Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1265

أَخْبَرَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qabishah} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ziyad bin ‘Alqamah} dari {Quthbah bin Malik} ia berkata, “Saya mendengar Nabi saw. pada rakaat pertama shalat Subuh membaca: ‘WAN NAKHLA BAASIQAATIN LAHAA THAL’UN NADHIID (dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun) ‘ (Qs. Qaaf: 10).

Sunan Darimi | Hadits No. : 1266

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ سَرِيعٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الصُّبْحِ إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ فَلَمَّا انْتَهَى إِلَى هَذِهِ الْآيَةِ { وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ } جَعَلْتُ أَقُولُ فِي نَفْسِي مَا اللَّيْلُ إِذَا عَسْعَسَ أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ الْوَلِيدِ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍ بِنَحْوِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Al Mas’udi} dari {Al Walid bin Sari’} dari {‘Amru bin Huraits}, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. pada shalat Subuh membaca: IDZASY SYAMSU KUWWIRAT kemudian setelah sampai pada ayat WALLAILI IDZAA ‘AS’AS (demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya) (Qs. At Takwir: 17), maka saya berkata dalam hati, ‘Apakah malam yang apabila telah hampir meninggalkan gelapnya itu?.” Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} dari {Al Walid} dari {‘Amru bin Huraits} seperti hadits tersebut.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1267

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ سَيَّارِ بْنِ سَلَامَةَ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ أَبِي عَلَى أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ وَهُوَ عَلَى عِلْوٍ مِنْ قَصَبٍ فَسَأَلَهُ أَبِي عَنْ وَقْتِ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كَانَ يُصَلِّي الْهَجِيرَ الَّتِي تَدْعُونَ الظُّهْرَ إِذَا دَحَضَتْ الشَّمْسُ وَكَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَنْطَلِقُ أَحَدُنَا إِلَى أَهْلِهِ فِي أَقْصَى الْمَدِينَةِ وَالشَّمْسُ حَيَّةٌ قَالَ وَنَسِيتُ مَا ذَكَرَ فِي الْمَغْرِبِ وَكَانَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يُؤَخِّرَ مِنْ صَلَاةِ الْعِشَاءِ الَّتِي تَدْعُونَ الْعَتَمَةَ وَكَانَ يَنْصَرِفُ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ وَالرَّجُلُ يَعْرِفُ جَلِيسَهُ وَكَانَ يَقْرَأُ فِيهَا مِنْ السِّتِّينَ إِلَى الْمِائَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Sayyar bin Salamah} ia berkata, “Saya bersama ayahku menemui {Abu Barzah Al Aslami} yang saat itu berada di atas loteng yang terbuat dari kayu. Ayahku lalu bertanya kepadanya tentang waktu shalat yang dilakukan Rasulullah saw. Ia lalu menjawab, “Beliau melakukan shalat siang hari yang kalian sebut zhuhur saat matahari telah bergeser ke Barat, dan beliau melakukan shalat asar saat salah seorang dari kami menemui keluarganya di ujung Madinah, sementara matahari dalam keadaan putih dan sangat panas -Sayyar berkata, ‘Dan saya lupa apa yang ia sebutkan mengenai shalat Maghrib-. Dan beliau senang mengakhirkan shalat Isya` yang kalian sebut ‘Atamah. Beliau beranjak dari shalat Subuh ketika seseorang mengetahui siapa orang yang duduk di sebelahnya, dan pada shalat tersebut (subuh) beliau membaca antara enam puluh hingga seratus ayat.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1268

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ خَلِيلٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ وَقَدْ رَفَعُوا أَبْصَارَهُمْ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ لَتَنْتَهُنَّ أَوْ لَا تَرْجِعُ إِلَيْكُمْ أَبْصَارُكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Khalil} telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} telah mengabarkan kepada kami {Al A’masy} dari {Al Musayyab bin Rafi’} dari {Tamim bin Tharafah} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Nabi saw. memasuki masjid, sementara para sahabat mengangkat pandangannya saat melaksanakan shalat, maka beliau pun bersabda: “Sungguh, kalian segera berhenti dari perbuatan seperti itu atau pandangan kalian tidak akan kembali kepada kalian! ”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1269

أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَا بَالُ أَقْوَامٍ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ فِي صَلَاتِهِمْ فَاشْتَدَّ قَوْلُهُ فِي ذَلِكَ حَتَّى قَالَ لَتَنْتَهُنَّ عَنْ ذَلِكَ أَوْ لَيَخْطَفَنَّ اللَّهُ أَبْصَارَكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Utsman bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas} dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: “Kenapa orang-orang mengangkat pandangan mereka ke atas ketika melakukan shalat?” Ucapan beliau dalam hal tersebut sangat keras hingga beliau bersabda: “Sungguh, kalian segera berhenti dari perbuatan itu atau Allah membutakan pandangan kalian?”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1270

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْفُورٍ الْعَبْدِيُّ حَدَّثَنِي مُصْعَبُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ كَانَ بَنُو عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ إِذَا رَكَعُوا جَعَلُوا أَيْدِيَهُمْ بَيْنَ أَفْخَاذِهِمْ فَصَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِ سَعْدٍ فَصَنَعْتُهُ فَضَرَبَ يَدِي فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ يَا بُنَيَّ اضْرِبْ بِيَدَيْكَ رُكْبَتَيْكَ ثُمَّ فَعَلْتُهُ مَرَّةً أُخْرَى بَعْدَ ذَلِكَ بِيَوْمٍ فَصَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِهِ فَضَرَبَ يَدِي فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ كُنَّا نَفْعَلُ هَذَا وَأُمِرْنَا أَنْ نَضْرِبَ بِالْأَكُفِّ عَلَى الرُّكَبِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ مُصْعَبٍ بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Israil} telah menceritakan kepada kami {Abu Ya’fur Al ‘Abdi} telah menceritakan kepadaku {Mush’ab bin Sa’d} ia berkata, “Anak-anak Abdullah bin Mas’ud apabila melakukan rukuk, maka mereka meletakkan tangan-tangan mereka di antara paha. Maka saat aku shalat di sisi {Sa’ad} dan aku melakukan hal tersebut, ia pun memukul tanganku. Selesai shalat ia berkata, “Wahai anakku, letakkan kedua tanganmu pada kedua lututmu.” Setelah berlalu, maka pada suatu hari saat aku shalat di sisinya dan aku tetap melakukan hal yang sama, ia memukul tanganku. Selesai shalat ia berkata, “(Dahulu) kami melakukannya seperti ini, kami diperintahkan agar meletakkan telapak tangan di atas lutut.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} dari {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {Mush’ab} dengan sanadnya seperti hadits tersebut.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1271

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ سَالِمٍ الْبَرَّادِ قَالَ وَكَانَ أَوْثَقَ عِنْدِي مِنْ نَفْسِي قَالَ قَالَ لَنَا أَبُو مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيُّ أَلَا أُصَلِّي بِكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَكَبَّرَ وَرَكَعَ وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ وَفَرَّجَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ حَتَّى اسْتَقَرَّ كُلُّ شَيْءٍ مِنْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Atha’ bin As Sa`ib} dari {Salim Al Barrad} -berkata bagiku ia lebih tsiqah daripada diriku- ia berkata {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata kepada kami, “Maukah kuperlihatkan kepada kalian bagaimana shalatnya Rasulullah saw.? Salim berkata, “Kemudian ia bertakbir, lalu rukuk dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya. Ia merenggangkan jari-jarinya hingga segala anggota badannya menempati posisinya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1272

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنِي عَمِّي إِيَاسُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ لَمَّا نَزَلَتْ { فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ } قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوهَا فِي رُكُوعِكُمْ فَلَمَّا نَزَلَتْ { سَبِّحْ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى } قَالَ اجْعَلُوهَا فِي سُجُودِكُمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Yazid Al Muqri`} telah menceritakan kepada kami {Musa bin Ayyub} telah menceritakan kepadaku pamanku {Iyas bin ‘Amir} ia berkata, saya mendengar {‘Uqbah bin ‘Amir} berkata, “Tatkala turun ayat: ‘FASABBIH BISMIRABBIKAL ‘AZHIIM (Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar) ‘ (Qs.?Al Waaqi’ah: 74), Rasulullah saw. berkata kepada kami: “Jadikanlah ayat tersebut ada dalam rukuk kalian.” Kemudian setelah turun ayat: ‘SABBIHISMA RABBIKAl-A’laa (Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi) ‘ (Qs.?Al-A’laa: 1), beliau bersabda: “Jadikanlah ayat tersebut ada dalam sujud kalian.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1273

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ الْمُسْتَوْرِدِ عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّهُ صَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَكَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَفِي سُجُودِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَمَا أَتَى عَلَى آيَةِ رَحْمَةٍ إِلَّا وَقَفَ عِنْدَهَا فَسَأَلَ وَمَا أَتَى عَلَى آيَةِ عَذَابٍ إِلَّا تَعَوَّذَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id bin ‘Amir} dari {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Al Mustaurid} dari {Shilah bin Zufar} dari {Hudzaifah}, bahwa ia pernah melaksanakan shalat bersama Nabi saw. pada suatu malam, dalam rukuknya beliau membaca: ‘SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIIM (Maha Suci Allah, Rabb yang Maha Agung), dan dalam sujudnya membaca: SUBHAANA RABBIYAl-A’laa (Maha Suci Allah, Rabb Yang Maha Tinggi). Dan tidaklah beliau membaca ayat yang berisi mengenai rahmat melainkan beliau berhenti padanya dan berdoa, dan tidaklah beliau membaca ayat mengenai adzab melainkan beliau meminta perlindungan.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1274

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلٍ قَالَ اجْتَمَعَ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ وَأَبُو أُسَيْدٍ وَأَبُو حُمَيْدٍ وَسَهْلُ بْنُ سَعْدٍ فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ أَنَا أَعْلَمُكُمْ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فَكَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ حِينَ كَبَّرَ لِلرُّكُوعِ ثُمَّ رَكَعَ وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ كَأَنَّهُ قَابِضٌ عَلَيْهِمَا وَوَتَرَ يَدَيْهِ فَنَحَّاهُمَا عَنْ جَنْبَيْهِ وَلَمْ يُصَوِّبْ رَأْسَهُ وَلَمْ يُقْنِعْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir Al ‘Aqadi} telah menceritakan kepada kami {Fulaih bin Sulaiman} dari {Abbas bin Sahl} ia berkata, “Muhammad bin Maslamah, Abu Usaid, Abu Humaid, dan Sahl bin Sa’d berkumpul menjadi satu, kemudian mereka menyebutkan shalat Rasulullah saw. {Abu Humaid} berkata, “Saya adalah orang yang lebih mengetahui di antara kalian mengenai shalat Rasulullah saw. Rasulullah saw. berdiri lalu takbir dan mengangkat kedua tangannya, kemudian kembali mengangkat kedua tangannya saat takbir untuk rukuk, kemudian beliau rukuk dan meletakkan kedua tangannya pada lutut, seolah-olah beliau menggenggam keduanya. Beliau meregangkan kedua tangan dan menjauhkannya dari kedua sisi badannya, tidak merendahkan kepala dan tidak mengangkatnya.”