Shalat
Sunan Darimi | Hadits No. : 1299
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ رُكُوعُهُ إِذَا رَكَعَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ وَسُجُودُهُ وَبَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id bin Ar Rabi’} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Hakam} dari {Ibnu Abu Laila} telah menceritakan kepadaku {Al Barra`}, bahwa jika Rasulullah saw. melakukan rukuk, atau beliau mengangkat kepalanya dari rukuk, atau saat sujud dan di antara dua sujud, maka lamanya hampir sama.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1300
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ هِلَالِ بْنِ حُمَيْدٍ الْوَزَّانِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ رَمَقْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاتِهِ فَوَجَدْتُ قِيَامَهُ وَرَكْعَتَهُ وَاعْتِدَالَهُ بَعْدَ الرَّكْعَةِ فَسَجْدَتَهُ فَجِلْسَتَهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ فَسَجْدَتَهُ فَجِلْسَتَهُ بَيْنَ التَّسْلِيمِ وَالِانْصِرَافِ قَرِيبًا مِنْ السَّوَاءِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد هِلَالُ بْنُ حُمَيْدٍ أُرَى أَبُو حُمَيْدٍ الْوَزَّانُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Aun} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Hilal bin Humaid Al Wazzan} dari {‘Abdurrahman bin Abu Laila} dari {Al Barra`} ia berkata, “Saya memperhatikan Rasulullah saw. ketika melakukan shalat, maka saya dapati berdirinya, rukuknya dan I’tidalnya setelah rukuk, kemudian sujudnya, duduknya di antara dua sujud, sujudnya, duduknya di antara salam dan beranjak pergi adalah hampir sama lamanya.” Abu Muhammad Hilal bin Humaid berkata, “Saya diperlihatkan oleh Abu Humaid Al Wazzan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1301
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عَبَّادُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ وَحَمْزَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ أَنَّهُمَا سَمِعَا الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ يُخْبِرُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ وَأَقْبَلَ مَعَهُ الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ حَتَّى وَجَدُوا النَّاسَ قَدْ أَقَامُوا الصَّلَاةَ صَلَاةَ الْفَجْرِ وَقَدَّمُوا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ يُصَلِّي بِهِمْ فَصَلَّى بِهِمْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ قَبْلَ أَنْ يَأْتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَفَّ مَعَ النَّاسِ وَرَاءَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ فَلَمَّا سَلَّمَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ صَلَّى فَفَزِعَ النَّاسُ لِذَلِكَ وَأَكْثَرُوا التَّسْبِيحَ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَالَ لِلنَّاسِ قَدْ أَصَبْتُمْ أَوْ قَدْ أَحْسَنْتُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} telah menceritakan kepadaku {Al Laits bin Sa’d} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} telah mengabarkan kepadaku {‘Abbad bin Ziyad} dari {‘Urwah bin Al Mughirah} dan {Hamzah bin Al Mughirah} bahwa keduanya telah mendengar {Al Mughirah bin Syu’bah} mengabarkan, bahwa Rasulullah saw. datang bersama Al Mughirah bin Syu’bah dan mendapati orang-orang telah mendirikan shalat subuh. Orang-orang itu (para sahabat) telah menunjuk Abdurrahman bin ‘Auf untuk menjadi imam, maka Abdurrahman pun shalat bersama mereka satu rakaat shalat subuh sebelum Rasulullah saw. datang. Kemudian Rasulullah saw. datang dan berbaris di shaf bersama orang-orang di belakang Abdurrahman bin ‘Auf pada rakaat kedua. Lalu ketika Abdurrahman bin ‘Auf mengucapkan salam, Rasulullah saw. berdiri kemudian melakukan shalat. Maka orang-orang pun kaget karena hal tersebut hingga mereka memperbanyak mengucapkan kalimat tasbih. Kemudian tatkala Rasulullah saw. menyelesaikan shalatnya beliau berkata kepada orang-orang: “Sungguh kalian telah benar, atau kalian telah berbuat baik.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1302
أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمُزَنِيُّ عَنْ حَمْزَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَوْمِ وَقَدْ قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ يُصَلِّي بِهِمْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ وَقَدْ رَكَعَ بِهِمْ فَلَمَّا أَحَسَّ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ يَتَأَخَّرُ فَأَوْمَى إِلَيْهِ بِيَدِهِ فَصَلَّى بِهِمْ فَلَمَّا سَلَّمَ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقُمْتُ فَرَكَعْنَا الرَّكْعَةَ الَّتِي سُبِقْنَا قَالَ أَبُو مُحَمَّد أَقُولُ فِي الْقَضَاءِ بِقَوْلِ أَهْلِ الْكُوفَةِ أَنْ يَجْعَلَ مَا فَاتَهُ مِنْ الصَّلَاةِ قَضَاءً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {Humaid Ath Thawil} telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Abdullah Al Muzani} dari {Hamzah bin Al Mughirah} dari {Ayahnya} bahwa ia berkata, “Kemudian kami sampai kepada orang-orang sementara mereka telah berdiri melakukan shalat dengan Abdurrahman bin ‘Auf sebagai imamnya, dan ‘Abdurrahman telah mendapatkan satu rakaat bersama mereka. Kemudian tatkala ia merasakan kehadiran Nabi saw. maka ia mundur, tetapi beliau memberi isyarat kepadanya dengan tangannya (agar tetap shalat bersama mereka), maka ia pun tetap shalat bersama mereka. Ketika ‘Abdurrahman salam, Nabi saw. berdiri dan akupun berdiri, kemudian kami melakukan rukuk untuk rakaat kami yang telah tertinggal.” Abu Muhammad berkata, “Dalam masalah mengqadla shalat aku berpendapat seperti pendapat penduduk Kufah, yaitu menjadikan apa yang tertinggal sebagai qadla.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1303
أَخْبَرَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا غَالِبٌ الْقَطَّانُ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ جَبْهَتَهُ مِنْ الْأَرْضِ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Al Mufadldlal} telah menceritakan kepada kami {Ghalib Al Qaththan} dari {Bakr bin Abdullah} dari {Anas} ia berkata, “Kami pernah melakukan shalat bersama Rasulullah saw. pada waktu yang sangat panas, apabila salah seorang di antara kami tidak mampu menempelkan keningnya di tanah maka ia menghamparkan kain dan melakukan shalat di atasnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1304
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو هَكَذَا فِي الصَّلَاةِ وَأَشَارَ ابْنُ عُيَيْنَةَ بِأُصْبُعِهِ وَأَشَارَ أَبُو الْوَلِيدِ بِالسَّبَّاحَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Uyainah} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {‘Amir bin Abdullah bin Az Zubair} dari {Ayahnya} ia berkata, “Saya melihat Nabi saw. berdoa demikian di dalam shalat.” Ibnu ‘Uyainah memberikan isyarat menggunakan jari-jarinya, dan Abu Al Walid berisyarat menggunakan jari telunjuk.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1305
أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَعَدَ فِي آخِرِ الصَّلَاةِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَنَصَبَ إِصْبَعَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Nabi saw. apabila duduk di akhir shalat, beliau meletakkan tangan kirinya di atas lutut kiri dan meletakkan tangan kanannya di atas lutut kanan serta menegakkan jari-jarinya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1306
حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا السَّلَامُ عَلَى اللَّهِ قَبْلَ عِبَادِهِ السَّلَامُ عَلَى جِبْرِيلَ السَّلَامُ عَلَى مِيكَائِيلَ السَّلَامُ عَلَى إِسْرَافِيلَ السَّلَامُ عَلَى فُلَانٍ وَفُلَانٍ قَالَ فَأَقْبَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى هُوَ السَّلَامُ فَإِذَا جَلَسْتُمْ فِي الصَّلَاةِ فَقُولُوا التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ فَإِنَّكُمْ إِذَا قُلْتُمُوهَا أَصَابَتْ كُلَّ عَبْدٍ صَالِحٍ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ثُمَّ لِيَتَخَيَّرْ مَا شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah} ia berkata, “Dahulu jika kami shalat di belakang Rasulullah saw., maka kami mengucapkan, ‘Semoga keselamatan bagi Allah sebelum para hamba-Nya, semoga keselamatan bagi Jibril, semoga keselamatan bagi Mikail, semoga keselamatan bagi Israfil, semoga keselamatan bagi fulan dan fulan’.” Abdullah berkata, “Kemudian Rasulullah saw. menghadap ke arah kami dan mengatakan: “Sesungguhnya Allah Ta’ala adalah As Salam (Maha Sejahtera), maka apabila kalian duduk dalam shalat maka ucapkanlah: AT TAHIYYAATU LILLAAHI WASH SHALAWAATU WATH THAYYIBAATU, AS SALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WA RAHMATULLAAHI WA BARAKAATUH, AS SALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBAADILLAAHISH SHAALIHIIN (Segala ucapan selamat milik Allah, shalawat serta segala kebaikan. Semoga keselamatan bagimu wahai Nabi dan rahmat Allah serta berkah-Nya. Semoga keselamatan bagi hamba-hamba Allah yang shalih), sesungguhnya apabila kalian mengucapkan hal tersebut maka kalian kalimat tersebut telah mencakup seluruh hamba yang shalih di langit dan bumi. ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya). Kemudian hendaknya ia memilih (doa) yang ia kehendaki.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1307
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ حُرٍّ حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ مُخَيْمِرَةَ قَالَ أَخَذَ عَلْقَمَةُ بِيَدِي فَحَدَّثَنِي أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ أَخَذَ بِيَدِهِ وَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِ عَبْدِ اللَّهِ فَعَلَّمَهُ التَّشَهُّدَ فِي الصَّلَاةِ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ قَالَ زُهَيْرٌ أُرَاهُ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ أَيْضًا شَكَّ فِي هَاتَيْنِ الْكَلِمَتَيْنِ إِذَا فَعَلْتَ هَذَا أَوْ قَضَيْتَ فَقَدْ قَضَيْتَ صَلَاتَكَ إِنْ شِئْتَ أَنْ تَقُومَ فَقُمْ وَإِنْ شِئْتَ أَنْ تَقْعُدَ فَاقْعُدْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Al Hasan bin Hurr} telah menceritakan kepadaku {Al Qasim bin Mukhaimarah} ia berkata, {‘Alqamah} menggandeng tanganku kemudian menceritakan kepadaku bahwa {Abdullah} telah menggandeng tangannya, bahwa Rasulullah saw. menggandeng tangan Abdullah kemudian mengajarkan kepadanya tasyahud dalam shalat: “AT TAHIYYAATU LILLAAHI WASH SHALAWAATU WATH THAYYIBAATU, AS SALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WA RAHMATULLAAHI WA BARAKAATUH, AS SALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBAADILLAAHISH SHAALIHIIN (Segala ucapan selamat milik Allah, shalawat serta segala kebaikan. Semoga keselamatan bagimu wahai Nabi dan rahmat Allah serta berkah-Nya. Semoga keselamatan bagi hamba-hamba Allah yang shalih).” Zuhair berkata, “Menurutku beliau mengucapkan: “ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH (Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya) -Zuhair masih merasa ragu antara dua kalimat ini-. Apabila engkau melakukan hal ini atau menyelesaikannya sungguh engkau telah menyelesaikan shalatmu. Apabila engkau ingin berdiri maka berdirilah, dan apabila engkau ingin duduk maka duduklah.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1308
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ الْحَكَمُ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى يَقُولُ لَقِيَنِي كَعْبُ بْنُ عُجْرَةَ فَقَالَ أَلَا أُهْدِي لَكَ هَدِيَّةً إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَيْنَا فَقُلْنَا قَدْ عَلِمْنَا السَّلَامَ عَلَيْكَ فَكَيْفَ نُصَلِّي قَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thalisi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata {Al Hakam} telah mengabarkan kepadaku, ia berkata aku mendengar {Ibnu Abu Laila} berkata {Ka’b bin ‘Ujrah} bertemu denganku dan berkata, “Maukah kamu aku beri hadiah? Sesungguhnya Rasulullah saw. keluar menemui kami, kemudian kami berkata, “Kami telah tahu cara mengucapkan salam kepada anda, lalu bagaimana kami bershalawat? Beliau lalu berkata: “Ucapkanlah: ‘ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA AALI IBRAAHIIMA, INNAKA HAMIIDUN MAJIID, WA BAARIK ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ‘ALAA AALI IBRAAHIIMA INNAKA HAMIIDUN MAJIID (Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan shalawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Pemurah. Berilah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau memberikan berkah kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha terpuji dan Maha Pemurah).”