Shalat
Sunan Darimi | Hadits No. : 1419
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبْحَةَ الضُّحَى فِي سَفَرٍ وَلَا حَضَرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah} dari {Aisyah} ia berkata, “Rasulullah saw. tidak melakukan shalat dhuha pada saat bersafar dan bermukim.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1420
حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْفُضَيْلِ بْنِ فَضَالَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ أَبَاهُ رَأَى أُنَاسًا يُصَلُّونَ صَلَاةَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا إِنَّهُمْ لَيُصَلُّونَ صَلَاةً مَا صَلَّاهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا عَامَّةُ أَصْحَابِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Shadaqah bin Al Fadll} telah menceritakan kepada kami {Mu’adz bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Al Fudhail bin Fadlalah} dari {Abdurrahman bin Abu Bakrah}, bahwa {ayahnya} melihat beberapa orang melakukan shalat dhuha, kemudian ia berkata, “Sesungguhnya mereka mengerjakan shalat yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah saw. dan tidak pula para sahabatnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1421
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَيْهِمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ بَعْدَ طُلُوعِ الشَّمْسِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ إِذَا رَمِضَتْ الْفِصَالُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad Dastawa`i} dari {Al Qasim bin ‘Auf} dari {Zaid bin Arqam}, bahwa Rasulullah saw. keluar menemui mereka sementara mereka melakukan shalat setelah matahari terbit. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Shalat orang-orang yang taat adalah apabila matahari telah terang (panas).”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1422
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ وَغُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ عَنْ عَلِيٍّ الْأَزْدِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى وَقَالَ أَحَدُهُمَا رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’} dan {Ghudar} dari {Syu’bah} dari {Ya’la bin ‘Atho`} dari {Ali Al Azdi} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Shalat malam dan siang adalah dua dua.” Salah seorang dari mereka menyebutkan, “Dua rakaat, dua rakaat.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1423
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ فَقَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيَ أَحَدُكُمْ الصُّبْحَ فَلْيُصَلِّ رَكْعَةً وَاحِدَةً تُوتِرُ مَا قَدْ صَلَّى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai shalat malam. Kemudian beliau bersabda: “Dua, dua. Kemudian apabila salah seorang di antara kalian khawatir datangnya waktu subuh, maka hendaknya ia shalat satu rakaat sebagai witir dari shalat yang telah ia kerjakan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1424
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ عَوْفٍ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامَ قَالَ لَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ اسْتَشْرَفَهُ النَّاسُ فَقَالُوا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ فَخَرَجْتُ فِيمَنْ خَرَجَ فَلَمَّا رَأَيْتُ وَجْهَهُ عَرَفْتُ أَنَّ وَجْهَهُ لَيْسَ بِوَجْهِ كَذَّابٍ فَكَانَ أَوَّلُ مَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلَامَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الْأَرْحَامَ وَصَلُّوا وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id? bin ‘Amir} dari {‘Auf} dari {Zurarah bin Aufa} dari {Abdullah bin Salam} ia berkata, “Tatkala Rasulullah saw. datang ke Madinah, orang-orang menyambut beliau dan berkata, “Rasulullah telah datang, Rasulullah telah datang! Kemudian aku keluar di antara orang-orang yang keluar itu, maka ketika aku melihat wajahnya aku mengetahui bahwa wajahnya bukanlah wajah seorang pendusta. Dan pertama yang aku dengar beliau mengatakan: “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah hubungan kekerabatan dan shalatlah saat orang-orang sedang tidur maka kalian akan masuk surga dengan selamat.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1425
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ هَارُونَ بْنِ رِئَابٍ عَنْ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ دَخَلْتُ مَسْجِدَ دِمَشْقَ فَإِذَا رَجُلٌ يُكْثِرُ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ قُلْتُ لَا أَخْرُجُ حَتَّى أَنْظُرَ أَعَلَى شَفْعٍ يَدْرِي هَذَا يَنْصَرِفُ أَمْ عَلَى وِتْرٍ فَلَمَّا فَرَغَ قُلْتُ يَا عَبْدَ اللَّهِ أَعَلَى شَفْعٍ تَدْرِي انْصَرَفْتَ أَمْ عَلَى وِتْرٍ فَقَالَ إِنْ لَا أَدْرِي فَإِنَّ اللَّهَ يَدْرِي ثُمَّ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ خَلِيلِي أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً قُلْتُ مَنْ أَنْتَ رَحِمَكَ اللَّهُ قَالَ أَنَا أَبُو ذَرٍّ قَالَ فَتَقَاصَرَتْ إِلَيَّ نَفْسِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} dari {Al Auza’i} dari {Harun bin Riab} dari {Al Ahnaf bin Qais} ia berkata, “Aku memasuki masjid Damaskus, dan ternyata terdapat seorang laki-laki yang memperbanyak rukuk dan sujud. Maka aku berkata, “Aku tidak akan keluar hingga melihat apakah orang ini tahu saat ia menyelesaikan shalat dengan jumlah genap atau ganjil? Maka ketika selesai aku katakan, “Wahai hamba Allah, apakah engkau tahu menyelesaikan shalat dengan jumlah genap atau ganjil? Ia lalu menjawab, “Apabila aku tidak mengetahui maka sesungguhnya Allah mengetahui.” Kemudian ia berkata lagi, “Aku mendengar kekasihku Abu Al Qasim saw. berkata: “Tidaklah seorang hamba sujud kepada Allah satu kali sujud melainkan Allah mengangkatnya dengan sujud tersebut satu derajat, dan menghapus darinya satu kesalahan.” Aku lantas bertanya, “Siapakah anda? Semoga Allah merahmati anda?” Laki-laki itu menjawab, ” Aku adalah {Abu Dzar}.”?Al Ahnaf bin Qais berkata, “Maka diriku menganggap kelalaian tersebut berasal dariku.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1426
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ رَجَاءٍ حَدَّثَتْنَا شَعْثَاءُ قَالَتْ رَأَيْتُ ابْنَ أَبِي أَوْفَى صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَقَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ حِينَ بُشِّرَ بِالْفَتْحِ أَوْ بِرَأْسِ أَبِي جَهْلٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Raja`} telah menceritakan kepada kami {Sya’tsa`} ia berkata, “Aku melihat {Ibnu Abu Aufa} melakukan shalat dua rakaat lalu berkata, “Rasulullah saw. melakukan shalat dhuha dua rakaat ketika diberi kabar mengenai kemenangan atau saat dibawanya kepala Abu Jahl.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1427
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ الْأَزْرَقُ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ أَتَيْتُ الْحِيرَةَ فَرَأَيْتُهُمْ يَسْجُدُونَ لِمَرْزُبَانَ لَهُمْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نَسْجُدُ لَكَ فَقَالَ لَوْ أَمَرْتُ أَحَدًا لَأَمَرْتُ النِّسَاءَ أَنْ يَسْجُدْنَ لِأَزْوَاجِهِنَّ لِمَا جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْهِنَّ مِنْ حَقِّهِمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin ‘Aun} telah menceritakan kepada kami {Ishaq Al Azraq} dari {Syarik} dari {Hushain} dari {Asy Sya’bi} dari {Qais bin Sa’d} ia berkata, “Aku datang ke Al Hirah, kemudian aku melihat orang-orang sedang sujud kepada penunggang kuda mereka yang pemberani. Maka aku pun berkata, “Wahai Rasulullah, tidakkah kami sujud kepadamu?” Beliau menjawab: “Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang, niscaya aku perintahkan para wanita untuk sujud kepada suami-suami mereka karena hak yang Allah berikan atas mereka.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1428
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا حِبَّانُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ صَالِحِ بْنِ حَيَّانَ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ائْذَنْ لِي فَلِأَسْجُدَ لَكَ قَالَ لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ تَسْجُدُ لِزَوْجِهَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yazid Al Hizami} telah menceritakan kepada kami {Hibban bin Ali} dari {Shalih bin Hayyan} dari {Ibnu Buraidah} dari {Ayahnya} ia berkata, “Seorang badui datang kepada Nabi saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, izinkan aku untuk sujud kepadamu! ” Beliau berkata: “Seandainya aku diperbolehkan untuk memerintahkan seseorang sujud kepada orang lain, niscaya aku akan perintahkan seorang wanita untuk bersujud kepada suaminya.”