَّحْمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَطْيَبَ اللَّحْمِ لَحْمُ الظَّهْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepadaku {Mis’ar} dari {seorang laki-laki tua} dari penduduk Fahm, dia berkata aku mendengar {Abdullah bin Ja’far} berkata Sesungguhnya hal terakhir yang kulihat dari Rasulullah saw. adalah pada salah satu tangannya ada beberapa kurma dan di tangan yang lainnya ada buah sejenis timun, beliau memakan yang satu, dan menggigit yang lainnya. Beliau bersabda: “Sesungguhnya daging kambing yang paling baik adalah bagian punggungnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1668
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ خَالِدِ ابْنِ سَارَّةَ أَنَّ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جَعْفَرٍ قَالَلَوْ رَأَيْتَنِي وَقُثَمَ وَعُبَيْدَ اللَّهِ ابْنَيْ عَبَّاسٍ وَنَحْنُ صِبْيَانٌ نَلْعَبُ إِذْ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى دَابَّةٍ فَقَالَ ارْفَعُوا هَذَا إِلَيَّ قَالَ فَحَمَلَنِي أَمَامَهُ وَقَالَ لِقُثَمَ ارْفَعُوا هَذَا إِلَيَّ فَجَعَلَهُ وَرَاءَهُ وَكَانَ عُبَيْدُ اللَّهِ أَحَبَّ إِلَى عَبَّاسٍ مِنْ قُثَمَ فَمَا اسْتَحَى مِنْ عَمِّهِ أَنْ حَمَلَ قُثَمًا وَتَرَكَهُ قَالَ ثُمَّ مَسَحَ عَلَى رَأْسِي ثَلَاثًا وَقَالَ كُلَّمَا مَسَحَ اللَّهُمَّ اخْلُفْ جَعْفَرًا فِي وَلَدِهِ قَالَ قُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ مَا فَعَلَ قُثَمُ قَالَ اسْتُشْهِدَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ أَعْلَمُ بِالْخَيْرِ وَرَسُولُهُ بِالْخَيْرِ قَالَ أَجَلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Ja’far bin Khalid bin Sarrah} bahwa {bapaknya} mengabarinya, bahwa {Abdullah bin Ja’far} berkata seandainya engkau melihat diriku, Qutsam bin Abbas dan Ubaidullah bin Abbas, saat kami masih kecil suka bermain-main, tiba-tiba Nabi saw. lewat dengan tunggangannya. Beliau berkata padaku: “Naikkan anak itu bersamaku!” lalu beliau mendudukkanku di hadapannya, kemudian beliau berkata pada Qutsam “Naikkan anak itu bersamaku.” lalu beliau mendudukkannya di belakangnya. ‘Ubaidullah adalah anak yang lebih disukai Abbas daripada Qutsam, meskipun demikian Nabi saw. tidak malu kepada pamannya untuk membawa Qutsam dan meninggalkan ‘Ubaidullah. Kemudian beliau mengusap kepalaku tiga kali, dan setiap mengusap beliau menguccapkan: “Ya Allah, jadikanlah pengganti Ja’far (untuk mengurus) anaknya.” Khalid bin Sarrah berkata Saya bertanya kepada Abdullah “Apa yang terjadi dengan Qutsam?” dia menjawab “Dia syahid.” Saya berkata “Allah dan RasulNya lebih mengetahui tentang hal yang baik.” Abdullah berkata “Tentu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1669
حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُسَافِعٍ أَنَّ مُصْعَبَ بْنَ شَيْبَةَ أَخْبَرَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ شَكَّ فِي صَلَاتِهِ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ بَعْدَمَا يُسَلِّمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata {Ibnu Juraij} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Musafi’} bahwa {Mush’ab bin Syaibah} mengabarinya dari {‘Uqbah bin Muhammad bin Al Harits} dari {Abdullah bin Ja’far}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa ragu-ragu dalam shalatnya, hendaklah ia sujud dua kali setelah salam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1670
حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ أَبِي رَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍأَنَّهُ زَوَّجَ ابْنَتَهُ مِنْ الْحَجَّاجِ بْنِ يُوسُفَ فَقَالَ لَهَا إِذَا دَخَلَ بِكِ فَقُولِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَزَعَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ قَالَ هَذَاقَالَ حَمَّادٌ ظَنَنْتُ أَنَّهُ قَالَ فَلَمْ يَصِلْ إِلَيْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Ibnu Abu Rafi’} dari {Abdullah bin Ja’far} bahwa dia menikahkan putrinya dengan Al Hajjaj bin Yusuf. Dia berkata kepada putrinya: “Jika ia masuk menemuimu maka ucapkanlah: ‘LA ILAHA ILLA ALLAH AL HALIM AL KARIM SUBHANALLAH RABBIL ARSY AL ADZIM ALHAMDU LILLAHI RABBIL ALAMIN (Tiada ilah yang haq selain Allah yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia. Segalah puji bagi Allah Rabb ‘Arsy yang Maha Mulia. Segala puji bagi Allah Rabb semesta Alam).'” Dan menyatakan, bahwa Rasulullah saw. jika tertimpa musibah membaca kalimat itu. Hammad berkata Menurutku Abdullah bin Ja’far berkata “sehingga Hajjaj tidak bisa menggaulinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1625
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ السَّلُولِيِّ عَنْ أَبِي الْحَوْرَاءِ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَعَلَّمَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَاتٍ أَقُولُهُنَّ فِي قُنُوتِ الْوَتْرِ اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Abu Ishaq} dari {Buraid bin Abu Maryam As Saluli} dari {Abu Al Haura`} dari {Al Hasan bin Ali} berkata Rasulullah saw. mengajariku beberapa kalimat yang aku ucapkan ketika dalam qunut shalat witir: “ALLAHUMMAHDINI FI MAN HADAIT WA ‘AFINI FI MAN ‘AFAIT WA TAWALLANI FIMAN TAWALLAIT WA BAARIK LI FI MAA A’THAIT WAQINI SYARRA MA QADHAIT, FA INNAKA TAQDLI WA LA YUQDLA ‘ALAIK, INNAHU LA YADZILLU MAN WAALAITA TABARAKTA RABBANA WA TA’ALAIT (Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang Engkau beri perlindungan, sayangilah aku sebagaimana orang yang Engkau sayangi dan berilah berkah padaku pada apa yang Engkau berikan, dan jauhkanlah aku dari kejelekan taqdir yang Engkau tentukan, sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan putusan dan tidak ada orang yang memutuskan putusan kepada-Mu. Sesungguhnya tidak akan terhina orang yang Engkau bela. Maha Suci Engkau Wahai tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.) ”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1626
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ هُبَيْرَةَ خَطَبَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَلَقَدْ فَارَقَكُمْ رَجُلٌ بِالْأَمْسِ لَمْ يَسْبِقْهُ الْأَوَّلُونَ بِعِلْمٍ وَلَا يُدْرِكُهُ الْآخِرُونَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبْعَثُهُ بِالرَّايَةِ جِبْرِيلُ عَنْ يَمِينِهِ وَمِيكَائِيلُ عَنْ شِمَالِهِ لَا يَنْصَرِفُ حَتَّى يُفْتَحَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Syarik} dari {Abu Ishaq} dari {Hubairah} bahwa {Al Hasan bin Ali} berkhutbah di hadapan kami: “Sesungguhnya seorang lelaki telah meninggalkan kalian kemarin, yang mana orang-orang terdahulu tidak dapat menandinginya dalam hal ilmu dan orang-orang setelahnya tidak dapat menyainginya. Rasulullah saw. mengutusnya untuk memegang bendera pasukan. Jibril di sebelah kanannya dan Mikail di sebelah kirinya, dan dia tidak akan bergegas pergi (meninggalakan medan perang) hingga musuh dapat ditaklukkan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1627
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُبْشِيٍّ قَالَخَطَبَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ بَعْدَ قَتْلِ عَلِيٍّ فَقَالَ لَقَدْ فَارَقَكُمْ رَجُلٌ بِالْأَمْسِ مَا سَبَقَهُ الْأَوَّلُونَ بِعِلْمٍ وَلَا أَدْرَكَهُ الْآخِرُونَ إِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَبْعَثُهُ وَيُعْطِيهِ الرَّايَةَ فَلَا يَنْصَرِفُ حَتَّى يُفْتَحَ لَهُ وَمَا تَرَكَ مِنْ صَفْرَاءَ وَلَا بَيْضَاءَ إِلَّا سَبْعَ مِائَةِ دِرْهَمٍ مِنْ عَطَائِهِ كَانَ يَرْصُدُهَا لِخَادِمٍ لِأَهْلِهِحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِي الْحَوْرَاءِ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَّمَهُ أَنْ يَقُولَ فِي الْوَتْرِ فَذَكَرَ مِثْلَ حَدِيثِ يُونُسَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {‘Amru bin Hubaisy} berkata {Al Hasan bin Ali} menyampaikan khutbah kepada kami setelah terbunuhnya Ali Sesungguhnya seorang lelaki telah meninggalkan kalian kemarin, yang mana orang-orang terdahulu tidak dapat menandinginya dalam hal ilmu dan orang-orang setelahnya tidak dapat menyainginya. Rasulullah saw. mengutusnya dan memberinya bendera pasukan, dan dia tidak akan bergegas pergi (meninggalakan medan perang) hingga musuh dapat ditaklukkan. Dan tidaklah dia meninggalkan Dinar ataupun Dirham kecuali hanya tujuh ratus dirham saja dari pemberiannya yang dia persiapkan untuk menggaji pelayan keluarganya.” Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah memberitakan kepada kami Sufyan dari Abu Ishaq dari Buraid bin Abu Maryam dari Abu Al Haura` dari Al Hasan bin Ali bahwa Rasulullah saw. mengajarinya agar dia membaca pada shalat witir. lalu dia menyebutkan sebagaimana hadits Yunus.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 1628
حَدَّثَنَا عَفَّانُ أَنْبَأَنَا حَمَّادٌ عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّأَنَّهُ مَرَّ بِهِمْ جَنَازَةٌ فَقَامَ الْقَوْمُ وَلَمْ يَقُمْ فَقَالَ الْحَسَنُ مَا صَنَعْتُمْ إِنَّمَا قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَأَذِّيًا بِرِيحِ الْيَهُودِيِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah memberitakan kepada kami {Hammad} dari {Al Hajjaj bin Arthah} dari {Muhammad bin Ali} dari {Al Hasan bin Ali} bahwa suatu ketika jenazah lewat di dekatnya, orang-orang pun berdiri sedang Al Hasan bin Ali tidak berdiri. Al Hasan bertanya “Apa yang kalian lakukan? Rasulullah saw. berdiri karena merasa terganggu dengan bau badan seorang Yahudi.”