Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1455

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمِنْهَالِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَفْقَهُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِي أَقَلَّ مِنْ ثَلَاثٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Minhal} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah} dari {Abu Al ‘Ala` Yazid bin Abdullah} dari {Abdullah bin ‘Amru} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan paham orang yang membaca Al-Quran kurang dari tiga hari.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1456

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نُودِيَ بِالْأَذَانِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ لَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ الْأَذَانَ فَإِذَا قُضِيَ الْأَذَانُ أَقْبَلَ فَإِذَا ثُوِّبَ أَدْبَرَ فَإِذَا قُضِيَ التَّثْوِيبُ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ فَيَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَعْنِي يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ إِنْ يَدْرِي كَمْ صَلَّى فَإِذَا لَمْ يَدْرِ أَحَدُكُمْ كَمْ صَلَّى ثَلَاثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apabila diserukan adzan, maka setan lari berpaling darinya dan mengeluarkan kentut hingga ia tidak mendengar adzan. Jika adzan telah selesai maka ia kembali, kemudian apabila dikumandangkan maka ia akan lari lagi. Jika telah selesai dikumandangkan maka ia kembali hingga ia membisikkan antara seseorang dan hatinya, ia katakan, ‘Ingatlah ini, ingatlah ini’, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terlintas olehnya. Sehingga orang tersebut tidak mengetahui berapa rakaat yang telah ia kerjakan. Kemudian apabila salah seorang di antara kalian tidak mengetahui berapa rakaat yang telah dikerjakannya, tiga atau empat, maka hendaknya ia sujud dua kali ketika ia dalam keadaan duduk.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1457

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ هُوَ ابْنُ أَبِي سَلَمَةَ الْمَاجِشُونُ أَخْبَرَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَمْ يَدْرِ أَحَدُكُمْ أَثَلَاثًا صَلَّى أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ رَكْعَةً ثُمَّ يَسْجُدُ بَعْدَ ذَلِكَ سَجْدَتَيْنِ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعَتَا لَهُ صَلَاتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى أَرْبَعًا كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد آخُذُ بِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz} -yaitu Ibnu Abu Salamah Al Majisyun- telah mengabarkan kepada kami {Zaid bin Aslam} dari {‘Atha` bin Yasar} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian tidak mengetahui apakah ia melakukan shalat tiga rakaat atau empat rakaat, maka hendaknya ia berdiri dan shalat satu rakaat, setelah itu sujud dua kali. Jika ia telah mengerjakan lima rakaat maka dua sujud tersebut telah mengembalikannya kepada bilangan genap, dan apabila ia melakukan shalat empat rakaat maka kedua sujud tersebut menjadi sebab kemarahan setan.” Abu Muhammad berkata, “Aku berpendapat seperti itu.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1458

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِحْدَى صَلَاتَيْ الْعَشِيِّ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ وَقَامَ إِلَى خَشَبَةٍ مُعْتَرِضَةٍ فِي الْمَسْجِدِ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَيْهَا قَالَ يَزِيدُ وَأَرَانَا ابْنُ عَوْنٍ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ إِحْدَاهُمَا عَلَى ظَهْرِ الْأُخْرَى وَأَدْخَلَ أَصَابِعَهُ الْعُلْيَا فِي السُّفْلَى وَاضِعًا وَقَامَ كَأَنَّهُ غَضْبَانُ قَالَ فَخَرَجَ السَّرَعَانُ مِنْ النَّاسِ وَجَعَلُوا يَقُولُونَ قُصِرَتْ الصَّلَاةُ قُصِرَتْ الصَّلَاةُ وَفِي الْقَوْمِ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ فَلَمْ يَتَكَلَّمَا وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ طَوِيلُ الْيَدَيْنِ يُسَمَّى ذُو الْيَدَيْنِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَسِيتَ الصَّلَاةَ أَمْ قُصِرَتْ فَقَالَ مَا نَسِيتُ وَلَا قُصِرَتْ الصَّلَاةُ فَقَالَ أَوَ كَذَلِكَ قَالُوا نَعَمْ قَالَ فَرَجَعَ فَأَتَمَّ مَا بَقِيَ ثُمَّ سَلَّمَ وَكَبَّرَ فَسَجَدَ طَوِيلًا ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَكَبَّرَ وَسَجَدَ مِثْلَ مَا سَجَدَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ وَانْصَرَفَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah} ia berkata, “Rasulullah saw. shalat dari salah satu shalat ?Al ‘Asyi (zhuhur dan asar), beliau shalat dua rakaat dan salam. Kemudian beliau berdiri menuju kayu yang membentang di masjid seraya meletakkan tangan di atas kayu tersebut -Yazid berkata, “Ibnu ‘Aun memperlihatkan kepada kami. Ia meletakkan salah satu telapak tangannya di atas punggung tangan yang lainnya, lalu memasukkan jari-jarinya yang di atas pada jari-jari yang di bawah-, beliau berdiri seolah-olah sedang marah.” Abu Hurairah berkata, “Lalu ada beberapa orang keluar dengan cepat, mereka mengatakan, ‘Shalat telah diringkas, shalat telah diringkas.’ Padahal di antara para sahabat tersebut terdapat Abu Bakr dan Umar, namun mereka tidak berbicara apa pun. Dan di antara mereka ada seorang laki-laki yang panjang kedua tangannya, ia biasa dipanggil Dzul Yadain, laki-laki itu berkata, “Wahai Rasulullah, apakah anda lupa shalat atau shalat tersebut diringkas?” Beliau lalu mengatakan: “Aku tidak lupa dan shalatnya juga tidak diringkas.” Setelah itu beliau bertanya: “Apakah demikian?” Orang-orang menjawab, “Ya.” Abu Hurairah berkata, “Kemudian beliau kembali dan menyempurnakan shalat yang tersisa, selesai salam beliau takbir dan sujud lama, kemudian mengangkat kepalanya dan sujud seperti sujud yang pertama (lama). Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan berlalu pergi.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1459

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ الْمُسَيَّبِ وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الظُّهْرِ أَوْ الْعَصْرِ فَسَلَّمَ فِي رَكْعَتَيْنِ مِنْ إِحْدَاهُمَا فَقَالَ لَهُ ذُو الشِّمَالَيْنِ بْنُ عَبْدِ عَمْرِو بْنِ نَضْلَةَ الْخُزَاعِيُّ وَهُوَ حَلِيفُ بَنِي زُهْرَةَ أَقُصِرَتْ أَمْ نَسِيتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ أَنْسَ وَلَمْ تُقْصَرْ فَقَالَ ذُو الشِّمَالَيْنِ قَدْ كَانَ بَعْضُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ أَصَدَقَ ذُو الْيَدَيْنِ قَالُوا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَمَّ الصَّلَاةَ وَلَمْ يُحَدِّثْنِي أَحَدٌ مِنْهُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ فِي تِلْكَ الصَّلَاةِ وَذَلِكَ فِيمَا نُرَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ مِنْ أَجْلِ أَنَّ النَّاسَ يَقَّنُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى اسْتَيْقَنَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} telah menceritakan kepadaku {Al Laits} telah menceritakan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Al Musayyab} dan {Abu Salamah bin Abdurrahman} dan {Abu Bakr bin Abdurrahman} dan {‘Ubaidullah bin Abdullah} bahwa {Abu Hurairah} berkata, “Rasulullah saw. melakukan shalat zhuhur atau asar, lalu beliau salam pada rakaat kedua di antara kedua shalat tersebut. Lalu Dzusy Syimalain bin ‘Abdu ‘Amru bin Nadllah Al Khuza’I -sekutu Bani Zuhrah- berkata, “Wahai Rasulullah, apakah shalat tersebut diringkas atau anda yang lupa?” Rasulullah saw. bersabda: “Aku tidak lupa dan shalat tersebut juga tidak diringkas.” Kemudian Dzusy Syimalain berkata, “Wahai Rasulullah, sebagian (yang engkau katakan) itu telah terjadi! ” Kemudian Rasulullah saw. menghadap kepada orang-orang dan berkata: “Apakah Dzul Yadain berkata jujur?” Mereka menjawab, “Benar wahai Rasulullah! ” Rasulullah saw. lalu berdiri menyempurnakan shalat, dan tidak seorangpun di antara mereka menceritakan kepadaku bahwa saat itu Rasulullah saw. sujud dua kali dalam keadaan duduk. Dan hal tersebut dalam perkara yang diperlihatkan kepada kami. Wallahu a’lam, karena orang-orang telah meyakinkan Rasulullah saw. hingga beliau merasa yakin.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1460

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ صَلَّى الظُّهْرَ خَمْسًا فَقِيلَ لَهُ فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id? bin ‘Amir} dari {Syu’bah} dari {Al Hakam} dari {Ibrahim} dari {‘Alqamah} dari {Abdullah} dari Nabi saw., bahwa beliau pernah melaksanakan shalat zhuhur lima rakaat, kemudian hal itu diberitahukan kepadanya hingga beliau pun sujud dua kali.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1461

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ الْأَعْرَجِ عَنْ ابْنِ بُحَيْنَةَ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ وَلَمْ يَجْلِسْ وَقَامَ النَّاسُ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ نَظَرْنَا تَسْلِيمَهُ فَكَبَّرَ فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ ثُمَّ سَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Abdul Majid} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Abdurrahman bin Hurmuz Al A’raj} dari {Ibnu Buhainah} ia berkata, “Rasulullah saw. shalat bersama kami dua rakaat, kemudian berdiri dan tidak duduk hingga orang-orang pun berdiri. Ketika beliau menyelesaikan shalat, kami melihat salam beliau, lalu beliau takbir dan sujud dua kali dalam keadaan duduk sebelum mengucapkan salam, kemudian beliau mengucapkan salam.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1462

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ مَالِكِ ابْنِ بُحَيْنَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ مِنْ الظُّهْرِ أَوْ الْعَصْرِ فَلَمْ يَرْجِعْ حَتَّى فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْ الْوَهْمِ ثُمَّ سَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Fadlal} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Abdurrahman Al A’raj} dari {Malik bin Buhainah}, bahwa Rasulullah saw. berdiri pada dua rakaat saat mengerjakan shalat zhuhur atau asar, dan tidak kembali (duduk untuk tasyahud) hingga selesai dari shalatnya. Kemudian beliau sahwi dengan dua kali sujud, lalu mengucapkan salam.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1463

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ الْمَسْعُودِيِّ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ صَلَّى بِنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ فَلَمَّا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَامَ وَلَمْ يَجْلِسْ فَسَبَّحَ بِهِ مَنْ خَلْفَهُ فَأَشَارَ إِلَيْهِمْ أَنْ قُومُوا فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ سَلَّمَ وَسَجَدَ سَجْدَتَيْ السَّهْوِ وَسَلَّمَ وَقَالَ هَكَذَا صَنَعَ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَزِيدُ يُصَحِّحُونَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {Al Mas’udi} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} ia berkata, {Al Mughirah bin Syu’bah} shalat bersama kami, kemudian ketika telah mendapatkan dua rakaat ia berdiri dan tidak duduk (untuk tasyahud), sehingga orang-orang yang di belakangnya mengucapkan tasbih. Tetapi ia memberikan isyarat kepada mereka agar berdiri, maka telah selesai ia mengucapkan salam dan sujud sahwi dengan dua kali sujud, lalu mengucapkan salam seraya mengatakan, “Demikianlah yang Rasulullah saw. lakukan bersama kami.” Yazid berkata, “Orang-orang pun membenarkannya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1464

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى عَنْ هِلَالِ بْنِ أَبِي مَيْمُونَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ الْحَكَمِ السُّلَمِيِّ قَالَ بَيْنَا أَنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ إِذْ عَطَسَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ فَقُلْتُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ قَالَ فَحَدَّقَنِي الْقَوْمُ بِأَبْصَارِهِمْ فَقُلْتُ وَا ثُكْلَاهُ مَا لَكُمْ تَنْظُرُونَ إِلَيَّ قَالَ فَضَرَبَ الْقَوْمُ بِأَيْدِيهِمْ عَلَى أَفْخَاذِهِمْ فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ يُسْكِتُونَنِي قُلْتُ مَا لَكُمْ تُسْكِتُونَنِي لَكِنِّي سَكَتُّ قَالَ فَلَمَّا انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبِأَبِي هُوَ وَأُمِّي مَا رَأَيْتُ مُعَلِّمًا قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ أَحْسَنَ تَعْلِيمًا مِنْهُ وَاللَّهِ مَا ضَرَبَنِي وَلَا كَهَرَنِي وَلَا سَبَّنِي وَلَكِنْ قَالَ إِنَّ صَلَاتَنَا هَذِهِ لَا يَصْلُحُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ كَلَامِ النَّاسِ إِنَّمَا هِيَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَتِلَاوَةُ الْقُرْآنِ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ وَيَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حَجَّاجٍ الصَّوَّافِ عَنْ يَحْيَى عَنْ هِلَالٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بِنَحْوِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Yahya} dari {Hilal bin Abu Maimunah} dari {‘Atha` bin Yasar} dari {Mu’awiyah bin Al Hakam As Sulami} ia berkata, “Ketika aku bersama Rasulullah saw. sedang mengerjakan shalat, tiab-tiab ada seseorang yang bersin, lalu aku mengucapkan ‘YARHAMUKALLAAH.'” Mu’awiyah berkata, “Kemudian orang-orang melihat tajam kepadaku dengan mata mereka. Aku lalu berkata, “Aduhai, kenapa kalian melihat kepadaku?” Mu’awiyah berkata, “Kemudian orang-orang tersebut memukul paha mereka menggunakan tangan mereka. Saat aku melihat, ternyata mereka menyuruhku diam. Maka aku katakan, ‘Kenapa kalian menyuruh aku diam? ‘ Akan tetapi aku telah diam.” Mu’awiyah berkata, “Ketika Rasulullah saw. selesai shalat, maka debi bapak dan ibuku, aku tidak pernah melihat seorang pengajar sebelum dan setelahnya yang lebih baik dari beliau. Demi Allah! Beliau tidak memukulku, tidak membentak dan tidak mencelaku, akan tetapi beliau berkata: “Sungguh, shalat kita ini tidak layak jika diselingi dengan perkataan manusia. Sesungguhnya shalat tersebut adalah tasbih, takbir dan membaca Al-Quran.” Telah menceritakan kepada kami {Shadaqah} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu ‘Ulayyah} dan {Yahya bin Sa’d} dari {Hajjaj Ash Shawwaf} dari {Yahya} dari {Hilal} dari {‘Atha`} dari {Mu’awiyah} dengan hadits seperti itu.”