Shalat
Sunan Darimi | Hadits No. : 1475
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّ عَامِرَ بْنَ رَبِيعَةَ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَبِّحُ وَهُوَ عَلَى الرَّاحِلَةِ وَيُومِي بِرَأْسِهِ قِبَلَ أَيِّ وَجْهٍ تَوَجَّهَ وَلَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ ذَلِكَ فِي الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih} telah menceritakan kepadaku {Al Laits} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Az Zuhri} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah} bahwa {‘Amir bin Rabi’ah} berkata, “Aku melihat Rasulullah saw. melakukan shalat sementara beliau berada di atas kendaraannya, beliau memberikan isyarat menggunakan kepalanya ke arah manapun beliau mengarah, namun Rasulullah saw. tidak pernah melakukan hal itu pada shalat wajib.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1476
أَخْبَرَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ أَنَّ أَبَا الطُّفَيْلِ عَامِرَ بْنَ وَاثِلَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ أَخْبَرَهُ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ غَزْوَةِ تَبُوكَ وَكَانَ يَجْمَعُ الصَّلَاةَ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا ثُمَّ دَخَلَ ثُمَّ خَرَجَ بَعْدَ ذَلِكَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ جَمِيعًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Ali Al Hanafi} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Abu Az Zubair Al Makki} bahwa {Abu Ath Thufail ‘Amir bin Watsilah} telah mengabarkan kepadanya, bahwa {Mu’adz bin Jabal} telah mengabarkan kepadanya, ia berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah saw. di tahun terjadinya perang Tabuk. Beliau menjamak shalat, beliau kerjakan shalat zhuhur dan asar secara jamak, beliau kemudian masuk dan keluar lagi setelah itu, lalu beliau shalat Maghrib dan Isya secara jamak.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1477
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْخَطْمِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِجَمْعٍ فَجَمَعَ بَيْنَهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Adi bin Tsabit} dari {Abdullah bin Yazid Al Khathmi} dari {Abu Ayyub Al Anshari}, bahwa Rasulullah saw. melakukan Maghrib serta Isya secara jamak, beliau pun menjamak antara keduanya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1478
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَجْمَعُ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ إِذَا جَدَّ بِهِ السَّيْرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Abdullah bin Umar}, bahwa Rasulullah saw. menjamak antara Maghrib dan Isya jika akan segera berangkat (untuk safar).”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1479
أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي الْحَكَمُ وَسَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ قَالَا صَلَّى بِنَا سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ الْمَغْرِبَ ثَلَاثًا فَلَمَّا سَلَّمَ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ الْعِشَاءَ ثُمَّ حَدَّثَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ صَنَعَ بِهِمْ فِي ذَلِكَ الْمَكَانِ مِثْلَ ذَلِكَ وَحَدَّثَ ابْنُ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ فِي ذَلِكَ الْمَكَانِ مِثْلَ ذَلِكَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepadaku {Al Hakam} dan {Salamah bin Kuhail} mereka berkata, ” {Sa’id bin Jubair} shalat bersama kami secara jamak, ia mengerjakan shalat maghrib sebanyak tiga rakaat, setelah salam ia berdiri dan shalat dua rakaat isya. Setelah itu ia menceritakan dari Ibnu Umar, bahwa ia pernah melakukan yang seperti itu bersama mereka di tempat itu juga, dan {Ibnu Umar} menceritakan bahwa Rasulullah saw. juga melakukan hal yang seperti itu di tempat tersebut.” Telah menceritakan kepada kami {Sa’id? bin Ar Rabi’} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dengan sanadnya seperti itu.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1480
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ وَعَمِّهِ عُبَيْدِ اللَّهِ ابْنَيْ كَعْبٍ عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَقْدَمُ مِنْ سَفَرٍ إِلَّا بِالنَّهَارِ ضُحًى ثُمَّ يَدْخُلُ الْمَسْجِدَ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَجْلِسُ لِلنَّاسِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Ibnu Juraij} dari {Ibnu Syihab} dari {Abdurrahman bin Abdullah bin Ka’b bin Malik} dari ayahnya {Abdullah} dan pamannya {‘Ubaidullah} dua anak Ka’b, dari {Ka’b bin Malik}, bahwa Rasulullah saw. tidak pernah kembali dari safar melainkan pada siang hari di waktu dhuha, beliau kemudian masuk masjid dan shalat dua rakaat, kemudian duduk bersama orang-orang.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1481
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةً قِبَلَ نَجْدٍ فَوَازَيْنَا الْعَدُوَّ وَصَافَفْنَاهُمْ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي لَنَا فَقَامَ طَائِفَةٌ مِنَّا مَعَهُ وَأَقْبَلَ طَائِفَةٌ عَلَى الْعَدُوِّ فَرَكَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْ مَعَهُ رَكْعَةً وَسَجْدَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفُوا فَكَانُوا مَكَانَ الطَّائِفَةِ الَّتِي لَمْ تُصَلِّ وَجَاءَتْ الطَّائِفَةُ الَّتِي لَمْ تُصَلِّ فَرَكَعَ بِهِمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَةً وَسَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ كُلُّ رَجُلٍ مِنْ الْمُسْلِمِينَ فَرَكَعَ لِنَفْسِهِ رَكْعَةً وَسَجْدَتَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} dari {Syu’aib} dari {Az Zuhri} telah mengabarkan kepadaku {Salim bin Abdullah} bahwa {Abdullah bin Umar} berkata, “Aku pernah mengikuti peperangan bersama Rasulullah saw. menuju Najd, kemudian kami berhadapan dengan musuh dan berbaris untuk menghadapi mereka. Kemudian Rasulullah saw. berdiri melakukan shalat bersama kami. Lalu sekelompok di antara kami bersama beliau dan kelompok yang lain menghadap musuh. Rasulullah saw. shalat dengan satu rukuk dan dua sujud bersama orang-orang yang bersamanya, kemudian mereka pergi menempati posisi kelompok yang belum melakukan shalat. Dan kelompok yang belum shalat datang, kemudian beliau rukuk bersama mereka satu kali dan sujud dua kali. Kemudian beliau mengucapkan salam, lalu setiap orang dari muslimin berdiri dan melakukan rukuk sendiri satu kali dan bersujud dua kali.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1482
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ فِي صَلَاةِ الْخَوْفِ قَالَ يُصَلِّي الْإِمَامُ بِطَائِفَةٍ وَطَائِفَةٌ مُوَاجِهَةُ الْعَدُوِّ فَيُصَلِّي بِالَّذِينَ مَعَهُ رَكْعَةً وَيَذْهَبُ هَؤُلَاءِ إِلَى مَصَافِّ أَصْحَابِهِمْ وَيَجِيءُ أُولَئِكَ فَيُصَلِّي بِهِمْ رَكْعَةً وَيَقْضُونَ رَكْعَةً لِأَنْفُسِهِمْ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Yahya bin Sa’id Al Anshari} dari {Al Qasim bin Muhammad} dari {Shalih bin Khawwat} dari {Sahl bin Abu Hatsmah} tentang shalat Khauf, ia berkata, “Seorang imam melakukan shalat bersama satu kelompok sementara kelompok yang lain menghadapi musuh. Kemudian imam tersebut melakukan shalat bersama orang-orang yang bersamanya satu rakaat, kemudian mereka pergi menuju barisan para sahabat mereka, dan mereka (kelompok yang belum shalat) datang, kemudian imam shalat bersama mereka satu rakaat, sementara mereka menyelesaikan sendiri satu rakaat.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Syu’bah} dari {Abdurrahman bin Al Qasim} dari {Ayahnya} dari {Shalih bin Khawwat} dari {Sahl bin Abu Hatsmah} dari Nabi saw. seperti itu.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1483
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ حُبِسْنَا يَوْمَ الْخَنْدَقِ حَتَّى ذَهَبَ هَوِيٌّ مِنْ اللَّيْلِ حَتَّى كُفِينَا وَذَلِكَ قَوْلُ اللَّهِ تَعَالَى { وَكَفَى اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ الْقِتَالَ وَكَانَ اللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزًا } فَدَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَالًا فَأَمَرَهُ فَأَقَامَ فَصَلَّى الظُّهْرَ فَأَحْسَنَ كَمَا كَانَ يُصَلِّيهَا فِي وَقْتِهَا ثُمَّ أَمَرَهُ فَأَقَامَ الْعَصْرَ فَصَلَّاهَا ثُمَّ أَمَرَهُ فَأَقَامَ الْمَغْرِبَ فَصَلَّاهَا ثُمَّ أَمَرَهُ فَأَقَامَ الْعِشَاءَ فَصَلَّاهَا وَذَلِكَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ { فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Al Maqburi} dari {Abdurrahman bin Abu Sa’id Al Khudri} dari {Ayahnya} ia berkata, “Kami tertahan pada saat perang Khandaq hingga berlalu sebagian malam hingga kami dihindarkan dari peperangan, dan hal tersebut sebagaimana yang Allah firmankan: ‘(Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa) ‘ (Qs.?Al Ahzab: 25). Kemudian Nabi saw. memanggil Bilal dan memerintahkannya agar mengumandangkan iqamah. Beliau lalu mengerjakan shalat Zhuhur dan melakukannya dengan baik sebagaimana biasa beliau melakukannya pada waktunya, kemudian memerintahkannya untuk mengumandangkan iqamah shalat Asar, lalu beliau mengerjakan shalat Asar. Kemudian memerintahkannya untuk mengumandangkan iqamah shalat Maghrib, lalu beliau mengerjakan shalat Maghrib, kemudian memerintahkannya untuk mengumandangkan iqamah shalat Isya, lalu beliau mengerjakan shalat Isya. Dan itu sebelum turunnya ayat: ‘(Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan…) ‘ (QS. Al Baqarah: 139).
Sunan Darimi | Hadits No. : 1484
حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ قَيْسٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَيْسَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَقُومُوا فَصَلُّوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Qais} dari {Abu Mas’ud} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Matahari dan bulan tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, tetapi keduanya adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, apabila kalian melihatnya maka bangkit dan lakukanlah shalat.”